Media Reformasi Indonesia (MRI)

25 Mei 2026

Wasatpel UPPKB Datae: Tidak Ada Toleransi, Melebihi Daya Angkut dan Dokumen Masa Berlaku Surat Uji Berakhir Ditilang


REFORMASI-ID | Sulsel - Puluhan Kendaraan ditindak oleh Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Datae, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidrap, Provinsi Sulawesi Selatan

Wasatpel UPPKB Datae, A. Iwan mengungkapkan, bahwa Kendaraan tersebut ditindak lantaran tidak sesuai dengan daya angkut dan dokumen Masa berlaku surat uji berakhir (tidak diperpanjang)

"Tidak ada toleransi, Kami tetap tindak terhadap Kendaraan yang melebihi daya angkut dan dokumen Masa berlaku surat uji berakhir", Tegas Wasatpel UPPKB Datae. 

Sementara Petugas administrasi, Lilipratiwi yang ditemui diruang kerjanya menjelaskan, bahwa mulai tanggal 1 hingga hari ini, Senin, 25 Mei 2026, telah dilakukan penindakan berupa Tilang Sebanyak 31 Kendaraan Angkutan Barang. Sementara untuk Sosialisasi kepada pengemudi yang kendaraan Over Dimension Over Loading (Odol) sebanyak 34 unit Kendaraan Angkutan Barang (KAB)

"Mulai Tanggal 1 Mei sampai hari ini, 25 Mei 2026 tercatat 31 tilang dan 34 Kali dilakukan Sosialisasi kepada pengemud", Ucap Lili dihadapan Wartawan, Senin, (25/5).

Sebagai penutup, Dari total jumlah pelanggar tersebut, nantinya besaran denda yang dikenakan bervariasi jumlahnya tergantung dari hasil sidang. (*) 

Warga Cilegon Geger Pabrik Kimia PT MCCI Cilegon Meledak


REFORMASI-ID - Cilegon, Banten - Warga Kota Cilegon, Provinsi Banten, geher. Beredar kabar dan video, Pabrik Kimia PT Merak Chemical Indonesia (PT MCCI), yang sebelumnya dikenal sebagai PT Mitsubishi Chemical Indonesia yang berlokasi di Jalan Raya Merak, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, Provinsi Banten, mengalami ledakan pada Senin (25/5/2026) siang, sekitar pukul 14.30 WIB.

Suara dentuman keras dan dan getaran akibat ledakan mencapai 1 kilometer dirasakan warga. Bahkan, karyawan pabrik tersebut, berhamburan meninggalkan areal atau kawasan pabrik, membuat warga sekitar semakin panik. 

Keterangan yang diperoleh, ledakan diduga terjadi akibat adanya tekanan berlebih (over pressure) pada sistem operasional pabrik.

Ledakan ini, menimbulkan kepulan asap putih tebal dan menyebarkan bau kimia yang sangat menyengat hingga merebak ke area jalanan di sekitar pabrik.

Sebelumnya, Pabrik pengolah bahan baku poliester (Purified Terephthalic Acid/PTA) ini, juga pernah mengalami insiden ledakan pipa reaktor serupa, pada Februari 2022 lalu.

Rudy warga di Lingkungan Peni, membenarkan adanya ledakan tersebut. Ia mengaku mendengar suara dentuman keras saat berada di rumahnya yang berjarak sekitar 3 kilometer dari pabrik.

"Ya, tadi ada suara ledakan dan disusul suara sirine dari pabrik. Suaranya cukup keras,” katanya.

Menurutnya, setelah ledakan terjadi, tidak berselang lama, muncul aroma menyengat di sekitar permukiman warga Lingkungan Peni, Kelurahan Gerem. 

"Baunya seperti ban terbakar atau benda yang sedang terbakar,” ujarnya.

Sementara Kepala DLH Kota Cilegon, Sabri mengatakan, tim pengawas lingkungan setelah menerima laporan dari warga langsung kelokasi.

"Tim sedang menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan sesuai prosedur," katanya.

Terkait video kepulan asap yang beredar di media sosial, Sabri mengaku belum dapat memastikan kandungan kimia dari asap tersebut sebelum hasil pemeriksaan tim selesai dilakukan.

"Saya belum bisa berspekulasi. Kita tunggu hasil pemeriksaan tim di lapangan," ujarnya.

Hingga naskah dikirim ke redaksi, belum diperoleh penyebab ledakan yang terjadi di pabrik kimia PT MCCI. Sementara itu untuk informasi korban jiwa maupun dampak kerusakan akibat kejadian tersebut. (Daeng Yusvin/Mudian) 

Penembak ASN di Metro Serahkan Diri ke Polisi


REFORMASI-ID | LAMPUNG - Pelaku penembakan terhadap aparatur sipil negara (ASN) bernama DC di Kota Metro akhirnya menyerahkan diri ke polisi, Minggu (24/5/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Dalam proses itu, pelaku juga menyerahkan senjata api rakitan yang digunakan untuk menembak korban hingga meninggal dunia.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun mengatakan, pelaku menyerahkan diri setelah polisi melakukan langkah preemtif dan pendekatan humanis kepada keluarga maupun pelaku agar bersedia mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum.

“Sejak awal kami mengedepankan upaya persuasif dan humanis kepada pihak keluarga serta pelaku agar menyerahkan diri secara baik-baik berikut barang bukti senjata api rakitan yang digunakan,” kata Yuni, Minggu (24/5/2026).

Pelaku diketahui bernama FP warga Desa Sukadana Ilir, Kecamatan Bunga Mayang, Kabupaten Lampung Utara. Saat menyerahkan diri, pelaku didampingi Wakil Bupati Lampung Utara Romli, orang tua pelaku Gunawan Hamsyah, serta Kepala Desa Sukadana Ilir Agus Sahriwan.

Penyerahan diri pelaku dilakukan di Mapolres Lampung Utara dan diterima langsung oleh tim gabungan Resmob Polda Lampung bersama Polres Metro.

Yuni menjelaskan, pihak kepolisian turut memberikan jaminan keamanan kepada pelaku selama proses hukum berlangsung. Langkah tersebut dilakukan agar proses penegakan hukum berjalan kondusif dan menghindari adanya tindakan balasan dari pihak tertentu.

“Kami memastikan keselamatan pelaku selama menjalani proses hukum. Kepolisian hadir untuk menjamin seluruh proses berjalan aman, profesional, dan sesuai aturan hukum, serta tindakan tegas terukur," ujarnya.

Menurut Yuni, langkah humanis yang dilakukan aparat menjadi bagian penting dalam penyelesaian perkara pidana tanpa mengabaikan penegakan hukum terhadap pelaku.

“Polda Lampung tetap bertindak tegas terukur, namun pendekatan kemanusiaan juga  kedepankan agar situasi tetap kondusif dan tidak menimbulkan persoalan baru di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Saat ini, pelaku telah diamankan dan akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Penanganan perkara penembakan tersebut selanjutnya ditangani oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Lampung.

“Kasus ini akan ditangani secara komprehensif oleh Ditreskrimum Polda Lampung, termasuk pendalaman terkait kepemilikan senjata api rakitan yang digunakan pelaku,” tegas Yuni.

Sebelumnya, peristiwa penembakan itu terjadi di Jalan Khair Bras, Metro Barat, tepatnya di depan sebuah tempat cucian mobil. Saat kejadian, korban sedang duduk bersama sejumlah rekannya ketika pelaku datang untuk menagih utang.

Percakapan keduanya kemudian memanas hingga terjadi cekcok. Keributan berlanjut ke pinggir jalan sebelum pelaku mengeluarkan senjata api rakitan dari tas kecil yang dibawanya dan menembak korban hingga mengenai  pelipis kepala korban. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia. (Hms/Mudian) 

Ibu-ibu Majlis Ta'lim Baitul A'la LDII Kayuringin Jaya Gelar Kerja Bakti Persiapan Idul Adha

 

REFORMASI-ID - Kota Bekasi - Ibu-ibu Jamaah Majlis Ta'lim Baitul A'la Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Pimpinan Anak Cabang (PAC) Kayuringin Jaya menggelar kerja bakti persiapan Idul Adha di Gedung Majelis Ta'lim Baitul A'la, Jalan Salam Indah 4 RT 08 RW 026 Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin  (25/5/2026).

