Media Reformasi Indonesia (MRI)

20 April 2026

Cetak Auditor Tangguh, Ditpamobvit Korsabhara Baharkam Polri Tuntaskan Pelatihan Sispamobvitnas



REFORMASI-ID | Jakarta - Direktorat Pamobvit Korsabhara Baharkam Polri resmi menyelesaikan rangkaian Pelatihan Internal Auditor Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) Objek Vital Nasional (Obvitnas) dan Objek Tertentu (Obter) hari kelima. Kegiatan yang berlangsung di Hotel Royal Palm Cengkareng, Jakarta Barat, Senin (20/4/2026), menjadi momentum krusial dalam memperkuat standar keamanan aset strategis negara.

Pelatihan ini diikuti oleh 106 peserta yang berasal dari berbagai instansi pengelola Obvitnas, Obter, Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP), serta personel Polri. Program ini dirancang untuk mencetak auditor yang memiliki kompetensi tajam dalam mengawasi dan mengevaluasi sistem pengamanan secara mandiri dan profesional.

Pada hari kelima ini, para peserta menjalani simulasi praktik audit yang intensif pada Elemen 3, 4, dan 5. Di bawah bimbingan narasumber ahli, Angelo M. Turang, S.E., M.Si., dan Drs. Sutrisno Dewo Gono Murti, M.M., peserta ditantang untuk mengimplementasikan teori perencanaan hingga pelaporan audit secara nyata.

"Fokus kami adalah memastikan setiap peserta tidak hanya memahami teori, tetapi mampu mempraktikkan langsung bagaimana elemen-elemen audit ini bekerja di lapangan," ujar Kasubdit Audit Sispamobvitnas, Kombes Pol Hamam Wahyudi, S.H., S.I.K., M.H., yang menutup kegiatan secara resmi.

Sebelum rangkaian pelatihan berakhir, para peserta menjalani Post Test untuk mengukur sejauh mana penyerapan materi selama lima hari pelatihan. Hasilnya, peserta dinyatakan mampu mengimplementasikan perencanaan dan pelaporan audit pada elemen-elemen kritikal sistem manajemen pengamanan.

Acara ditutup dengan penuh khidmat pada pukul 16.30 WIB. Meski pelatihan internal telah usai, tantangan sesungguhnya bagi para calon auditor ini akan berlanjut esok hari dalam sesi Uji Kompetensi untuk mendapatkan sertifikasi resmi.

Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen berkelanjutan Korsabhara Baharkam Polri dalam meningkatkan kualitas pengamanan objek vital nasional. Dengan hadirnya auditor internal yang kompeten di setiap instansi, diharapkan potensi gangguan keamanan terhadap aset negara dapat dideteksi dan dimitigasi sejak dini melalui sistem manajemen yang auditabel dan terukur.

Modus Ritual, Diduga Cabuli 11 Murid Oknum Guru Pencak Silat Digulung Polisi

REFORMASI-ID | Banten, Serang - Ditreskrimum Polda Banten berhasil membongkar kasus dugaan pencabulan anak di bawah umur yang disertai dengan tindakan aborsi dan tersangka utamanya adalah oknum guru pencak silat di Waringinkurung, Kabupaten Serang dengan jumlah korban 11 anak.

Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea didampingi Kasubdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Banten AKBP Irene Missy dan dihadiri oleh perwakilan Komnas Perlindungan Anak Kabupaten Serang memberikan keterangan pers soal pencabulan anak di bawah umur tersebut, Senin (20/4/2026).

Kasubdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Banten AKBP Irene Missy menjelaskan kasus tersebut.

"Kasus ini telah berlangsung selama hampir tiga tahun, terhitung sejak Mei 2023 hingga April 2026 di Kecamatan Waringinkurung. Tersangka merupakan pasangan suami istri yakni MY dan SM,” jelas Irene.

Tersangka utama, MY (54), menggunakan posisinya sebagai guru silat untuk memanipulasi para korban dengan modus ritual pembersihan, dalih pengobatan dan manipulasi mistis.

Ritual pemberihan itu berupa korban harus mengikuti ritual pembersihan badan dan aur. Dalih pengobatan yang didalamya ternyata meminta korban melepas seluruh pakaian dengan alasan pengobatan, pemandai dan pijat.

Sedangkan manipulasi mistis dilakukan pelaku utama dengan alasan perintah dari “buyut” untuk memaksa korban mengikuti hawa nafsunya.

Irene menerangkan bahwa dalam proses penyidikan, ditemukan fakta memilukan di mana salah satu korban mengalami kehamilan.

“Tersangka MY bersama istrinya SM, melakukan tindakan aborsi pada tahun 2024 untuk menutupi kejahatannya. Mereka menggunakan obat-obatan serta tindakan fisik, kemudian menguburkan janin tersebut di sekitar rumah tersangka,” ujar Irene.

Penyidik telah berhasil menemukan lokasi penguburan janin tersebut sebagai barang bukti. 

“Hingga saat ini, tercatat terdapat 11 anak di bawah umur (status pelajar) yang menjadi korban. Banyak di antaranya mengalami trauma psikologis yang mendalam,” terangnya.

Peran Tersangka

Irene mengatakan, MY merupakan pelaku utama dan istrinya SM berperan dalam membantu melakukan proses aborsi anak yang hamil.

Sejumlah barang bukti telah disita, termasuk peralatan ritual (ember, gayung, minyak), pakaian korban, obat pelancar haid, kain kafan, serta hasil visum et repertum.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea menjelaskan, atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan pasal berlapis.

Tersangka MY dikenakan Pasal 81 Jo Pasal 76D dan Pasal 82 Jo Pasal 76E UU Perlindungan Anak, serta Pasal 414, 415, dan 464 KUHP terkait aborsi. Ancaman pidana berkisar antara 3 hingga 15 tahun penjara.

Tersangka SM: Pasal 464 KUHP tentang aborsi dengan ancaman pidana maksimal 5 tahun penjara.

“Polda Banten menegaskan komitmennya untuk menindak tegas kejahatan terhadap anak, terutama yang menggunakan modus manipulasi kepercayaan dan praktik spiritual. Kasus ini menjadi perhatian serius karena dilakukan secara berulang dalam kurun waktu yang lama,” tutup Kabid Humas. (Daeng Yusvin/Mdn)

Perkuat Kualitas Pendidikan, Walikota Berikan Pengarahan dan Pentingnya Peran Kepala Sekolah

REFORMASI-ID | Lampung - Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana, memberikan pengarahan kepada seluruh Kepala TK, SD, dan SMP se-Kota Bandar Lampung yang berlangsung di Aula Mufakat Jejamo, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung, Senin (20/04/2026).

Pada kesempatan tersebut Walikota menyampaikan. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi serta meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Bandar Lampung. Dalam arahannya, Wali Kota menekankan pentingnya peran kepala sekolah sebagai pemimpin dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, inovatif, dan berorientasi pada peningkatan prestasi peserta didik.

Selain itu, Wali kota juga mengajak seluruh kepala sekolah untuk terus meningkatkan disiplin, profesionalisme, serta pelayanan pendidikan kepada masyarakat. 

"Saya menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan satuan pendidikan menjadi kunci dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan merata," ujar Walikota.

Turut Hadir Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Ka.BAPPERIDA, Ka.BKAD, Plt.Kadis Pendidikan & Kebudayaan Serta Plt.Kadis Kominfo. (*) 

Audit Kinerja Itdam II/Swj Dorong Korem 044/Gapo Semakin Transparan dan Akuntabel

REFORMASI-ID | Palembang – Kegiatan Taklimat Akhir Audit Kinerja Inspektorat Daerah Militer II/Sriwijaya di lingkungan Korem 044/Gapo dilaksanakan di Makorem 044/Gapo, sebagai tanda rangkaian pengawasan dan pemeriksaan yang telah berlangsung sejak 6 April 2026 berakhir.

Hadir mewakili Danrem 044/Gapo, Kasrem 044/Gapo Kolonel Inf Andi Gus Wulandri menyambut sekaligus mendampingi Tim Audit Kinerja Itdam II/Swj selama kegiatan berlangsung, Senin (20/4/2026).

Dalam sambutannya, Kasrem 044/Gapo menyampaikan bahwa tim audit kinerja dari Itdam II/Swj telah melaksanakan kegiatan pengawasan dan audit kinerja di Korem 044/Gapo beserta jajarannya secara menyeluruh.

“Kegiatan ini merupakan bagian penting dalam upaya meningkatkan kinerja organisasi agar semakin tertib, transparan, dan akuntabel,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kasrem menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ketua Tim Wasrik beserta seluruh anggota atas pelaksanaan tugas yang telah berjalan dengan baik, objektif, dan profesional.

Ia juga menegaskan kepada seluruh satuan jajaran Korem 044/Gapo agar segera menindaklanjuti setiap temuan yang diperoleh selama proses audit.

“Apabila terdapat temuan oleh tim audit, saya perintahkan kepada seluruh satuan jajaran untuk segera menindaklanjuti dengan sungguh-sungguh. Laksanakan perbaikan secara cepat, tepat, dan tuntas, serta koordinasikan dengan perwira pemeriksa masing-masing agar tidak terjadi kesalahan berulang di masa yang akan datang,” tegasnya.

Selain itu, seluruh satuan juga diinstruksikan untuk melengkapi berbagai produk dan program kerja yang menjadi temuan, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan dan pertanggungjawaban, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Kasrem berharap hasil dari kegiatan pengawasan dan pemeriksaan ini dapat menjadi bahan evaluasi yang konstruktif dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas ke depan.

