Media Reformasi Indonesia (MRI)

04 Maret 2026

Lima Tahun Dinilai Mandek, Pelapor Datangi Polres Metro Bekasi, Wakasat Janji Tindak Lanjut Sepekan



REFORMASI-ID | Bekasi - Pertemuan antara para pelapor kasus dugaan tindak pidana penipuan dan/atau penggelapan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 378 dan 372 KUHP dan Pasal 263 KUHP lama dengan jajaran Kepolisian Polres Metro Bekasi berlangsung di ruang rapat Reskrim, Selasa (3/3/2026).

Kapolres tidak dapat hadir secara langsung dalam pertemuan tersebut. Para pelapor yang hadir yakni Dalih, Amar, dan Suki, didampingi kuasa hukumnya, Soni Chandra, S.H. dan Suratno, S.H.

Kasus yang mereka laporkan diketahui telah bergulir sejak tahun 2021. Namun, para pelapor menilai hingga kini belum terlihat perkembangan signifikan dalam penanganannya.

Dalam forum tersebut, para pelapor secara terbuka mempertanyakan kinerja penyidik dan meminta kejelasan tahapan proses hukum yang telah berjalan hampir lima tahun.

*Wakasat Reskrim: Akan Ada Langkah Konkret dalam Sepekan*

Mewakili Kapolres, Wakasat Reskrim Polres Metro Bekasi, Perida Apriani Sisera Panjaitan, menyampaikan komitmen untuk mengevaluasi penanganan perkara tersebut.

“Kami memahami kekecewaan para pelapor. Perkara ini akan kami evaluasi secara menyeluruh dan dalam waktu satu minggu ke depan akan ada langkah konkret untuk memperjelas perkembangan penanganannya. Kami pastikan prosesnya berjalan sesuai prosedur hukum yang berlaku,” ujar Perida.

Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin muncul persepsi bahwa perkara tersebut dibiarkan tanpa kejelasan.

“Kami tidak ingin ada persepsi perkara ini mandek. Semua administrasi dan tahapan penyidikan akan kami cek kembali bersama penyidik yang menangani,” tambahnya.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut penyidik Aipda Akhmad Rifai serta Kanit Harda, AKP Ibnu Kamil, yang diharapkan dapat memberikan penjelasan teknis atas progres penanganan perkara.

*Kuasa Hukum: Klien Sudah Menunggu Lima Tahun*

Kuasa hukum pelapor, Soni Chandra, S.H., dan Suratno, SH menyampaikan bahwa kliennya telah menunggu kepastian hukum dalam waktu yang cukup panjang.

“Klien kami sudah menunggu hampir lima tahun. Ini bukan waktu yang singkat. Kami berharap dalam satu minggu ke depan benar-benar ada kepastian langkah hukum, apakah gelar perkara, penetapan tersangka, atau bentuk progres lain yang bisa dipertanggungjawabkan secara hukum,” tegas Sony.

Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya akan terus mengawal proses tersebut.

“Kami menghormati institusi kepolisian, namun kami juga menuntut profesionalitas dan transparansi. Jika dalam waktu yang dijanjikan tidak ada perkembangan signifikan, kami akan mempertimbangkan langkah lanjutan sesuai mekanisme hukum yang tersedia,” katanya.

*Ketua PWI Bekasi Raya: Pers Kawal Transparansi*

Pertemuan tersebut turut dihadiri Ketua PWI Bekasi Raya, Ade Muksin, yang menyatakan kehadirannya sebagai bagian dari fungsi kontrol sosial dan keterbukaan informasi publik.

“Kami hadir untuk memastikan proses ini berjalan terbuka dan transparan. Pers memiliki tanggung jawab moral untuk mengawal kepastian hukum, namun tetap menghormati kewenangan penyidik,” ujar Ade Muksin.

Ia menegaskan bahwa media tidak dalam posisi mengintervensi proses hukum.

“Kami tidak ingin berspekulasi atau menghakimi. Tetapi ketika laporan sudah berjalan lima tahun, wajar jika publik mempertanyakan progresnya. Harapan kami, komitmen yang disampaikan hari ini benar-benar ditindaklanjuti sehingga kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum tetap terjaga,” tambahnya.

Para pelapor berharap komitmen yang disampaikan jajaran kepolisian benar-benar direalisasikan agar perkara yang telah lama bergulir tersebut segera memperoleh titik terang dan kepastian hukum. (**)

03 Maret 2026

Perkuat Sinergitas, Polresta Bayuwangi dan Insan Pers Gelar Buka Puasa Bersama


REFORMASI-ID | Banyuwangi - Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai Ballroom Hotel Kokoon Banyuwangi, Selasa (3/3/2026), pukul 16.30 hingga selesai. Polresta Banyuwangi menggelar kegiatan buka puasa bersama insan pers serta santunan sebagai wujud silaturahmi dan penguatan sinergitas antara kepolisian dan media.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H. didampingi, para pejabat utama,Turut hadir puluhan jurnalis dari berbagai media di Kabupaten Banyuwangi.

Kegiatan ini juga menjadi ruang dialog yang cair antara kepolisian dan awak media, membahas dinamika kamtibmas hingga peran pers dalam menjaga kesejukan informasi publik.

Dalam sambutannya, Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H. menegaskan pentingnya kolaborasi yang sehat antara Polri dan media. Ia menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai momentum mempererat hubungan kelembagaan sekaligus persahabatan personal.

“Melalui silaturahmi ini, kami ingin memperkuat kerja sama dengan insan pers agar setiap kegiatan harkamtibmas, pelayanan, dan penegakan hukum dapat tersampaikan ke masyarakat secara cepat dan tepat,” ujar Kombes Pol Dr. Rofiq

Ia juga berharap media terus menggelorakan pemberitaan yang aktif dan positif demi menciptakan rasa aman dan nyaman di Kabupaten Banyuwangi. 

“Peran pers sangat strategis dalam menjaga optimisme publik serta membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan komitmen jajarannya dalam menjaga situasi tetap kondusif. 

“Kami terus berupaya menciptakan kamtibmas yang aman melalui langkah preventif maupun penegakan hukum yang profesional, termasuk memaksimalkan pengungkapan kasus tindak pidana,” ungkapnya.

“Pendekatan humanis dan adaptif di media sosial menjadi kunci. Kami berharap rekan-rekan media dapat membantu menyebarkan informasi yang positif agar tercipta suasana yang aman, nyaman, dan kondusif di tengah masyarakat,” pungkasnya. 

Acara ditutup dengan kultum, doa bersama, serta buka puasa dalam suasana penuh kebersamaan dan berlangsung aman serta tertib. (*)

Antisipasi Lonjakan 5,8 Juta Pemudik, ASDP Perkuat Layanan Nasional


REFORMASI-ID | Jakarta, 3 Maret 2026 – Musim mudik selalu menjadi momentum pergerakan terbesar bangsa ini. Tahun 2026, arus mobilitas diproyeksikan kembali meningkat, menuntut kesiapan infrastruktur dan layanan yang lebih adaptif. Menyikapi hal tersebut, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan dukungan penuh terhadap kebijakan pemerintah guna menjamin kelancaran Angkutan Lebaran, terutama di lintasan penyeberangan strategis Merak–Bakauheni dan Ketapang–Gilimanuk.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan, menjelaskan bahwa pembagian pelabuhan telah disiapkan bersama seluruh pemangku kepentingan untuk mengurai kepadatan di Merak, Bakauheni, Ketapang, Gilimanuk, Jangkar, Padang Bai hingga Lembar. Strategi berbasis golongan kendaraan diterapkan agar distribusi arus penyeberangan lebih merata dan penumpukan dapat dicegah sejak awal.

Mengacu pada SKB tertanggal 5 Februari 2026, pada arus mudik 13–20 Maret 2026 lintasan Merak–Bakauheni diatur: penumpang pejalan kaki serta kendaraan golongan IVa, Va, VIa, IVb tetap melalui Merak; golongan I, II, III, Vb dan VIb (dua sumbu) melalui Ciwandan; sementara truk VIb (tiga sumbu), VII, VIII, IX diarahkan ke BBJ Bojonegara atau buffer zone bila terkena pembatasan operasional. Skema serupa diterapkan pada arus balik 23–29 Maret 2026 dengan penyesuaian tujuan Sumatera dan Jawa.

Di lintasan Ketapang–Gilimanuk dan Dermaga MB pada 13–29 Maret 2026, layanan diprioritaskan bagi penumpang dan kendaraan kecil. Kendaraan barang dialihkan ke Dermaga LCM dan Bulusan. Alternatif trayek Tanjung Wangi–Gilimas dan Jangkar–Lembar juga disiapkan untuk mendukung distribusi logistik menuju NTB. Operasional penyeberangan dihentikan sementara saat Hari Raya Nyepi di Ketapang (18 Maret 17.00–20 Maret 06.00), Gilimanuk (19 Maret 05.00–20 Maret 06.00), Lembar (18 Maret 21.00–20 Maret 01.30), dan Padangbai (19 Maret 04.00–20 Maret 11.30).

Untuk menjaga kelancaran, diterapkan delaying system melalui buffer zone di berbagai ruas tol dan non-tol menuju pelabuhan utama, serta pembatasan radius pembelian tiket: 4,71 km dari Merak; 4,24 km dari Bakauheni; 2,65 km dari Ketapang; dan 2 km dari Gilimanuk.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menegaskan kesiapan armada: 28–33 kapal per hari di Merak–Bakauheni; 9–12 kapal Ciwandan–Wika Beton; 10–12 kapal BBJ Bojonegara–BBJ Muara Pilu; serta 28–32 kapal di Ketapang–Gilimanuk. Penguatan layanan juga dilakukan melalui penambahan dermaga express, optimalisasi Port Operation Control Center (POCC) berbasis pemantauan real time, layanan pelanggan 24 jam, penyediaan toilet portable, dan peningkatan sistem penerangan kawasan pelabuhan.