Kegiatan kerja bakti ibu-ibu LDII merupakan bagian dari tradisi gotong royong untuk mendukung berbagai agenda organisasi, seperti pengajian atau acara sosial. Adapun yang dilakukan hari ini dalam rangka persiapan hari raya kurban. Kegiatan persiapan masak yang dilakukan dalam kerja bakti tersebut mencakup tahapan yang sistematis guna memastikan konsumsi untuk jamaah tersalurkan dengan baik dan higienis.


Kerja bakti dilakukan sebagai bentuk persiapan sekaligus upaya menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman menjelang pelaksanaan salat Idul adha serta kegiatan keagamaan lainnya. Suasana penuh kebersamaan tampak ketika ibu-ibu  LDII  bergotong royong  menyiapkan fasilitas penunjang untuk kegiatan Idul Adha yang jatuh di hari Rabu, 27 Mei 2026.

H. Ganang, salah satu Penasihat  Majlis Ta'lim Baitul A'la LDII memberikan apresiasi atas semangat ibu-ibu melaksanakan kegiatan kerja bakti. 

“Kerja bakti ini telah dilaksanakan Bapak-bapak juga, yaitu pembersihan lingkungan Gedung Majelis ta'lim Baitul A'la dan pasang tenda berikut persiapan lainnya. Saat ini Ibu-ibu juga melaksanakan kerja bakti. Kegiatan kerja bakti ini bukan hanya persiapan teknis menjelang Idul adha, tetapi juga wujud nyata kebersamaan  warga LDII dengan  menjaga kebersihan lingkungan,  sekaligus mempererat silaturahmi dan  menumbuhkan rasa peduli sosial,” ujar H. Ganang. 


Kegiatan ini diharapkan menjadi teladan bahwa Idul Adha bukan hanya momentum ibadah kurban, tetapi juga kesempatan memperkuat ukhuwah Islamiyah dan kepedulian terhadap lingkungan. 

Lebih dari sekadar agenda rutin menjelang hari besar Islam, H. Ganang mengatakan kerja bakti  gotong royong ini sebagai bagian dari upaya pembinaan karakter warga. Menurutnya, kegiatan ini selaras dengan visi LDII dalam membentuk masyarakat yang unggul dalam akhlak. 

“Kami ingin menanamkan nilai kebersamaan, kerja sama, dan kepedulian sosial yang menjadi bagian dari 29 karakter luhur warga LDII,” pungkasnya. (Agus W)













Wujudkan Kamtibmas Kondusif, Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri Gelar Patroli Dialogis di Pasar Wanaherang



REFORMASI-ID | Jakarta -  Dalam rangka memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Jajaran Direktorat Samapta Korsabhara Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri menggelar kegiatan Patroli Dialogis secara intensif dan menyasar sejumlah titik keramaian dan mobilitas tinggi, di antaranya kawasan Jalan Letda Nasir serta area Pasar Wanaherang. pada Senin (25/05/2026).

Patroli dilaksanakan secara mobile menggunakan kendaraan roda dua (KR2) serta patroli berjalan kaki guna menjangkau interaksi langsung dengan warga. Laporan pelaksanaan giat ini disampaikan langsung oleh Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri, Brigjen Pol. Dr. Mokhamad Ngajib, S.I.K., M.H., kepada Kakorsabhara Baharkam Polri.  

Dalam pelaksanaannya, personil dari Subden C Detasemen Perintis diterjunkan langsung untuk menyisir wilayah tersebut. Petugas mengutamakan pendekatan humanis dengan melakukan dialog aktif bersama para pedagang, pengunjung pasar, serta pengguna jalan.  

Pol. Dr. Mokhamad Ngajib menjelaskan bahwa esensi utama dari patroli dialogis ini adalah mendengarkan langsung suara dari lapangan. Petugas di lapangan berinteraksi dengan masyarakat untuk mendapatkan informasi terkini mengenai situasi keamanan serta menampung berbagai keluhan terkait potensi gangguan kamtibmas di lingkungan sekitar.  

"Melalui patroli KR2 dan berjalan kaki ini, personil kami menyampaikan imbauan kamtibmas agar masyarakat tetap waspada terhadap segala bentuk potensi tindak kriminalitas. Kami juga mengimbau warga untuk tidak ragu segera melapor ke pihak kepolisian terdekat apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan," ungkap Brigjen Pol. Mokhamad Ngajib 

Tidak hanya berfokus pada pengawasan keamanan, di sela-sela patroli, personil Detasemen Perintis Baharkam Polri ini juga dengan sigap membantu sejumlah warga yang mengalami kendala teknis maupun sosial saat sedang berada di jalan raya.  

Aksi tanggap ini sejalan dengan moto pelayanan yang diusung oleh Korps Sabhara Polri, yaitu "Siap Terlihat dan Bermanfaat". Kehadiran polisi berseragam di tengah-tengah pusat ekonomi kerakyatan seperti pasar tradisional ini diharapkan mampu memberikan rasa aman, menekan niat pelaku kejahatan, sekaligus mempererat kemitraan antara Polri dan masyarakat.

Guna Urai Kemacetan Pagi, Personel Subden C Detasemen Perintis Gelar Gatur Lantas di Enam Titik Strategis



REFORMASI-ID | Depok - Personel Subden C Detasemen Perintis Korsabhara Baharkam Polri melaksanakan kegiatan pengaturan lalu lintas (gatur lantas) rutin di sejumlah titik rawan kemacetan, Senin (25/5/2026) pagi. 

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 06.00 WIB ini bertujuan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas dan memberikan rasa aman bagi masyarakat yang memulai aktivitas pagi hari.

Berdasarkan laporan resmi dari Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri kepada Kakorsabhara Baharkam Polri, penempatan personel disebar secara terjadwal di enam lokasi plotingan strategis yang menjadi pusat kepadatan kendaraan.

Adapun keenam titik fokus pengamanan arus lalu lintas tersebut meliputi area depan Gerbang Mako Korsabhara, Simpang PAL, Simpang Perempatan Gunadharma, Simpang Universitas Indonesia, Simpang Gunung Putri, serta Simpang Leuwinanggung.

Di lapangan, para personel berseragam lengkap tampak sigap mengurai penumpukan kendaraan, membantu penyeberang jalan, serta memberikan imbauan kepada para pengguna jalan agar tetap tertib dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas. Kehadiran petugas di titik-titik krusial ini terbukti efektif dalam mencegah terjadinya kemacetan panjang yang kerap terjadi pada jam berangkat kerja.

Kegiatan gatur lantas pagi ini berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Upaya proaktif dari Detasemen Perintis Korsabhara Baharkam Polri ini merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam memberikan pelayanan prima, menjaga ketertiban masyarakat, serta menghadirkan rasa aman di ruang publik.

Kapolres Lamsel Pimpin Sertijab Kapolsek KSKP Bakauheni dan Jati Agung


REFORMASI-ID | LAMPUNG SELATAN — Kepolisian Resor Lampung Selatan menggelar upacara serah terima jabatan (sertijab) sejumlah pejabat utama dan kapolsek jajaran di Mapolres Lampung Selatan, Senin (25/5/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Lampung Selatan AKBP Toni Kasmiri, S.H., S.I.K., M.H.

Pergantian jabatan itu merupakan tindak lanjut dari Keputusan Kepala Kepolisian Daerah Lampung Nomor Kep/182/IV/2026 tertanggal 30 April 2026 tentang mutasi personel di lingkungan Polda Lampung.

Dalam rotasi tersebut, jabatan Kapolsek Kawasan Pelabuhan Polres Lampung Selatan yang sebelumnya dijabat AKP Ferdo Elfianto, S.I.K., kini diserahterimakan kepada IPTU Fransiskus Yepta Terang Ginting, S.I.K., M.M. Sebelumnya, IPTU Fransiskus menjabat sebagai Kaurprodok Spripim Polda Lampung.

AKP Ferdo Elfianto selanjutnya mendapat penugasan baru sebagai Bhayangkara Administrasi Ditreskrimum Polda Lampung.

Selain itu, jabatan Kapolsek Jati Agung Polres Lampung Selatan juga mengalami pergantian. IPTU Riski Aulia, S.Tr.K., yang sebelumnya menjabat Kapolsek Jati Agung, mendapat jabatan baru sebagai Bhayangkara Administrasi Penyelia Ro SDM Polda Lampung dalam rangka Dik S2 STIK-PTIK Tahun Anggaran 2026.