“Jadikan setiap temuan sebagai sarana pembelajaran untuk memperbaiki kekurangan serta meningkatkan profesionalisme prajurit dan satuan,” pungkasnya. (Mdn) 

Pelari Polda Lampung Torehkan Prestasi pada Ajang Kemala Run di Bali

REFORMASI-ID | Bali — Pelari Polda Lampung kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Kemala Run yang berlangsung di Bali, Minggu (19/04/2026). 

Dalam ajang tersebut, Edward Ariansyah berhasil meraih Juara 2 pada kategori 5K U20, sementara Meyda Angela sukses meraih Juara 5 pada kategori 5K Nasional Putri.

Edward Ariansyah merupakan mahasiswa Universitas Aisyah Pringsewu dan Meyda Angela diketahui merupakan putri polisi dari Polres Lampung Tengah. Capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Polda Lampung dan masyarakat Lampung, sekaligus menunjukkan hasil positif dari pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan.

Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih para peserta dalam ajang tersebut. 

Menurutnya, keberhasilan itu merupakan buah dari hasil pembinaan yang selama ini dilakukan oleh Polda Lampung.

“Prestasi ini merupakan buah hasil pembinaan Polda Lampung. Kami berharap ke depan Polda Lampung dapat terus mencetak atlet-atlet lari melalui pembinaan yang intensif. 

Ajang Kemala Run juga menjadi wadah untuk membina atlet-atlet berprestasi,” ujar Helfi Lampung.

Lebih lanjut, ajang Kemala Run dinilai tidak hanya menjadi sarana kompetisi, tetapi juga menjadi wadah strategis dalam menumbuhkan semangat sportivitas, disiplin, dan daya saing atlet untuk terus berkembang di level yang lebih tinggi.

Prestasi yang diraih Edward Ariansyah dan Meyda Angela diharapkan dapat menjadi motivasi bagi generasi muda Lampung, serta mendorong lahirnya atlet-atlet potensial yang mampu mengharumkan nama daerah pada berbagai ajang olahraga, baik di tingkat regional maupun nasional.

Polda Lampung berkomitmen untuk terus mendukung pembinaan atlet melalui program yang terarah, intensif, dan berkelanjutan, guna mencetak generasi berprestasi yang mampu membawa nama baik institusi dan daerah. (Hms/Mdn) 

Komitmen Tegas, Lapas Kalianda Deklarasikan Anti HALINAR Bersama Pegawai dan WBP

REFORMASI-ID | Lampung Selatan – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kalianda melaksanakan kegiatan Deklarasi Anti HALINAR (Handphone, Pungutan Liar, dan Narkoba) sebagai bentuk komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih, aman, dan berintegritas. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kalianda dan diikuti oleh seluruh jajaran pegawai serta Warga Binaan Pemasyarakatan (20/04/2026).

Deklarasi dilaksanakan secara khidmat dan penuh kesungguhan, menjadi simbol tekad bersama untuk menolak segala bentuk pelanggaran di dalam lapas. Dalam kegiatan tersebut, dilakukan pula penandatanganan deklarasi oleh seluruh pegawai serta perwakilan WBP sebagai bentuk komitmen nyata dalam mendukung terciptanya Lapas Kalianda yang bebas dari HALINAR.

Kepala Lapas Kalianda dalam amanatnya menegaskan bahwa deklarasi ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan harus menjadi pedoman dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

"Tidak ada ruang bagi HALINAR di Lapas Kalianda. Ini adalah komitmen bersama yang harus dijaga dengan integritas, konsistensi, dan keberanian dalam menindak setiap pelanggaran tanpa pandang bulu," tegas Kalapas.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran serta warga binaan dapat menginternalisasi nilai-nilai integritas, disiplin, dan tanggung jawab, sehingga tercipta lingkungan pemasyarakatan yang kondusif serta mendukung proses pembinaan yang optimal (Hms/Mdn)

Pemerintah Dorong Water Taxi Bali, ASDP Perkuat Integrasi Antarmoda Nasional

REFORMASI-ID | Bali, 19 April 2026 – Di tengah tingginya mobilitas wisatawan dan aktivitas ekonomi, Bali terus membutuhkan solusi transportasi yang mampu menghadirkan konektivitas cepat, terintegrasi, dan berkelanjutan. Menjawab kebutuhan tersebut, pemerintah mendorong pengembangan layanan water taxi sebagai bagian dari upaya memperkuat integrasi antarmoda transportasi nasional. 

Dalam hal ini, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) turut berperan aktif mendukung persiapan layanan yang menghubungkan Bandara I Gusti Ngurah Rai dengan kawasan Canggu.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan langkah strategis dalam merespons kebutuhan mobilitas yang semakin dinamis, sekaligus memperkuat konektivitas antarmoda di kawasan pariwisata unggulan. “Pengembangan layanan water taxi menjadi bagian dari komitmen kami dalam mendukung kebijakan pemerintah untuk menghadirkan sistem transportasi yang terintegrasi. Kami berharap layanan ini dapat menjadi alternatif yang efisien, aman, dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan,” ujarnya.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan bahwa pengembangan water taxi merupakan solusi strategis dalam mendorong integrasi transportasi antarmoda, yang menghubungkan jaringan darat, laut, dan udara secara lebih efektif. Inisiatif ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi mobilitas sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas, khususnya di wilayah Kabupaten Badung sebagai pusat aktivitas pariwisata Bali.

Sebagai bagian dari penugasan pemerintah, ASDP bersama PT Angkasa Pura Indonesia telah menyelesaikan studi kelayakan (feasibility study) yang menunjukkan bahwa proyek ini memiliki potensi untuk dilanjutkan. Kajian dilakukan secara komprehensif mencakup aspek pasar, teknis, finansial, operasional, hingga sosial dan lingkungan. Hasilnya juga mengidentifikasi lintasan Sekeh – Canggu (Berawa) sebagai rute prioritas pada tahap awal pengembangan.

Secara operasional, inovasi ini diyakini mampu memberikan efisiensi signifikan. Berdasarkan observasi, waktu tempuh perjalanan darat dari Bandara I Gusti Ngurah Rai menuju kawasan Canggu berkisar antara 1 hingga 2 jam. Dengan kehadiran water taxi, waktu tempuh tersebut diproyeksikan dapat dipangkas menjadi maksimal 30 menit, sehingga memberikan nilai tambah bagi pengguna jasa sekaligus meningkatkan daya saing destinasi.

Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menjelaskan bahwa penetapan lintasan dilakukan melalui kajian menyeluruh dengan mempertimbangkan kebutuhan pengguna, kondisi perairan, aspek keselamatan pelayaran, kesiapan infrastruktur, serta konektivitas kawasan sekitar. 

“Melalui pendekatan ini, layanan water taxi diharapkan tidak hanya efisien, tetapi juga aman dan terintegrasi dengan ekosistem pariwisata Bali,” jelasnya.

Saat ini, pengembangan masih berada pada tahap lanjutan sebagai bagian dari penugasan pemerintah, dengan fokus pada penyusunan Detailed Engineering Design (DED) serta pemenuhan aspek perizinan bersama PT Angkasa Pura Indonesia. Tahapan ini ditargetkan selesai pada tahun 2026, sebelum dilaporkan kepada pemerintah untuk mendapatkan arahan dan penugasan lebih lanjut.

ASDP pada prinsipnya siap mendukung kebijakan pemerintah dalam pengembangan konektivitas transportasi yang terintegrasi, dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan, kesiapan infrastruktur, serta kebutuhan riil di lapangan. Komitmen ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan sistem transportasi maritim yang inklusif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung penguatan ekosistem transportasi nasional. (*) 

.Daya Cium Tajam! 9 Anjing K9 Polda Jateng Digembleng Latihan SAR Cadaver di Salatiga



REFORMASI-ID | Salatiga - Guna memperkuat barisan kemanusiaan dalam penanganan bencana, jajaran Unit K9 Direktorat Samapta Polda Jawa Tengah menggelar pelatihan intensif spesialisasi K9 SAR Cadaver (pelacakan jenazah) di Mapolres Salatiga, Minggu (19/04/2026).

Latihan ini bukan sekadar simulasi rutin. Sebanyak 9 ekor anjing pelacak pilihan dari berbagai penjuru Jawa Tengah dikerahkan untuk mengasah insting deteksi mereka. Satwa-satwa hebat ini berasal dari Unit K9 Polda Jateng (4 ekor), serta Polres jajaran yakni Salatiga, Cilacap, Wonosobo, Karanganyar, dan Wonogiri.

"Kecepatan waktu dalam menemukan korban adalah kunci dalam operasi SAR. Melalui pelatihan ini, kita pastikan sinergi antara handler (pawang) dan anjing K9 berada di level tertinggi," ujar perwakilan instruktur di sela kegiatan.

Pelatihan yang melibatkan 27 personel ahli ini menyimulasikan kondisi medan berat. Para anjing pelacak dilatih untuk membedakan berbagai aroma di lokasi bencana dan fokus menemukan titik koordinat korban yang tertimbun atau sulit dijangkau secara manual.

Hasil pantauan di lapangan menunjukkan progres luar biasa. Anjing-anjing pelacak tersebut mampu menuntaskan misi pencarian dengan akurasi tinggi. Hal ini membuktikan bahwa kesiapsiagaan Polri dalam menghadapi potensi bencana di wilayah Jawa Tengah semakin matang dan teruji.

