Media Reformasi Indonesia (MRI)

29 April 2026

Gerakan Sadar Hukum Pademangan Digencarkan, Tawuran Jadi Sorotan Serius



Media Reformasi - Jakarta, 30 April 2026 — Upaya menekan maraknya tawuran di wilayah Jakarta Utara terus diperkuat melalui kegiatan Sosialisasi Gerakan Sadar Hukum yang digelar di Kantor Kecamatan Pademangan, Kamis (30/4). Kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam membangun kesadaran hukum masyarakat sekaligus mencegah meningkatnya aksi kekerasan, khususnya di kalangan remaja.

Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Kecamatan Pademangan, Kantor Hukum Handy & Partner Law Office, serta unsur Tiga Pilar Kecamatan Pademangan, dengan dukungan dari GRIB PAC Pademangan.

 Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu menghadirkan pendekatan komprehensif, tidak hanya melalui penegakan hukum, tetapi juga edukasi yang menyentuh langsung masyarakat.

Kegiatan tersebut dijadwalkan dihadiri oleh Camat Pademangan Arief Wibowo, Kapolsek Pademangan AKP Daniel Dirgala, unsur Binmas, tokoh masyarakat, serta praktisi hukum Handy, S.H., M.H. sebagai narasumber utama. 

Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan keseriusan bersama dalam mengatasi persoalan tawuran yang kerap meresahkan warga.

Dalam pemaparannya, Handy menegaskan bahwa tawuran bukan sekadar kenakalan remaja, melainkan bentuk tindak pidana yang memiliki konsekuensi hukum serius. Ia menjelaskan bahwa berbagai tindakan dalam tawuran dapat dikategorikan sebagai pelanggaran hukum, mulai dari pengeroyokan, penganiayaan, hingga perusakan fasilitas umum yang berpotensi menimbulkan korban jiwa.

“Tawuran merupakan fenomena kekerasan sosial yang menjadi ancaman nyata bagi ketertiban dan keamanan masyarakat. Ini bukan konflik biasa, melainkan sudah masuk dalam ranah pidana dengan konsekuensi hukum yang tegas,” ujar Handy.

Lebih lanjut, ia menyoroti bahwa rendahnya tingkat kesadaran hukum di masyarakat menjadi salah satu faktor utama terjadinya tawuran. Banyak pihak, terutama generasi muda, belum memahami bahwa setiap keterlibatan dalam aksi tersebut—baik sebagai pelaku utama, yang turut serta, maupun yang membantu—tetap dapat dimintai pertanggungjawaban secara hukum.

Handy juga mengingatkan bahwa penggunaan senjata tajam atau alat berbahaya dalam tawuran akan memperberat ancaman pidana yang dikenakan. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya langkah preventif melalui edukasi hukum yang berkelanjutan.

“Kesadaran hukum harus dibangun sejak dini. Kita tidak bisa hanya mengandalkan penindakan. Edukasi, kolaborasi lintas sektor, serta peran aktif masyarakat menjadi kunci utama dalam mencegah tawuran dan menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan damai,” tegasnya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen bersama seluruh elemen di Kecamatan Pademangan dalam menciptakan lingkungan yang kondusif. Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, aparat keamanan, praktisi hukum, dan organisasi masyarakat, diharapkan angka tawuran dapat ditekan secara signifikan serta terbentuk budaya sadar hukum di tengah masyarakat.***

28 April 2026

Tegaskan Komitmen Tangani Banjir, Ini Kata Walikota dalam Forum FGD


REFORMASI-ID | Lampung - Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana menegaskan komitmen serius Pemerintah Kota dalam menangani persoalan banjir yang selama ini menjadi pekerjaan rumah besar di ibu kota Provinsi Lampung.

Hal tersebut disampaikan Walikota Eva Dwiana dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Roadmap Penanganan Banjir Bandar Lampung: Solusi Infrastruktur, Lingkungan, dan Kebijakan” yang digelar di kampus Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya, dengan melibatkan berbagai pihak mulai dari pemerintah pusat, daerah, hingga akademisi, Selasa (28/4/2026).

Kegiatan FGD dibuka secara resmi oleh Gubernur Lampung yang diwakili oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Lampung.

Dalam sambutan pembukaan, disampaikan dukungan penuh Pemerintah Provinsi Lampung terhadap langkah kolaboratif penanganan banjir di Kota Bandar Lampung sebagai ibu kota provinsi. Rektor IIB Darmajaya turut memberikan sambutan selaku tuan rumah kegiatan.

FGD ini menghadirkan akademisi, pakar lingkungan, praktisi tata kota, perwakilan OPD terkait, unsur Forkopimda, camat, lurah, komunitas peduli lingkungan, serta mahasiswa untuk bersama merumuskan peta jalan penanganan banjir secara komprehensif. Pembahasan mencakup normalisasi sungai, drainase perkotaan, daerah resapan air, tata ruang, hingga penguatan regulasi dan partisipasi masyarakat.

Deklarasi ini berisi komitmen bersama untuk Mendukung implementasi Roadmap Penanganan Banjir berbasis data dan kajian ilmiah, memperkuat sinergi program infrastruktur, lingkungan, kebijakan lintas sektor, dan partisipasi aktif masyarakat dalam mitigasi banjir.

Dalam forum tersebut, Eva Dwiana menekankan bahwa penanganan banjir tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah semata, melainkan membutuhkan kolaborasi semua pihak.

“Banjir ini bukan hanya masalah pemerintah, tapi tanggung jawab kita bersama. Semua yang ada di sini harus ikut terlibat dalam penanganannya,” ujar Eva dalam pemaparannya. 

Ia mengungkapkan, kondisi geografis Bandar Lampung dengan puluhan aliran sungai menjadi tantangan tersendiri.

Tercatat, terdapat 6 sungai besar dan sekitar 33 pintu sungai kecil yang melintasi wilayah kota, sementara sebagian di antaranya mengalami penyempitan akibat bangunan liar.

“Banyak bangunan yang berdiri di atas aliran sungai, bahkan menutup saluran air. Termasuk kampus ini yang membuat aliran tidak normal dan memicu banjir,” jelasnya.

Eva menegaskan, penertiban bangunan di atas sungai akan tetap dilakukan, namun dengan pendekatan. 

Pemerintah, kata dia, tidak ingin menimbulkan konflik sosial dalam proses penanganan.

“Kita harus manusiawi. Tapi kalau ini tidak ditangani, Bandar Lampung bisa terus tenggelam saat hujan deras,” tegasnya.

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah kota, provinsi, terutama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung dalam menyelesaikan persoalan banjir secara menyeluruh.

“Kalau kita diamkan, banjir akan terus berulang. Maka harus ada kerja bersama, dari hulu sampai hilir,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Eva turut mengapresiasi dukungan berbagai pihak, termasuk akademisi dan organisasi lingkungan yang telah memberikan masukan dalam penyusunan roadmap penanganan banjir.

Ia berharap, melalui forum ini akan lahir langkah konkret dan terintegrasi agar ke depan Bandar Lampung dapat terbebas dari banjir.

“Kita ingin ke depan tidak ada lagi banjir di Bandar Lampung. Itu harapan kita bersama,” pungkasnya. (*) 

Baharkam Polri Gelar Awareness Sistem Pengamanan Obvitnas, di PT Pupuk Kaltim Sesuai Perpol No. 7 Tahun 2019



REFORMASI-ID | Bontang - Sebagai upaya menjaga keberlangsungan operasional Objek Vital Nasional (Obvitnas), PT Pupuk Kaltim (PKT) menggelar kegiatan Awareness Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) berdasarkan Perpol No. 7 Tahun 2019. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Mahoni, Kantor Pusat PT Pupuk Kaltim, Bontang ini dimulai pada Selasa (28/4/2026).

Acara ini menghadirkan tim narasumber ahli dari Mabes Polri yang dipimpin oleh Kombes Pol Alan Gerrit Abast, S.I.K., didampingi Ipda Arief Wahyudi Wibowo, S.H., dan Auditor Profesional, Angelo M. Turang, S.E., M.Si.

Dalam sambutannya, Kombes Pol Alan Gerrit Abast menyampaikan apresiasi tinggi atas pencapaian PT Pupuk Kaltim yang berhasil meraih nilai 91,02% dengan predikat kategori Emas pada audit tahun 2024. Namun, ia mengingatkan agar seluruh jajaran tidak lengah.

"Dinamika ancaman terhadap Obvitnas terus berkembang. Tantangan terberat setelah meraih kesuksesan adalah bagaimana kita mempertahankan dan terus meningkatkan standar tersebut. Keamanan adalah fondasi utama keberlangsungan perusahaan," tegas Kombes Pol Alan. Beliau juga merujuk pada insiden kecelakaan transportasi baru-baru ini sebagai pengingat krusialnya manajemen keamanan yang ketat.

Senada dengan hal tersebut, Vice President Keamanan PT Pupuk Kaltim, KBP I Made Darmadi Giri, menekankan bahwa implementasi SMP bukan hanya tugas personel keamanan, melainkan tanggung jawab seluruh elemen pegawai di setiap departemen.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun pemahaman yang utuh agar setiap insan di PT Pupuk Kaltim mampu menerapkan standar SMP sesuai Perpol 7 Tahun 2019 secara sempurna di lingkup kerja masing-masing," ujar I Made Darmadi Giri.

Kegiatan hari pertama berlangsung produktif dari pukul 08.00 hingga 16.00 WITA, meliputi:

Pre-test untuk mengukur pemahaman awal peserta.