Untuk mendorong kelancaran arus mudik, ASDP siap menerapkan stimulus diskon tarif inisiasi Pemerintah sebesar 100 persen untuk tarif jasa pelabuhan—setara rata-rata 21,9 persen dari total tarif penyeberangan. Diskon berlaku di 14 pelabuhan dan 7 lintasan strategis bagi pejalan kaki serta kendaraan golongan II dan IVA reguler, serta pejalan kaki dan golongan II express. Kebijakan single tarif juga diberlakukan di Merak (13 Maret 12.00 WIB–20 Maret 15.00 WIB) dan Bakauheni (23 Maret 00.00 WIB–29 Maret 24.00 WIB) bagi golongan I hingga VIA guna memastikan distribusi layanan lebih merata.

Secara nasional, ASDP memproyeksikan pergerakan penumpang mencapai 5,8 juta orang atau meningkat 9,4 persen dibanding periode sebelumnya. Pergerakan kendaraan diperkirakan menembus 1,4 juta unit atau naik 9,3 persen. Dengan kesiapan armada dan infrastruktur tersebut, ASDP optimistis mobilitas masyarakat tetap lancar sekaligus menjaga konektivitas logistik selama arus mudik dan balik.

ASDP mengimbau masyarakat membeli tiket melalui aplikasi atau website Ferizy sejak H-60, tiba di pelabuhan sesuai jadwal tertera di tiket, serta pastikan ketika membeli tiket agar mengisi data identitas secara lengkap dan benar demi akurasi manifest serta keselamatan pelayaran. 

“Seluruh kesiapan ini merupakan komitmen menghadirkan layanan Lebaran yang tertib, aman, dan terkendali,” tutup Heru. (Mdn)

Korem 044/Gapo Tuntaskan 37 Titik KDKMP, Danrem Dorong Percepatan Tanpa Kendala


REFORMASI-ID | Palembang – Komandan Korem 044/Garuda Dempo Brigjen TNI Khabib Mahfud, S.I.P., M.M mengikuti Rapat Lanjutan Evaluasi Percepatan Pembangunan KDKMP secara virtual conference, bertempat di Ruang Puskodalops Korem 044/Gapo Jl. Jenderal Sudirman Km. 4 Kota Palembang, Selasa (3/3/2026).

Rapat yang dipimpin langsung oleh Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita tersebut digelar dalam rangka mengevaluasi progres dan percepatan pembangunan KDKMP di seluruh wilayah jajaran TNI.

Dalam kegiatan tersebut, Danrem 044/Gapo didampingi oleh Kasiter Kasrem 044/Gapo serta Pasi Komsos Staf Ter Korem 044/Gapo. Sementara itu, para Dandim jajaran Korem 044/Gapo mengikuti rapat dari titik KDKMP di wilayah masing-masing.

Melalui rilisnya Kapenrem 044/Gapo Mayor Inf Jauhari, menyampaikan bahwa di wilayah Korem 044/Gapo telah mencapai target 100 persen, 37 titik KDKMP.

Kodim jajaran Korem 044/Gapo terus berkoordinasi secara intensif dengan Pemerintah Daerah dan Pemerintah Provinsi guna menyelesaikan berbagai kendala yang dihadapi dalam proses pembangunan KDKMP. Bahkan, sebagai bentuk komitmen terhadap percepatan penyelesaian, personel di lapangan menambah waktu kerja (lembur) agar target dapat tercapai tepat waktu.

“Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Khabib Mahfud menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh jajaran. Ini merupakan hasil kerja sama dan sinergi yang baik antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh unsur terkait di lapangan,” ujar Kapenrem.

Danrem juga menegaskan komitmennya untuk terus mengawal penyelesaian setiap kendala yang masih ditemui di lapangan.

“Kita tidak boleh berpuas diri. Apabila masih terdapat hambatan, segera koordinasikan dan carikan solusi bersama. Danrem meminta seluruh jajaran tetap menjaga semangat dan meningkatkan komunikasi dengan Pemda serta Pemprov, sehingga pembangunan KDKMP benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” lanjutnya.

Melalui rapat evaluasi ini, diharapkan seluruh satuan jajaran dapat terus menjaga sinergi dan komitmen dalam mendukung program pembangunan KDKMP demi kepentingan masyarakat dan kemajuan wilayah. (Mdn)

Pastikan Kelancaran Aktivitas Pagi Warga, Personel Detasemen Perintis Korsabhara Siaga di Simpang Rawan Kepadatan Jakarta



REFORMASI-ID | Jakarta - Detasemen Perintis Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri melaksanakan kegiatan pengamanan intensif berupa Strong Point, Patroli Dialogis, dan Pengaturan Lalu Lintas (Gatur Lalin) di sejumlah titik strategis wilayah hukum Polda Metro Jaya, Selasa (3/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 05.00 WIB hingga 10.00 WIB ini bertujuan untuk memastikan situasi Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) tetap aman, tertib, dan kondusif bagi masyarakat yang memulai aktivitas pagi hari.
Penanggung Jawab Kegiatan, AKBP Ricky Pranata Vivaldy, S.P., S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa sebanyak 57 personel dikerahkan dan disebar ke berbagai titik rawan kepadatan serta lokasi publik yang menjadi pusat mobilitas warga.

"Kehadiran personel di lapangan bukan hanya untuk mengatur arus kendaraan, tetapi juga untuk memberikan rasa aman melalui patroli preventif dan dialogis. Kami ingin memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman tanpa gangguan kamtibmas," ujar AKBP Ricky Pranata Vivaldy.

Pengamanan Strong Point difokuskan pada tiga ikon ibu kota, yaitu Bundaran HI, Monas, Kota Tua, Sementara itu, pengaturan lalu lintas dilakukan secara masif di beberapa persimpangan penting yang kerap mengalami kepadatan arus kendaraan, di antaranya Simpang PAL, Simpang Perempatan Gunadarma, Simpang Universitas Indonesia, Simpang Leuwinanggung, hingga Simpang Perempatan Cikeas.

Selain mengatur lalu lintas, pada pukul 08.30 WIB, personel juga melakukan Patroli Dialogis. Dalam sesi ini, petugas berinteraksi langsung dengan warga dan pengguna jalan untuk memberikan imbauan agar selalu mematuhi aturan berlalu lintas dan menjaga ketertiban umum.

Berdasarkan laporan hasil kegiatan, situasi di seluruh titik pengamanan terpantau aman dan terkendali. Tidak ditemukan adanya kejadian menonjol maupun kecelakaan lalu lintas. Arus kendaraan terpantau lancar meskipun terdapat tantangan berupa peningkatan volume kendaraan pada jam sibuk serta kondisi cuaca yang berubah-ubah.

"Melalui sinergi petugas di lapangan dan kerja sama masyarakat yang kooperatif, potensi gangguan kamtibmas dapat dideteksi dan dicegah sejak dini," tambah AKBP Ricky.

Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Baharkam Polri dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat sesuai dengan semangat "Siap Terlihat dan Bermanfaat."

Dari Jembatan Kayu yang Hanyut, Polri Hadirkan Jembatan Merah Putih di Desa Salube



REFORMASI-ID | Ternate - Semua bermula dari derasnya hujan yang mengguyur Desa Salube, Kecamatan Loloda Kepulauan, Kabupaten Halmahera Utara, beberapa bulan lalu. Jembatan kayu sederhana yang selama ini dibangun secara swadaya oleh warga menjadi satu-satunya penghubung menuju seberang sungai, termasuk ke tempat pemakaman umum. Namun, ketika banjir besar datang, jembatan kayu itu tak mampu bertahan. Ia hanyut terbawa arus, meninggalkan akses yang terputus dan kecemasan yang nyata. Senin, 03 Maret 2026.

Beberapa waktu setelahnya, sebuah peristiwa menyentuh hati publik terjadi. Warga terpaksa turun langsung ke sungai, bergantian menggotong jenazah menembus derasnya air demi mengantar ke peristirahatan terakhir. Video momen tersebut viral dan menggugah perhatian luas masyarakat.

Merespons situasi itu, Kapolda Maluku Utara Irjen Pol. Drs. Waris Agono, M.Si. mengeluarkan perintah tegas agar jajaran segera turun tangan membangun jembatan permanen yang aman bagi masyarakat. Atas arahan tersebut, personel Satuan Brimob dari Polda Maluku Utara diterjunkan langsung ke lokasi.

Kabidhumas Polda Maluku Utara, Kombes Pol. Wahyu Istanto Bram W., S.H., S.I.K., M.I.K., menjelaskan bahwa pembangunan ini bukan sekadar respons atas viralnya video di media sosial, melainkan wujud nyata kehadiran Polri dalam menjawab kebutuhan mendesak masyarakat, terutama di wilayah kepulauan dan terpencil.

“Awalnya masyarakat hanya memiliki jembatan kayu hasil swadaya. Ketika hanyut diterjang banjir, akses benar-benar terputus. Perintah Bapak Kapolda jelas, harus dibangun jembatan permanen yang kokoh agar kejadian serupa tidak terulang dan keselamatan warga terjamin,” ungkapnya.

Sebanyak 17 personel Satbrimob bersama warga Desa Salube bergotong royong membangun jembatan beton sepanjang kurang lebih 12 meter dengan lebar 3 meter. Material batu dan pasir dikumpulkan dari sekitar lokasi, sementara tiang-tiang dicor dengan konstruksi yang dirancang tahan terhadap derasnya arus sungai saat musim hujan dan banjir.