"Ini adalah wujud nyata komitmen Polri untuk masyarakat. Kami terus menempa kemampuan agar saat tugas kemanusiaan memanggil, tim SAR K9 sudah siap diterjunkan secara efektif dan efisien," tambahnya.

Kegiatan yang berlangsung dari pukul 07.00 hingga 16.00 WIB ini berakhir dengan hasil yang memuaskan. Dengan penguatan unit Cadaver ini, Polda Jawa Tengah kini memiliki tim tanggap bencana yang semakin solid dan dapat diandalkan dalam situasi krisis apapun.

K9 Polda Jateng Asah Kemampuan di Salatiga: Deteksi Jenazah Makin Akurat dan Cepat



REFORMASI-ID | Salatiga - Guna memperkuat kesiapsiagaan dalam penanganan bencana alam dan pencarian korban hilang, Unit K9 Direktorat Samapta Polda Jawa Tengah menggelar pelatihan intensif spesialisasi SAR Cadaver (pelacakan mayat). Kegiatan yang berlangsung di wilayah hukum Polres Salatiga ini diikuti oleh puluhan personel dan anjing pelacak pilihan, Minggu (19/04/2026).

Pelatihan yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB ini difokuskan pada peningkatan akurasi penciuman K9 dalam mendeteksi titik koordinat jenazah di berbagai medan. Sebanyak 9 ekor anjing K9 dikerahkan, yang berasal dari jajaran Polda Jateng (4 ekor), serta masing-masing satu ekor dari Polres Salatiga, Polres Cilacap, Polres Wonosobo, Polres Karanganyar, dan Polres Wonogiri.

“Pelatihan ini sangat vital bagi tim SAR K9 kita. Kemampuan Cadaver menuntut konsentrasi tinggi baik dari pawang maupun anjingnya. Hasil latihan hari ini menunjukkan progres yang sangat memuaskan, di mana seluruh K9 mampu menemukan titik target dengan tepat waktu,” ujar instruktur di lapangan.

Sebanyak 27 personel pendamping (pawas) terlibat langsung dalam simulasi ini. Mereka dibekali teknik terbaru dalam mengarahkan satwa di lokasi bencana yang sulit dijangkau manusia tanpa bantuan indra penciuman hewan.

Kegiatan yang berakhir pada pukul 16.00 WIB ini berjalan dengan aman dan lancar. Dengan terlaksananya pelatihan ini, diharapkan jajaran Polda Jateng semakin solid dan tanggap dalam memberikan pelayanan kemanusiaan, khususnya dalam misi pencarian dan penyelamatan korban di seluruh wilayah Jawa Tengah.

19 April 2026

Hadir di Tengah Masyarakat, Ditsamapta Korsabhara Baharkam Polri Pastikan CFD Jakarta Aman dan Humanis



REFORMASI-ID | Jakarta - Direktorat Samapta (Ditsamapta) Korsabhara Baharkam Polri kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Pada Minggu pagi (19/4/2026), sejumlah personel diterjunkan untuk mengamankan kegiatan Car Free Day (CFD) atau Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di beberapa titik vital ibu kota.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 05.00 hingga 10.00 WIB ini menyasar area-area utama yang menjadi pusat keramaian warga, meliputi kawasan Bundaran HI, Patung Kuda, Kota Tua, hingga Sarinah.

Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri menyampaikan bahwa kehadiran personel di lapangan bertujuan untuk memastikan masyarakat dapat berolahraga dan beraktivitas dengan nyaman. "Kami hadir tidak hanya untuk pengamanan, tetapi juga melaksanakan pengaturan lalu lintas di sekitar area CFD serta melakukan patroli dialogis guna menyerap aspirasi dan memberikan rasa aman langsung kepada warga," ujarnya.

Dalam pantauan di lokasi, personel Polri tampak aktif berinteraksi dengan warga melalui patroli jalan kaki. Selain menjaga ketertiban, petugas juga sigap membantu kelancaran arus lalu lintas di titik-titik penyekatan agar mobilitas masyarakat tetap terjaga.

Semangat "Siap Terlihat dan Bermanfaat" menjadi landasan utama dalam pengamanan kali ini. Polri berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, memastikan setiap kegiatan publik berjalan kondusif, tertib, dan penuh rasa kekeluargaan.

Hingga kegiatan berakhir pada pukul 10.00 WIB, situasi di seluruh titik pengamanan dilaporkan aman dan terkendali. Masyarakat pun menyambut positif kehadiran petugas yang dinilai humanis dalam menjalankan tugasnya.

Kapolda Lampung Pimpin Ratusan Personel dan Bhayangkari Polda Lampung Ikuti Kemala Run 2026

REFORMASI-ID | Gianyar, Bali — Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf bersama jajaran mengikuti kegiatan Kemala Run 2026 yang digelar di Bali United Training Center, Gianyar, Bali, Minggu (19/4/2026). 

Keikutsertaan tersebut menjadi bentuk nyata dukungan terhadap kegiatan positif yang memadukan olahraga, kebersamaan, serta kepedulian sosial.

Dalam kegiatan tersebut, kontingen Polda Lampung berjumlah 108 orang peserta, terdiri dari Kapolda Lampung, Wakapolda Lampung, personel Polda Lampung, personel Polres jajaran, serta Bhayangkari. Kehadiran kontingen Polda Lampung menambah semarak pelaksanaan Kemala Run 2026 yang diikuti ribuan peserta dari berbagai daerah.

Partisipasi Kapolda Lampung beserta jajaran dalam ajang tersebut mencerminkan komitmen untuk terus menumbuhkan budaya hidup sehat, memperkuat soliditas internal, serta membangun semangat kebersamaan di lingkungan Polri. 

Selain menjadi ajang olahraga, Kemala Run 2026 juga menjadi momentum untuk mempererat sinergi dan kebersamaan antarpeserta dalam suasana penuh semangat, sportivitas, dan kekeluargaan.

Helfi menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam kegiatan olahraga seperti Kemala Run 2026 merupakan bagian dari upaya untuk membangun semangat positif, menjaga kebugaran fisik, serta mempererat hubungan kebersamaan di lingkungan kepolisian. Kemala Run 2026 ini bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan, soliditas, dan semangat hidup sehat. Kehadiran kami bersama seluruh kontingen Polda Lampung adalah bentuk dukungan terhadap kegiatan positif yang mampu membangun energi kebersamaan, baik di internal Polri maupun bersama masyarakat. 

"Kami berharap semangat ini terus terjaga dan menjadi bagian dari budaya kerja serta pengabdian kami sehari-hari,” ujar Helfi.

Lebih lanjut, Helfi menegaskan bahwa olahraga memiliki peran penting dalam mendukung pelaksanaan tugas anggota Polri. Dengan kondisi fisik yang prima dan semangat yang terjaga, personel diharapkan mampu melaksanakan tugas pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat secara optimal.

"Keikutsertaan kontingen Polda Lampung dalam Kemala Run 2026 juga menjadi wujud kebersamaan antara pimpinan, personel, Polres jajaran, dan Bhayangkari dalam mendukung kegiatan yang bermanfaat bagi kesehatan, kekompakan, dan semangat persatuan," ungkap Kapolda.

Suasana penuh antusiasme yang tercipta selama kegiatan berlangsung menjadi gambaran kuat bahwa olahraga dapat menjadi sarana efektif dalam mempererat hubungan emosional, meningkatkan solidaritas, serta membangun semangat kolektif.

Melalui momentum ini, Polda Lampung berharap nilai-nilai sportivitas, kedisiplinan, kekompakan, dan pola hidup sehat dapat terus ditanamkan serta diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam pelaksanaan tugas kedinasan maupun dalam kehidupan bermasyarakat.

Polda Lampung berkomitmen untuk terus mendukung berbagai kegiatan positif yang mampu memperkuat soliditas internal, meningkatkan kualitas kesehatan personel, serta membangun kedekatan yang harmonis dengan masyarakat. (Hms/Mdn) 

Tinjau Progres Pembangunan Jembatan, Danrem Bangun Akses Bangun Harapan

REFORMASI-ID | Sumsel, OKI – Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Khabib Mahfud melakukan kunjungan kerja di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir yang berada dalam teritorial Kodim 0402/OKI, yang merupakan bagian dari upaya pembinaan teritorial sekaligus memastikan program TNI AD berjalan dengan baik di tengah masyarakat.

Dalam kunjungan tersebut, Danrem 044/GAPO meninjau secara langsung pembangunan jembatan gantung yang berlokasi di Desa Kuala Dua Belas, Kecamatan Tulung Selapan, Sabtu (18/4/2026). 

Jembatan gantung ini dibangun dengan tujuan untuk meningkatkan akses transportasi dan menunjang aktivitas perekonomian warga.

Brigjen TNI Khabib Mahfud menyampaikan apresiasi atas semangat kebersamaan dan sinergi antara TNI dan masyarakat dalam pembangunan infrastruktur tersebut. Ia berharap keberadaan jembatan gantung ini dapat memberikan manfaat besar bagi mobilitas warga serta memperlancar distribusi hasil pertanian dan kebutuhan sehari-hari.

“Pembangunan jembatan gantung ini adalah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kita berharap fasilitas ini dapat membantu aktivitas masyarakat dan meningkatkan perekonomian warga,” ujar Danrem.

Pada kesempatan yang sama, Danrem 044/GAPO juga memberikan tali asih kepada masyarakat Desa Kuala Dua Belas berupa paket sembako. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat serta mempererat hubungan antara TNI dan rakyat.