Pemaparan materi Good Corporate Governance (GCG) dan ruang lingkup audit SMP berbasis Enterprise Risk Management (ERM) oleh Angelo M. Turang.

Bedah kebijakan prosedur SMP serta diskusi kelompok.

Paparan mengenai contoh temuan audit sebagai panduan praktis implementasi di lapangan oleh Kombes Pol Alan Gerrit Abast.

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari seluruh departemen di lingkungan PT Pupuk Kaltim. Dengan pemahaman yang lebih dalam mengenai manajemen risiko dan prosedur keamanan, PT Pupuk Kaltim berkomitmen untuk terus menjadi pelopor dalam standar pengamanan industri di Indonesia.

Acara akan dilanjutkan pada hari berikutnya dengan agenda pendalaman materi dan presentasi kelompok diskusi.

Perkuat Pengamanan Objek Vital Nasional, Tim Baharkam Polri Gelar Bintek Sistem Manajemen Pengamanan di PT Antam Maluku Utara



REFORMASI-ID | Ternate - Tim Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Korsabhara Baharkam Polri melaksanakan asistensi dan Bimbingan Teknis (Bintek) Implementasi Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) di PT Antam (Persero) Tbk UBPN Maluku Utara. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (28/4) ini bertujuan untuk memastikan standar keamanan di salah satu aset strategis negara tersebut berjalan optimal sesuai regulasi terbaru.

Dipimpin langsung oleh Kombes Pol Mirzal Alwi, S.I.K., tim melakukan peninjauan intensif di berbagai titik krusial, mulai dari Area Pulau Pakal hingga kawasan Smelter. Peninjauan ini mencakup evaluasi fisik pada pos keamanan, pusat operasi jarak jauh (Remote Operations Center), area bahan bakar, hingga dermaga jetty.

“Keamanan Objek Vital Nasional (Obvitnas) adalah prioritas. Kami hadir untuk memastikan bahwa seluruh instrumen pengamanan, baik sistem maupun infrastruktur di PT Antam UBPN Maluku Utara, benar-benar memenuhi standar operasional yang ditetapkan pemerintah,” ujar Kombes Pol Mirzal Alwi dalam keterangannya setelah tiba di Ternate, Selasa malam.

Dalam rangkaian tinjauan lapangan tersebut, tim menemukan beberapa poin penting yang menjadi catatan untuk segera ditindaklanjuti oleh manajemen PT Antam. Beberapa di antaranya meliputi pembaruan regulasi pada papan informasi Obvitnas sesuai Kepmen ESDM Nomor 385 Tahun 2025, penguatan zonasi area di Pulau Pakal dan Smelter, serta standarisasi ketinggian pagar parameter.

Selain aspek fisik, tim juga menyoroti pentingnya sinkronisasi kualifikasi personel pengamanan di lapangan agar sesuai dengan ketentuan teknis yang berlaku.

Kegiatan hari pertama ini diakhiri dengan evaluasi bersama yang dihadiri oleh jajaran pimpinan unit kerja (Bureau Head & Work Unit Head) PT Antam UBPN Maluku Utara serta perwakilan Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) dari PT Transdana Profitri.

Sinergi antara Polri dan PT Antam ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem kerja yang aman, kondusif, dan tangguh terhadap segala bentuk gangguan keamanan, mengingat peran krusial perusahaan dalam menjaga kedaulatan industri pertambangan nasional.

Setelah menempuh perjalanan darat dan laut dari Buli menuju Sofifi hingga tiba di Ternate pada pukul 19.15 WIT, tim dijadwalkan akan melanjutkan agenda pembinaan teknis pada hari berikutnya guna memastikan seluruh rekomendasi dapat diimplementasikan dengan tepat sasaran.

Hadir di Titik Vital Jakarta, Detasemen Perintis Korsabhara Polri Pastikan Aktifitas Pagi Warga Aman dan Nyaman



REFORMASI-ID | Jakarta - Guna memastikan denyut nadi ibu kota tetap berjalan tertib dan aman, jajaran Detasemen Perintis Korsabhara Baharkam Polri menggelar pengamanan Strong Point dan Patroli Dialogis di sejumlah wilayah strategis Polda Metro Jaya, Selasa (28/4/2026).

Sebanyak 70 personel diterjunkan sejak pukul 05.00 WIB untuk mengawal kawasan Bundaran HI, Monas, hingga Kota Tua.Di bawah komando Penanggung Jawab AKBP Ricky Pranata Vivaldy, S.P., S.I.K., M.H., dan Danton Ipda Eko Hermanto, kehadiran petugas berseragam ini bertujuan menciptakan situasi Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) yang kondusif bagi masyarakat.

Bukan sekadar berdiri mengatur arus kendaraan, personel Detasemen Perintis juga mengedepankan sisi humanis melalui Patroli Dialogis. Petugas tampak menyapa dan berinteraksi langsung dengan warga serta pengguna jalan.

"Kami ingin menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat. Lewat dialog ini, kami memberikan imbauan Kamtibmas secara langsung agar warga selalu tertib dan bersama-sama menjaga keamanan lingkungan," ujar AKBP Ricky Pranata Vivaldy dalam laporannya.

Meskipun menghadapi tantangan cuaca yang berubah-ubah serta lonjakan volume kendaraan di jam sibuk pagi hari, seluruh personel tetap siaga di plotingan masing-masing. Hingga kegiatan berakhir pada pukul 10.00 WIB, situasi dilaporkan tetap terkendali tanpa ada kejadian menonjol.

Hasilnya pun nyata: arus lalu lintas di titik-titik rawan kemacetan terpantau lancar, dan potensi gangguan keamanan dapat dideteksi serta dicegah sejak dini.

Kegiatan rutin ini merupakan bentuk komitmen Korps Sabhara Baharkam Polri dalam memberikan rasa aman bagi masyarakat Jakarta yang memulai aktivitasnya.Dengan kehadiran polisi di tengah-tengah masyarakat, diharapkan tercipta sinergi yang kuat untuk mewujudkan ketertiban umum yang berkelanjutan.

Tanggap!! Ditsamapta Korsabhara Baharkam Polri Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Kereta Api di Stasiun Bekasi Timur



REFORMASI-ID | Bekasi - Aksi heroik penyelamatan berlangsung di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, pada Selasa (28/4/2026). Tim Korps Sabhara Baharkam Polri, dipimpin langsung oleh Kaden Perintis Direktorat Samapta (Ditsamapta) Baharkam Polri Kombes Pol Budhi, Personil berjibaku mengevakuasi para penumpang yang terjepit menyusul insiden kecelakaan kereta api yang terjadi pagi ini.

Hingga laporan ini diturunkan, tercatat ada enam korban yang sempat terjebak di dalam ringsekan gerbong. Dari jumlah tersebut, personel Detasemen Perintis bersama satuan gabungan lainnya telah berhasil mengeluarkan dua orang: satu korban dinyatakan selamat dan langsung mendapatkan perawatan medis, sementara satu korban lainnya dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia.

"Saat ini, fokus utama kami adalah menyelamatkan empat korban lainnya yang terdeteksi masih dalam keadaan hidup namun terjepit di struktur gerbong," lapor Kaden Perintis kepada Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri. 

Untuk mempercepat proses evakuasi yang krusial ini, kepolisian mengerahkan armada khusus pendukung logistik dan penyelamatan, di antaranya:

1.1Unit Rantis Rescue (Kendaraan Taktis Penyelamatan) dengan peralatan pemotong besi.

2.2 Unit Double Cabin untuk mobilitas cepat personel.

3.3 Unit Bis Medium untuk mobilisasi tambahan.

Kondisi di lapangan saat ini masih cukup menantang karena struktur gerbong yang mengalami kerusakan berat, namun petugas terus berupaya semaksimal mungkin dengan prinsip Golden Hour guna menyelamatkan nyawa korban yang masih tersisa.

Evakuasi masih berlangsung hingga detik ini. Masyarakat diimbau untuk memberikan ruang bagi kendaraan darurat yang melintas di sekitar area Bekasi Timur demi kelancaran proses penanganan korban.

Buka Lomba Gaple Sabuk Kamtibmas, Kapolres: Ajak Warga ‘Jaga Lamban, Jaga Lampung Selatan’


REFORMASI-ID | Lampung Selatan - Suasana halaman Mapolres Lampung Selatan mendadak riuh, Kamis, (27/4/26) Bukan karena ada kejadian, melainkan ratusan warga asyik beradu strategi di atas meja domino. 

Kapolres Lampung Selatan, AKBP Toni Kasmiri, resmi membuka Lomba Gaple Sabuk Kamtibmas dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara ke-80.

Dengan mengenakan pakaian bebas layaknya masyarakat dan didampingi PJU Polres, Kapolres melempar batu gaple pertama sebagai tanda dimulainya lomba. 

“Gaple ini bukan sekadar mainan. Ini budaya kita. Lewat gaple, kita ngobrol, ketawa bareng, dan yang paling penting silaturahmi makin erat,” ujar AKBP Toni Kasmiri dalam sambutannya.

Lomba bertajuk ‘Sabuk Kamtibmas’ ini mengusung tema ‘Jaga Lamban, Jaga Lampung Selatan’. Kapolres menegaskan, keamanan bukan hanya tugas polisi. 

“Lamban itu rumah. Kalau rumah kita aman, rukun, warganya guyub, otomatis Lampung Selatan juga aman. Sabuk Kamtibmas artinya kita semua jadi sabuk pengaman bagi lingkungan masing-masing,” tegasnya.