Posisi Kapolsek Jati Agung kini diemban oleh IPDA Muhammad Yani, S.H., M.H., yang sebelumnya menjabat PS Kanit Satreskrim Polresta Bandar Lampung.

Dalam amanatnya, Kapolres Lampung Selatan AKBP Toni Kasmiri menyampaikan bahwa mutasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri sekaligus bentuk penyegaran institusi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Jabatan adalah bentuk kepercayaan institusi yang harus dijawab dengan kinerja nyata. Saya berharap pejabat yang baru segera menyesuaikan diri, memahami pola kerawanan wilayah, membangun komunikasi dengan anggota dan masyarakat, serta menghadirkan pelayanan kepolisian yang responsif dan humanis,” kata Toni.

Menurutnya, dukungan dan kepercayaan masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Lampung Selatan.

“Keberhasilan Polri tidak bisa berjalan sendiri, melainkan harus dibangun melalui sinergi dan dukungan masyarakat,” ujar Toni.

Ia menambahkan, anggota kepolisian harus mampu membangun komunikasi yang humanis, responsif terhadap persoalan warga, serta menjaga kepercayaan publik melalui pelayanan yang profesional dan berintegritas.

Kapolres turut mengingatkan seluruh personel agar menjaga integritas, disiplin, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas, terlebih di tengah tingginya ekspektasi masyarakat terhadap institusi Polri. (Mudian) 

Tim Gabungan Resmob Polres Serang Banten, Ringkus Kelompok Spesialis Pembobol Rumah Warga Perumahan


REFORMASI-ID | Serang, Banten - Tim gabungan Polsek Cikande dan Tim Resmob Satreskrim Polres Serang Polda Banten, berhasil mengungkap dan menangkap pelaku spesialis pembobol rumah yang selama ini meresahkan warga di Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, Provinsi Banten.

Tiga pelaku pencurian dengan pemberatan, berhasil diringkus dari salah satu rumah di Perumahan Bumi Negara Lestari (BNL) Desa Nagara, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, milik salah seorang pelaku.

Ketiga pelaku yang diamankan, berinisial TPP (28), dan ABD (46), keduanya warga Desa Nagara, Kecamatan Kibin, serta MK (22), warga Dusun Gunung Batu, Kecamatan Cempaka, Kabupaten Oku Timur. 

Ketiga pelaku, diduga merupakan spesialis pembobol rumah warga yang sudah berulangkali beraksi.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan mengatakan, pengungkapan kasus tersebut, bermula dari informasi masyarakat yang menyebutkan keberadaan para pelaku di salah satu rumah di kawasan Perumahan BNL.

"Setelah memperoleh informasi dari masyarakat, ketiga pelaku berhasil diamankan di rumah ABD, salah satu pelaku, tepatnya pada, Senin (18/5/2026) lalu," terang AKBP Andri Kurniawan didampingi Kasatreskrim AKP Andi Kurniady ES, Senin (25/5/2026).

Kapolres menjelaskan, aksi pencurian yang dilaporkan korban, terjadi pada Jumat (8/5/2026), sekitar pukul 03.00 WIB. 

Saat itu, rumah milik korban bernama Sinta (26), yang berada di Perumahan Bumi Negara Lestari Blok L16 No 26, dibobol pelaku ketika korban sedang tertidur.

Dalam aksi tersebut, pelaku berhasil menggondol satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam tahun 2020 bernomor polisi A 5677 BO, serta satu unit telepon genggam milik korban. 

"Kedua barang tersebut sebelumnya disimpan di dalam rumah dalam kondisi pintu rumah terkunci. Korban baru mengetahui kejadian tersebut, saat bangun tidur dan mendapati sepeda motor serta handphone miliknya sudah tidak ada," ujar Kapolres.

Merasa menjadi korban tindak pidana pencurian dengan pemberatan, korban kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Cikande. 

Berbekal laporan korban dan hasil penyelidikan di lapangan, tim gabungan yang dipimpin Ipda Athallah Thoriq, akhirnya berhasil mengidentifikasi para pelaku.

Dari hasil pemeriksaan sementara, para pelaku diketahui masuk ke dalam rumah korban dengan cara merusak bagian jendela rumah. 

"Setelah berhasil masuk, pelaku mengambil barang-barang berharga milik korban sebelum melarikan diri," terang Kapolres.

Dalam pengungkapan kasus tersebut, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, berupa satu unit sepeda motor Honda Beat hasil curian serta empat unit handphone yang diduga berkaitan dengan aksi kejahatan para pelaku.

"Modus operandi para pelaku, yakni masuk ke rumah korban dengan merusak jendela. Dari pemeriksaan, juga diketahui ketiganya merupakan spesialis bobol rumah dan sudah melakukan aksi kejahatan lebih dari satu kali," sambung Kasatreskrim AKP Andi Kurniady ES.

Saat ini, jelas Andin Kurniady, ketiga tersangka berikut barang bukti telah diamankan di Mapolres Serang guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut. 

"Polisi masih melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan adanya lokasi kejadian lain yang melibatkan para pelaku," ujar Andi Kurniady. (Daeng Yusvin/Mudian) 

Waka BGN Perkuat Koordinasi dengan Polri, Pastikan Praktik Ilegal Jual Beli Titik SPPG Ditindak Tegas



REFORMASI-ID | Jakarta - Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) memperkuat koordinasi dengan Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Polri dan Bareskrim Polri guna mengawal penanganan dugaan praktik ilegal jual beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dilaporkan terjadi di sejumlah daerah.

Langkah tersebut dilakukan menyusul meningkatnya laporan masyarakat yang mengaku menjadi korban penipuan oleh pihak-pihak yang mengatasnamakan pejabat BGN atau mengklaim memiliki kedekatan dengan pejabat BGN untuk menawarkan jasa pengurusan titik SPPG dengan imbalan sejumlah uang.

“Hari ini saya melakukan koordinasi dengan Satgas MBG Polri dan juga berkomunikasi dengan Kabareskrim serta Direktur Tindak Pidana Umum berkaitan dengan banyaknya laporan di beberapa daerah, di mana para pelapor merupakan korban penipuan dari pihak-pihak yang mengaku orang dekat pejabat BGN, bahkan ada yang mengaku sebagai pejabat BGN, lalu menawarkan jasa untuk mendaftarkan titik SPPG dengan permintaan sejumlah uang,” ujar Wakil Kepala BGN di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin (25/5/2026).

Wakil Kepala BGN menyebut sejumlah laporan telah ditangani aparat kepolisian. Salah satunya di Polda Jawa Barat, di mana pelaku telah berhasil diamankan. Selain itu, koordinasi juga dilakukan dengan jajaran kepolisian di wilayah Tangerang dan Lombok Timur seiring bertambahnya informasi mengenai korban dugaan penipuan.

Menurutnya, koordinasi dengan Satgas MBG Polri dilakukan untuk memperkuat respons jajaran kepolisian daerah dalam menerima laporan masyarakat, memproses perkara, serta mengungkap pihak-pihak yang diduga memanfaatkan Program MBG untuk kepentingan pribadi.

“Program ini harus kita jaga bersama. Ini program mulia. Jangan sampai pelaksanaannya di lapangan dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” tegasnya.

Sementara itu, Kasatgas MBG Polri Irjen Pol. Nurworo Danang, S.I.K. menegaskan dukungan penuh Polri terhadap penegakan hukum atas dugaan penyalahgunaan Program Makan Bergizi Gratis, termasuk praktik jual beli titik SPPG.

“Satgas MBG Polri mendukung penuh penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang menyalahgunakan program MBG untuk mengambil keuntungan dengan cara-cara yang menyimpang atau melanggar hukum,” ujar Nurworo Danang.

Ia mengungkapkan, sejumlah laporan pengaduan terkait dugaan penyimpangan telah ditangani di beberapa Polda. Karena itu, masyarakat diimbau segera melaporkan apabila menemukan dugaan pelanggaran atau penyimpangan agar dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Kami mengharapkan kepada seluruh masyarakat, apabila menemukan adanya pelanggaran atau penyimpangan, khususnya terkait dugaan jual beli titik, agar segera melaporkannya kepada aparat penegak hukum setempat, baik di Polres maupun Polda,” katanya.