Kegiatan kunjungan kerja ini berlangsung dengan lancar dan penuh keakraban, mencerminkan kemanunggalan TNI dengan rakyat sebagai kekuatan utama dalam menjaga stabilitas dan pembangunan di wilayah. (Mdn) 

18 April 2026

Bahu-membahu Pemkot Balam dan TNI Percepat Normalisasi Sungai Siaga Banjir

REFORMASI-ID | Lampung -  Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung bersama TNI percepat normalisasi sungai di wilayah Kelurahan Jagabaya 1, Kecamatan Way Halim hal ini dilakukan karena  pada Selasa (14/4) air di sungai tersebut meluap hingga menggenangi rumah warga. 

Dari pantauan yang dilakukan pada Sabtu (18/4)  Satgas Bandar Lampung yang terdiri dari BPBD, DLH, Pol PP, Dinas PU, kecamatan, kelurahan serta linmas bersama TNI melakukan normalisasi sungai sejak pukul 08.00 WIB. 

Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana pun turut hadir meninjau langsung normalisasi sungai yang ada di wilayah itu, hal ini sebagai langkah agar masyarakat tidak lagi terkena luapan air sungai saat hujan deras tiba. 

Bunda Eva pun menegaskan, agar Satgas Bandar Lampung selalu siaga meskipun tidak hujan, karena bencana alam bisa datang kapan saja. 

"Kota Bandar Lampung melakukan percepatan normalisasi sungai dan gorong-gorong di beberapa wilayah, salah satunya dengan melakukan penataan konstruksi badan sungai sejumlah wilayah," tegasnya. 

Menurutnya. Hal ini merupakan bagian dari komitmen pemkot memberikan solusi jangka panjang terhadap persoalan banjir yang kerap dikeluhkan warga. 

"Bahwa normalisasi sungai tetap menjadi prioritas pemkot, terutama melakukan pembersihan sendimen yang tebal di setiap gorong-gorong di Bandar Lampung," pungkasnya. (*) 

Hadiri Sertijab Pejabat Kodam II/Swj, Danrem: Ini Penyegaran Regenerasi TNI AD

REFORMASI-ID | Palembang – Komandan Korem 044/Gapo Brigjen TNI Khabib Mahfud menghadiri acara Tradisi dan Serah Terima Jabatan sejumlah pejabat di lingkungan Kodam II/Sriwijaya, yang berlangsung di Gedung Sudirman Makodam II/Swj Jl. Jenderal Sudirman Km 2,5 Kota Palembang, Jumat (17/4/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Pangdam II/Swj Mayjen TNI Ujang Darwis dan diikuti oleh para pejabat utama Kodam II/Swj serta tamu undangan lainnya.

Adapun jabatan yang diserahterimakan meliputi Asintel Kasdam II/Swj, Asops Kasdam II/Swj, Kainfolahtadam II/Swj, Kajasdam II/Swj, serta Danyonkav 5/DPC. Selain itu, dalam kesempatan yang sama juga dilaksanakan serah terima jabatan di lingkungan Korem 044/Gapo, yaitu Kasiops Kasrem 044/Gapo dan Kasiter Kasrem 044/Gapo.

Jabatan Kasiops Kasrem 044/Gapo yang sebelumnya dijabat oleh Kolonel Inf Syafrudin, kini diserahterimakan kepada Letkol Inf Andi Ariyanto. Sementara itu, jabatan Kasiter Kasrem 044/Gapo diserahterimakan dari Kolonel Inf T. Yoppy Chandra kepada Letkol Arm Arif Budiman.

Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Khabib Mahfud menyampaikan bahwa serah terima jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan untuk penyegaran serta peningkatan kinerja satuan.

“Serah terima jabatan dalam organisasi TNI AD merupakan bentuk pembinaan personel dan satuan. Kepada pejabat yang baru, saya berharap agar segera menyesuaikan diri serta mampu membawa inovasi demi kemajuan satuan, khususnya pejabat Korem 044/Gapo,” ujar Brigjen TNI Khabib Mahfud.

Lebih lanjut, Danrem juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada pejabat lama atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan selama menjabat.

“Kepada para pejabat lama, saya ucapkan terima kasih atas loyalitas dan pengabdiannya. Semoga pengalaman yang didapat dapat menjadi bekal berharga dalam penugasan selanjutnya,” tambahnya. (Mdn) 

Viral Diberitakan, RSUD Kalianda: Tegaskan Prosedur Sesuai SOP

REFORMASI-ID | Lampung Selatan – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Bob Bazar, S.K.M Kalianda menegaskan kembali prosedur pelayanan kesehatan di bidang forensik medikolegal, khususnya terkait penerbitan dan penyerahan hasil Visum et Repertum (VeR). Penegasan ini disampaikan menyusul adanya permintaan hasil visum oleh pihak di luar penyidik. Sabtu, 18/04/2026.

Dokter Spesialis Forensik Medikolegal RSUD Bob Bazar Kalianda, dr. C.Andryani, Sp.F.M.MH.(Kes) dalam hal ini, menjalankan pelayanan forensik medikolegal sebagai jembatan antara keilmuan kedokteran dan keilmuan hukum. Bidang tersebut membawahi Poli Pelayanan Kesehatan Terpadu untuk Perempuan dan Anak (PKT-P/A) serta kamar jenazah.

Pasien yang datang ke Poli PKT-P/A RSUD Bob Bazar dapat berstatus sebagai korban, saksi, tersangka, bahkan terdakwa dalam kasus apa pun. Pasien juga dapat datang melalui IGD, rawat jalan, maupun rawat inap. Dalam prosesnya, pasien dapat didampingi penyidik dan/atau didampingi UPTD P3A, penasihat hukum, maupun anggota keluarga, serta dapat disertai dengan Surat Permintaan VeR (SPV) dari kepolisian.

Sesuai SOP, pihak rumah sakit juga dapat menerima pasien tanpa SPV dengan membantu melaporkan dan berkoordinasi dengan penyidik sesuai narahubung yang berlaku.

*Hasil Visum Bersifat Rahasia dan Tidak Dapat Diwakilkan*

RSUD Bob Bazar Kalianda menegaskan, hasil pembuktian dalam bentuk naskah VeR hanya akan diserahkan kepada penyidik yang bertugas menangani kasus tersebut. Hasil visum tidak dapat diwakilkan atau diambil oleh anggota keluarga, ahli waris, maupun pihak lain seperti penasihat hukum, LSM, atau wartawan.

Ketentuan ini mengacu pada Permenkes Nomor 38 Tahun 2022 yang menempatkan pelayanan kedokteran untuk kepentingan hukum (Yandokum) sebagai bagian dari pelayanan kedokteran untuk kepentingan umum. Pengaturan tersebut menegaskan bahwa Yandokum harus dilaksanakan dengan nilai imparsial, independen, akuntabel, bebas dari konflik kepentingan, objektif, ilmiah, dan antidiskriminasi.

Selain itu, Yandokum bagi orang hidup diselenggarakan pada fasilitas yang memenuhi syarat, paling sedikit memiliki pelayanan kedokteran forensik dan medikolegal serta pelayanan kesehatan terkait. Dengan demikian, rumah sakit memastikan pelayanan kecakapan hukum benar dari sisi klinis, tata kelola, etik, dan medikolegal.

Hal tersebut juga sesuai dengan UU Nomor 20 Tahun 2025 tentang KUHAP terkait pelayanan kedokteran untuk kepentingan hukum pada Pasal 49–51, yang menyebut narasumbernya adalah dokter ahli kedokteran forensik.

*Dokumentasi dan Kerahasiaan Rekam Medis*

Di sisi lain, seluruh proses pelayanan forensik medikolegal wajib terdokumentasi secara baik dalam rekam medis. Permenkes Nomor 24 Tahun 2022 mewajibkan setiap fasilitas pelayanan kesehatan menyelenggarakan Rekam Medis Elektronik. Pengaturan hak akses menjadi bagian dari kebijakan serta standar prosedur operasional penyelenggaraan Rekam Medis Elektronik.

Karena itu, rumah sakit mengintegrasikan pelayanan kecakapan hukum dengan sistem dokumentasi, pengamanan data, pembatasan akses, dan jejak audit dokumen.

*LSM dan Wartawan Tidak Berhak Meminta Hasil VeR Langsung*

Berdasarkan dasar hukum tersebut, LSM dan wartawan tidak berhak meminta hasil VeR secara langsung ke rumah sakit. Hasil visum bersifat rahasia dan hanya diserahkan kepada pihak penyidik kepolisian yang mengajukan pemeriksaan berdasarkan SPV.

Apabila terdapat kebutuhan rilis terkait kasus, maka harus sesuai dengan SOP yang telah diatur. RSUD Bob Bazar Kalianda berkomitmen menjaga kerahasiaan data pasien sekaligus menjamin proses hukum berjalan sesuai ketentuan perundang-undangan. (*)

Uji DNA Identik dengan Bayi, Ungkap Kakek Korban sebagai Pelaku di Sidomulyo

REFORMASI-ID | LAMPUNG SELATAN   – Kepolisian dari Polres Lampung Selatan mengungkap perkembangan terbaru kasus dugaan kekerasan terhadap anak di Kecamatan Sidomulyo. Pelaku berinisial H (60), warga  Kecamatan Sidomulyo, diduga kuat terlibat dalam kasus tersebut terhadap korban yang juga merupakan warga setempat. Hasil uji forensik DNA menunjukkan kecocokan antara pelaku dan bayi yang dilahirkan korban.

“Pengungkapan kasus ini dilakukan setelah melalui proses penyelidikan dan penyidikan yang panjang, bertahap, dan berbasis pembuktian ilmiah,” ujar Kasi Humas Polres Lampung Selatan, AKP I Wayan Susul, dalam konferensi pers. 