Peserta lomba datang dari berbagai kalangan tokoh masyarakat, pemuda karang taruna, perwakilan desa, Media, hingga anggota TNI-Polri. Total 80 pasang peserta ikut ambil bagian, sesuai angka HUT Bhayangkara tahun ini. 

Para peserta memperebutkan juara 1, 2 dan 3 karena banyak hadiah menarik yakni uang pembinaan, hadiah menarik dari panitia, doorprize dan hadiah utama 3 unit Sepeda Listrik.

Warga sekitar sangat antusias untuk berdatangan ke Mapolres Lampung selatan.

“Seru, Pak. Biasa main di pos ronda, sekarang bisa tanding di Polres. Sekalian kenal sama Pak Kapolres,” kata Suryanto, peserta asal Kalianda.

Lomba Gaple Sabuk Kamtibmas akan berlangsung selama tiga hari yakni mulai tanggal 27, 28, 29 April 2026. 

Kapolres berharap, semangat kebersamaan dari meja gaple ini menular ke kehidupan sehari-hari. 

“Menang kalah biasa. Yang utama, kita kumpul, kita guyub rukun. Kalau warga kompak, pelaku kejahatan mikir dua kali masuk Lampung Selatan. Inilah makna ‘Jaga Lamban, Jaga Lampung Selatan’,” tutupnya. (Mdn) 

Lapas Kalianda Gelar Tasyakuran HBP ke-62, Serahkan Bantuan Gerobak UMKM untuk Keluarga WBP


REFORMASI-ID | Lampung – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kalianda melaksanakan kegiatan tasyakuran dalam rangka memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 yang digelar di lingkungan Lapas Kalianda. Kegiatan ini menjadi wujud rasa syukur sekaligus momentum memperkuat semangat pengabdian seluruh jajaran pemasyarakatan (27/4).

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Lapas Kalianda juga melaksanakan penyerahan bantuan gerobak usaha kepada keluarga Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sebagai bentuk dukungan terhadap pemberdayaan ekonomi dan keberlanjutan kehidupan sosial keluarga WBP.

Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Kalianda bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Lapas Kalianda. Bantuan ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga WBP.

Kepala Lapas Kalianda, Beni Nurrahman menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga merupakan bentuk kepedulian nyata pemasyarakatan terhadap kesejahteraan keluarga warga binaan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa pemasyarakatan hadir tidak hanya dalam proses pembinaan di dalam Lapas, tetapi juga memberikan dampak positif bagi keluarga warga binaan. Bantuan ini diharapkan dapat menjadi awal kemandirian ekonomi yang berkelanjutan,” tutup Kalapas. (*l)

27 April 2026

Resmikan Jembatan Gantung Garuda, Danrem 044/Gapo: Bukti Nyata Sinergi untuk Rakyat


REFORMASI-ID | Sumsel, OKU – Komandan Korem 044/Gapo, Brigjen TNI Khabib Mahfud, mendampingi Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis dalam peresmian Jembatan Gantung Garuda yang berlokasi di Desa Pusar, Kecamatan Baturaja Barat, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Senin (27/4/2026).

Prosesi peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti serta pemotongan pita secara simbolis oleh Pangdam II/Swj beserta Forkopimda sebagai tanda resmi difungsikannya jembatan tersebut untuk masyarakat.

Jembatan Gantung Garuda secara fisik menghubungkan Dusun VI dengan pusat Desa Pusar. Kehadiran infrastruktur ini diharapkan mampu memangkas jarak tempuh warga serta mempermudah akses masyarakat yang sebelumnya mengalami kendala transportasi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah, Dandim 0403/OKU Letkol Arh Yusuf Winarno, Kapolres OKU AKBP Endro Aribowo, Ketua Pengadilan Negeri Baturaja Elvin Adrian, unsur Forkopimda, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis menyampaikan bahwa kehadiran infrastruktur tersebut merupakan manifestasi nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Kehadiran infrastruktur ini merupakan manifestasi nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Saya berharap jembatan ini tidak hanya menjadi bangunan fisik, tetapi juga menjadi penggerak roda ekonomi masyarakat,” ujar Pangdam.

“Mudah-mudahan jembatan yang diresmikan ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat dan dapat mempercepat mobilitas serta aktivitas ekonomi sehari-hari,” tegasnya.

Sementara itu, Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Khabib Mahfud menyampaikan apresiasi atas sinergi seluruh pihak dalam mewujudkan pembangunan jembatan tersebut.

“Jembatan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat mampu menghadirkan solusi nyata bagi kebutuhan warga. Semoga keberadaan Jembatan Gantung Garuda membawa manfaat besar dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar,” ungkap Brigjen TNI Khabib Mahfud. (Mdn) 

Bintek SMP Obvitnas: Langkah PT Antam UBPN Maluku Utara Menuju Operasional yang Lebih Aman



REFORMASI-ID | Halmahera - PT Antam (Persero) Tbk UBPN Maluku Utara secara resmi memulai kegiatan Bimbingan Teknis (Bintek) Implementasi Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) Objek Vital Nasional (Obvitnas). Acara pembukaan berlangsung khidmat di Ruang Rapat Buli 2, UBPN Maluku Utara, pada Senin (27/4/2026) sore.

Kegiatan ini merupakan langkah strategis perusahaan dalam memperkuat standar keamanan operasional sesuai dengan Peraturan Kepolisian (Perpol) Nomor 7 Tahun 2019. Bintek ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan Korps Sabhara Baharkam Polri dan Polda Maluku Utara.

Dalam sambutannya, Plh. General Manager UBPN Maluku Utara, Kamrul Bakti Sitorus, menegaskan komitmen penuh perusahaan terhadap aspek keamanan. "UBPN Maluku Utara siap menerapkan SMP secara menyeluruh sesuai regulasi yang berlaku. Kami memahami bahwa keamanan adalah fondasi utama dalam keberlangsungan operasional pertambangan," ujarnya.

Ketua Tim Bintek, Kombes Pol Mirzal Alwi, S.I.K., dalam paparannya menekankan bahwa pengelolaan keamanan bukan hanya tanggung jawab satuan pengamanan (security), melainkan komitmen kolektif.

“Sistem Manajemen Pengamanan adalah tugas dan tanggung jawab semua pihak, mulai dari jajaran top manajemen hingga seluruh karyawan. Bintek ini bertujuan untuk mengarahkan, membimbing, dan memastikan bahwa standar pengamanan telah terinternalisasi dengan baik sebelum memasuki tahap audit,” jelas Kombes Pol Mirzal Alwi.

Beliau juga mengingatkan agar seluruh peserta tidak hanya berfokus pada pencapaian skor atau nilai, melainkan pada esensi perbaikan administrasi dan efektivitas implementasi di lapangan.

Rangkaian kegiatan Bintek ini direncanakan berlangsung selama lima hari. Setelah sesi pembukaan, tim dijadwalkan melakukan observasi lapangan ke lokasi strategis, yaitu Pulau Pakal dan Pulau Gea pada Selasa pagi, sebelum melanjutkan sisa rangkaian kegiatan di Ternate hingga penutupan.

Acara pembukaan ini turut dihadiri oleh Dirpamobvit Polda Maluku Utara, Kombes Pol Heru Budiharto, S.I.K., M.I.K., jajaran biro internal PT Antam, serta perwakilan Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) PT Transdana Profitri. Sesi diakhiri dengan pengisian form security induction dan foto bersama sebagai simbol sinergi antara Polri dan PT Antam dalam menjaga aset negara.

Komisi I DPRD Kota Bandar Lampung Sangat Geram dengan Management Karoke Venos yang Baru Tidak Hadir Hearing RDP


REFORMASI-ID | LAMPUNG - Komisi I DPRD Kota Bandar Lampung mengaku sangat geram atas ketidak hadiran management baru Venos Karaoke and lounge pada hearing rapat dengar pendapat (RDP) yang digelar bersama DM PTSP (Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu) Kota Bandarlampung dan juga management lama. 

Hearing dipimipin Wakil Ketua Komisi I Romi Husin, Anggota Endang Asnawi, Edison Hadjar, dan juga Indrawan, RDP dilakukan di ruang sidang kantor DPRD kota Bandarlampung pada Senin, (27/04/2026). 

Menurut Romi Husin pihaknya juga merasa sangat geram atas ketidakhadiran dari management Karaoke Venos yang baru. "Ya mereka memang menghubungi staf dan beralasan masih di Jakarta dan akan mengutus perwakilan, tetapi mereka tidak kunjung juga hadir. Ini seolah mereka tidak menghargai dan melecehkan lembaga yang terhormat DPRD dalam hal ini Komisi I, maka kami akan undang kembali mereka, kenapa mereka sampai tidak hadir, ini ada apa," tegas Romi Husin. 

Terungkap dalam hearing RDP bahwa Kepala DM PTSP Febriana menjelaskan bahwa dalam OSS yang ada terdapat dua alamat dengan nama perusahaan yang sama yakni PT. Faza Satria Gianny dengan direktur Jaka Eryadi Gunawan. Dan dua alamat ini hanya beda nomor. 

"Ya kami sejauh ini belum ada menerima perubahan nama perusahaan itu, kami instansi sifatnya hanya menerima jika ada pengajuan. Tapi sejauh ini belum ada pengajuan baru," ujarnya. 