Polri menilai pengawalan terhadap Program MBG penting dilakukan karena selain mendukung pemenuhan gizi masyarakat, program tersebut juga memberikan dampak ekonomi melalui penciptaan aktivitas usaha dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Koordinasi antara BGN dan Polri diharapkan dapat mempercepat penanganan laporan, mencegah bertambahnya korban, serta memastikan praktik ilegal terkait titik SPPG ditindak tegas guna menjaga integritas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis sebagai program prioritas pemerintah

24 Mei 2026

Polisi Gelar Operasi Cipta Kondisi di Makasar, Sasar Begal hingga Balap Liar


REFORMASI-ID | Makasar, Jakarta Timur - Jajaran Polsek Makasar menggelar operasi cipta kondisi di wilayah Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, pada Minggu dini hari, 24 Mei 2026. Operasi dilakukan untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, mulai dari aksi begal, tawuran warga, balap liar, hingga penyalahgunaan narkoba.

Kapolsek Makasar Kompol Sumardi memimpin langsung kegiatan tersebut dengan didampingi Kanit Intel Ipda Abdul Gani dan Kanit Provost Aiptu Saman. Sebanyak 25 personel diterjunkan dalam operasi yang dimulai pukul 01.00 WIB itu.

Patroli dilakukan secara mobile dan stasioner di sejumlah titik yang dianggap rawan gangguan kamtibmas. Rute patroli melintasi Jalan Raya Pondok Gede, Jalan SMU 48, Jalan Pusdiklat Depnaker, Jalan Squadron, Jalan Komodor Halim, hingga kawasan Cawang Interchange dan Pintu 2 Taman Mini.

Polisi juga menempatkan personel di sejumlah titik pengamanan atau strong point, antara lain kawasan Tamini Square dan Masjid At-Tin. Dua lokasi itu dipantau untuk mengantisipasi kerawanan malam akhir pekan dan balap liar.


Selain itu, pengawasan diperketat di sejumlah titik yang kerap menjadi lokasi tawuran, seperti Cipinang Melayu, Makasar, dan Kebon Pala. Polisi juga mengaktifkan Posko Terpadu “Jaga Jakarta” di Cipinang Melayu dan Kebon Pala sebagai titik pemantauan situasi wilayah.

Sekitar pukul 01.10 WIB, petugas mulai melakukan razia stasioner di Jalan Pusdiklat Depnaker, Pinang Ranti. Pemeriksaan dilakukan terhadap pengendara sepeda motor yang melintas.


Dalam operasi itu, polisi menemukan sejumlah pengendara roda dua yang tidak membawa surat tanda nomor kendaraan (STNK), tidak menggunakan helm, dan tidak memasang pelat nomor kendaraan. Petugas memberikan teguran serta imbauan agar pengendara melengkapi administrasi dan perlengkapan berkendara.

Pada pukul 02.05 WIB, patroli bergeser ke Jalan Raya Taman Mini di depan Masjid At-Tin untuk mengantisipasi balap liar. Polisi juga membubarkan kelompok remaja yang masih berkumpul hingga dini hari dan meminta mereka kembali ke rumah masing-masing.


Kapolsek Makasar Kompol Sumardi mengatakan kegiatan patroli dan operasi cipta kondisi akan terus dilakukan secara rutin untuk menekan potensi kriminalitas jalanan dan menjaga stabilitas keamanan di wilayah Jakarta Timur.

Menurut Sumardi, menjaga keamanan lingkungan tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat kepolisian. Ia mengatakan masyarakat perlu ikut berperan aktif menjaga wilayah masing-masing dengan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar serta segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan keamanan. “Keamanan wilayah merupakan tugas dan tanggung jawab bersama,” kata Sumardi.

Setelah itu, patroli dilanjutkan secara mobile di wilayah Kecamatan Makasar untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif.

Hingga kegiatan berakhir situasi wilayah Kecamatan Makasar terpantau aman dan tidak ditemukan kejadian menonjol.


Galeri




















 

Patroli Berkuda Ditpolsatwa Baharkam Polri Curi Perhatian Warga di CFD Margonda Depok



REFORMASI-ID | Depok - Direktorat Polisi Satwa (Ditpolsatwa) Korps Sabhara Baharkam Polri menggelar patroli dialogis humanis dalam kegiatan Car Free Day (CFD) di sepanjang Jalan Margonda Raya, Kota Depok, Minggu (24/5/2026) pagi.

Kehadiran personel kepolisian yang mengendarai satwa kuda (Turangga) ini menarik perhatian sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang sedang berolahraga.

Kegiatan patroli yang dimulai sejak pukul 06.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Kepala Tim (Katim) Iptu Yunus. Ditpolsatwa menurunkan lima personel aktif, yakni Bripda Dewangga, Bripda Zelda, Bripda Indah, dan Bripda Dinda, dengan didukung oleh tim logistik Bripka Agus selaku driver kendaraan khusus (Ransus) bus kuda serta Aiptu Bambang selaku perawat satwa (grooming).

Dalam pengamanan CFD kali ini, dua satwa Turangga andalan bernama Keywest dan Silke diterjunkan langsung untuk menyisir area publik. Langkah ini efektif memantau situasi keamanan di lokasi yang padat massa dan tidak bisa dijangkau oleh kendaraan bermotor.

Kehadiran polisi satwa ini mendapat respons yang sangat positif dari warga Depok. Banyak masyarakat, khususnya anak-anak, memanfaatkan momen tersebut untuk berfoto bersama personel dan satwa Turangga. Selain menjaga ketertiban, para personel di lapangan juga aktif memberikan imbauan kamtibmas secara humanis kepada pengunjung CFD.

Hingga akhir kegiatan, situasi di kawasan CFD Margonda Raya terpantau aman, tertib, dan kondusif. Seluruh personel beserta satwa Turangga kembali ke mako dalam keadaan sehat dan lengkap.

Jelang Diklatsar Saka Bhayangkara, Kasat Binmas Polres Cilegon Beri Motivasi dan Tanamkan Disiplin


REFORMASI-ID | Cilegon, Banten – Kasat Binmas Polres Cilegon IPTU Muhyidin, selaku Ketua Pinsaka Bhayangkara bersama PS Kanit Binkamsa BRIPKA Aris Wibowo, memberikan arahan dan motivasi kepada Calon Bhayangkara Caba Saka Bhayangkara Polres Cilegon, Minggu (25/5/2026).

Kegiatan berlangsung di Mapolres Cilegon, diikuti 30 orang Caba serta 10 orang anggota Saka Bhayangkara. Dalam arahannya, IPTU Muhyidin menekankan, pentingnya disiplin, mental, dan semangat pengabdian sebagai calon anggota Saka Bhayangkara. Ia juga mengingatkan peserta, untuk menjaga kekompakan selama mengikuti pembinaan.

"Jaga nama baik Saka Bhayangkara dan Polri. Manfaatkan kegiatan ini untuk membentuk karakter, kedisiplinan, dan kepedulian sosial," kata IPTU Muhyidin.

Di akhir kegiatan, selaku Pinsaka Bhayangkara, IPTU Muhyidin berpesan, agar seluruh peserta tetap menjaga keselamatan dan kesehatan menjelang pelaksanaan Diklatsar Saka Bhayangkara. 

Menurutnya, kondisi fisik dan mental yang prima, menjadi modal utama dalam mengikuti diklatsar. Kegiatan berjalan lancar dan kondusif. Saka Bhayangkara, merupakan wadah pembinaan pramuka yang dibina Polri untuk mencetak generasi muda yang cinta tanah air dan peduli kamtibmas.

Pada kesempatan tersebut, Pinsaka Bhayangkara, IPTU Muhyidin bersama PS Kanit Binkamsa BRIPKA Aris Wibowo, juga menyampaikan pesan kamtibmas, yaitu komitmen Polres Cilegon Polda Banten dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama 1x24 jam. 

"Salah satu bentuk pelayanan tersebut, yakni melalui Call Center 110 yang dapat diakses masyarakat secara cepat dan mudah saat terjadi gangguan kamtibmas maupun tindak pidana di tengah masyarakat," ujar Muhyidin.

Sementara itu BRIPKA Aris Wibowo menambahkan, masyarakat agar tidak ragu menghubungi Call Center 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian ataupun ingin melaporkan adanya tindak kejahatan maupun gangguan keamanan lainnya.