Kasus ini bermula dari laporan yang diterima polisi pada April 2025 terkait dugaan tindak pidana terhadap seorang anak perempuan berusia 15 tahun yang terjadi pada Desember 2024. Pada tahap awal, penyidik mendasarkan proses pada keterangan korban yang mengarah kepada satu orang terduga pelaku.

“Seiring proses berjalan, kepolisian memutuskan menunggu kelahiran bayi korban untuk melakukan uji DNA, karena pemeriksaan DNA saat bayi masih dalam kandungan memiliki risiko tinggi” jelas  Kbo Satreskrim Polres Lampung Selatan Iptu Rudi Yuwono.

Berdasarkan keterangan awal korban, didukung hasil visum serta gelar perkara, penyidik sempat menetapkan satu tersangka. Namun, perkembangan signifikan terjadi setelah uji DNA dilakukan terhadap bayi hasilnya menunjukkan tidak adanya kecocokan biologis antara tersangka awal dan bayi korban.

“Temuan ini menjadi titik balik dalam penyidikan. Kami kemudian melakukan pendalaman ulang dengan memeriksa kembali korban secara bertahap dan hati-hati, mengingat kondisi psikologis korban yang masih di bawah umur,” ujar Rudi

Dari proses tersebut, keterangan korban berkembang dan mengarah pada sejumlah 13 nama lain. Polisi juga mengumpulkan alat bukti tambahan, termasuk melalui serangkaian uji DNA terhadap pihak-pihak yang disebutkan.

Hasil pemeriksaan laboratorium forensik pada 16 April 2026 akhirnya menunjukkan kecocokan DNA antara bayi korban dengan seorang pria berinisial H (60), yang diketahui merupakan kakek korban.

“Keterangan korban menjadi salah satu kunci, namun tidak bisa berdiri sendiri dan harus diuji dengan alat bukti lain,” ujarnya.

Ia melanjutkan, proses penyidikan membutuhkan waktu karena harus menggabungkan berbagai unsur, mulai dari keterangan korban, saksi, hingga hasil laboratorium forensik.

 “Terhadap nama-nama yang disebutkan, masih dilakukan penyelidikan dan pengumpulan alat bukti. Kami tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah dalam setiap proses,” kata Iptu Rudi.

Polisi juga memastikan bahwa tersangka awal masih tetap menjalani proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku. Kasus ini menunjukkan bahwa pengungkapan perkara tidak selalu berlangsung secara cepat, melainkan melalui proses verifikasi berulang terhadap setiap informasi. 

“Di situlah ketekunan penyidik diperlukan untuk memastikan kebenaran materiil dapat terungkap,” ujar Rudi.

Pelaku  H (60) telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Lampung Selatan, Ia dijerat dengan Pasal 473 ayat (2) huruf b Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara. (Hms/Mdn) 

17 April 2026

DPW Partai Kebangkitan Bangsa Lampung Gelar UKK, 42 Calon Ketua DPC Ikut Tes Tertulis dan Psikotes

REFORMASI-ID | Lampung - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Lampung menggelar kegiatan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) bagi 42 calon Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB se-Provinsi Lampung, Jumat (17/4/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam proses penguatan organisasi serta penjaringan kepemimpinan yang berkualitas di tingkat kabupaten/kota.

Dalam pelaksanaannya, UKK dilakukan melalui dua tahapan utama, yakni tes tertulis dan psikotes. Tes tertulis bertujuan mengukur pemahaman calon terhadap ideologi partai, wawasan kebangsaan, serta kemampuan manajerial organisasi. Sementara itu, psikotes dilakukan untuk menggali aspek kepribadian, kepemimpinan, stabilitas emosi, serta kesiapan mental para calon dalam memimpin organisasi.

Pelaksanaan psikotes melibatkan Himpunan Psikologi Wilayah Lampung sebagai pihak profesional guna memastikan proses berjalan objektif, terukur, dan akuntabel.

Dalam kesempatan tersebut, sambutan Ketua DPW PKB Provinsi Lampung diwakili oleh Sekretaris DPW, Maulidah Zauroh. Dalam sambutannya, disampaikan bahwa UKK merupakan langkah strategis untuk memastikan kepemimpinan partai ke depan diisi oleh figur yang tidak hanya memiliki kapasitas, tetapi juga integritas dan loyalitas terhadap perjuangan partai.

Ia juga menegaskan pentingnya komitmen kebersamaan di seluruh jajaran kader PKB.

“Seluruh calon harus siap bahu membahu dan mendukung siapa pun yang nantinya akan diputuskan oleh DPP. Tidak boleh ada perpecahan, karena kekuatan PKB terletak pada soliditas dan kebersamaan kader,” tegasnya.

Sebanyak 42 peserta yang mengikuti UKK berasal dari berbagai kabupaten/kota di Provinsi Lampung. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh semangat, mencerminkan komitmen kader PKB dalam membangun partai yang solid dan profesional.

DPW PKB Lampung berharap, melalui proses seleksi yang komprehensif ini akan terpilih Ketua DPC yang mampu memperkuat struktur partai, menggerakkan kader di daerah, serta memenangkan PKB di berbagai kontestasi politik ke depan.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti keseriusan PKB dalam menyiapkan kepemimpinan yang adaptif, berintegritas, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. (*) 

Jaga Kondusivitas di Kawasan Cikeas, Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri Gelar Patroli Dialogis dan Humanis



REFORMASI-ID | Bogor - Memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap terjaga, jajaran Subden C Detasemen Perintis, Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri melaksanakan giat Patroli Dialogis di wilayah Cikeas dan sekitarnya pada Jumat pagi (17/04/2026).

Menggunakan kendaraan roda dua dan patroli jalan kaki, petugas menyisir sejumlah titik strategis, mulai dari kawasan hunian di Perumahan Cikeas Gardenia hingga area publik di sepanjang Jalan Mercedes Benz, Wanaherang.

Berbeda dengan patroli biasa, kegiatan kali ini mengedepankan interaksi langsung dengan masyarakat. Petugas tampak menyapa warga, pedagang, dan pengguna jalan untuk menjaring informasi terkait situasi keamanan di lingkungan mereka.

"Kami hadir tidak hanya untuk memantau, tetapi untuk mendengar. Melalui interaksi ini, kami bisa mengetahui langsung apa yang menjadi kekhawatiran atau keluhan masyarakat terkait gangguan kamtibmas," ujar perwakilan personil di lapangan.

Selain melakukan pemantauan, personil Subden C juga aktif memberikan imbauan Kamtibmas. Warga diingatkan untuk selalu waspada terhadap potensi tindak kriminalitas dan tidak ragu segera melapor ke pihak Kepolisian jika menemukan hal yang mencurigakan.

Aksi nyata di lapangan juga terlihat saat petugas dengan sigap membantu warga yang mengalami kendala teknis di jalan raya. Hal ini selaras dengan semangat Korps Sabhara: "Siap Terlihat dan Bermanfaat."

Dengan kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat, diharapkan rasa aman dapat dirasakan secara langsung, sekaligus mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan di wilayah hukum Polda Jawa Barat dan sekitarnya.

Pemprov Lampung Ajak Mahasiswa Jadi Motor Transformasi Digital dan SDM Unggul


REFORMASI-ID | Lampung — Pemerintah Provinsi Lampung mengajak kalangan mahasiswa untuk mengambil peran strategis dalam menyiapkan masa depan daerah melalui penguatan sumber daya manusia, inovasi, dan pemanfaatan teknologi digital.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, saat menjadi keynote speaker pada kegiatan Lampung Digital Education Transformation Symposium (LEDTS) 2026 bertema Sinergi Lintas Sektor: Mewujudkan Ekosistem Pendidikan Digital yang Inklusif dan Berkelanjutan, yang digelar di Hall Fakultas Hukum Universitas Lampung, Jumat (17/4/2026).

Dalam paparannya, Marindo menyampaikan kebanggaannya dapat kembali hadir di lingkungan Universitas Lampung, kampus yang dinilai telah banyak melahirkan tokoh dan pemimpin berpengaruh di Provinsi Lampung.

“Universitas Lampung telah banyak melahirkan sumber daya manusia unggul yang kini berkiprah di berbagai bidang. Ini menjadi kebanggaan bersama dan bukti bahwa pendidikan tinggi memiliki peran besar dalam pembangunan daerah,” ujarnya.

Menurutnya, masa depan Lampung tidak hanya ditentukan oleh kekayaan sumber daya alam, tetapi juga sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusianya. Dengan jumlah penduduk sekitar 9,5 juta jiwa dan mayoritas berada pada usia produktif, Lampung saat ini berada pada momentum bonus demografi yang sangat berharga.

Berdasarkan data, sebanyak 69,24 persen penduduk Lampung berada pada rentang usia 15 hingga 64 tahun. Kondisi ini menjadi peluang besar untuk mendorong percepatan pembangunan daerah.

“Kesempatan ini tidak datang dua kali. Jika dikelola dengan baik, Lampung dapat melompat jauh ke depan. Namun jika gagal dimanfaatkan, bonus demografi justru bisa menjadi beban pembangunan,” katanya.

Karena itu, mahasiswa diminta mempersiapkan diri dengan keterampilan, kreativitas, dan daya saing tinggi agar mampu menjawab kebutuhan dunia kerja yang semakin kompetitif.

Marindo menegaskan bahwa perkembangan teknologi harus dipandang sebagai peluang, bukan ancaman. Mahasiswa diharapkan tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menciptakan inovasi dan solusi bagi masyarakat.