Kini, Jembatan Merah Putih telah berdiri kokoh dan resmi dimanfaatkan masyarakat. Anak-anak sekolah tak lagi was-was saat melintas di musim hujan, para petani lebih mudah membawa hasil kebun, dan keluarga yang berduka tidak lagi harus mempertaruhkan keselamatan demi menyeberangi sungai.

“Jembatan ini adalah simbol kepedulian dan gotong royong. Bukan hanya beton yang berdiri, tetapi juga harapan, rasa aman, dan kehadiran negara di tengah masyarakat,” tutup Kabidhumas.

Dari jembatan kayu yang hanyut terbawa banjir, kini berdiri jembatan permanen yang menghubungkan bukan hanya dua sisi sungai, tetapi juga duka masa lalu dengan masa depan yang lebih aman bagi Desa Salube.

Polda Maluku Utara berharap, selesainya pembangunan jembatan ini menjadi titik awal kemajuan yang lebih luas bagi Desa Salube. Karena di atas jembatan inilah, masyarakat melangkah menuju masa depan yang lebih aman dan sejahtera.

02 Maret 2026

Koramil 02/Pondok Gede Bersama Polri dan Pol PP Intensifkan Patroli Gabungan di Wilayah Rawan


REFORMASI-ID 🇮🇩 | Kodam Jaya - Kota Bekasi - 02/03/2026 Dalam rangka mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama Bulan Suci Ramadan, personel Koramil 02/Pondok Gede bersama Polsek Pondok Gede dan Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) menggelar patroli gabungan di wilayah binaan.

Kegiatan diawali dengan apel gabungan sebagai bentuk pengecekan kesiapan personel serta penyampaian arahan sebelum pelaksanaan patroli. Usai apel, tim gabungan langsung bergerak menyusuri sejumlah titik yang dianggap rawan terjadinya gangguan keamanan, seperti kawasan permukiman padat penduduk, pusat keramaian, serta ruas jalan yang minim penerangan.

Patroli dilakukan secara mobile dan dialogis dengan menyambangi warga, memberikan imbauan agar tetap menjaga keamanan lingkungan, serta mengajak masyarakat untuk bersama-sama menciptakan suasana yang aman dan kondusif selama Ramadan.

Danramil 02/Pondok Gede Mayor Inf Fajar Fitrianto menyampaikan bahwa kegiatan patroli gabungan ini merupakan bentuk sinergitas dan komitmen bersama antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.

“Patroli gabungan ini kami laksanakan sebagai langkah antisipatif guna mencegah potensi gangguan kamtibmas, khususnya di Bulan Ramadan. Sinergi antara TNI, Polri, dan Pol PP menjadi kunci dalam menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah,” ujar Mayor Fajar Fitrianto.

Ia juga menambahkan bahwa kehadiran aparat di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan efek deterrent serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap aparat keamanan.

Dengan adanya patroli gabungan ini, diharapkan situasi wilayah Pondok Gede tetap aman, tertib, dan kondusif sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan khusyuk dan penuh ketenangan.


 (Kodim 0507/Bekasi)

Mudik Aman, Keluarga Bahagia. Danrem 044/Gapo Dukung Operasi Ketupat 2026


REFORMASI-ID | Palembang – Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Khabib Mahfud mengikuti Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Bidang Operasional tingkat Menteri dalam rangka kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, yang digelar secara video conference, bertempat di Ruang Vicon Lantai 2 Gedung Presisi Mapolda Sumsel, Senin (2/3/2026).

Rapat koordinasi tersebut dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dengan mengusung tema “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”. Dalam arahannya, Jenderal Sigit menegaskan pentingnya sinergi dan soliditas seluruh unsur terkait guna memastikan pengamanan arus mudik dan arus balik Hari Raya Idulfitri 2026 berjalan aman, tertib, dan lancar.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri duduk bersama para menteri dan kepala lembaga untuk menyelaraskan langkah pengamanan secara komprehensif, mulai dari kesiapan personel, sarana dan prasarana, hingga strategi pengamanan di jalur-jalur utama, pelabuhan, bandara, terminal, serta pusat-pusat keramaian.

Kapolri memastikan bahwa seluruh jajaran telah mempersiapkan diri secara optimal. Sebanyak 161.243 personel gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, serta instansi terkait lainnya akan diterjunkan dalam Operasi Ketupat 2026 guna mengamankan pergerakan masyarakat selama periode Lebaran.

Danrem 044/Gapo menyampaikan komitmen jajaran TNI di wilayah Korem 044/Gapo untuk terus bersinergi dengan Polda Sumsel dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung pelaksanaan Operasi Ketupat 2026. Kesiapan personel dan dukungan pengamanan di wilayah Sumatera Selatan akan dioptimalkan demi memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melaksanakan mudik.

Melalui koordinasi lintas sektoral yang solid dan terintegrasi, diharapkan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 dapat berjalan sukses, sehingga masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan aman dan penuh kebahagiaan bersama keluarga. (Mdn)

Perkuat Swasembada Pangan, Danrem 044/Gapo Tinjau Lokasi Cetak Sawah di Banyuasin


REFORMASI-ID | Palembang – Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Khabib Mahfud, S.I.P., M.M melaksanakan peninjauan langsung lokasi program Cetak Sawah Rakyat di Desa Pelaju dan Desa Durian Gadis, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, Prov. Sumatera Selatan, Senin (2/3/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan TNI AD terhadap program ketahanan pangan nasional serta upaya percepatan peningkatan luas area tanam di wilayah Sumatera Selatan, khususnya di Kabupaten Banyuasin yang dikenal sebagai salah satu lumbung pangan.

Dalam peninjauan tersebut, Danrem 044/Gapo melihat secara langsung progres pembukaan lahan, sistem pengairan, serta kesiapan sarana dan prasarana pendukung pertanian.

Danrem memastikan bahwa proses cetak sawah dilakukan sesuai dengan perencanaan teknis agar lahan dapat segera difungsikan secara optimal oleh para petani.

Selain itu, Danrem juga menekankan pentingnya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan program ini, termasuk pemeliharaan infrastruktur irigasi dan pengelolaan lahan secara berkelanjutan.

Dalam arahannya, Brigjen TNI Khabib Mahfud menyampaikan pesan tegas bahwa program Cetak Sawah Rakyat bukan sekadar membuka lahan baru, tetapi merupakan langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani.

“Saya berharap program ini benar-benar dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat. Lahan yang sudah dibuka harus segera ditanami dan dikelola dengan baik agar hasilnya dapat dirasakan langsung oleh petani,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia berharap Kabupaten Banyuasin dapat menjadi contoh keberhasilan program cetak sawah di Sumatera Selatan, sekaligus berkontribusi nyata terhadap pencapaian swasembada pangan nasional. (Mdn)

Polda Lampung Himbau Warga Manfaatkan Layanan Hotline Polisi 110


REFORMASI-ID | Lampung – Kepolisian Daerah (Polda) Lampung mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan hotline Polri 110 sebagai saluran cepat pelaporan dan permintaan bantuan kepolisian, khususnya selama Ramadan hingga momentum Lebaran 2026.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun mengatakan, layanan hotline 110 dapat diakses masyarakat secara gratis selama 24 jam untuk melaporkan berbagai gangguan Kamtibmas maupun situasi darurat.

“Layanan 110 ini kami siapkan sebagai bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat. Jika membutuhkan bantuan kepolisian atau melihat potensi gangguan keamanan, jangan ragu segera hubungi 110,” ujarnya, Senin (2/3/2026).

Lanjut Yuni, hotline 110 dapat digunakan untuk melaporkan beragam kejadian, mulai dari tindak kriminal seperti pencurian, perampokan, balap liar, tawuran, hingga kecelakaan lalu lintas, bencana alam, dan gangguan keamanan lainnya. 

Menurutnya, setiap laporan yang masuk akan langsung diteruskan ke satuan terdekat untuk ditindaklanjuti secara cepat dan terukur. Ia memastikan, personel kepolisian di seluruh wilayah Lampung telah disiagakan guna memberikan respons maksimal terhadap laporan masyarakat.

“Keamanan dan keselamatan masyarakat menjadi prioritas kami. Melalui layanan 110, kami berharap masyarakat bisa lebih aktif berpartisipasi menjaga lingkungan tetap aman dan kondusif,” tegas Yuni.

Yuni turut mengimbau masyarakat agar menggunakan layanan tersebut secara bijak dan bertanggung jawab, serta tidak menyalahgunakannya untuk laporan palsu. 

"Polisi tidak bisa bekerja sendiri. Kami butuh peran serta masyarakat. Dengan melapor melalui 110, masyarakat sudah ikut membantu tugas kepolisian,” ucapnya.

Yuni juga menambahkan, partisipasi masyarakat dapat menjadi kunci utama terciptanya situasi Kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di Provinsi Lampung.

Oleh karenanya, ia turut berharap optimalisasi layanan hotline 110 dapat meningkatkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat di seluru wilayah hukum Provinsi Lampung.

"Layanan ini harus bisa mempercepat penanganan setiap kejadian yang membutuhkan kehadiran aparat kepolisian di lapangan," tandas mantan Kapolres Metro tersebut. (Hms/Mdn)

Polri Gelar Operasi Ketupat 13-25 Maret, Kerahkan 161 Ribu Personel Gabungan



REFORMASI-ID | Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut bahwa, Polri bakal menggelar Operasi Ketupat mulai tanggal 13 Maret hingga 25 Maret 2026. Ratusan ribu personel gabungan dikerahkan untuk pengamanan dan pelayanan bagi masyarakat yang melaksanakan mudik Lebaran.

Hal itu diungkapkan Sigit saat memimpin rapat koordinasi lintas sektoral terkait kesiapan operasi ketupat di Gedung PTIK, Jakarta Selatan, Senin (2/3/2026). 