"Silahkan hubungi Call Center 110 untuk langkah cepat mengantisipasi segala macam gangguan kamtibmas yang terjadi di tengah masyarakat. Polri selalu siap memberikan respon cepat demi terciptanya rasa aman bagi masyarakat," ujar Aris Wibowo.

Dihubungi terpisah, Kapolres Cilegon Polda Banten AKBP Martua Raja Taripar Laut Silitonga, memberikan semangat dan motivasi kepada seluruh anggota Pramuka Saka Bhayangkara untuk mengikuti kegiatan dan sambil mengambil hikmah dalam menjelang pelaksanaan kegiatan Diklatsar Saka Bhayangkara. 

Martua Silitonga mengatakan, agar dalam mengikuti Diklatsar Saka Bhayangkara, anggota Pramuka harua berjiwa Ksatria, Jujur dan mandiri  berani menghadapi segala tantangan.

Disamping itu, Kapolres mengatakan, kedepan di butuhkan generasi yang tangguh, taat kepada agama dan orang tua serta cerdas secara emosional dan intelektual dengan tidak terjebak pada pergaulan negatif.

Dijelaskan Kapolres Martua Silitonga, Saka Bhayangkara adalah wadah kegiatan kebhayangkaraan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis dalam bidang keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), guna menumbuhkan kesadaran berperan serta dalam pembangunan nasional dan membidangi bidang kebhayangkaraan. 

"Saka Bhayangkara, ialah Satuan Karya terbesar dan paling berkembang di Indonesia yang dapat dibentuk di hampir seluruh wilayah Kwartir di Indonesia, tidak terbatas pada suatu sumber daya atau kondisi alam," terangnya.

Dalam pelatihan Saka Bhayangkara, dikatakan Martua Silitonga, umumnya Gerakan Pramuka bekerjasama dengan pihak Kepolisian Republik Indonesia, karena Saka Bhayangkara berada dibawah pembinaan Kepolisian Republik Indonesia.

"Dalam kepramukaan, pramuka mendapat pembinaan dan pendidikan karakter bangsa, sehingga diharapkan nantinya melalui gerakan pramuka, bangsa Indonesia akan betul-betul dapat menjadi bangsa yang bermartabat," pesan Kapolres Martua Silitonga. (Daeng Yusvin/Mudian) 

Perkuat Patroli QR Presisi, Polda Lampung Respons Cepat Tekan Kejahatan Jalanan


REFORMASI-ID | LAMPUNG - Polda Lampung memperkuat patroli malam melalui Tim Quick Respon (QR) Presisi guna mengantisipasi maraknya tindak kejahatan jalanan atau street crime. Tim tersebut disiagakan pada jam dan lokasi yang dianggap rawan gangguan kamtibmas.

Wakapolda Lampung Brigjen Pol. Drs. Sumarto mengatakan Tim QR Presisi dibentuk sebagai upaya menghadirkan rasa aman di tengah masyarakat, sekaligus mempercepat penanganan laporan warga.

“Tim Patroli Quick Respon Presisi Polda Lampung merupakan representasi negara hadir untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat,” katanya saat memimpin kegiatan tersebut pada Sabtu (23/5/2026) malam. 

Menurut dia, pola patroli dilakukan berdasarkan analisa dan evaluasi gangguan kamtibmas, mulai dari titik rawan hingga waktu yang berpotensi terjadi tindak kriminalitas. Selain berpatroli, personel juga melakukan patroli dialogis dengan mendatangi pos kamling dan pos keamanan lingkungan untuk menyerap informasi dari warga.

Sumarto menjelaskan, kehadiran Tim QR Presisi diharapkan mampu memberi efek pencegahan bagi pelaku kejahatan jalanan.

“Kehadiran Tim QR Presisi Polda Lampung diharapkan mampu memberikan efek deterence kepada para pelaku tindak pidana street crime, sehingga bisa mencegah terjadinya tindak pidana,” ujarnya.

*Terhubung dengan Layanan 110*

Selain patroli rutin, Tim QR Presisi juga terkoneksi langsung dengan layanan darurat 110. Sistem tersebut memungkinkan personel bergerak cepat ketika menerima laporan masyarakat.

“Tim QR Presisi Polda Lampung terkoneksi dengan layanan 110, sehingga harapannya bisa secepat mungkin tiba di TKP, menyelamatkan korban, menangkap pelaku dan mengamankan barang bukti,” katanya.

Ia menambahkan, tim patroli juga dipersiapkan untuk melakukan tindakan cepat terhadap setiap laporan yang masuk, termasuk kemungkinan tangkap tangan terhadap pelaku kejahatan.

“Selain itu tim ini juga untuk merespon dengan cepat adanya laporan dari masyarakat, serta mampu melakukan tangkap tangan terhadap pelaku tindak pidana street crime,” ucapnya.

Polda Lampung berharap langkah preventif tersebut dapat mempersempit ruang gerak pelaku kriminalitas jalanan sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kehadiran aparat kepolisian di lapangan.

“Negara tidak boleh kalah. Negara harus hadir,” tegasnya. (Mudian) 

23 Mei 2026

Jelang Puncak Haji, Wakapolri Perkuat Perlindungan Jemaah dengan Arab Saudi



REFORMASI-ID | Arab Saudi - 23 Mei 2026 — Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. beserta tim melakukan lawatan dan pertemuan dengan jajaran Presidency of State Security (PSS) Arab Saudi pada Jumat (22/5) di Kantor PSS, Kota Riyadh, Arab Saudi. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari penguatan koordinasi Indonesia–Arab Saudi dalam perlindungan warga negara serta pengamanan penyelenggaraan ibadah haji menjelang puncak musim haji 2026.

Kedatangan Wakapolri disambut secara resmi oleh Wakil Direktur Intelijen PSS Arab Saudi, Mayjen Abdul Hamid, mewakili pimpinan PSS Arab Saudi. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh penghormatan, mencerminkan eratnya hubungan kedua negara dalam mendukung perlindungan jemaah haji Indonesia.

Lawatan ini menjadi bagian dari penguatan sinergi Satgas Haji Polri yang dibentuk bersama Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia, dalam upaya memperkuat pengawasan, pencegahan, serta perlindungan masyarakat dari praktik haji non-prosedural, penyalahgunaan visa, hingga berbagai modus penipuan yang merugikan calon jemaah.

Hingga saat ini, Subsatgas Gakkum Satgas Haji dan Umrah Polri Tahun 2026 telah menangani 11 Laporan Polisi (LP) dan 21 Laporan Informasi (LI), dengan 13 tersangka, jumlah korban mencapai 320 orang, serta total kerugian masyarakat sebesar Rp10.025.000.000. Selain itu, Satgas Haji Polri juga telah melakukan pencegahan keberangkatan 32 WNI calon jemaah haji non-prosedural sebagai langkah perlindungan agar masyarakat tidak menjadi korban praktik keberangkatan ilegal.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas penguatan koordinasi terkait perlindungan warga negara, pertukaran informasi, serta percepatan penanganan persoalan yang berpotensi dihadapi jemaah Indonesia selama berada di Arab Saudi.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P. menyampaikan bahwa perlindungan jemaah membutuhkan penguatan sinergi sejak sebelum keberangkatan hingga pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.

“Polri bersama Kementerian Haji dan Umrah RI terus memperkuat pengawasan di dalam negeri untuk mencegah keberangkatan non-prosedural dan melindungi masyarakat dari praktik penipuan. Pada saat yang sama, koordinasi dengan otoritas Arab Saudi juga diperkuat agar perlindungan terhadap jemaah Indonesia dapat dilakukan secara menyeluruh,” ujar Kadiv Humas Polri.

Menurutnya, Indonesia sebagai negara dengan jumlah jemaah haji terbesar di dunia membutuhkan kolaborasi yang kuat agar setiap warga negara memperoleh kepastian, keamanan, dan perlindungan selama menjalankan ibadah.

“Perlindungan jemaah merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, penguatan koordinasi dengan otoritas Arab Saudi menjadi bagian penting untuk memastikan masyarakat Indonesia dapat menjalankan ibadah dengan aman, tertib, dan sesuai ketentuan,” tegas Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir.