“Jangan hanya menjadi pengguna teknologi. Jadilah inovator, jadilah pencipta, dan jadilah problem solver yang mampu menghadirkan solusi bagi masyarakat,” tegasnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Lampung terus mendorong transformasi digital di berbagai sektor, mulai dari pelayanan publik, informasi lowongan kerja, pembayaran pajak, promosi pariwisata, hingga kanal pengaduan masyarakat yang terintegrasi melalui aplikasi Lampung-inn.

Upaya digitalisasi tersebut diharapkan semakin mempermudah akses layanan masyarakat sekaligus membuka ruang partisipasi publik yang lebih luas.

Selain itu, Pemprov Lampung juga berkomitmen memperluas infrastruktur digital agar manfaat teknologi dapat dirasakan secara merata, tidak hanya di perkotaan, tetapi juga hingga desa, kabupaten, dan wilayah terpencil.

“Kami ingin memastikan digitalisasi hadir secara merata. Mahasiswa di daerah harus memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan mengakses teknologi,” lanjutnya.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Lampung, Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, S.Si., M.T., menilai kegiatan simposium tersebut sebagai langkah positif dalam menyiapkan generasi muda menghadapi era digital.

Menurutnya, perkembangan teknologi informasi menuntut mahasiswa untuk terus beradaptasi, meningkatkan kompetensi, serta memanfaatkan ruang digital secara produktif.

“Mahasiswa harus mampu menggunakan teknologi informasi sebagai sarana belajar, berinovasi, dan meraih cita-cita di masa depan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan capaian membanggakan dunia pendidikan di Lampung. Saat ini, sebanyak 86 persen mahasiswa yang diterima melalui jalur prestasi di Universitas Lampung berasal dari SMA di Provinsi Lampung.

Selain itu, pada Program Studi Kedokteran yang menjadi salah satu jurusan favorit, sebanyak 63 persen mahasiswa yang diterima tahun ini juga berasal dari SMA di Provinsi Lampung.

Capaian tersebut dinilai sebagai hasil sinergi antara sekolah, tenaga pendidik, perguruan tinggi, dan Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Pendidikan dalam meningkatkan mutu pendidikan.

“Ini menunjukkan bahwa kita telah bergerak bersama memajukan pendidikan di Provinsi Lampung. Anak-anak daerah mampu bersaing dan menembus program studi unggulan,” katanya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pelajar SMA dan SMK untuk terus berkembang, memanfaatkan teknologi, serta menyiapkan diri menghadapi tantangan masa depan.

Kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, sekolah, dan generasi muda diyakini menjadi kekuatan besar dalam mencetak sumber daya manusia unggul dan membawa Provinsi Lampung semakin maju, modern, dan berdaya saing. (*). 

Peran Strategis GRANAT Provinsi Lampung dalam P4GN untuk Memutus Rantai Narkoba


REFORMASI-ID | Lampung - Narkoba merupakan ancaman serius bagi Provinsi Lampung. Barang terlarang ini merusak generasi muda, menghancurkan masa depan keluarga, serta mengganggu stabilitas masyarakat. Data yang dirilis Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Polda Lampung menunjukkan bahwa peredaran dan penyalahgunaan narkotika di Lampung terus menjadi perhatian utama. Jumat, 17/04/2026.

Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT), berkomitmen untuk terus tanpa henti membantu dan mendukung segala upaya pemerintah dalam pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, demi untuk menyelamatkan anak bangsa dari kehancuran akibat penyahahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

GRANAT Provinsi Lampung hadir sebagai mitra strategis dalam Program P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba). GRANAT tidak hanya berperan sebagai pendukung, tetapi aktif bekerja sama dengan Polda Lampung dan BNN Provinsi Lampung dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba.

Kolaborasi ini menggabungkan pendekatan represif (penegakan hukum) dengan strategi preventif dan rehabilitatif. GRANAT fokus pada hulu masalah, yaitu membangun kesadaran masyarakat untuk menekan permintaan (demand) narkoba, dan upaya menyelamatkan yang sudah menjadi korban untuk di rehabilitasi, karena para pecandu dan penyalaguna bukan pelaku kriminal, mereka adalah korban dari para sindikat, bandar dan pengedar narkoba, yang merupakan musuh dan penghianat bangsa, juga musuh umat manusia, karena mereka melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan.

Program utama GRANAT adalah pencegahan melalui edukasi, sosialisasi dan penyuluhan yang masif dan terstruktur. Secara rutin, GRANAT menyelenggarakan workshop dan pelatihan penyuluh anti narkoba di seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Lampung. Ribuan pemuda, Aparatur Sipil Negara, orang tua, guru, mahasiswa, pelajar, tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat telah mengikuti program ini. Materi yang disampaikan mencakup: Strategi program pencegahan, pemberantasan dan rehabilitasi, bahaya narkoba serta dampak jangka panjang terhadap kesehatan, cara mendeteksi gejala penyalahgunaan sejak dini.

Konselor dan Penyuluh GRANAT yang telah terlatih menjadi ujung tombak di tingkat kecamatan dan desa, sehingga pesan pencegahan dapat menjangkau masyarakat hingga lapisan paling bawah.

Pendekatan ini strategis karena narkoba mengikuti prinsip ekonomi supply and demand. Selama masih ada permintaan, pasokan akan terus mengalir. Dengan meningkatkan kesadaran masyarakat melalui edukasi, sosialisasi dan penyuluhan yang berkelanjutan, GRANAT mempersempit ruang gerak para pengedar dan bandar. Ketika permintaan menurun, tekanan terhadap pasokan pun akan berkurang. Inilah yang disebut pencegahan berbasis komunitas, yang melengkapi kerja represif aparat penegak hukum.

Selain pencegahan, rehabilitasi juga menjadi prioritas. Bagi korban yang sudah terjerat, GRANAT memberikan pendampingan konseling dan pasca-rehabilitasi bersama BNN Provinsi Lampung. Program ini tidak hanya membantu mereka berhenti menggunakan narkoba, tetapi juga membangun kembali kepercayaan diri dan keterampilan hidup agar tidak kambuh.

Meski demikian, masih terdapat beberapa tantangan, antara lain keterbatasan anggaran, sumber daya manusia, dan dukungan pemerintah daerah yang perlu terus ditingkatkan. Namun, sinergi antara GRANAT, Polda Lampung, dan BNN Provinsi Lampung telah menunjukkan hasil nyata. Masyarakat semakin aktif melapor, keluarga lebih terbuka mencari bantuan, dan ruang gerak pengedar semakin terbatas.

Memerangi narkoba bukan hanya tugas pemerintah dan aparat penegak hukum semata, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. GRANAT Provinsi Lampung berkomitmen untuk terus memperkuat peran strategisnya dalam membangun kesadaran kolektif, menekan permintaan narkoba, serta mendukung pemulihan korban.

Mari kita bangun Lampung yang bersih dari narkoba melalui kesadaran yang kuat dan kerja sama yang solid. Masa depan generasi muda Lampung dan keutuhan bangsa berada di tangan kita semua. 

Ditulis oleh: H. Tony Eka Candra, Ketua DPD GRANAT Provinsi Lampung

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pemkot Bandar Lampung Gelar Aksi Bersih Drainase Serentak


REFORMASI-ID | LAMPUNG - Merespons peringatan dini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengenai potensi curah hujan tinggi pada 17–18 April 2026, Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, mengambil langkah cepat dan taktis. Ia menginstruksikan aksi "Jumat Bersih" massal di seluruh wilayah yang mencakup 126 kelurahan dan 20 kecamatan pada Jumat (17/4) pagi.

Perwakilan Forum Camat Kota Bandar Lampung, Hendry Satria Jaya, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan penajaman dari agenda rutin yang diarahkan oleh Wali Kota. Namun, kali ini fokus utama terletak pada mitigasi konkret di jalur-jalur drainase utama. Kegiatan ini melibatkan seluruh elemen masyarakat bersama aparatur pemerintah hingga tingkat bawah. Fokus pembersihan meliputi:

• Drainase dan gorong-gorong utama.

• Siring atau selokan di pemukiman warga.

• Saluran air primer dan sekunder yang menjadi titik rawan penyumbatan.

"Sesuai arahan Bunda Eva, kegiatan ini akan dilaksanakan secara rutin setiap pekannya hingga tingkat lingkungan dan RT," ujjarnya, 

Hendry, yang juga menjabat sebagai Camat Panjang, menjelaskan bahwa efektivitas drainase perkotaan sangat bergantung pada kapasitas tampung saluran.

"Tumpukan sedimen dan sampah kerap mengurangi volume saluran air kita hingga 70 persen. Pembersihan ini adalah langkah mitigasi struktural agar air hujan dapat mengalir optimal ke pembuangan akhir tanpa meluap ke jalan atau permukiman," jelasnya.

Untuk memastikan instruksi ini berjalan efektif, Wali Kota Eva Dwiana mewajibkan seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk turun langsung ke lapangan. Para pejabat diminta mengawasi jalannya pembersihan di tingkat kecamatan serta melaporkan dokumentasi kondisi lapangan.

Laporan tersebut akan menjadi bahan acuan bagi Pimpinan dan Satgas Bencana Kota Bandar Lampung dalam mengambil langkah strategis selanjutnya sebagai bentuk akuntabilitas kinerja pemerintah.

Hendry menekankan pentingnya koordinasi lintas kelurahan mengingat sistem drainase kota yang saling terintegrasi.