Selanjutnya, Kuasa hukum management Venos Dirut Jaka Eryadi Gunawan yaitu Edi Samsuri, SH., menjelaskan bahwa kliennya merasa keberatan dan tidak ingin jika management masih menggunakan nama perusahaan yang lama. 

"Kami disini hanya ingin memastikan bahwa management Venos yang baru tidak menggunakan nama perusahaan klien kami. Janji jika masih menggunakan nama yang lama maka kami akan ambil langkah hukum," tegasnya. 

Nah, menyimak keterangan dari beberapa pihak tersebut, Komisi I menarik kesimpulan bahwa management Venos belum merubah perizinannya dan masih menggunakan izin lama. 

"Nah karena ini ada dualisme makanya kita mau luruskan dan ini kan pihak satunya tidak hadir, kita akan undang kembali agar kita bisa ada langkah dan tindakan. Yang jelas kami pada prinsipnya tidak melarang investor untuk menanam kan modal, akan tetapi taati undang undang dan patuhi apa yang menjadi aturan," tandas Romi Husin. (*)

Korsabhara Baharkam Polri Gelar Apel Kesiapsiagaan Operasional Dalam rangka Harkamtibmas



REFORMASI-ID | Depok -  Dalam rangka mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan memelihara ketertiban masyarakat (Hakamtibmas) di berbagai wilayah Indonesia, Kakorsabhara Baharkam Polri Irjen Pol. Drs. Mulia Hasudungan Ritonga, M.Si. menggelar Apel Kesiapsiagaan Gelar Operasional sebagai bentuk pengecekan kekuatan personel dan sarana prasarana pendukung operasional, guna memastikan kesiapan menghadapi berbagai potensi kerawanan. Bertempat di lapangan Apel Mako Korsabhara Baharkam Polri pada hari Senin, 27/4/2026.

Kegiatan apel yang dipimpin oleh Irjen Pol. Drs. Mulia Hasudungan Ritonga, M.Si. Kakorsabhara Baharkam Polri tersebut menjadi wujud komitmen Polri dalam menjaga stabilitas keamanan nasional melalui langkah preventif, responsif, dan humanis. Dalam apel tersebut dilakukan pengecekan personel, peralatan taktis, kendaraan operasional, serta kesiapan satuan-satuan fungsi pendukung dalam pelaksanaan tugas di lapangan.

Dalam amanatnya, Irjen Ritonga menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh personel dalam menghadapi dinamika situasi kamtibmas yang berkembang, termasuk potensi gangguan sosial, kejahatan konvensional, bencana alam, maupun kontinjensi lainnya yang membutuhkan respons cepat dan terukur.
“Gelar operasional ini merupakan bentuk kesiapan nyata Korsabhara Baharkam Polri dalam menjaga situasi keamanan tetap kondusif, sekaligus memastikan seluruh personel siap bergerak setiap saat dalam menghadapi potensi gangguan kamtibmas di wilayah Indonesia,” tegasnya.

Melalui apel kesiapsiagaan ini, Irjen Ritonga juga menegaskan kesiapan memperkuat sinergi dengan jajaran kewilayahan serta instansi terkait guna menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif bagi masyarakat.

Dalam Kegiatan ini Irjen Ritonga Di dampingi oleg Dirpolsatwa, Dirpamobvit, Dirsamapta, Auditor Utama Sispamobvitnas, Para Kasubdit, Auditor Madya san ratusan personil lainnya. Apel ini menjadi bagian dari upaya preventif Polri dalam mewujudkan kehadiran negara di tengah masyarakat, sekaligus memastikan stabilitas keamanan nasional tetap terjaga melalui kesiapan operasional yang optimal. 

Dengan semangat Siap, Terlihat dan Bermanfaat, Korsabhara Baharkam Polri berkomitmen terus hadir sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di seluruh Indonesia.

Tingkatkan Pelayanan dan Keamanan Masyarakat, Kakorsabhara Irjen Pol. M.H. Ritonga Pimpin Apel Kesiapan Personil dan Sarpras



REFORMASI-ID | Depok - DEPOK – Korps Sabhara (Korsabhara) Baharkam Polri menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan nasional melalui gelaran Apel Kesiapsiagaan Gelar Operasional yang dilaksanakan di Lapangan Apel Mako Korsabhara Baharkam Polri, Senin (27/4/2026).

Dipimpin langsung oleh Kakorsabhara Baharkam Polri, Irjen Pol. Drs. Mulia Hasudungan Ritonga, M.Si., sebanyak 625 personel gabungan hadir dalam formasi lengkap. Apel ini bertujuan untuk mengantisipasi potensi gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) serta memperkuat upaya Pemeliharaan Kamtibmas (Harkamtibmas) di seluruh wilayah Indonesia.

Dalam arahannya, Irjen Pol. M.H. Ritonga menekankan bahwa kehadiran polisi di lapangan bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk jaminan keamanan nyata bagi warga.

"Kehadiran kita di lapangan adalah representasi negara. Saya minta seluruh personel tidak hanya sekadar hadir, tapi harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Pelayanan yang humanis namun tetap tegas dalam menjaga keamanan adalah kunci utama kita saat ini," ujar Irjen Pol. M.H. Ritonga di hadapan ratusan personel.

Ia juga menginstruksikan transformasi pelayanan Kepolisian yang lebih responsif terhadap dinamika di lapangan.

"Personel Korsabhara harus memegang teguh prinsip Siap, Terlihat, dan Bermanfaat. Jangan beri ruang bagi gangguan Kamtibmas sekecil apa pun yang dapat meresahkan warga," tambahnya.

Tak hanya kesiapan personel, pengecekan intensif juga dilakukan terhadap sarana dan prasarana penunjang operasional. Irjen Pol. M.H. Ritonga meninjau langsung kondisi kendaraan dinas roda dua (R2), roda empat (R4), hingga roda enam (R6). Selain itu, kendaraan taktis (Rantis), persenjataan, serta Alat Material Khusus (Almatsus) dipastikan dalam kondisi prima untuk mendukung tugas preventif di seluruh wilayah Indonesia.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan sesi Coffee Morning bersama jajaran pejabat utama, termasuk para Direktur, Auditor Utama, Analis Kebijakan Utama, hingga para Kasubdit. Dalam diskusi strategis tersebut, Kakorsabhara kembali mengingatkan pentingnya kesatuan komando.

"Kesiapan alutsista harus dibarengi dengan kesiapan mental dan manajerial yang matang. Mari kita sinergikan seluruh kekuatan untuk memastikan Indonesia tetap aman dan kondusif," pungkas jenderal bintang dua tersebut.

Polri Ukir Prestasi Dunia: Tim Taekwondo Garbha Presisi Juara Umum di Jepang



REFORMASI-ID | Osaka Jepang - Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., menegaskan bahwa sejak diresmikannya Komite Olahraga Polri (KOP) pada tahun 2024, pembinaan atlet Polri semakin terarah dan berkelanjutan.

Peresmian KOP dilakukan oleh Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. pada Mei 2024, sebagai wadah bagi personel Polri yang memiliki bakat dan prestasi di bidang olahraga.

“Pembentukan Komite Olahraga Polri sejak 2024 sebagai wadah dan sistem guna memastikan pembinaan dan penjaminan hak-hak atlet Polri yang berprestasi,” ujar Wakapolri.

Dalam implementasinya, kebijakan tersebut terbukti memberikan dampak positif. Tim Taekwondo Garbha Presisi Polri berhasil meraih Juara Umum dalam ajang The 22nd WATA Open International Taekwondo Championship 2026 yang berlangsung di Ohama Arena Sakai, Osaka, Minggu (27/4/2026).

Kontingen Polri yang diperkuat oleh 15 atlet terbaik tampil dominan sejak hari pertama hingga hari kedua pertandingan dengan perolehan total 21 medali, terdiri dari 14 medali emas, 5 medali perak, dan 2 medali perunggu. Raihan tersebut menempatkan Tim Taekwondo Garbha Presisi Polri di puncak klasemen akhir, mengungguli peserta dari berbagai negara.

DAFTAR PERAIH MEDALI

Medali Emas:

1. Bripda Rizky Irma Suryani – Juara 1 Poomsae Individu Putri
2. Bripda M. Rizky Prasetya – Juara 1 Poomsae Individu Putra
3. Brigadir Ihya Ainizahra – Juara 1 Poomsae Individu Putri
4. Bripda Gabriel Simorangkir – Juara 1 Poomsae Individu Putra
5. Bripda Muhammad Rizky Prasetia dan Bripda Rizky Irma Suryani – Juara 1 Poomsae Pair
6. Briptu Johansen Vicenzo, Bripda Gabriel Simorangkir, dan Bripda Muhammad Rizky Prasetia – Juara 1 Poomsae Beregu Putra
7. Bripda Dinda Putri Lestari – Juara 1 Kyorugi Prestasi U-73 Putri
8. Bripda Nyoman Aing Keysa Nanda – Juara 1 Kyorugi Prestasi U-57 Putri
9. Bripda Abi Nidya Ira Wati – Juara 1 Kyorugi Prestasi U-49 Putri
10. Bripda Adrian Kaiser Hakiki – Juara 1 Kyorugi Prestasi U-87 Putra
11. Bripda Gigih Adhiyodha – Juara 1 Kyorugi Prestasi U-63 Putra
12. Bripda Edgar Afazhar Agus Sastama – Juara 1 Kyorugi Prestasi U-80 Putra
13. Bripda Muhamad Hafidz Rifqy Al Qorny – Juara 1 Kyorugi Prestasi U-68 Putra
14. Brigadir Ressya Folingga – Juara 1 Kyorugi Prestasi U+68 Putri

Medali Perak:

1. Brigadir Ihya Ainizahra dan Briptu Johansen Vicenzo – Juara 2 Poomsae Pair
2. Brigadir Ihya Ainizahra, Bripda Rizky Irma Suryani, dan Bripda Hazra Ayundha Putri – Juara 2 Poomsae Beregu Putri
3. Briptu Hazra Ayundha Putri – Juara 2 Poomsae Individu Putri
4. Brigadir Ressya Folingga – Juara 2 Kyorugi Prestasi O-73 Putri
5. Bripda Abi Nidya Ira Wati – Juara 2 Kyorugi Prestasi U-49 Putri

Medali Perunggu:

1. Briptu Johansen Vicenzo – Juara 3 Freestyle Poomsae
2. Bripda Bagas Adyatma – Juara 3 Kyorugi Prestasi U-74 Putra

Dominasi Tim Taekwondo Garbha Presisi Polri terlihat di berbagai nomor pertandingan, baik kategori poomsae maupun kyorugi prestasi, yang menunjukkan kesiapan teknik, fisik, dan mental bertanding para atlet.