"Oleh karena itu, kita tahun ini melaksanakan kegiatan Operasi Ketupat yang akan kita mulai dari 13 Maret sampai 25 Maret," kata Sigit. 

Sigit memaparkan, tagline pada tahun ini adalah, 'Mudik Aman dan Keluarga Bahagia'. Dalam pelaksanaannya, kata Sigit, akan dikedepankan langkah preemptive dan preventive, penegakan hukum.  

"Tentunya kita upayakan seminimal mungkin sehingga ini betul-betul menjadi pelayanan kemanusiaan," ujar Sigit. 

Sigit juga mengungkapkan, dalam struktur operasi juga sudah dibuat, dan ada sedikit perubahan. Sehingga kemudian Kaopsus yang dipimpin oleh Kakorlantas,  betul-betul bisa mengendalikan seluruh jajaran pada saat harus mengambil satu keputusan-keputusan yang bersifat diskresi. 

Di sisi lain, Sigit menyatakan, dalam operasi ketupat sebanyak 161 ribu personel gabungan dikerahkan untuk memaksimalkan pengamanan dan pelayanan masyarakat ketika arus mudik dan balik Lebaran. 

"Ada 161 ribu personel gabungan, terdiri dari Polri, kemudian TNI, instansi terkait, dan seluruh stakeholder. Dan ini tentunya kita harapkan untuk betul-betul bisa bekerja sama dengan maksimal untuk keberhasilan di pelayanan arus mudik maupun arus balik," tutup Sigit.

Wapres Gibran Dampingi Presiden Prabowo Pimpin Upacara Pemakaman Wapres RI ke-6 Try Sutrisno di TMP Kalibata


REFORMASI-ID 🇮🇩 | Jakarta - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming mendampingi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam upacara pemakaman Wapres RI ke-6 Jenderal TNI (Purn.) Try Sutrisno di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta, Senin (02/03/2026). Upacara militer tersebut dipimpin langsung oleh Presiden selaku Inspektur Upacara sebagai bentuk penghormatan negara atas jasa dan pengabdian almarhum kepada bangsa dan negara.

Sekitar pukul 13.40 WIB, jenazah almarhum tiba di TMP Kalibata setelah sebelumnya diserahkan pihak keluarga kepada negara di rumah duka di kawasan Menteng.  Presiden Prabowo dan Wapres Gibran kemudian mengiringi dari belakang peti jenazah. Peti jenazah yang diselimuti bendera Merah Putih tersebut diangkat oleh anggota TNI menuju tempat peristirahatan terakhir.

Prosesi upacara dibuka dengan laporan komandan upacara kepada Presiden Prabowo dilanjutkan dengan pembacaan riwayat hidup singkat almarhum. Presiden kemudian memimpin pembacaan Apel Persada.

“Saya, Presiden Republik Indonesia, atas nama negara, bangsa dan Tentara Nasional Indonesia, dengan ini mempersembahkan ke persada ibu pertiwi, jiwa raga dan jasa-jasa Almarhum, Nama Try Sutrisno, jabatan Wakil Presiden Republik Indonesia ke-6 periode tahun 1993-1998, Panglima ABRI periode 1988-1993 Putra dari Bapak Subandi (almarhum) yang telah meninggal dunia demi kepentingan serta keluhuran negara dan bangsa,” ucap Presiden.

“Semoga jalan darmabakti yang ditempuhnya dapat menjadi suri teladan bagi kita semua dan arwahnya mendapat tempat yang terbaik di sisi Tuhan Yang Mahabesar,” imbuhnya.

Peti jenazah kemudian diturunkan ke liang lahad dengan diiringi penghormatan militer. Setelah itu, pihak keluarga almarhum menaburkan bunga di liang lahad.

Secara simbolis, Presiden Prabowo  kemudian memulai penimbunan liang lahad. Prosesi upacara dilanjutkan dengan peletakan karangan bunga oleh Presiden dan pihak keluarga.

Sebagai informasi, dedikasi dan profesionalismenya mengantarkan Try Sutrisno dipercaya menduduki berbagai jabatan penting termasuk sebagai Panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) dari 1988 hingga 1993.

Sepanjang perjalanan hidupnya, negara memberikan berbagai tanda kehormatan atas jasa dan pengabdiannya, yakni:

1. Bintang Republik Indonesia Adipradana

2. Bintang Mahaputra Adipurna

3. Bintang Mahaputra Adipradana

4. Bintang Yudha Dharma Utama

5. Bintang Swa Bhuwana Utama

6. Bintang Bhayangkara Utama

7. Bintang Kartika Eka Pakci Utama

8. Bintang Jalasena Utama

9. Bintang Swa Bhuwana Utama

10. Bintang Penghargaan Legiun Veteran RI

11. Bintang Order Of Yugoslav Flag With Golden Star (Yugoslavia)

12. Bintang Das Grosse Verdienstkreuz Mit Stern (Jerman)

13. Bintang Commandeur Da La Legion D'Honneur (Perancis)

14. Bintang Eretekan Voor Verdienste (Belanda)

15. Bintang Legion Of Merit (USA)

16. Bintang Tong IL (Korea)

17. Satyalancana Seroja

18. Satyalancana Penegak

19. Satyalancana Kesetiaan 8,16 Dan 24 Tahun

Turut hadir dalam upacara pemakaman di antaranya Presuden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono, Wapres RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla, Wapres RI ke-11 Boediono, para pejabat negara, pimpinan TNI dan Polri, serta keluarga besar almarhum.

Kehadiran Wapres dalam prosesi tersebut menegaskan penghormatan dan penghargaan negara atas pengabdian Wapres RI ke-6 Try Sutrisno yang telah mendedikasikan hidupnya bagi kepentingan bangsa dan negara.


Jakarta, 2 Maret 2026

Biro Pers, Media, dan Informasi

Sekretariat Wakil Presiden

Operasi Ketupat 2026, Polri Siapkan 2.746 Posko Pengamanan hingga Pelayanan



REFORMASI-ID | Jakarta - Polri melaksanakan Operasi Ketupat 2026 dalam rangka pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 1447 Hijriah selama dua pekan sejak tanggal 13 Maret hingga 25 Maret 2026. 

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjelaskan telah menyiapkan 2.746 posko untuk memberikan pengamanan hingga pelayanan yang maksimal terhadap masyarakat saat arus mudik dan balik Lebaran. 

Sigit merinci sebanyak 1.624 posko akan difokuskan untuk pengamanan serta sebagai pusat informasi dan pengaturan arus lalu lintas. Ribuan posko ini bakal disiapkan di seluruh Indonesia. 

Sementara, 779 lainnya akan digunakan sebagai posko pelayanan untuk tempat istirahat bagi pengemudi yang kelelahan. Sedangkan 343 posko terpadu akan digunakan sebagai pusat kendali operasi ketupat 2026.

"Yang tentunya di dalamnya juga ada tempat rest area dan berbagai macam layanan yang kita siapkan bagi masyarakat yang akan melaksanakan mudik dan balik," kata Sigit di rapat koordinasi lintas sektoral di Gedung PTIK, Jakarta Selatan, Senin (2/3/2026). 

Lebih lanjut, Sigit mengatakan total ada 185.608 objek pengamanan yang menjadi fokus petugas. Mulai dari tempat ibadah, objek wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api dan bandara.

"Tentunya perlu ada pelibatan stakeholder terkait untuk bersama-sama memberikan pelayanan di tempat wisata, tempat ibadah, transportasi umum, jalur mudik baik tol maupun arteri, jalur penyeberangan lintas pulau, dan pusat perbelanjaan serta rest area," tutup Sigit.

Polsek Penengahan Tangkap R.B, Kapolsek: Pelaku DPO Curas


REFORMASI-ID | LAMPUNG SELATAN — Tim Unit Reskrim Polsek Penengahan yang dibackup Tekab 308 Polres Lampung Selatan menangkap daftar pencarian orang (DPO) kasus pencurian dengan kekerasan (curas) berinisial R.B. (22) pada Sabtu (28/2/2026) sekitar pukul 22.30 WIB. Tersangka, R.B. (22), diringkus saat bersembunyi di rumah rekannya di Desa Sukabaru, Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan.

Dalam keterangannya Kapolsek Penengahan, Donal Afriansyah, mengatakan penangkapan dilakukan setelah petugas memperoleh informasi akurat terkait keberadaan pelaku. Setelah dilakukan penyelidikan dan penyidikan intensif, tim mendapatkan informasi bahwa tersangka berada di Desa Sukabaru. 

"Selanjutnya dilakukan penggerebekan dan tersangka berhasil diamankan tanpa perlawanan,” ujar Donal.

Selain itu sebutnya. Kasus tersebut bermula pada Selasa, 23 September 2025 sekitar pukul 02.00 WIB di Jalan Lintas Timur, Desa Pematang Pasir, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan. Korban, RY (42), saat itu dalam perjalanan dari Tangerang menuju  Lampung Timur. Di lokasi kejadian, korban dibuntuti dua pelaku yang mengendarai sepeda motor matik.

"Pelaku kemudian memepet dari sebelah kiri dan memotong tas selempang warna hijau milik korban menggunakan senjata tajam," sebut Kapolsek Penengahan.

Lebih lanjut jelasnya. Pelaku berhasil membawa kabur tas berisi dua unit telepon genggam, yakni Oppo Reno 13 F warna ungu dan Oppo A18 warna biru, kabel data, dompet berisi identitas  KTP, SIM, NPWP, serta STNK sepeda motor. Kerugian ditaksir mencapai Rp10 juta. Korban selanjutnya melaporkan kejadian itu ke SPKT Polsek Penengahan.