"Kami di Forum Camat mendukung penuh instruksi Wali Kota. Ini adalah langkah preventif yang krusial. Mitigasi banjir bukan sekadar persoalan infrastruktur, melainkan juga kesiapan saluran dalam menampung lonjakan debit air yang tiba-tiba sesuai prediksi BMKG," tegasnya.

Kehadiran para Kepala OPD di lapangan diharapkan mampu memberikan dorongan moral bagi warga sekaligus memastikan sinergi dari tingkat kota hingga lingkungan terkecil.

"Kami mengimbau masyarakat untuk menjadikan momentum ini sebagai awal pembentukan kesadaran kolektif. Mari bersama menjaga fasilitas publik agar gorong-gorong tidak lagi menjadi tempat pembuangan sampah. Dengan kolaborasi yang baik, risiko genangan air di Kota Tapis Berseri dapat diminimalisasi secara berkelanjutan," pungkas Hendry. (*)

Kolaborasi TNI AD dan Daerah Menguat, Danrem 044/Gapo Dampingi Pangdam II/Swj Tinjau Lahan Yon TP


REFORMASI-ID | Sumsel, PALI – Memastikan kesiapan wilayah serta mendukung rencana pembangunan satuan teritorial, Komandan Korem 044/Gapo Brigjen TNI Khabib Mahfud mendampingi Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis melaksanakan kunjungan kerja di wilayah Kodim 0404/Muara Enim, meliputi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dan Kota Prabumulih, Kamis (16/4/2026).

Kegiatan diawali dengan penyambutan Pangdam II/Swj oleh Bupati PALI bersama Forkopimda Kabupaten PALI. Selanjutnya, rombongan menerima paparan terkait rencana penyediaan lahan untuk pembangunan Yon TP yang disampaikan oleh Dandim 0404/Muara Enim bersama pihak Direksi PT. Surya Bumi Agrolangeng, Bapak Jamal.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan langsung lokasi rencana pembangunan Yon TP yang terletak di Dusun Jerambah Besi, Desa Karta Dewa, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI. Lahan seluas 27,49 hektare tersebut merupakan hibah dari PT. Surya Bumi Agro Langgeng dan saat ini sedang dalam proses administrasi untuk mendukung realisasi pembangunan satuan Yon TP di wilayah Kabupaten PALI.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, kegiatan juga diisi dengan pembagian bingkisan tali asih kepada warga Dusun Jerambah Besi.

Selain itu, Pangdam II/Swj bersama rombongan turut meninjau KDKMP Simpang Tais serta melaksanakan silaturahmi dengan Forkopimda Pemerintah Kabupaten PALI. Kunjungan kerja kemudian dilanjutkan ke Kota Prabumulih dengan agenda silaturahmi ke jajaran Pertamina EP.

Melalui Kapenrem 044/Gapo Mayor Inf Jauhari, Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Khabib Mahfud menyampaikan bahwa kunjungan kerja ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan pihak swasta.

“Danrem sangat mengapresiasi dukungan dari Pemerintah Daerah dan pihak perusahaan yang telah menghibahkan lahan untuk pembangunan Yon TP. Ini merupakan wujud nyata kolaborasi dalam memperkuat pertahanan wilayah sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar,” ujar Kapenrem.

Lebih lanjut, Danrem menegaskan bahwa keberadaan Yon TP nantinya diharapkan dapat meningkatkan stabilitas keamanan serta mendorong percepatan pembangunan di wilayah Kabupaten PALI dan sekitarnya. (Mdn) 

Pelaku Pencurian di BRI Link Lampung Selatan Ditangkap Kurang dari 24 Jam


REFORMASI-ID | LAMPUNG SELATAN  – Aparat kepolisian berhasil menangkap pelaku pencurian dengan pemberatan yang terjadi di sebuah gerai BRI Link di Desa Sidorejo, Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan.

Pelaku berinisial AK (47) ditangkap kurang dari 24 jam setelah kejadian, tepatnya pada Kamis (16/4/2024) sekitar pukul 09.00 WIB di wilayah Desa Sidodadi, Kecamatan Sidomulyo.

Kapolsek Sidomulyo, AKP Peri Setiawan, mengatakan penangkapan dilakukan setelah pihaknya menerima informasi dari masyarakat terkait keberadaan pelaku.

“Setelah mendapatkan informasi dari warga, kami langsung bergerak cepat dan berhasil mengamankan pelaku di sebuah rumah di Desa Sidodadi,” ujar Peri dalam keterangannya.

Peri menjelaskan, kasus pencurian tersebut terjadi pada Rabu (15/5/2024) sekitar pukul 15.19 WIB di sebuah ATM mini BRI Link. Saat itu, korban tengah menjaga tempat usahanya sebelum pelaku datang dan meminjam telepon genggam milik korban. Ketika korban lengah karena melayani pembeli, pelaku memanfaatkan situasi dengan masuk ke dalam dan membobol laci penyimpanan uang.

“Pelaku mengambil uang tunai sekitar Rp 20 juta dari dalam laci yang sebelumnya dalam keadaan terkunci,” jelasnya.

Setelah melakukan aksinya, pelaku langsung melarikan diri. Korban yang menyadari kejadian tersebut kemudian melapor ke Polsek Sidomulyo. Dari hasil penangkapan, polisi turut mengamankan barang bukti berupa rekaman CCTV yang memperlihatkan aksi pelaku saat melakukan pencurian.

Saat ini, pelaku telah diamankan di Polsek Sidomulyo untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut dan akan dijerat dengan pasal pencurian dengan pemberatan sebagaimana diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). (*) 

16 April 2026

Nestle Gandeng KPBS Bangun Gudang Resiliensi Pemulung, Jaga Rantai Pasok Daur Ulang



REFORMASI-ID | Bekasi -. Nestle gandeng Komunitas Pemulung Bantar Gebang Sejahtera (KPBS) resmikan gudang Resiliensi Pemulung yang berlokasi di Kp. Cisalak, RT. 003, RW. 004, Kelurahan Sumur Batu, Kecamatan Bantar Gebang, Kota Bekasi. Kamis, 16 April 2026.

Gudang Resiliensi Pemulung dibangun atas hasil kolaborasi Nestle bersama KPBS dengan tujuan untuk penguatan ketahanan dan perlindungan bagi pemulung dalam rantai pasok daur ulang.

Dalam keterangannya, saat peresmian Gudang Resiliensi Pemulung, Maruli Sitompul perwakilan . Nestle menyampaikan bahwa pembangunan gudang tersebut sebagai salah satu bentuk kepedulian terhadap pemulung.

"Pembangunan Gudang Resiliensi Pemulung ini sebagai bentuk kepedulian Nestle terhadap pemulung, agar rantai pasok daur ulang tetap terjaga," ujarnya.

Disini, lanjutnya, kita bertujuan untuk memfasilitasi pemulung untuk meningkatkan perekonomian keluarga.

Selain itu, kita juga akan mengedukasi pemulung agar dalam bekerja selalu menjaga keselamatan.

"Dengan menggandeng KPBS, yang memang benar-benar komunitas pemulung, saya berharap Gudang Resiliensi Pemulung bisa berkembang dan mensejahterakan kehidupan pemulung," tambahnya 

Sementara, Apong Ketua KPBS mengatakan bahwa Gudang Resiliensi Pemulung ini sebagai tempat rantai pasok daur ulang.

"Gudang Resiliensi Pemulung ini sangat bermanfaat untuk rantai pasok daur ulang pemulung," ucapnya.

"'Karena Gudang Resiliensi ini menerima beberapa barang dari hasil pemulung, seperti kertas dan kardus, dengan harga yang lebih pantas, jadi pemulung tidak perlu khawatir lagi hasil kerjanya mau dijual kemana," paparnya.

Bukan itu saja, Gudang Resiliensi Pemulung ini menjadi wadah edukasi pemulung tentang K3 (Keselamatan, dan Kesehatan Kerja).

Dipenghujung acara, Beti dari Jaringan LSM Penanggulangan Pekerja Anak mengatakan, "Kami perwakilan dari LSM ingin sekali isu -isu anak dan perempuan menjadi hal yang dipikirkan dari sektor bisnis terutama disektor persampahan."

Ia juga menjelaskan, karena kita tahu masih banyak anak-anak yang bekerja mengumpulkan barang-barang untuk dibawa ke pengepul.

"Kami ingin dengan adanya gudang ini anak-anak lebih aman, situasi perlindungan anak bisa terpantau," tegasnya.

"Kami juga melihat gudang ini bisa menjadi salah satu solusi dimana pemulung dapat harga yang lebih bersaing dan pemulung bisa masuk didalam rantai pasoknya perusahaan," pungkasnya.

Turut hadir dalam acara, Maruli Sitompul perwakilan Nestle, Maria Sintia perwakilan PT.Fajar, Gustiar Bintang perwakilan PT. Bintang Baru Mega Raya, Nofri Iswandi dari Yayasan Hutan Tropis/Earthworm Foundation, Bagong Suyoto dari APPI, Ridho Satriyo dari Prabu PL, Beti dari Jaringan LSM Penanggulangan Pekerja Anak, tokoh masyarakat, tokoh agama dan perwakilan masyarakat sekitar.