Polri menegaskan akan terus memperkuat pengawasan dan penegakan hukum terhadap praktik haji non-prosedural di dalam negeri, sekaligus meningkatkan koordinasi internasional sebagai bagian dari komitmen menghadirkan perlindungan maksimal bagi jemaah haji Indonesia.

Diduga Edarkan Tembakau Sintetis, Tiga Pemuda Digelandang Satresnarkoba Polresta Serang


REFORMASI-ID | Serang, Banten - Tiga remaja diduga sebagai pengedar tembakau sintetis, berinisial HB (21), RW (21) dan HD (23), diamankan petugas Satresnarkoba Polresta Serang Kota Polda Banten.

Ketika remaja ini, diamankan petugas Satresnarkoba saat sedang menikmati santap siang di sebuah warung bakso di Lingkungan Mayabon, Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Provinsi Banten.

Diketahui, HB (21), dan RW (21), merupakan warga Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak. Sementara HD (23), adalah warga Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi. 

Ketiganya diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkotika jenis tembakau sintetis di wilayah Kota Serang.

Dalam penangkapan tersebut, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 19 paket tembakau sintetis seberat 124 gram, timbangan digital, bahan baku, serta sejumlah peralatan yang digunakan untuk memproduksi tembakau sintetis.

Kasatresnarkoba Polresta Serang Kota AKP Vhalio Agafe menjelaskan, penangkapan ketiga pelaku dilakukan, pada Sabtu (16/5/2026), setelah sebelumnya petugas mendapatkan informasi terkait aktivitas peredaran tembakau sintetis di wilayah Kota Serang.

"Ketiga pelaku diamankan saat berada di warung bakso usai menyimpan paket tembakau sintetis yang telah dipesan konsumen di sejumlah titik di wilayah Kota Serang," ujar Kasat Narkoba Vhalio, didampingi Kanit 2 Satresnarkoba Iptu Arif, Sabtu (23/5/2026).

Kasat menjelaskan, dari hasil pengembangan, diketahui para pelaku telah menyiapkan sembilan titik lokasi penyimpanan atau sistem tempel untuk transaksi dengan pembeli. 

Saat dilakukan pengecekan, lima titik di antaranya belum sempat diambil oleh pemesan, sehingga diamankan petugas sebagai barang bukti tambahan.

"Dari sembilan titik penyimpanan tembakau sintetis, lima di antaranya masih berisi paket narkotika dan belum diambil pembeli. Seluruhnya kami amankan untuk kepentingan penyidikan," terang Vhalio.

Tidak berhenti sampai di situ, tim kemudian melakukan penggeledahan di rumah HB dan kembali menemukan belasan paket tembakau sintetis siap edar. 

"Polisi juga menemukan berbagai bahan baku dan alat produksi yang diduga digunakan untuk meracik narkotika tersebut," terangnya.

Dari hasil pemeriksaan, HB mengaku memperoleh bahan atau bibit sintetis dari sebuah akun Instagram. Barang tersebut, diterima dengan cara sistem tempel di wilayah BSD, Kota Tangerang.

"Bibit sintetis itu, kemudian diracik menggunakan cairan pelarut kutek dan disemprotkan ke tembakau mole agar jumlahnya bertambah dan lebih menguntungkan," ungkap Kasat menirukan pengakuan tersangka.

Setelah proses pencampuran selesai, tembakau sintetis dikemas ke dalam plastik ukuran 10 gram dan 20 gram, kemudian dipres menggunakan alat khusus sebelum dipasarkan melalui media sosial Instagram milik HB. 

"RW dan HD, bertugas menyimpan paket pesanan di titik yang telah ditentukan dengan imbalan tertentu," ujar Kasat.

Vhalio Agafe menegaskan, bisnis haram tersebut telah dijalankan para pelaku selama beberapa bulan dengan motif ekonomi. 

"Akibat perbuatan para pelaku, ketiganya kini dijerat Pasal 114 ayat (1) Sub Pasal 111 ayat (1) Sub Pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika junto UU RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP serta UU RI Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, dengan ancaman hukuman minimal enam tahun penjara," pungkasnya. (Daeng Yusvin/Mudian)

Danrem 044/Gapo Hadiri Kegiatan Humanis Kodam II/Sriwijaya Bersama Media dan Masyarakat

REFORMASI-ID | Palembang – Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Khabib Mahfud menghadiri kegiatan olahraga bersama awak media, masyarakat, serta bakti sosial pemeriksaan kesehatan dan pembagian paket sembako dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026, Sabtu (23/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Makodam II/Sriwijaya tersebut dipimpin langsung Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis dan diikuti jajaran Kodam II/Sriwijaya, insan pers, serta masyarakat sebagai upaya mempererat silaturahmi dan membangun sinergi antara TNI dan media di wilayah Sumatera Selatan.

Selain olahraga bersama, acara juga diisi pertandingan mini soccer persahabatan antara tim Kodam II/Sriwijaya melawan awak media. Pertandingan berlangsung meriah dan dimenangkan oleh tim Kodam II/Sriwijaya yang dipimpin langsung oleh Mayjen TNI Ujang Darwis sebagai kapten tim.

Dalam sambutannya, Pangdam II/Sriwijaya menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan media yang hadir dan terus menjaga hubungan baik dengan Kodam II/Sriwijaya.

“Saya atas nama Kodam II/Sriwijaya mengucapkan terima kasih atas kehadiran rekan-rekan media. Ini merupakan bukti bahwa kita memiliki komitmen yang kuat untuk menjaga silaturahmi, komunikasi, serta membangun sinergi dan kebersamaan yang harmonis,” ujar Mayjen TNI Ujang Darwis.

Menurutnya, kegiatan olahraga bersama tidak hanya bertujuan menjaga kebugaran fisik, tetapi juga menjadi ruang informal untuk mempererat hubungan dan bertukar pikiran antara TNI dan insan pers.

“Hari ini kita ingin menciptakan suasana santai, gembira, dan penuh kebersamaan agar kita bisa lebih lepas berdiskusi dan saling memahami. Ini momentum yang baik untuk memperkuat sinergi dalam menjaga Sumatera Selatan tetap kondusif,” katanya.

Pangdam juga menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh elemen, termasuk media, dalam mendukung program pemerintah dan mengawal pembangunan nasional di daerah.

Dalam kegiatan tersebut, Kodam II/Sriwijaya turut menggelar bakti sosial berupa pengobatan massal bagi peserta dan masyarakat. Tim kesehatan dari Kodam disiagakan untuk memberikan pemeriksaan kesehatan gratis kepada masyarakat maupun awak media yang hadir. Selain itu, dilakukan pula pembagian paket sembako kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian sosial menyambut Hari Raya Idul Adha.

Lebih lanjut, Pangdam II/Sriwijaya mengajak seluruh pihak menjadikan momentum tersebut sebagai langkah bersama untuk memperkuat kebersamaan dan pengabdian kepada masyarakat. (Mdn) 

22 Mei 2026

Raih Skor 93,33%, PT Hutama Karya Sukses Lewati Wasdal Sistem Manajemen Pengamanan Baharkam Polri



REFORMASI-ID | Jakarta - Tim Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) II Baharkam Polri resmi menutup rangkaian kegiatan Wasdal II implementasi Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) Objek Tertentu (Obter) di PT Hutama Karya (Persero). Rangkaian kegiatan hari ketiga yang berpusat di Ruang Rapat Triangle, Gedung PT Hutama Karya (Persero), Jakarta, ditutup dengan capaian nilai yang sangat baik, Jumat (22/5/2026).

Ketua Tim Wasdal II, Kombes Pol Sigit Widagdo, S.I.K., menjelaskan bahwa agenda hari terakhir ini berfokus pada reviu menyeluruh terhadap Elemen I hingga Elemen V, penyusunan berita acara, hingga penyerahan hasil penilaian skoring akhir.

Berdasarkan hasil pemantauan intensif, Tim Wasdal II Baharkam Polri memberikan nilai skoring sebesar 93,33% untuk implementasi SMP di PT Hutama Karya (Persero). Meski meraih skor tinggi, tim mencatat terdapat 13 kriteria bernilai 1 (kategori warna kuning) yang wajib segera ditindaklanjuti oleh pihak manajemen perusahaan.

Executive Vice President (EVP) PT Hutama Karya (Persero), Nyoman Endi Mahendra, menyambut baik seluruh hasil evaluasi dan rekomendasi yang diberikan oleh Korps Bhayangkara tersebut.