"Dari hasil interogasi, tersangka mengakui melakukan aksi tersebut bersama rekannya, IG, yang perkaranya telah dilimpahkan ke jaksa penuntut umum (JPU). Tersangka juga mengaku terlibat dalam sejumlah aksi penjambretan di wilayah Kalianda, Sidomulyo, dan Penengahan," ungkapnya.

Dalam penangkapan itu, polisi turut mengamankan barang bukti berupa satu kotak handphone Oppo Reno 13 F warna ungu beserta satu unit handphone milik korban. 

"Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 479 KUHPidana tentang pencurian dengan kekerasan dan kini ditahan di Mapolsek Penengahan untuk proses hukum lebih lanjut," kata Kapolsek.

Kapolsek mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama saat melintas pada jam rawan. Apabila mengalami atau mengetahui adanya gangguan kamtibmas.

"Segera manfaatkan layanan kepolisian bebas pulsa 110 atau laporkan ke kantor polisi terdekat,” tegas Donal. (Hms/Mdn)

Bravo! Seluruh Tahanan Melarikan Diri Polres Way Kanan Berhasil Ditangkap


REFORMASI-ID | Way Kanan - Perburuan intensif aparat kepolisian terhadap delapan tahanan melarikan diri dari Rutan Polres Way Kanan resmi berakhir. Seluruh buronan berhasil ditangkap dalam kurun waktu kurang dari sepuluh hari, menyusul penangkapan dua tahanan terakhir di Kota Bandung, Jawa Barat.

Kepastian tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun  menegaskan, bahwa operasi pengejaran resmi dinyatakan tuntas.

“Alhamdulillah, delapan tahanan yang melarikan diri dari Rutan Polres Way Kanan seluruhnya sudah berhasil diamankan. Ini merupakan hasil kerja keras, sinergi, dan soliditas personel Polres Way Kanan yang dibackup Polda Lampung serta jajaran kepolisian lintas wilayah,” ujarnya dikonfirmasi, Senin (2/3/2026). 

Diketahui, delapan tahanan kabur dengan cara menjebol plafon ruang tahanan Rutan Polres Way Kanan pada 22 Februari 2026. Insiden tersebut langsung memicu operasi besar-besaran yang melibatkan tim gabungan Polres Way Kanan, Polsek jajaran, Tekab 308, Jatanras, hingga dukungan BKO Polda Lampung.

Dalam waktu kurang dari sepekan, lima tahanan lebih dulu berhasil ditangkap kembali. Salah satunya ialah NAS (24), residivis kasus penipuan, yang diamankan tanpa perlawanan di Kampung Neki, Kecamatan Banjit, Way Kanan, pada Sabtu (28/2/2026) dini hari.

Penangkapan keenam dilakukan pada hari yang sama. Tahanan atas nama KHN ditangkap di wilayah Kecamatan Muara Dua, Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan setelah terdeteksi berpindah lintas provinsi untuk menghindari kejaran petugas.

Kemudian pengejaran berlanjut hingga ke Pulau Jawa. Dua tahanan terakhir, RA dan JY ditangkap aparat kepolisian berkoordinasi dengan Polsek Bojongloa Kidul di sebuah rumah kontrakan di Jalan Cibaduyut Raya, Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (31/2/2026.

"Saat proses penangkapan, kedua tahanan terakhir sempat melakukan perlawanan, sehingga petugas mengambil tindakan tegas terukur. Kemudian keduanya dibawa ke Polres Way Kanan untuk menjalani pemeriksaan lanjutan," terang Yuni. 

Seiring keberhasilan penangkapan seluruh tahanan tersebut, Yuni menambahkan, jajaran Kepolisian Daerah Lampung tidak menghentikan proses evaluasi internal terhadap sistem pengamanan rutan.

“Kami memastikan proses hukum terhadap para tahanan tetap berjalan. Di sisi lain, Polda Lampung juga melakukan evaluasi menyeluruh terhadap SOP penjagaan, sarana prasarana, dan pengamanan rutan guna mencegah kejadian serupa terulang,” tegas mantan Kapolres Metro tersebut. (Hms/Mdn)

Menteri HAM Digugat Terkait Dugaan Pelanggaran HAM Pegawai



REFORMASI-ID | Jakarta - Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai Digugat ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta atas dugaan pelanggaran HAM Pegawai. Senin, 02 Maret 2026.

Gugatan tersebut berkaitan dengan terbitnya Surat Keputusan Menteri HAM No. MHA-14 KP.04.04 tahun 2026 tanggal 23 Januari 2026 tentang pengangkatan melalui perpindahan dari Jabatan Manajerial ke Jabatan Fungsional kepada Ernie Nurheyanti M Toelle.

Saat dikonfirmasi awak media, Deby Astuti pengacara Ernie Nurheyanti M Toelle menyampaikan bahwa Surat Keputusan Menteri HAM No. MHA-14 KP.04.04 tahun 2026 tanggal 23 Januari 2026 bertentangan dengan ketentuan hukum.

"Surat Keputusan Menteri HAM yang ditunjukan untuk klien kami, Ernie Nurheyanti M Toelle tersebut bertentangan dengan ketentuan hukum dan publik harus tahu ini, agar ada transparansi," ujarnya.

"Klien kami yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Direktorat Jenderal Pelayanan dan Kepatuhan Hak Asasi Manusia (Pejabat Eselon IIA) dipindahtugaskan menjadi Analis Hak Asasi Manusia Ahli Madya," paparnya.

"Surat Keputusan ini telah melanggar prosedur administratif dan diterbitkan tanpa melalui mekanisme pengambilan keputusan yang transparan dan objektif," ungkapnya.

"Terdapat dua alasan yang membuat surat keputusan ini tidak sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. pertama, Menteri HAM menyebutkan bahwa Klien kami tidak melaksanakan penyerapan anggaran dengan baik, padahal faktanya, penyerapan anggaran di Sekretariat Jenderal PDK HAM (unit yang klien kami pimpin) mencapai 99,56," kata Deby.

Sementara, penyerapan keseluruhan di Direktoat Jenderal PDK HAM 92,88%. Selain itu, dalam dokumen Penilaian kinerja pegawai, klien kami mendapatkan predikat nilai "Baik". 

"Pengambilan keputusan tidak mempertimbangkan integritas kinerja klien kami selama 31 tahun di Kementerian Hukum dan HAM dan 1 tahun di Kementerian HAM," jelasnya.

Kedua, pengambilan keputusan tersebut tidak diawali dengan prosedur evaluasi kinerja yang transparan, serta tidak didasari dengan pemeriksaan dan/atau penilaian administratif yang seharusnya dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. 

"Bahkan pemberitahuan mengenai pelantikan disampaikan melalui Whatsapp kurang dari 24 jam sebelum pelantikan dilaksanakan," tegasnya.

"Tindakan ini mengabaikan formalitas surat-menyurat kedinasan demi memaksakan kehendak menunjukkan adanya kesewenang-wenangan dan pengabaian terhadap etika birokrasi yang benar," ucapnya.

"Klien kami sudah tiga kali mengajukan keberatan secara tertulis atas Surat Keputusan tersebut, namun Menteri HAM tidak pernah memberikan tanggapan secara tertulis," jelasnya.

"Ini yang membuat klien kami merasa proses perpindahan tersebut tidak transparan dan menunjukkan adanya upaya menutupi fakta hukum," terang Deby.

"Perpindahan tersebut bukan sekedar pergeseran tugas, melainkan sebuah demosi terselubung yang merusak karier pegawai yang bersangkutan," imbuhnya.

Sambungnya, Klien kami menyayangkan tindakan Menteri HAM yang tidak selaras dengan prinsip-prinsip hak asasi manusia khususnya hak atas informasi yang transparan. 

Ia juga mengatakan, tindakan ini juga mengerdilkan upaya pemerintah yang ingin menjalankan sistem merit dimana seharusnya jaminan karir berdasarkan prestasi bukan penilaian objektif.

"Terhadap tindakan sewenang-wenang yang telah dilakukan oleh Menteri HAM kami telah melayangkan gugatan pada Pengadilan Tata Usaha Negara dan berharap putusan pengadilan dapat menyatakan SK dimaksud cacat secara hukum," pungkasnya.

(Red)

Mengantar Hingga Akhir Hayat: Kisah Pengabdian Aipda Raja Faisal di Perbatasan NKRI



REFORMASI-ID | Batam - Sabtu (28/2/2026) — Pengabdian seorang anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia tak selalu terlihat di bawah sorot kamera. Di wilayah perbatasan NKRI, tepatnya Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau, Aipda Raja Faisal Mushawir menjalani pengabdian sunyi namun berdampak besar bagi kemanusiaan.

Pria kelahiran Tarempa, Juli 1986 ini telah mengabdikan diri sebagai anggota Polri selama 21 tahun. Selain menjalankan tugas kepolisian, sejak 2017 ia secara sukarela menjadi sopir mobil jenazah gratis bagi masyarakat. Baginya, menjadi polisi adalah profesi, sementara mengantar jenazah adalah panggilan hati.

Aipda Raja Faisal dikenal luas oleh warga sebagai sosok yang selalu hadir ketika duka datang. Kapan pun diminta, ia siap mengantar jenazah dari RSUD Tarempa ke rumah duka, dari rumah duka ke pemakaman, maupun dari rumah ke rumah sakit. Tidak hanya bagi jenazah yang memiliki keluarga, tetapi juga jenazah tanpa identitas serta dari kalangan non-Muslim.

Pengabdian kemanusiaan tersebut berawal dari kiprahnya di organisasi sosial pengurusan jenazah Babul Khairat, yang bernaung di Masjid Nurul Ihsan Tarempa. Saat organisasi tersebut mengalami keterbatasan, termasuk ketiadaan sopir ambulans karena kendala pendanaan dan sebagian pengurus yang telah lanjut usia, Aipda Raja Faisal menawarkan diri untuk membantu.