(Red)

Prioritaskan Keselamatan Warga, Pemkot Balam Ambil Alih Normalisasi Sungai Tanjung Senang


REFORMASI-ID | LAMPUNG – Walikota Bandar Lampung (Balam), Eva Dwiana, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat penanganan mitigasi banjir guna memberikan rasa aman bagi masyarakat. Meski terdapat wilayah yang secara regulasi berada di bawah wewenang Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS). Kamis, 16/04/2026.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung mengambil langkah inisiatif untuk mengintervensi pengerjaan infrastruktur di titik-titik krusial, salah satunya di Kecamatan Tanjung Senang. Pernyataan tersebut disampaikan Walikota saat turun langsung menyerahkan bantuan bagi warga terdampak banjir di beberapa wilayah, meliputi Kecamatan Bumi Waras, Rajabasa, Labuhan Ratu, Sukabumi, Tanjung Senang.

Dorong Optimalisasi Sinergi Lintas Sektoral. Dalam keterangannya, Walikota yang akrab disapa Bunda Eva ini menyoroti pentingnya konsistensi koordinasi antarinstansi. Ia berharap agar ke depannya komunikasi dengan pihak Balai dapat berjalan lebih dinamis dan sinkron, mengingat penanganan bencana memerlukan respons cepat dan kehadiran seluruh pemangku kepentingan di lapangan.

"Kami terus berupaya mengajak seluruh pihak untuk duduk bersama. Masalah banjir di kota ini akan tuntas jika ada sinergi yang solid dari tingkat kecamatan hingga pihak Balai. Namun, saat ini kami melihat masih ada kendala dalam kepastian koordinasi di lapangan," ujar Eva Dwiana.

Mengingat kondisi cuaca yang sulit diprediksi, Bunda Eva memutuskan untuk mengambil langkah diskresi demi kepentingan publik, terutama terkait proyek drainase di Tanjung Senang yang sempat terhambat.

"Masyarakat sudah sangat kooperatif dengan menghibahkan tanah mereka untuk kepentingan umum. Kita tidak bisa membiarkan pengerjaan ini menunggu terlalu lama. Saya sudah menjalin komunikasi dan meminta izin ke pihak Balai agar Pemkot dapat mengambil alih pengerjaannya segera. Ini murni demi keselamatan warga," tegasnya.

Bantuan Rp5 Miliar untuk 5.800 KK
Sejalan dengan upaya perbaikan infrastruktur, Pemkot Bandar Lampung juga fokus pada langkah perlindungan sosial. Sebanyak Rp5 miliar anggaran disiapkan untuk meringankan beban masyarakat di 36 titik banjir yang tersebar di 13 kecamatan.

Adapun paket bantuan yang disalurkan untuk setiap Kepala Keluarga (KK) terdiri dari, Beras 10 Kilogram dan Santunan Tunai Rp500.000/KK guna membantu biaya pemulihan dan pembersihan rumah pasca-genangan.
Selain itu, Pemkot juga akan melakukan penataan kembali aliran sungai yang terhambat oleh bangunan-bangunan tertentu, khususnya di wilayah Sukabumi. Langkah ini diambil untuk memastikan kelancaran arus air dan meminimalisir risiko banjir di masa mendatang.

"Pemerintah hadir untuk bertanggung jawab. Jika ada kendala pada aliran sungai yang tertutup, kita akan lakukan penertiban secara terukur. Beberapa titik sudah kita rapikan kembali agar fungsi sungai sebagai pembuangan air bisa kembali optimal," pungkasnya.

Meski bertindak tegas dalam ranah kebijakan, Bunda Eva tetap memberikan penguatan moril kepada warga. Ia mengajak masyarakat untuk tetap sabar, menjaga semangat gotong royong, dan meyakini bahwa pemerintah daerah akan terus hadir mendampingi masyarakat di masa-masa sulit. (*)

Personel Detasemen Perintis Gelar Pengamanan Strong Point dan Patroli Dialogis di Titik Ikonik Jakarta



REFORMASI-ID | Jakarta - Guna memastikan aktivitas masyarakat di ibu kota berjalan aman dan lancar, Direktorat Samapta (Dirsamapta) Korsabhara Baharkam Polri mengerahkan 70 personel Detasemen Perintis untuk melaksanakan pengamanan Strong Point dan Patroli Dialogis di wilayah hukum Polda Metro Jaya, Kamis (16/04/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 05.00 hingga 10.00 WIB ini menyasar sejumlah titik strategis dan pusat keramaian, di antaranya Bundaran HI, Monas, dan kawasan sejarah Kota Tua.

Di bawah pimpinan penanggung jawab AKBP Ricky Pranata Vivaldy, S.P., S.I.K., M.H., dan Danton Ipda Rafiz Waisak, personel disebar secara efektif. Sebanyak 20 personel bersiaga di Bundaran HI, 20 personel di Monas, serta 12 personel di wilayah Kota Tua. Pengamanan ini didukung penuh oleh tim Driver, Provost, serta tim PID untuk dokumentasi dan informasi.

"Fokus utama kami adalah menciptakan Kamseltibcarlantas (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas) yang kondusif. Kami ingin masyarakat merasa tenang saat memulai aktivitas pagi mereka,” ujar AKBP Ricky Pranata Vivaldy dalam laporannya.

Dari Pengaturan Lalu Lintas hingga Patroli DialogisSejak pagi buta, personel sudah bersiap melakukan pengaturan arus lalu lintas di titik-titik rawan kepadatan guna mencegah kemacetan. Tak hanya terpaku pada arus kendaraan, memasuki pukul 08.30 WIB, intensitas kegiatan ditingkatkan melalui Patroli Dialogis.

Dalam patroli ini, petugas secara humanis berinteraksi langsung dengan warga dan pengguna jalan. Personel memberikan imbauan kamtibmas, mengajak masyarakat untuk tertib berlalu lintas, serta bersama-sama menjaga ketertiban umum. Pendekatan persuasif ini terbukti efektif dalam menjalin komunikasi yang baik antara Polri dan warga.

Hingga kegiatan berakhir pada pukul 10.00 WIB, dilaporkan situasi di lapangan terpantau aman terkendali tanpa ada kejadian menonjol. Arus lalu lintas mengalir tertib meski volume kendaraan sempat meningkat di jam berangkat kantor.

Meskipun menghadapi tantangan cuaca yang fluktuatif, dedikasi personel Detasemen Perintis tidak surut. Kehadiran Polri di lapangan secara nyata berhasil mendeteksi dini potensi gangguan keamanan dan memastikan roda aktivitas warga Jakarta berputar dengan nyaman.

Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Korsabhara Baharkam Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat sesuai dengan semangat: “Siap Terlihat dan Bermanfaat.”

Perkuat Benteng Aset Strategis Negara, Baharkam Polri Gelar Pelatihan Auditor Internal SMP Obvitnas 2026



REFORMASI-ID | Jakarta -  Korps Sabhara (Korsabhara) Baharkam Polri secara resmi membuka Pelatihan Auditor Internal Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) bagi Objek Vital Nasional (Obvitnas) dan Objek Tertentu (Obter) Gelombang I Tahun Anggaran 2026. Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung selama lima hari, yakni 16-20 April 2026, ini dipusatkan di Hotel Royal Palm Cengkareng, Jakarta Barat.

Langkah strategis ini diambil Polri untuk memastikan seluruh aset vital negara—mulai dari sektor energi, industri, hingga infrastruktur penting—memiliki standar pengamanan kelas wahid yang mampu beradaptasi dengan ancaman modern.

Kakorsabhara Baharkam Polri, Irjen Pol Drs. M. H. Ritonga, M.Si., dalam sambutannya menegaskan bahwa pengamanan objek vital bukan sekadar soal penjagaan fisik di lapangan.ganggua

"Pengamanan hari ini adalah soal manajemen risiko yang terukur. Para auditor internal yang dilatih ini merupakan garda terdepan. Mereka dibentuk untuk mendeteksi celah keamanan sekecil apa pun sebelum berubah menjadi gangguan nyata yang dapat melumpuhkan stabilitas ekonomi nasional," tegas Irjen Pol M. H. Ritonga saat membuka acara, Kamis (16/4). 

Ketua Pelaksana Kegiatan, Kombes Pol Hamam Wahyudi, S.H., S.I.K., M.H., melaporkan bahwa pelatihan ini diikuti oleh personel gabungan dari pengelola Obvitnas, Obter, hingga Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP). Sinergi ini dianggap krusial mengingat dampak domino yang ditimbulkan jika terjadi gangguan pada objek strategis, baik dari aspek ekonomi, politik, maupun sosial.

Senada dengan hal tersebut, Direktur Utama PT TSSI, Bapak Drs. Basuki Suko, M.M., menyatakan bahwa standardisasi kompetensi ini adalah kunci. "Kolaborasi antara Polri dan sektor swasta menciptakan iklim operasional yang aman. Jika sistem manajemen pengamanan handal, maka proses produksi dan investasi di Indonesia akan terus terjaga," ujarnya.

Membangun Budaya 'Security Awareness'Selain aspek teknis audit, pelatihan ini menekankan pentingnya Security Awareness atau kesadaran keamanan di seluruh level organisasi. Polri mendorong setiap instansi untuk menumbuhkan sikap peduli keamanan mulai dari level staf terendah hingga manajemen puncak melalui tindakan terstruktur, mulai dari rekrutmen hingga sistem pengawasan internal yang optimal.

Acara pembukaan ditandai secara simbolis dengan penyematan tanda peserta oleh pimpinan acara. Turut hadir jajaran Pejabat Utama Baharkam Polri dari Direktorat Samapta, Direktorat Polsatwa, serta para pakar dan Auditor Utama Sispamobvitnas.

Melalui pelatihan intensif hingga 20 April mendatang, Polri berkomitmen melahirkan auditor profesional yang mampu menjamin kelancaran operasional objek strategis demi kepentingan hajat hidup orang banyak.