"Kami menginstruksikan seluruh jajaran untuk segera menindaklanjuti rekomendasi dari tim auditor. Perbaikan atas temuan ini sangat krusial guna menghadapi Audit Resertifikasi mendatang, agar tidak menjadi temuan yang berulang," ujar Nyoman Endi dalam sambutannya.

Rangkaian acara penutupan diakhiri dengan penandatanganan sekaligus penyerahan Berita Acara dan Skoring hasil Wasdal II, diikuti sesi foto bersama antara tim Baharkam Polri dan manajemen PT Hutama Karya (Persero).

Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan tim internal Polri, antara lain Kompol Yuli Astiti, S.H., M.H. (Sekretaris), Sugiyo, S.I.P. (Anggota), Drs. Adi Kuntoro (Anggota), dan Iptu Nur Fajar, S.H. (Ps Panit 4 Subdit Audit Ditpamobvit Polda Metro Jaya). Sementara dari pihak eksternal dihadiri langsung oleh EVP PT Hutama Karya (Persero) Nyoman Endi Mahendra, VP HSSE Aswandi Amus, serta seluruh Tim SMP PT Hutama Karya (Persero).

Polri Beri Penghargaan kepada Kementerian dan Lembaga Pendukung Operasi Ketupat 2026, Perkuat Sinergi untuk Keselamatan Masyarakat



REFORMASI-ID | Jakarta - Polri memberikan penghargaan kepada sejumlah kementerian, lembaga, dan BUMN sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan kolaborasi dalam keberhasilan pengamanan Operasi Lilin Nataru 2025 dan Operasi Ketupat 2026. Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Fungsi Lalu Lintas Polri Tahun 2026 yang dibuka Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. di Auditorium STIK-PTIK Lemdiklat Polri, Jakarta, Jumat (22/5/2026).

Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas sinergi lintas sektor dalam mendukung kelancaran arus mudik dan balik, menjaga keselamatan masyarakat, serta memastikan distribusi logistik dan mobilitas nasional berjalan aman selama operasi kemanusiaan berlangsung.

Wakapolri menegaskan keberhasilan pengelolaan lalu lintas nasional tidak dapat dilakukan Polri sendiri, tetapi membutuhkan dukungan dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

“Keberhasilan Operasi Ketupat dan pengelolaan lalu lintas nasional merupakan hasil kerja bersama lintas kementerian, lembaga, pemerintah daerah, dan seluruh stakeholder terkait,” ujar Wakapolri.

Keberhasilan kolaborasi tersebut tercermin dalam capaian Operasi Ketupat 2026, di mana angka kecelakaan lalu lintas turun 5,31 persen atau berkurang 531 kasus, korban meninggal dunia menurun 30,41 persen atau setara dengan 104 jiwa terselamatkan, serta tingkat kepuasan masyarakat terhadap penyelenggaraan mudik mencapai 85,3 persen.

Adapun penghargaan diberikan kepada:

* Kementerian Perhubungan Republik Indonesia
* Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia
* Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
* Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia
* PT Jasa Raharja
* PT Jasa Marga
* PT ASDP Indonesia Ferry (Persero)
* PT Pelabuhan Indonesia (Persero)

Penghargaan tersebut diberikan atas partisipasi aktif dalam mendukung keberhasilan Operasi Lilin Nataru 2025 dan Operasi Ketupat 2026.

Sejumlah pimpinan kementerian, lembaga dan mitra strategis hadir secara langsung maupun diwakili dalam penerimaan penghargaan, di antaranya Ketua Komisi III DPR RI, Menteri Perhubungan, Menteri Pekerjaan Umum, pimpinan BUMN sektor transportasi dan asuransi, serta perwakilan kementerian dan lembaga terkait.

Selain pemberian penghargaan, Korlantas Polri turut memperkenalkan berbagai inovasi pelayanan lalu lintas berbasis digital sebagai bagian transformasi pelayanan publik dan implementasi reformasi Polri, di antaranya SIM Digital yang terintegrasi dengan layanan administrasi kendaraan, serta ETLE Drone Mobile yang dilengkapi teknologi Face Recognition.

Transformasi digital tersebut diperkuat melalui pengembangan SIGNAL (Samsat Digital Nasional), ETLE, SIM Digital, integrasi CCTV, hingga sistem berbasis Artificial Intelligence (AI) untuk menghadirkan pelayanan yang lebih cepat, transparan, dan mudah diakses masyarakat.

Wakapolri menegaskan transformasi pelayanan lalu lintas harus terus diperkuat seiring meningkatnya kebutuhan mobilitas masyarakat dan kompleksitas pengelolaan lalu lintas nasional.

“Digitalisasi bukan sekadar modernisasi sistem, tetapi upaya menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, akuntabel dan mudah diakses masyarakat,” kata Wakapolri.

Menurutnya, keberhasilan teknologi tetap harus diiringi penguatan kualitas SDM dan integritas personel.

“Polantas adalah etalase Polri. Karena itu pelayanan harus semakin profesional, presisi, humanis, dan mampu memberikan rasa aman serta nyaman kepada masyarakat,” pungkas Wakapolri.

Pemberian penghargaan sekaligus penguatan inovasi pelayanan publik tersebut menjadi bagian dari upaya membangun sinergi lintas sektor dan transformasi berkelanjutan, guna menghadirkan sistem lalu lintas yang semakin aman, modern, dan berorientasi pada keselamatan masyarakat.

Buka Rakernis Korlantas 2026, Wakapolri Tekankan Smart Policing dan Pelayanan Humanis



REFORMASI-ID | Jakarta - Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo resmi membuka Rakernis Fungsi Korlantas Polri Tahun Anggaran 2026, Jumat (22/5/2026). Dalam arahannya, Wakapolri menekankan pentingnya transformasi digital layanan lalu lintas guna menjawab tantangan mobilitas masyarakat dan perkembangan lalu lintas nasional yang semakin kompleks.

Menurut Dedi, fungsi lalu lintas kini memiliki peran strategis dalam mendukung stabilitas ekonomi, distribusi logistik, hingga produktivitas nasional. Karena itu, digitalisasi pelayanan lalu lintas harus menjadi prioritas utama.

“Digitalisasi layanan lalu lintas bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan untuk menghadirkan pelayanan yang cepat, transparan, terintegrasi, dan mudah diakses masyarakat,” kata Dedi.

Dalam Rakernis tersebut, Wakapolri juga mengapresiasi keberhasilan Operasi Ketupat 2026. Tercatat angka kecelakaan turun 5,31 persen dan korban meninggal dunia menurun 30,41 persen dibanding tahun sebelumnya.

Selain itu, survei Indikator Politik menunjukkan 85,3 persen masyarakat puas terhadap penyelenggaraan mudik Lebaran 2026, sementara tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat menjadi 63,7 persen.

Meski demikian, Dedi mengingatkan jajaran Korlantas agar tidak cepat berpuas diri. Ia menyoroti masih tingginya angka black spot, trouble spot, kecelakaan di perlintasan sebidang, hingga kemacetan di sejumlah kota besar.

“Jajaran Korlantas adalah etalase Polri. Setiap perilaku anggota di lapangan akan memengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap institusi,” tegasnya.

Wakapolri juga memberi arahan kepada seluruh personel untuk memperkuat penerapan smart policing melalui ETLE, integrasi CCTV, pemanfaatan AI, hingga pengembangan sistem lalu lintas berbasis data real time.

Terakhir, Dedi menegaskan pentingnya pelayanan yang humanis, profesional, dan berintegritas sebagai fondasi membangun budaya tertib berlalu lintas di masyarakat.

“Lalu lintas merupakan refleksi tingkat peradaban bangsa. Karena itu, Polantas harus menjadi garda terdepan dalam membangun budaya tertib dan keselamatan berlalu lintas,” pungkasnya.

Wakapolri Tekankan Digitalisasi Layanan dan Inovasi Tilang Elektronik pada Rakernis Fungsi Lantas 2026



REFORMASI-ID | Jakarta - Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo menegaskan komitmen Polri dalam meningkatkan pelayanan publik melalui transformasi digital dan inovasi teknologi pada kegiatan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Fungsi Lalu Lintas Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Auditorium Mutiara PTIK, Jakarta Selatan, Jumat (22/5/2026).