Official Tim Taekwondo Polri, M. Rustam Febrianzah, S.H., S.I.K., menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras, disiplin, serta persiapan matang seluruh atlet dan tim pelatih.

Ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya disampaikan kepada Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. atas dukungan, perhatian, dan komitmen yang konsisten dalam membuka ruang seluas-luasnya bagi seluruh personel Polri untuk berprestasi di bidang olahraga.

Dukungan tersebut menjadi motivasi kuat bagi para atlet untuk terus meningkatkan kemampuan dan meraih prestasi terbaik di tingkat internasional, khususnya cabang taekwondo.

Wakapolri juga menyampaikan selamat kepada seluruh atlet atas prestasi yang diraih dalam cabang olahraga taekwondo dan olahraga prestasi lainnya. Ia menegaskan bahwa Komite Olahraga Polri akan terus mendukung pengembangan bakat dan pembinaan atlet guna mendorong peningkatan prestasi di tingkat internasional serta memperkuat dukungan masyarakat terhadap Polri.

Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi institusi Polri, tetapi juga mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia serta memperkuat posisi Indonesia dalam olahraga taekwondo internasional.

Polri akan terus mendorong pembinaan atlet secara berkelanjutan guna melahirkan prestasi-prestasi membanggakan di masa mendatang.

Berprestasi di Dunia, Mengharumkan Nama Indonesia.

26 April 2026

Pastikan Kelancaran Arus Balik Akhir Pekan, Detasemen Perintis Baharkam Polri Siaga di Titik Rawan Kemacetan



REFORMASI-ID | Depok -  Guna menjamin kenyamanan masyarakat dan menjaga kondusifitas situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Personel Detasemen Perintis Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri melaksanakan siaga dan pengaturan arus lalu lintas intensif pada Minggu sore (26/04/2026).

Langkah proaktif ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan yang biasa terjadi pada puncak libur akhir pekan di sejumlah titik strategis perbatasan dan akses utama transportasi.

Dimulai pukul 15.00 WIB, personel disebar ke enam titik krusial yang menjadi urat nadi pergerakan kendaraan, di antaranya Simpang PAL, Perempatan Gunadarma, Simpang Universitas Indonesia (UI), Stasiun Cawang, Simpang Leuwinanggung, hingga Perempatan Cikeas.

Di lapangan, personel tidak hanya fokus pada pengaturan roda dua dan roda empat, tetapi juga aktif membantu penyeberangan pejalan kaki. Petugas juga memberikan imbauan secara langsung kepada pengguna jalan agar tetap tertib berkendara meskipun dalam kondisi kepadatan tinggi.

"Kehadiran personel di titik-titik rawan ini adalah bentuk pelayanan nyata Polri kepada masyarakat. Kami mengedepankan pendekatan yang humanis dan responsif untuk memastikan arus lalu lintas tetap terkendali dan masyarakat merasa aman," ungkap perwakilan Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri dalam laporannya.

Meskipun sempat terjadi hambatan berupa meningkatnya volume kendaraan pada jam sibuk dan masih ditemukannya beberapa pelanggaran tata tertib, upaya intensif personel berhasil membuat arus lalu lintas berangsur lancar. Situasi keamanan di seluruh titik pemantauan dilaporkan kondusif tanpa adanya kejadian menonjol.

Melalui moto "Siap Terlihat dan Bermanfaat", Korsabhara Baharkam Polri berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, memastikan ketertiban berlalu lintas meningkat, dan menciptakan rasa aman di ruang publik.

Dugaan Keracunan Massal MBG SMAN 6 Kota Balam, PWRI Lampung Soroti Pengawasan Gizi dan Keamanan Pangan


REFORMASI-ID | Lampung - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dirancang Pemerintah dengan tujuan memperbaiki status gizi siswa kini lagi-lagi menjadi sorotan publik setelah munculnya kasus keracunan massal di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN 6) di Kota Bandar Lampung baru-baru ini. Minggu, 26/04/2026.

Para siswa dan juga guru pada sekolah tersebut mengalami gejala mual dan diare, setelah mengonsumsi MBG. Peristiwa ini menimbulkan pertanyaan besar, yaitu "Apakah pelaksanaan MBG benar-benar memperhatikan pengawasan gizi dan keamanan pangan sebagaimana tujuannya?"

Menanggapi hal tersebut, salah satu pengurus Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Wartawan Republik Indonesia (DPD PWRI) Provinsi Lampung, yang juga merupakan Pimpinan Redaksi (Pimred) Media RadarCyberNusantara.Id, Pinnur Selalau, menegaskan bahwa pengawasan terhadap gizi dan keamanan pangan harus menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan program MBG. 

Peningkatan Gizi Tidak Bisa Hanya Mengandalkan Satu Kali Makan Siang

Tujuan utama program MBG adalah memperbaiki status gizi siswa melalui pemberian makanan sehat dan bernutrisi setiap hari. Namun, efektivitas program ini tidak dapat diukur hanya dari berjalannya distribusi makanan semata. 

Menurut Pinnur Selalau, keberhasilan MBG baru dapat tercapai jika penyajian makanan benar-benar memperhatikan keseimbangan zat gizi sesuai dengan standar Angka Kecukupan Gizi (AKG) yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan. 

"Bila dilakukan dalam komposisi zat gizi yang sesuai dengan kelompok usia, jumlah energi yang cukup, dan memenuhi prinsip keamanan pangan, maka status gizi anak dapat meningkat," ujar Pinnur Selalau. 

Namun, ia menegaskan bahwa peningkatan status gizi tidak bisa hanya bergantung pada satu kali makan siang saja. Faktor lain seperti penyakit yang diderita siswa atau jumlah makanan yang dimakan diluar sekolah, serta pola makan dirumah juga memiliki peran penting. 

Pinnur Selalau juga menilai bahwa, salah satu persoalan dalam pelaksanaan MBG terletak pada lemahnya pengawasan ditahap awal penyiapan makanan. Dalam penyelenggaraan massal, resiko penyimpangan kualitas gizi sangat besar apabila tidak ada kontrol ketat terhadap bahan, proses masak hingga penyajian. Ketidaktepatan dalam satu tahapan, dapat menurunkan nilai gizi dan bahkan dapat menimbulkan resiko kesehatan. 

"Indikator keberhasilan pelaksanaan MBG dapat dilihat dari dua sisi, yaitu proses dan hasil. Dari sisi proses, harus dipastikan bahwa makanan disiapkan sesuai panduan gizi seimbang dan prinsip keamanan pangan," tegas Pinnur Selalau. 

Keamanan Pangan Jadi Titik Lemah Pelaksanaan MBG. 

Kasus keracunan massal yang terjadi di SMAN 6 Kota Bandar Lampung, menunjukkan bahwa keamanan pangan masih menjadi titik lemah dalam pelaksanaan MBG. Banyak informasi yang menyebutkan bahwa makanan yang didistribusikan ke sekolah-sekolah sering kali sudah dalam kondisi tidak segar, bahkan beberapa disiapkan jauh sebelum jam makan siang. Kondisi tersebut menjadi celah bagi bakteri berbahaya untuk tumbuh, terutama jika suhu penyimpanan tidak terjaga. 

"Keracunan bisa terjadi karena kontaminasi dengan zat atau bahan berbahaya lainnya, atau kontaminasi dengan bahan atau alat yang sudah mengandung bakteri berbahaya. Selain itu penyimpanan bahan makanan yang sudah matang ataupun belum juga sangat krusial," kata Pinnur Selalau. 

Proses distribusi makanan yang berjarak jauh dengan sekolah juga menjadi tantangan tersendiri. Untuk menjaga keamanan pangan, makanan sebaiknya dimasak pada hari yang sama, dan disajikan dalam keadaan hangat. Menu mentah seperti karedok atau lalapan sebaiknya dihindari dalam catering massal karena beresiko membawa bakteri. 

Menurut Pinnur Selalau, Solusi paling ideal adalah dengan melibatkan kantin sekolah dalam proses penyediaan makanan. Dengan begitu, makanan bisa langsung disajikan tanpa harus melalui perjalanan panjang yang beresiko menurunkan kualitas dan keamanannya. Atau dengan solusi lainnya yaitu mengurangi jatah setiap dapur SPPG dalam menyiapkan porsi makanan, contoh dari jatah 3000 porsi untuk satu SPPG dikurangi hanya menyiapkan paling banyak 1000-1500 porsi untuk setiap satu SPPG. 