Sejak itulah, ia menjadi pengemudi tetap mobil jenazah satu-satunya milik warga Desa Tarempa yang melayani hampir 20 ribu jiwa masyarakat di Kecamatan Siantan, Siantan Tengah, dan Siantan Selatan. Mobil jenazah pertama merupakan hibah pemerintah daerah yang telah dimodifikasi, sebelum kemudian pada 2017 organisasi Babul Khairat menerima bantuan mobil jenazah baru melalui Program Kemitraan Bank Riau Kepri.

Selama hampir satu dekade, Aipda Raja Faisal mengaku tidak lagi mampu menghitung berapa banyak jenazah yang telah ia antarkan. Masa paling berat ia rasakan saat pandemi COVID-19, ketika intensitas pelayanan meningkat tajam. Selain mengantar jenazah, ia juga diminta mengawal evakuasi pasien COVID-19 yang menolak karantina, mendampingi tenaga kesehatan, dan membantu penanganan darurat di wilayah kepulauan yang hanya dapat dijangkau melalui transportasi laut.

“Pernah terlintas di pikiran saya, saat mengantar jenazah di tengah malam, mungkin suatu hari nanti saya juga akan berada di posisi yang sama. Semua hanya soal waktu,” kenang Aipda Raja Faisal.

Dedikasi tersebut juga mendapat dukungan penuh dari keluarga. Istrinya, Maryam, berprofesi sebagai bidan di Kecamatan Siantan dan kerap menjadi rujukan masyarakat untuk berbagai persoalan kesehatan. Keduanya sering bergandengan tangan membantu warga, mulai dari mengantar ibu melahirkan yang tidak memiliki biaya, hingga mencarikan obat-obatan yang sulit diperoleh melalui jejaring Pemolisian Masyarakat (Polmas).

Pengabdian tanpa pamrih itu berbuah kepercayaan dan kebersamaan warga. Saat keluarga Aipda Raja Faisal membutuhkan donor darah pasca-persalinan, masyarakat datang berbondong-bondong membantu. Bahkan, dukungan sederhana seperti kiriman lauk makanan menjadi simbol kuatnya keguyuban di tanah kelahirannya.

Dukungan juga datang dari pimpinan Polri. Setiap kali ada panggilan kemanusiaan, pimpinan di Polsek Siantan, Polres Kepulauan Anambas, hingga Polda Kepulauan Riau memberikan izin penuh. Hal ini karena apa yang dilakukan Aipda Raja Faisal sejalan dengan tugas pokok Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Atas dedikasi dan loyalitas tersebut, pada peringatan Hari Kesadaran Nasional 2026, Aipda Raja Faisal Mushawir menerima penghargaan dari Kapolda Kepulauan Riau, Irjen Pol. Asep Safrudin. Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi nyata dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri, khususnya di wilayah perbatasan NKRI yang jauh dari pusat perhatian.

Kisah Aipda Raja Faisal menjadi cermin Polri yang humanis dan hadir sepenuh hati di tengah masyarakat. Sebuah pengabdian yang tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga menemani warga hingga perjalanan terakhir kehidupannya.

Polri Bongkar Penambangan Ilegal dan Penyelundupan Pasir Timah ke Malaysia, 7 Tersangka Diamankan



REFORMASI-ID | Jakarta - Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga kekayaan sumber daya alam nasional. Melalui Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri, Polri bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan RI berhasil mengungkap praktik penambangan ilegal dan penyelundupan pasir timah dari Kepulauan Bangka Belitung ke Malaysia.

Pengungkapan ini merupakan hasil sinergi lintas instansi yang dilakukan secara cepat, terukur, dan profesional, guna mencegah kerugian negara serta menghentikan pencurian kekayaan alam.

Kasus ini bermula pada Senin, 23 Februari 2026, saat petugas Bea Cukai memperoleh informasi adanya kapal yang diduga membawa pasir timah ilegal untuk diselundupkan ke Malaysia.

Pada Selasa, 24 Februari 2026, petugas berhasil mengamankan kapal KM Rezeki Laut II dengan muatan 319 karung pasir timah tanpa dokumen resmi.

Kapal tersebut berikut 1 orang nahkoda dan 4 orang anak buah kapal (ABK) selanjutnya diserahkan kepada Bareskrim Polri untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

Dari hasil pengembangan penyidikan, Polri mengamankan dua tersangka berinisial A dan M di Pulau Belitung. Keduanya diduga berperan sebagai penampung, pengelola, dan pengirim pasir timah ilegal.

Pemeriksaan mengungkap bahwa pasir timah berasal dari penambangan ilegal menggunakan meja goyang, kemudian dikumpulkan, dimurnikan, dan disiapkan untuk dikirim ke luar negeri.

Para pelaku diketahui telah melakukan sedikitnya empat kali pengiriman pasir timah ilegal ke Malaysia, dengan tujuan akhir ke smelter di Malaysia berinisial M.

Selain itu, nahkoda dan tiga ABK KM Rezeki Laut II juga telah ditetapkan sebagai tersangka, karena terbukti mengangkut pasir timah ilegal tanpa izin.

Pada Sabtu, 28 Februari 2026, tim penyidik mendatangi lokasi pengolahan pasir timah ilegal di Kelapa Kampit, Kabupaten Belitung Timur. Di lokasi tersebut, polisi menemukan meja goyang yang digunakan untuk memurnikan biji timah, menyita barang bukti, serta memasang police line.

Penanggung jawab pengungkapan kasus, Brigjen Pol. Irhamni, menyampaikan langsung keterangan kepada wartawan.

“Tujuan dan kedatangan kami adalah pengembangan kasus tindak pidana penyelundupan dan penambangan ilegal pasir timah. Lokasi ini adalah tempat pengolahan yang melakukan penyelundupan kemarin yang kami tangkap bersama rekan-rekan Bea Cukai,” ujar Brigjen Pol. Irhamni.

Ia menegaskan bahwa lokasi pengolahan menjadi titik krusial kejahatan ini.

“Meja goyang ini digunakan untuk memurnikan biji timah. Inilah sumber mereka menyelundupkan timah ke Malaysia,” sambungnya.

Polisi juga melakukan olah TKP dan pengambilan titik koordinat di sejumlah jalur pengiriman, termasuk kawasan pantai dan pelabuhan, untuk memperkuat alat bukti.

Hingga saat ini, total tujuh tersangka telah diamankan, termasuk dua tersangka berinisial A dan M di Pulau Belitung.
Seluruh tersangka dijerat Pasal 161 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba).

Brigjen Pol. Irhamni menegaskan bahwa penyidikan akan terus dikembangkan hingga menyentuh pemodal dan jaringan lain yang terlibat.

“Para pelaku ini sedikitnya telah menyelundupkan pasir timah ke Malaysia sebanyak empat kali. Timah tersebut dijual ke salah satu perusahaan smelter di Malaysia berinisial M. Ini berdasarkan pengakuan mereka dalam pemeriksaan,” tegasnya.

Pengungkapan ini menjadi wujud nyata dukungan Polri terhadap semangat Pemerintah dalam Program Asta Cita, khususnya dalam mencegah penambangan liar, penyelundupan, serta pencurian kekayaan alam negara.

Polri berkomitmen untuk terus hadir menjaga kedaulatan sumber daya alam, memperkuat penegakan hukum, serta memastikan kekayaan alam Indonesia dikelola secara sah, berkelanjutan, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

Polri mengimbau masyarakat agar tidak terlibat dalam aktivitas penambangan dan perdagangan mineral ilegal, serta segera melaporkan kepada aparat penegak hukum apabila mengetahui adanya praktik penambangan liar dan penyelundupan sumber daya alam.

01 Maret 2026

Sarat Tradisi dan Kehormatan, Estafet Kepemimpinan di Korem 044/Gapo Resmi Bergulir


REFORMASI-ID | Palembang – Suasana khidmat, serta penuh kehangatan menyelimuti Makorem 044/Garuda Dempo saat rangkaian Tradisi Penyambutan dan Pelepasan Pejabat Danrem 044/Gapo berlangsung. Rangkaian acara berlangsung tertib, sarat nilai tradisi kebanggaan satuan, serta diwarnai nuansa haru keluarga besar Korem 044/Gapo, Minggu (1/3/2026).

Kedatangan pejabat Danrem 044/Gapo yang baru, Brigjen TNI Khabib Mahfud, S.I.P., M.M., beserta Ibu Ketua Persit KCK Koorcab Rem 044, Ibu Vera Khabib Mahfud, disambut secara resmi melalui prosesi tradisi satuan.

Kegiatan diawali dengan laporan dari Dandenma Korem 044/Gapo, Mayor Inf Fariq Abduh, sebagai tanda penghormatan dan kesiapan satuan. Selanjutnya, pengalungan syal songket dan pemberian hand bouquet oleh Kasrem 044/Gapo Kolonel Inf Andi Gus Wulandri beserta Wakil Ketua Persit KCK Koorcab Rem 044, Ibu Tanti Andi Gus, menjadi simbol penerimaan dan penghormatan keluarga besar Korem 044/Gapo.

Danrem 044/Gapo kemudian menerima hormat jajar dari regu jaga. Suasana semakin semarak dan penuh makna dengan persembahan Tari Tanggai, tarian khas Sumatera Selatan yang melambangkan ungkapan selamat datang, doa, serta harapan akan kepemimpinan yang membawa kemajuan dan keberkahan bagi satuan.

Di kesempatan yang sama, digelar pula Tradisi Pelepasan pejabat lama, Brigjen TNI Adri Koesdyanto, beserta Ibu Veranita Adri Koesdyanto, yang telah mengakhiri masa tugasnya sebagai Danrem 044/Gapo.

Prosesi diawali dengan pemasangan foto pejabat Danrem 044/Gapo ke-XXVII periode 2025–2026 sebagai bagian dari catatan sejarah kepemimpinan di Korem 044/Gapo. Selanjutnya, Brigjen TNI Adri Koesdyanto melaksanakan penciuman Duaja Korem 044/Gapo “Chandra Sangkala Eka Santosa Astaning Nagara” yang diawali dengan penghormatan, sebagai simbol kecintaan dan pengabdian kepada satuan yang telah dipimpinnya.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pengisian buku laporan korps perwira meninggalkan satuan serta pernyataan resmi pelepasan oleh Danrem 044/Gapo. Tradisi pedang pora pun mengiringi langkah Brigjen TNI Adri Koesdyanto dan Ibu, sebagai bentuk penghormatan terakhir dari prajurit kepada pimpinan yang telah mengabdikan diri dengan penuh dedikasi.

Pengalungan syal songket dan pemberian hand bouquet kembali dilakukan sebagai simbol terima kasih dan penghargaan atas loyalitas serta pengabdian selama menjabat.

Dengan langkah mantap namun penuh haru, Brigjen TNI Adri Koesdyanto beserta Ibu meninggalkan Makorem 044/Gapo diiringi seluruh prajurit, PNS dan Persit Korem 044/Gapo. Di akhir acara, pelepasan burung merpati menjadi simbol doa dan harapan, disertai penghormatan terakhir Brigjen TNI Adri di depan gapura Makorem 044/Gapo.

Tradisi ini bukan sekadar seremonial, namun menjadi momentum penting dalam kesinambungan kepemimpinan, memperkuat soliditas, serta meneguhkan komitmen pengabdian Korem 044/Gapo kepada bangsa dan negara. (Mdn)

Korsabhara Baharkam Polri Intensifkan Patroli di Titik Keramaian wilayah jakarta



REFORMASI-ID | Jakarta - Detasemen Perintis Direktorat Samapta Korsabhara Baharkam Polri terus berkomitmen menghadirkan rasa aman di tengah masyarakat. Pada Minggu (1/3/2026)

Sebanyak 12 personel dikerahkan untuk melaksanakan patroli rutin di wilayah Lenteng Agung dan Tanjung Barat, Jakarta Selatan, guna memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Patroli yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 16.00 WIB ini menyasar sejumlah titik vital yang menjadi pusat aktivitas warga, mulai dari infrastruktur transportasi hingga pusat perbelanjaan.

Mengawali kegiatan di bawah Flyover Tanjung Barat, personel tidak hanya memantau situasi, tetapi juga terjun langsung melakukan pengaturan lalu lintas (Gatur Lalin). Langkah ini diambil untuk mengantisipasi pengendara yang melawan arus serta memberikan imbauan keselamatan berkendara.

Kehadiran korps berseragam cokelat ini berlanjut ke Mall Aeon Tanjung Barat dan Stasiun Tanjung Barat. Di lokasi tersebut, petugas berkoordinasi erat dengan satuan pengamanan (Satpam) setempat. Fokus utamanya adalah memperketat pengawasan area untuk mencegah tindak kriminalitas, khususnya laporan terkait kehilangan barang milik penumpang yang kerap terjadi di area stasiun.

"Kami hadir untuk memastikan masyarakat merasa nyaman saat beraktivitas. Koordinasi dengan pihak keamanan internal di mall dan stasiun diperkuat agar celah bagi pelaku kejahatan semakin sempit," ujar perwakilan tim patroli di lapangan.

Selain fokus pada kriminalitas, tim patroli juga menyambangi pangkalan ojek dan angkutan kota di sekitar Tanjung Barat. Personel memberikan edukasi secara humanis kepada para pengemudi agar tidak memarkirkan kendaraan sembarangan di bahu jalan, yang sering kali menjadi pemicu kemacetan panjang di kawasan tersebut. 

Kegiatan ini mendapat respon positif dari warga sekitar. Masyarakat merasa lebih tenang dengan kehadiran polisi di titik-titik rawan. Dalam dialog interaktif, warga juga memberikan aspirasi agar intensitas patroli ditingkatkan pada malam hari guna meminimalisir kerawanan kamtibmas saat jam istirahat.

Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan apel konsolidasi di Mako Detasemen Perintis pada pukul 16.00 WIB dengan situasi terpantau aman dan terkendali (TKA).

Dengan semangat "Siap Terlihat dan Bermanfaat", Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri memastikan akan terus mengevaluasi dan menindaklanjuti setiap masukan masyarakat demi terciptanya lingkungan yang kondusif.

Jaga Kondusivitas Lenteng Agung, Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri Brigjen Pol Mokhamad Ngajib Intensifkan Patroli di Tanjung Barat



REFORMASI-ID | Jakarta - Detasemen Perintis Direktorat Samapta Korsabhara Baharkam Polri terus berkomitmen menghadirkan rasa aman di tengah masyarakat. Pada Minggu (1/3/2026), di bawah komando langsung Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri, Brigjen. Pol. Dr. Mokhamad Ngajib, S.I.K., M.H., sebanyak 12 personel dikerahkan untuk melaksanakan patroli rutin di wilayah Lenteng Agung dan Tanjung Barat, Jakarta Selatan.

Patroli yang berlangsung sejak pagi hari ini menyasar sejumlah titik vital, termasuk infrastruktur transportasi dan pusat perbelanjaan, guna memastikan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas)

Dalam arahannya, Brigjen Pol Mokhamad Ngajib menekankan bahwa setiap personel Polri wajib menjadi solusi bagi permasalahan yang dihadapi warga di lapangan.

"Kehadiran personel Detasemen Perintis di titik keramaian seperti Stasiun dan Mall Aeon Tanjung Barat adalah bentuk nyata dari komitmen kami untuk memberikan rasa aman. Kita tidak hanya berpatroli, tetapi juga mengedepankan dialog untuk menyerap aspirasi warga," ujar Brigjen Pol Mokhamad Ngajib.

Menindaklanjuti laporan terkait seringnya kehilangan barang penumpang di sekitar stasiun dan kemacetan akibat parkir liar, tim patroli melakukan koordinasi ketat dengan pihak keamanan internal stasiun dan mall. Selain itu, petugas memberikan edukasi humanis kepada pengemudi ojek dan angkutan umum di bawah flyover Tanjung Barat agar tertib berlalu lintas.

Merespons saran masyarakat yang menginginkan kehadiran polisi pada jam-jam kecil, Brigjen Pol Mokhamad Ngajib memastikan akan melakukan evaluasi strategis terhadap pola waktu penugasan.

"Kami mengapresiasi respon positif dan saran dari masyarakat. Aspirasi terkait peningkatan patroli di malam hari akan segera kami tindaklanjuti untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan dan meminimalisir hal-hal yang meresahkan warga," pungkasnya.

Seluruh rangkaian kegiatan yang berakhir pada pukul 16.00 WIB ini berjalan dengan lancar dan kondusif. Dengan semangat "Siap Terlihat dan Bermanfaat", Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Rawat Keberagaman, Wapres Hadiri Perayaan Harmoni Imlek Nusantara


REFORMASI-ID 🇮🇩 Jakarta - Pemerintah kembali menegaskan komitmennya dalam merawat kebinekaan sebagai fondasi utama bangsa. Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menghadiri puncak perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili atau Tahun Kuda Api dalam acara Perayaan Harmoni Imlek Nusantara yang digelar Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Sabtu (28/02/2026), sebagai simbol hadirnya negara dalam setiap ruang kebudayaan dan keberagaman.

Tiba sekitar pukul 08.00 WIB dengan mengenakan batik, Wapres mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, termasuk Prosesi Pelepasan Lotus dan Yu Sheng Ceremony.

Dalam kesempatan tersebut, Wapres bersama hadirin juga menyimak pesan Presiden Prabowo Subianto yang disampaikan melalui tayangan video.

“Atas nama pribadi dan atas nama Pemerintah Republik Indonesia, saya mengucapkan Selamat Tahun Baru Imlek 2577, Tahun Kuda Api. Gong Xi Fa Cai. Tahun Baru Imlek bukan hanya perayaan keagamaan, Imlek adalah momentum kebangsaan, persaudaraan, dan persatuan,” ucap Kepala Negara dalam video yang diunggah kanal youtube Sekretariat Presiden pada Sabtu, (28/02/2026).

Presiden menegaskan bahwa tema Harmoni Imlek Nusantara mencerminkan jati diri Indonesia, bangsa yang besar, bersatu, dan senantiasa bahu-membahu.

“Perayaan ini bukan hanya menampilkan tradisi dan budaya, Perayaan ini menegaskan nilai gotong royong, solidaritas, dan nilai kemanusiaan,” ujarnya.


Perayaan Imlek tahun ini, lanjut Presiden, terasa semakin bermakna karena hadir berdampingan dengan bulan suci Ramadan, menghadirkan gambaran nyata tentang wajah Indonesia yang inklusif dan rukun.

“Imlek hadir berdampingan dengan bulan suci Ramadan umat Islam. Ini adalah wajah asli Indonesia. Berbeda, tapi rukun. Beragam, tapi satu tujuan,” tegasnya.

Senada dengan Presiden, Menteri Agama Nasaruddin Umar juga menyampaikan bahwa Imlek 2577 jatuh di bulan suci Ramadan, bulan yang penuh berkah, ampunan, dan rahmat. Oleh karena itu, ia berharap perayaan ini bisa membawa kedamaian hingga ke pelosok negeri dan menjauhkan bangsa dari segala macam bentuk konflik dan perpecahan.