Pemilihan Dan Pemanfaatan Bahan Pangan. 

Selain proses pengolahan, pemilihan bahan pangan juga menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas gizi dari keamanan makanan. Pinnur Selalau menegaskan bahwa, penggunaan bahan lokal yang segar serta mudah dijangkau merupakan langkah strategis untuk memastikan nilai gizi tetap terjaga. Dengan bahan lokal, selain lebih hemat biaya, menu juga dapat disesuaikan dengan kebiasaan konsumsi anak-anak di wilayah masing-masing. 

Sinergi Sekolah Dan Orang Tua Diperlukan Dalam Pengawasan. 

Pinnur Selalau memaparkan bahwa, keberhasilan program MBG tidak hanya tergantung pada Pemerintah atau penyedia Catering, tetapi juga pada sinergi antara sekolah dengan orang tua. Sekolah berperan dalam memastikan proses distribusi dan penyajian makanan sesuai dengan standar kebersihan, sementara orang tua bertugas mendukung pola makan sehat dirumah. 

Sekolah juga dapat berperan aktif dengan memberikan laporan rutin terkait kondisi makanan dan respon siswa terhadap menu MBG. Dengan adanya umpan balik langsung dari sekolah dan orang tua, pemerintah dapat melakukan evaluasi dan perbaikan  berkelanjutan terhadap kualitas makanan yang disajikan. Pemerintah juga diharapkan dapat memastikan adanya pedoman/standar yang sudah disosialisasikan agar pengelola Catering nya bekerja sesuai standar. 

Kolaborasi antara Pemerintah, Sekolah dan Masyarakat, diharapkan dapat memperkuat sistem pengawasan program MBG agar benar-benar berjalan sesuai dengan tujuan awalnya, yaitu memperbaiki status gizi siswa tanpa mengorbankan keamanan pangan. (*) 

Tinjau Bimtek, Danrem: Dorong Prajurit Yon TP Kuasai Pertanian Modern


REFORMASI-ID | Sumsel, Banyuasin – Komandan Korem 044/Gapo, Brigjen TNI Khabib Mahfud, S.I.P., M.M., meninjau secara langsung kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pertanian yang diikuti prajurit Yon TP jajaran Korem 044/Gapo di SMKN Pertanian Pembangunan Sembawa, Kabupaten Banyuasin. Minggu, 26/4/2026.

Kunjungan tersebut merupakan bentuk perhatian dan dukungan pimpinan terhadap peningkatan kemampuan serta keterampilan prajurit di bidang pertanian sebagai bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Danrem mengikuti jalannya proses belajar mengajar di ruang kelas. Beliau menyimak materi yang diberikan para narasumber kepada para peserta bimtek, sekaligus memberikan motivasi agar para prajurit serius mengikuti setiap tahapan pembelajaran.

“Bimbingan teknis ini sangat penting untuk menambah wawasan dan keterampilan prajurit di bidang pertanian. Saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, sehingga ilmu yang diperoleh nantinya bisa diterapkan secara nyata guna mendukung ketahanan pangan di wilayah masing-masing,” ujar Brigjen TNI Khabib Mahfud.

“Sebagai prajurit, kita harus mampu menjadi contoh dan pelopor dalam berbagai bidang, termasuk sektor pertanian. Dengan sinergi bersama instansi terkait, saya yakin kita dapat berkontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Selain meninjau kegiatan teori di kelas, Danrem juga melihat secara langsung pelaksanaan praktik lapangan yang dilakukan para peserta. Kegiatan praktik tersebut meliputi penerapan teknik pertanian modern dan pengelolaan lahan secara efektif guna meningkatkan hasil produksi pertanian.

"Melalui Bimtek yang digelar Korem 044/Gapo, diharapkan para prajurit Yon TP memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan yang dapat diaplikasikan dalam mendukung ketahanan pangan serta memberikan manfaat bagi masyarakat di wilayah binaan," pungkas Danrem.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pertanian, Kepala SMKN Pertanian Pembangunan Sembawa, para narasumber, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.

Usai meninjau kegiatan bimtek, Danrem beserta rombongan juga menyempatkan diri mengunjungi BPTU HPT (Balai Pembibitan Ternak Unggul Hijauan Pakan Ternak) Sembawa untuk melihat secara langsung potensi peternakan dan pengembangan pakan ternak di wilayah tersebut. (Mdn) 

Hadirkan Rasa Aman, Detasemen Perintis Baharkam Polri Siaga Atur Lalu Lintas di Titik Rawan Kepadatan



REFORMASI-ID | Depok - Personel Detasemen Perintis Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri melaksanakan kegiatan siaga mako dan pengaturan arus lalu lintas di sejumlah titik strategis guna memastikan kelancaran aktivitas masyarakat pada Minggu pagi (26/04/2026).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 06.00 WIB ini difokuskan pada tiga titik rawan kepadatan kendaraan, yakni Simpang PAL, Simpang Perempatan Gunadarma, dan Simpang Universitas Indonesia. Langkah ini diambil sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk memberikan pelayanan dan pengamanan secara langsung.

Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri dalam laporannya menyampaikan bahwa personel tidak hanya melakukan pengaturan kendaraan roda dua dan roda empat, tetapi juga aktif membantu penyeberangan masyarakat. Selain itu, petugas di lapangan secara konsisten memberikan imbauan kepada pengguna jalan agar senantiasa tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama.

“Personel bertindak secara humanis dan responsif terhadap kondisi di lapangan. Kami terus melakukan pemantauan situasi Kamtibmas guna memastikan keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut tetap terjaga,” ujar perwakilan Dirsamapta dalam keterangannya.

Meski sempat terjadi peningkatan volume kendaraan pada jam sibuk, kehadiran personel di lapangan terbukti efektif. Arus lalu lintas di sekitar lokasi terpantau dapat dikendalikan dan berangsur lancar. Selain mengurai kemacetan, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran para pengendara terhadap aturan lalu lintas.

Hingga kegiatan berakhir, situasi dilaporkan aman dan kondusif tanpa ada kejadian menonjol. Melalui moto “Siap Terlihat dan Bermanfaat”, Korsabhara Baharkam Polri berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan prima dan menjadi pelindung bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Gemilang Digerbang sumatera: kakorlantas Polri Apresiasi Polda Lampung, 2026 Arus Mudik Lancar


REFORMASI-ID | Semarang — Keberhasilan Polda Lampung dalam menjaga kelancaran arus mudik Lebaran melalui Operasi Ketupat Krakatau 2026 mendapat apresiasi tinggi dari Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho,  pada rakor Anev operasi ketupat 2026 di semarang, Kamis (23/04/2026).

Apresiasi tersebut disampaikan kepada Dirlantas Polda Lampung Kombes Pol. Nicolas Dedy Arifianto atas keberhasilan jajaran lalu lintas Polda Lampung dalam mengawal mobilitas masyarakat selama masa arus mudik. 

“Saya memberikan apresiasi kepada Polda Lampung, khususnya Ditlantas Polda Lampung dan seluruh Polres jajaran, yang telah bekerja maksimal dalam mengawal arus mudik Lebaran 2026", ujar Agus.

Sepanjang pelaksanaan operasi, situasi lalu lintas di wilayah Lampung, baik di jalur utama maupun kawasan strategis Pelabuhan Bakauheni, terpantau aman, lancar, dan tidak terjadi antrean berarti.

Lampung yang menjadi gerbang utama Pulau Sumatera memiliki peran vital dalam pergerakan pemudik, khususnya yang melintasi jalur darat menuju Pelabuhan Bakauheni. 

Dengan tingginya volume kendaraan, pengamanan arus mudik membutuhkan strategi matang, koordinasi kuat, dan kehadiran personel yang responsif di lapangan.

Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari penerapan pola pengaturan lalu lintas secara terpadu oleh Ditlantas Polda Lampung bersama Polres jajaran. 

Salah satu langkah yang dinilai efektif adalah penerapan delay system serta penyekatan terhadap kendaraan sumbu tiga di wilayah Polres masing-masing.

Strategi tersebut membuat kendaraan besar dapat dikendalikan agar tidak mengganggu pergerakan kendaraan pemudik, terutama pada jalur menuju Pelabuhan Bakauheni. 

Pengaturan ini juga berperan penting dalam menjaga kelancaran antrean kendaraan yang akan menyeberang dari Sumatera menuju Pulau Jawa.

Kakorlantas Polri menilai bahwa pengamanan arus mudik yang dilakukan Polda Lampung menunjukkan kesiapan, soliditas, dan kecepatan respons jajaran kepolisian dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Dirlantas Polda Lampung Kombes Pol. Nicolas Dedy Arifianto menyampaikan bahwa apresiasi tersebut merupakan kebanggaan bersama seluruh keluarga besar Polda Lampung.

“Apresiasi ini bukan hanya untuk Ditlantas Polda Lampung, tetapi milik kita bersama, keluarga besar Polda Lampung. 

Dedy menyampaikan terima kasih kepada pimpinan Polda Lampung atas arahan dan dukungannya, serta kepada seluruh jajaran yang terlibat langsung dalam Operasi Ketupat Krakatau 2026. 

"Berkat kerja keras, sinergi, dan komitmen bersama, arus mudik di wilayah Lampung dapat berjalan aman, lancar, dan terkendali,” ujar Dedy.

Menurutnya, keberhasilan pengamanan arus mudik tidak hanya diukur dari lancarnya lalu lintas, tetapi juga dari rasa aman dan nyaman yang dirasakan masyarakat selama perjalanan. 

"Karena itu, seluruh personel di lapangan bekerja maksimal untuk memastikan pelayanan kepada pemudik berjalan optimal," sebutnya. 

Apresiasi ini juga menjadi bagian dari evaluasi pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 secara nasional, melalui kegiatan tersebut, seluruh jajaran lalu lintas diharapkan dapat mengevaluasi pelaksanaan operasi sekaligus memperkuat strategi pengamanan arus mudik dan balik pada tahun-tahun berikutnya.

Keberhasilan Polda Lampung dalam menjaga kelancaran arus mudik di jalur darat hingga Pelabuhan Bakauheni menjadi bukti bahwa sinergi, perencanaan matang, dan kerja keras personel di lapangan mampu menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat. 

Lampung pun kembali menunjukkan perannya sebagai gerbang Sumatera yang siap, tangguh, dan humanis dalam melayani pemudik. (Hms/Mdn) 

Pemkot Bandar Lampung, Kembali Raih Penghargaan dari Kemendagri


REFORMASI-ID | Sumatra Selatan - Pemerintah Kota Bandar Lampung kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Sabtu 25 April 2026. 

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memberikan apresiasi kepada Bandar Lampung sebagai juara satu tingkat kota dalam katagori creative financing. Penghargaan diserahkan oleh menteri dalam negeri Tito karnavian kepada Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana. 

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk pengakuan atas kinerja pemerintah daerah dalam meningkatkan tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, serta inovasi pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat. 

Penilaian dilakukan berdasarkan berbagai indikator, mulai dari efektivitas program, transparansi anggaran, hingga keberhasilan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Pemerintah Kota Bandar Lampung dinilai mampu menunjukkan konsistensi dalam menjalankan program pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. 

"Terimakasih atas penghargaan yang diberikan kepada pemerintah kota Bandar Lampung. Penghargaan ini menjadi motivasi kami terus bekerja  untuk kesejahteraan masyarakat," ungkap Eva Dwiana. 

Selain itu sebutnya, sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan pemangku kepentingan juga menjadi kunci keberhasilan. Kolaborasi tersebut dinilai mampu menciptakan ekosistem pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

"Kemendagri berharap penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh pemerintah daerah di Indonesia untuk terus meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat," ungkapnya. 

Sementara itu kata Dia, Pemerintah Kota Bandar Lampung berkomitmen untuk terus berinovasi dan mempertahankan capaian positif yang telah diraih.

Dengan penghargaan ini, Bandar Lampung semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu daerah yang progresif dan mampu menjadi contoh bagi daerah lain 

"Dalam mewujudkan pemerintahan yang efektif, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik," tutup Walikota. (*) 

HPN Bekasi Raya 2026 Digelar 7–9 Mei, Sekaligus Momentum Hari Kebebasan Pers Sedunia



REFORMASI-ID | Bekasi - Penyelenggaraan Hari Pers Nasional (HPN) Bekasi Raya 2026 yang akan digelar pada 7 hingga 9 Mei 2026 di Gedung Creative Center (GCC), Margahayu, Kota Bekasi dipastikan menjadi momentum besar bagi insan pers di Bekasi Raya. 

Dalam keterangan persnya Minggu (26/4/2026), Ketua Panitia HPN Bekasi Raya 2026, Ade Muksin, menyampaikan bahwa selain sebagai ajang silaturahmi lintas organisasi, kegiatan ini juga menjadi rangkaian peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia yang diperingati setiap 3 Mei.

Dia menegaskan bahwa kegiatan tersebut sah secara hukum dan justru memperkuat nilai-nilai kebebasan pers, profesionalisme, serta solidaritas antarwartawan.

“HPN tetap 9 Februari secara nasional. Sementara kegiatan yang kami gelar pada 7–9 Mei ini merupakan rangkaian kegiatan daerah yang sekaligus kami maknai sebagai bagian dari semangat Hari Kebebasan Pers Sedunia. Ini bukan pelanggaran, tetapi penguatan nilai pers yang independen dan bertanggung jawab,” tegas Ade.

*Pers Bersatu Tanpa Sekat, Semangat Kebebasan dan Profesionalisme*

HPN Bekasi Raya 2026 dirancang sebagai wadah besar yang mempertemukan seluruh elemen pers tanpa sekat organisasi, media, maupun komunitas.

Puluhan organisasi wartawan, pokja, komunitas, dan paguyuban dari berbagai platform media akan terlibat aktif dalam kegiatan ini.

“Kami ingin membangun ruang bersama bagi insan pers. Tidak ada sekat organisasi, tidak ada sekat media. Semua punya hak yang sama untuk merayakan HPN dan memperjuangkan kebebasan pers,” ujarnya.

*Rangkaian Kegiatan: Edukasi, Sosial, dan Apresiasi*

Selama tiga hari pelaksanaan, berbagai kegiatan akan digelar sebagai bentuk kontribusi nyata pers kepada masyarakat dan peningkatan kualitas jurnalistik, di antaranya:
1. Seminar Jurnalistik dan Keterbukaan Informasi Publik (KIP)
Santunan anak yatim
2. Donor darah dan cek kesehatan gratis
3. Pemberian penghargaan kepada kepala daerah, Forkopimda, dan tokoh yang peduli terhadap pers

Menurut Ade, rangkaian ini mencerminkan fungsi pers sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999, yaitu sebagai media informasi, pendidikan, dan kontrol sosial.

*Selaras dengan Semangat Hari Kebebasan Pers Sedunia*

Momentum Hari Kebebasan Pers Sedunia yang diperingati setiap 3 Mei, lanjut Ade, menjadi penguat bahwa pers harus tetap independen, profesional, dan berpihak pada kepentingan publik.

“Kebebasan pers bukan sekadar slogan, tapi tanggung jawab. HPN Bekasi Raya ini menjadi ruang refleksi sekaligus penguatan bahwa pers harus tetap kritis, independen, dan bermartabat,” katanya.

*Anggaran dan Pelaksanaan Dipastikan Sesuai Aturan*

Terkait penggunaan anggaran, Ade memastikan bahwa seluruh proses berjalan sesuai mekanisme yang berlaku dan dilakukan secara transparan serta akuntabel.

“Kegiatan ini difasilitasi melalui program pemerintah daerah dengan mekanisme yang sah. Tidak ada pelanggaran hukum dalam pelaksanaannya,” tegasnya.

*HPN Milik Semua, Bukan Milik Satu Kelompok*

Menutup pernyataannya, Ade menegaskan bahwa HPN adalah milik seluruh insan pers Indonesia, bukan milik satu organisasi tertentu.

“Justru melalui momentum ini, kita ingin menunjukkan bahwa pers Bekasi Raya bisa bersatu, kuat, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Pers bersatu, Bekasi Raya maju,” pungkasnya.

(Redaksi)

25 April 2026

Perkuat dan Dukung Kebijakan Nasional, Tokoh Sumbagsel Gelar Halal-bihalal Dipalembang


REFORMASI-ID | PALEMBANG - Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana Menghadiri acara halal bihalal masyarakat perantau Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) yang digelar di Griya Agung, Palembang. Sabtu, 25 April 2026.

Suasana penuh keakraban dan semangat mewarnai kegiatan halalbihalal, karna pertemuan ini menjadi momentum penting karena dihadiri juga oleh lima gubernur serta sejumlah tokoh nasional asal Sumbagsel.

Di antaranya, Gubernur Sumatera selatan, Gubernur Lampung, Gubernur Bengkulu, Gubernur Jambi, dan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung.

Lalu tokoh daerah seperti Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan, Hatta Rajasa, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Aburizal Bakrie dan Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari. Selain itu, turut hadir Walikota/Bupati se-Sumbagsel.

Dalam sambutan Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru yang mewakili lima gubernur menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pertemuan ini. Ia menilai gagasan mempertemukan para tokoh dan kepala daerah asal Sumbagsel merupakan ide besar yang sangat bernilai.

"Untuk menjaga akar budaya di tengah keberagaman yang ada," Tuturnya.

Menurutnya, banyak tokoh penentu kebijakan nasional berasal dari wilayah Sumbagsel.

"Pertemuan ini mempererat hubungan dan memperkuat langkah bersama untuk memajukan daerah tanpa mengesampingkan wilayah lain,” katanya, berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin di tahun-tahun mendatang.

Sementara itu, Walikota Hj. Eva Dwiana berharap Pertemuan ini menjadi awal dari kolaborasi yang lebih erat antar daerah di Sumbagsel.

"Sekaligus memperkuat kontribusi kawasan ini dalam pembangunan nasional," ujar Walikota Bandar Lampung. (*) 

Jaga Keamanan Malam Hari, Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri Gelar Patroli Dialogis di Titik Keramaian Jakarta



REFORMASI-ID | Jakarta - Guna memastikan situasi Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) tetap kondusif, jajaran Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri melaksanakan patroli dialogis intensif pada Jumat malam (24/4/2026). 

Dengan menyasar kawasan permukiman dan pusat aktivitas masyarakat, petugas menyusuri wilayah menggunakan kendaraan roda dua hingga berjalan kaki.

Patroli yang dimulai pukul 20.00 WIB ini menyisir beberapa titik strategis, di antaranya kawasan Podomoro, Bukit Golf, hingga wilayah Pangadegan. Personel dari Subden C Detasemen Perintis diterjunkan langsung untuk berinteraksi dengan warga yang tengah beraktivitas di malam hari.