“Semoga membawa kesehatan jasmani dan rohani, serta kebijaksanaan di dalam mengelola kehidupan bermasyarakat, sehingga puasa kita diterima dan Imlek kita pun penuh dengan berkah,” tambahnya.

Turut hadir dalam acara tersebut antara lain, Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin, Ketua Komisi Yudisial Abdul C. Ramadhan, Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus H. Yudhoyono, Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut B. Pandjaitan, Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok untuk Indonesia Wang Lutong, serta Putra Kepala Negara Didit Hediprasetyo.


(BPMI Setpres)









“Kenanglah Kami”, Lepas Sambut Danrem 044/Gapo Penuh Haru dan Kebersamaan


REFORMASI-ID | Sumsel, Palembang - Suasana haru, hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai acara Lepas Sambut Komandan Korem 044/Garuda Dempo yang digelar di Soma Grand Ballroom Kota Palembang, Sabtu (28/2/2026). Bertajuk “Kenanglah Kami”, kegiatan ini menjadi momentum penting pada serah terima jabatan Danrem 044/Gapo dari Brigjen TNI Adri Koesdyanto kepada Brigjen TNI Khabib Mahfud, S.I.P., M.M.

Acara yang dikemas dalam nuansa kebersamaan tersebut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Provinsi Sumatera Selatan, termasuk para bupati dan wali kota se-Sumatera Selatan. Kehadiran para pimpinan daerah ini menjadi wujud sinergitas dan soliditas antara TNI dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas serta mendukung pembangunan di wilayah Sumsel.

Sembari menunggu waktu berbuka puasa, rangkaian kegiatan diisi dengan tausiyah yang memberikan siraman rohani dan memperkuat nilai-nilai kebersamaan serta pengabdian. Momentum ini menjadi refleksi atas dedikasi dan pengabdian pejabat lama sekaligus doa dan harapan bagi pejabat baru dalam mengemban amanah.

Memasuki waktu berbuka, seluruh tamu undangan bersama-sama melaksanakan buka puasa, dilanjutkan dengan shalat Magrib berjemaah. Kebersamaan tersebut semakin mempererat tali silaturahmi antara unsur TNI, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat yang hadir.

Dalam sambutannya, Brigjen TNI Adri Koesdyanto menyampaikan rasa terima kasih dan harunya atas perhatian serta kebersamaan yang terjalin selama masa tugasnya.


“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Saya merasa surprise dan terharu. Acara ini tidak mungkin terjadi apabila tidak ada ikatan batin yang dalam di antara kita,” ungkapnya.

Sementara itu, Danrem 044/Gapo yang baru, Brigjen TNI Khabib Mahfud, S.I.P., M.M, menyatakan komitmennya untuk melanjutkan pengabdian dan program yang telah dirintis sebelumnya.

“Saya siap melanjutkan apa yang telah dilakukan oleh Brigjen TNI Adri Koesdyanto,” tegasnya.

Suasana semakin semarak dengan penampilan spesial dari Charly van Houten yang turut menghibur para tamu undangan, menambah kemeriahan dan kehangatan suasana dalam momen perpisahan dan penyambutan tersebut.

Pada momen acara Lepas Sambut Danrem 044/Gapo “Kenanglah Kami” ini, diharapkan sinergi yang telah terjalin dengan baik selama ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan, memperkuat kolaborasi dalam menjaga keamanan serta mendukung kemajuan Sumatera Selatan ke depan. (Mdn)

Patroli Gabungan Koramil 05/Bantar Gebang dan Linmas Ajak Warga Aktif Jaga Keamanan Lingkungan


REFORMASI-ID 🇮🇩  | Kodam Jaya - Bekasi - 28/02/2026 Personil Koramil 05/Bantar Gebang bersama Linmas melaksanakan patroli gabungan sekaligus memberikan himbauan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan menjaga keamanan di lingkungan masing-masing. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah preventif guna mencegah berbagai potensi tindak kejahatan serta menciptakan suasana yang aman dan nyaman bagi seluruh warga.

Patroli menyasar sejumlah titik yang dinilai rawan serta permukiman warga, dengan pendekatan humanis dan komunikasi langsung kepada masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, personel gabungan mengingatkan pentingnya peran aktif warga dalam menjaga ketertiban, seperti mengaktifkan kembali ronda malam dan segera melaporkan apabila terdapat hal-hal yang mencurigakan.

Danramil 05/Bantar Gebang, Mayor Inf Suranto, S.A.P, menyampaikan bahwa kegiatan patroli gabungan ini merupakan bentuk sinergi aparat kewilayahan bersama komponen masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan.

“Kami mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga keamanan di lingkungannya masing-masing. Keamanan bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab kita bersama. Dengan kepedulian dan kebersamaan, kita dapat mencegah terjadinya tindak kejahatan serta menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif,” ujar Mayor Inf Suranto.

Melalui kegiatan patroli rutin dan himbauan secara langsung ini, diharapkan terjalin komunikasi yang baik antara aparat dan masyarakat sehingga tercipta situasi kamtibmas yang tetap terjaga dan kondusif di wilayah Bantar Gebang.


(Kodim 0507/Bekasi)

Senyap di Balik Penutupan: Dugaan Pengrusakan dan dugaan Pungli di Kawasan TNWK Belum Tersentuh Hukum


REFORMASI-ID | Lampung Timur - Taman nasional way kambas Penutupan aktivitas safari atau tour jeep adventure (offroad)di kawasan konservasi Taman Nasional Way Kambas (TNWK) belum mampu meredam sorotan publik. Pasalnya, meski kegiatan tersebut telah dihentikan, dugaan pelanggaran berupa pengrusakan lingkungan dan praktik pungutan liar (pungli) justru masih menggantung tanpa kejelasan penegakan hukum. Sabtu, 28/02/2026.

Aktivitas wisata yang melibatkan kendaraan jeep(offroad) di area Pusat Latihan Gajah (PLG) sebelumnya diduga menjadi salah satu faktor yang memberikan tekanan terhadap ekosistem hutan. Jalur-jalur yang dilintasi kendaraan disebut berpotensi merusak vegetasi alami serta mengganggu habitat satwa liar, termasuk Gajah Sumatera yang menjadi ikon kawasan tersebut.

Tak hanya itu, kegiatan tersebut juga disinyalir belum memiliki dasar hukum dan perizinan yang jelas. Dugaan lemahnya tata kelola mencuat, seiring munculnya informasi bahwa praktik safari tersebut berjalan tanpa mekanisme resmi yang transparan dan terukur.

Lebih jauh, isu yang berkembang di tengah masyarakat menyebut adanya dugaan pungutan liar yang melibatkan oknum di lingkungan pengelolaan kawasan. Padahal, TNWK berada di bawah kewenangan Balai Taman Nasional Way Kambas yang seharusnya menjunjung tinggi prinsip konservasi dan tata kelola yang akuntabel.

Salah satu tokoh masyarakat labuhan Ratu Taufan jaya negara berharap ada tindakan hukum terhadap kegiatan off road tersebut,walau kegiatan itu sudah dihentikan.

“Kalau memang sudah ditutup, lalu bagaimana dengan kerusakan yang sudah terjadi? Siapa yang bertanggung jawab? Ini bukan sekadar menghentikan aktivitas, tapi juga soal penegakan hukum,” ungkap Bung Taufan.

Penutupan tanpa diikuti langkah hukum yang tegas justru menimbulkan kesan bahwa persoalan ini sengaja diredam. Tidak adanya transparansi terkait hasil evaluasi maupun tindak lanjut hukum semakin memperkuat dugaan adanya pembiaran.

Taufan jaya negara menilai, jika benar terjadi pelanggaran berupa pengrusakan kawasan konservasi dan dugaan pungli, maka hal tersebut tidak bisa dianggap sebagai persoalan administratif semata. Ada konsekuensi hukum yang harus ditegakkan demi menjaga marwah kawasan konservasi dan kepercayaan publik.

“Jangan sampai TNWK yang seharusnya menjadi simbol perlindungan lingkungan justru tercoreng oleh praktik-praktik yang mencederai hukum. Penegakan hukum tidak boleh berhenti pada penutupan kegiatan saja,” tegasnya. (*)

28 Februari 2026

Polsek Medan Satria Bagikan 100 Paket Ta’jil kepada Masyarakat di Bulevar Harapan Indah


REFORMASI-ID 🇮🇩 | Kota Bekasi  – Dalam rangka meningkatkan kedekatan dengan masyarakat serta sebagai bentuk kepedulian di bulan suci Ramadan, jajaran personel Polsek Medan Satria melaksanakan kegiatan pembagian ta’jil kepada warga di wilayah Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu (28/2/2026) sekitar pukul 17.00 WIB tersebut berlangsung di Jalan Raya Bulevar Harapan Indah, Kelurahan/Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi. Sebanyak 100 paket ta’jil dibagikan kepada masyarakat yang melintas dan warga sekitar menjelang waktu berbuka puasa.

Kegiatan ini dipimpin oleh Kanit Binmas Iptu Endang Dahyudi bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Medan Satria Aiptu Madaris dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Pejuang Bripka Dwi F.

Kapolsek Medan Satria, KOMPOL Rusit Malaka, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat sekaligus upaya mempererat tali silaturahmi antara anggota kepolisian dengan warga.

“Melalui kegiatan pembagian ta’jil ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat serta memperkuat hubungan yang harmonis antara Polri dan warga,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan dengan aman dan kondusif. Masyarakat menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi kehadiran anggota Polsek Medan Satria yang turun langsung berbagi kepada warga.

Dengan adanya kegiatan sosial seperti ini, diharapkan sinergitas antara kepolisian dan masyarakat semakin solid dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Medan Satria.