"Kami ingin memastikan kehadiran Polri benar-benar dirasakan masyarakat. Bukan sekadar melintas, anggota kami turun langsung, menyapa warga, dan mendengarkan keluhan serta informasi terkait situasi keamanan di lingkungan mereka," ujar perwakilan Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri dalam laporannya kepada Kakorsabhara Baharkam Polri.

Dalam aksi humanis tersebut, petugas menyampaikan sejumlah imbauan Kamtibmas. Warga diingatkan untuk selalu waspada terhadap potensi tindak kriminalitas dan tidak ragu untuk segera melapor ke kantor kepolisian terdekat jika menemukan hal yang mencurigakan.

Menariknya, patroli ini tidak hanya fokus pada pengamanan. Petugas di lapangan juga sigap memberikan bantuan kepada pengguna jalan yang mengalami kendala teknis atau kesulitan saat melintas. Hal ini merupakan wujud nyata dari semangat Korps Sabhara untuk selalu hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung hingga dini hari ini berjalan dengan aman dan lancar. Dengan motto "Siap Terlihat dan Bermanfaat", jajaran Korsabhara Baharkam Polri berkomitmen akan terus mengintensifkan patroli serupa demi menjamin rasa aman bagi seluruh lapisan masyarakat.

Gus Sol Resmi Pimpin Lasqi DPD Kota Bekasi



REFORMASI-ID | Bekasi - Lembaga Seni Qasidah Indonesia (Lasqi) DPD Kota Bekasi gelar pelantikan pengurus dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang berlokasi di Graha Hartika, Kota Bekasi. Sabtu, 25 April 2026.

Acara bertajuk "Reposisi Seni Qasidah, Mempererat Ukhuwah, Menguatkan Sinergitas Organisasi dan Mensyi'arkan Seni Islam di Kota Bekasi Melalui Lasqi Nusantara."

Dalam keterangannya, Dr. KH. Maman Imanulhaq, Ketua Lasqi Jawa Barat menitipkan tiga hal kepada Ketua Lasqi DPD Kota Bekasi.

"Pada pelantikan dan Rakerda Lasqi DPD Kota Bekasi, saya menitipkan tiga hal kepada Ketua Lasqi DPD Kota Bekasi," ujarnya.

Lanjutnya, hal pertama yaitu selalu mendakwahkan spririt keislaman, hal kedua selalu mengekspor kearifan-kearifan yang ada di Kota Bekasi dan hal ketiga, saya ingin Kota Bekasi ini menjadi tuan rumah untuk event tingkat Jawa Barat.

"Saya juga sudah bicarakan kepada Kang Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat, salah satu yang beliau titipkan adalah agar Lasqi Nusantara bisa menjadi Periuk buat acara musabaqoh bernuansa Sunda," paparnya.

"Saya yakin, Gus Sol (Ketua Lasqi DPD Kota Bekasi-red) akan membawa amanah ini sebaik-baiknya dan kami (DPW Jawa Barat-red) akan support," tambahnya.

Selain itu, saya juga menyakinkan akan banyak talenta-talenta bagus dari Kota Bekasi," imbuhnya.

Sementara, Ketua Lasqi DPD Kota Bekasi, H. Solihin yang akrab disapa Gus Sol menyampaikan puji syukur atas pelantikan dirinya menjadi Ketua Lasqi DPD Kota Bekasi.

"Alhamdulillah saya sudah resmi dilantik menjadi Ketua Lasqi DPDP Kota Bekasi bersama pengurus yang lain," kata Gus Sol.

Setelah ini, lanjutnya, kami akan mengadakan Rakerda untuk meneruskan kerja-kerja lima tahun kedepan.

"Tadi dalam pelantikan saya juga menyampaikan beberapa hal, diantaranya adalah gagasan agar Lasqi bisa masuk ke sekolah-sekolah memberikan edukasi tentang seni budaya Islam melalui qosidah, marawis," jelasnya.

"Saya yakin anak-anak di Kota Bekasi punya talenta yang bagus," tegasnya.

"Saya juga akan berkolaborasi dengan pemerintah daerah, agar Lasqi dilibatkan dalam event-event di Kota Bekasi," pungkasnya.


Danrem 044/Gapo : Kebersamaan Perantau Sumbagsel Jadi Kekuatan Bangun Daerah


REFORMASI-ID | Palembang – Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Khabib Mahfud menghadiri acara halalbihalal masyarakat perantau Sumatera Bagian Selatan, Sabtu (25/4/2026). Acara yang digelar di Griya Agung tersebut diselimuti suasana penuh keakraban dan semangat.

Pertemuan ini dihadiri langsung oleh lima gubernur serta sejumlah tokoh nasional asal Sumbagsel. Gubernur Sumsel H Herman Deru, Gubernur Jambi H Al Haris, Gubernur Bengkulu H Helmi Hasan, Gubernur Lampung H Rahmat Mirzani Djausal, dan Gubernur Babel Hidayat Arsani.

Suasana kebersamaan sudah terasa kental. Sekitar 1.500 undangan dari berbagai kalangan tokoh masyarakat Sumbagsel hadir dan berbaur dalam nuansa kekeluargaan.

Penyambutan tamu berlangsung semarak dengan alunan musik kulintang khas Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur (OKU Timur) yang menambah nuansa budaya lokal semakin terasa. Para tamu juga disuguhkan hiburan tradisional berupa gitar tunggal Batanghari Sembilan yang menghidupkan suasana.

Tidak hanya itu, kegiatan ini juga dimeriahkan dengan pameran dari sejumlah provinsi di wilayah Sumbagsel seperti Sumatera Selatan, Bengkulu, Bangka Belitung, Jambi, dan Lampung. Beragam kuliner khas daerah turut menjadi daya tarik tersendiri bagi para undangan yang hadir.

Sejumlah pejabat tinggi negara tampak hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, serta Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan.

Pada kesempatan tersebut, Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Khabib Mahfud menyampaikan bahwa kegiatan halalbihalal ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga perantau asal Sumbagsel sekaligus memperkuat semangat persatuan dalam membangun daerah.

“Melalui kebersamaan seperti ini, kita berharap sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan seluruh elemen bangsa semakin kuat demi kemajuan Sumatera Bagian Selatan serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” ujar Brigjen TNI Khabib Mahfud. (Mdn) 

Bunda Eva Raih Penghargaan National Governance Award 2026


REFORMASI-ID | Jakarta - Wali Kota Eva Dwiana kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih penghargaan National Governance Award 2026. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan pemerintah kota bandar lampung dalam menerapkan tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Penghargaan tersebut menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kota Bandar Lampung di bawah kepemimpinan Eva Dwiana dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Berbagai program inovatif di bidang kesehatan, pendidikan, hingga infrastruktur dinilai mampu memberikan dampak positif yang signifikan bagi kesejahteraan warga.

Dalam keterangannya, Eva Dwiana menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan yang diraih. Ia menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran pemerintah daerah serta dukungan masyarakat. Menurutnya, penghargaan ini akan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan terbaik.

“Penghargaan ini bentuk kerjasama bersama. Terimakasih untuk seluruh masyarakat Bandar Lampung,” ujar Eva Dwiana

Ke depan, Pemerintah Kota Bandar Lampung berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi dan memperkuat tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, serta akuntabel. Dengan demikian, pembangunan yang berkelanjutan dapat terus diwujudkan demi kesejahteraan masyarakat secara merata. (*)

Jaga Kondusivitas Malam Hari, Korps Sabhara Polri Gelar Patroli Dialogis di Kawasan Podomoro dan Bukit Golf



REFORMASI-ID | Jakarta -  Guna memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat di malam hari, jajaran Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri melaksanakan patroli dialogis intensif di kawasan hunian dan pusat aktivitas masyarakat, Jumat (24/4/2026) malam.

Dengan kombinasi kendaraan roda dua dan patroli jalan kaki, Personel Subden C Detasemen Perintis menyisir area strategis mulai dari kawasan Podomoro hingga Bukit Golf. Langkah ini diambil untuk mempersempit ruang gerak pelaku tindak kriminalitas sekaligus memberikan rasa aman bagi warga yang beraktivitas maupun yang sedang beristirahat.

"Kami mengedepankan pendekatan humanis. Bukan sekadar berkeliling, anggota kami turun langsung menyapa warga, mendengar keluhan mereka, dan menyerap informasi terkait situasi keamanan di lingkungan sekitar," ujar perwakilan Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri dalam laporannya.

Selama kegiatan berlangsung, petugas aktif menyampaikan imbauan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas). Warga diingatkan untuk selalu waspada terhadap potensi tindak kejahatan dan tidak ragu untuk segera melapor ke kantor polisi terdekat atau melalui saluran darurat jika menemukan hal-hal yang mencurigakan.

Menariknya, patroli ini tidak hanya fokus pada pengawasan. Di lapangan, petugas juga sigap membantu warga yang mengalami kendala teknis di jalanan. Aksi simpatik ini menjadi bukti komitmen Polri dalam menjalankan fungsi perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat secara nyata.
Hingga patroli berakhir, situasi di kawasan Podomoro dan Bukit Golf terpantau aman dan kondusif. 

Polri berkomitmen untuk terus menghadirkan personel di tengah masyarakat demi menjamin stabilitas keamanan nasional yang dimulai dari lingkungan terkecil.