Dalam arahannya, Wakapolri menyampaikan bahwa Rakernis Fungsi Lantas 2026 menjadi bagian dari implementasi arah kebijakan pimpinan Polri sekaligus tindak lanjut rekomendasi percepatan reformasi Polri, khususnya dalam peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Pada kegiatan Rapat Kerja Teknis Kakorlantas Polri Tahun Anggaran 2026, kegiatan ini sebagai bentuk komitmen dari Kakorlantas untuk menjelaskan apa yang menjadi arah kebijakan pimpinan Polri. Ini juga menjadi bagian daripada tindak lanjut rekomendasi Komisi Percepatan Reformasi Polri,” ujar Wakapolri.

Pada kesempatan tersebut, Korlantas Polri meluncurkan sejumlah layanan digital terbaru guna mempermudah akses pelayanan masyarakat secara cepat, transparan, dan akuntabel. Salah satu inovasi yang diperkenalkan adalah SIM Digital serta pelayanan perpanjangan STNK dan BPKB yang sudah disiapkan dengan baik oleh Korlantas.

“Tujuannya adalah untuk mempermudah proses pelayanan kepada masyarakat, akuntabel, dan tentunya juga mudah diakses oleh masyarakat dengan sistem digitalisasi ini,” ungkap Wakapolri.

Ia menjelaskan, sistem digital tersebut telah mengintegrasikan berbagai layanan kepolisian lalu lintas mulai dari pelayanan SIM, perpanjangan STNK hingga BPKB dalam satu platform pelayanan terpadu.

Selain itu, Rakernis Fungsi Lantas 2026 juga menjadi momentum peluncuran Adelaide Drone Mobile yang memiliki kemampuan mendeteksi pelanggaran lalu lintas secara dinamis melalui teknologi pengawasan udara dan sistem face recognition.

“Adelaide Drone Mobile ini juga bisa meng-capture face recognition. Jadi, bisa dipadukan dari identifikasi kendaraan dan terintegrasi langsung dengan sistem data yang sudah ada. Kemudian juga untuk menghindari kesalahan dalam penindakan lalu lintas, bisa memverifikasi dengan menggunakan sistem pengenalan wajah. Ini sebuah langkah yang luar biasa,” jelas Wakapolri.

Dalam Rakernis tersebut, Polri juga memberikan apresiasi kepada Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi serta stakeholder terkait atas sinergi dan kolaborasi selama pelaksanaan Operasi Ketupat dan pengamanan arus mudik yang dinilai berjalan optimal.

Wakapolri menambahkan, Rakernis Fungsi Lantas 2026 juga menjadi forum evaluasi terhadap pelaksanaan operasi lalu lintas sepanjang tahun 2026 sekaligus penyusunan desain operasi tahun 2027 agar pelayanan Polri kepada masyarakat semakin presisi dan humanis.

“Langkah-langkah progresif ini kita harapkan dapat terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, baik di jalan maupun pelayanan-pelayanan kepolisian lainnya,” tutup Wakapolri.

Jawab Rekomendasi KPRP, Polri Perkuat Digitalisasi Pelayanan Publik Lewat Inovasi Korlantas



REFORMASI-ID | Jakarta - Transformasi digital yang dikembangkan Korlantas Polri melalui ETLE Drone, ETLE Face Recognition, SIM Digital hingga integrasi layanan berbasis data real time, menjadi salah satu implementasi konkret jawaban Polri atas rekomendasi Komisi Percepatan Reformasi Polri (KPRP), khususnya pada aspek penguatan tata kelola, transparansi pelayanan publik, pengawasan, digitalisasi, serta pencegahan penyimpangan dalam layanan kepolisian.

Hal tersebut disampaikan Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. saat membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Fungsi Lalu Lintas Tahun 2026 di Auditorium PTIK, Jakarta, Jumat (22/5).

Menurut Wakapolri, reformasi Polri harus diwujudkan dalam sistem pelayanan yang lebih transparan, cepat, akuntabel dan mudah diakses masyarakat, bukan hanya perubahan regulasi.

“Rekomendasi reformasi tidak boleh berhenti pada dokumen. Masyarakat harus merasakan perubahan nyata dalam pelayanan publik Polri,” tegas Wakapolri.

ETLE Drone: Pelanggaran Terdeteksi Otomatis, Konfirmasi Bisa Melalui WhatsApp

Salah satu inovasi yang dikembangkan yakni ETLE Drone Patroli Presisi, yang digunakan untuk memantau dan mendeteksi pelanggaran lalu lintas secara real time, termasuk pelanggaran ganjil-genap dan pelanggaran kasat mata lainnya.

Kasi Binwas Subdit Dakgar Korlantas Polri AKBP M. Adiel Aristo, S.I.K., M.H. menjelaskan, mekanisme kerja ETLE Drone dilakukan secara terintegrasi:

1. Drone melakukan patroli udara dan merekam pelanggaran lalu lintas secara otomatis;
2. Data pelanggaran langsung masuk ke sistem Back Office ETLE Nasional;
3. Petugas validator melakukan verifikasi dan identifikasi kendaraan;
4. Konfirmasi dikirim kepada pemilik kendaraan melalui:
    * Surat konfirmasi, atau
    * Notifikasi WhatsApp yang langsung diterima nomor pelanggar;
5. Pemilik kendaraan dapat melakukan klarifikasi dan penyelesaian pembayaran secara daring melalui BRIVA;
6. Jika konfirmasi diabaikan, kendaraan berpotensi diblokir sementara oleh petugas Back Office sesuai mekanisme yang berlaku.

Sistem ini dirancang untuk mengurangi interaksi langsung, memperkuat transparansi penindakan dan menekan potensi penyimpangan.

ETLE Face Recognition Terintegrasi Dukcapil

Korlantas juga mengembangkan ETLE Face Recognition yang telah terintegrasi dengan data kependudukan Dukcapil dan digunakan pada sistem ETLE di berbagai wilayah Indonesia.

Teknologi ini berfungsi ketika:

  • * Nomor kendaraan tidak terbaca;
  • * Kendaraan belum terdaftar atau terindikasi tidak sesuai data registrasi;
  • * Dibutuhkan identifikasi tambahan terhadap pelanggaran.

Integrasi ini bertujuan meningkatkan akurasi identifikasi dan memperkuat sistem penegakan hukum berbasis data.

SIM Digital: Barcode Berubah Setiap 10 Detik dan Tidak Bisa Di-screenshot

Inovasi lainnya ialah SIM Digital, yang memungkinkan masyarakat mengakses SIM melalui aplikasi Digital Korlantas tanpa harus selalu membawa kartu fisik.

AKBP Randy Asdar, S.Kom., S.I.K., M.Si. menjelaskan sejumlah fitur teknis SIM Digital:

* Memiliki kedudukan yang sama dengan SIM fisik sesuai Pasal 85 Ayat (1) UU Nomor 22 Tahun 2009;
* Menggunakan barcode dinamis yang berubah setiap 10 detik untuk mencegah pemalsuan;
* Tidak dapat di-screenshot atau dipindahtangankan;
* Memiliki sertifikasi keamanan dari BSSN untuk perlindungan data;
* Petugas dapat memverifikasi keaslian SIM melalui aplikasi pemindai khusus;
* Data pemilik SIM akan muncul otomatis saat dilakukan verifikasi.

Selain itu, aplikasi Digital Korlantas memiliki fitur:

✓ Pengingat masa berlaku SIM sebelum habis;
✓ Perpanjangan SIM secara daring, tanpa perlu datang ke Satpas;
✓ Integrasi layanan administrasi lalu lintas dalam satu aplikasi.

“Masyarakat tidak perlu lagi datang ke kantor pelayanan hanya untuk memperpanjang SIM. Seluruh proses dapat dilakukan melalui aplikasi,” jelas AKBP Randy.

Digitalisasi Layanan Nasional Terus Diperluas

Selain ETLE dan SIM Digital, Korlantas juga telah memperkuat layanan berbasis digital melalui:

* SIGNAL (Samsat Digital Nasional) yang telah terintegrasi dengan 1.324 Samsat atau 93,7 persen nasional;
* SINAR (SIM Nasional Presisi) yang terhubung dengan 153 Satpas;
* 783.858 penerbitan E-BPKB;
* Penguatan 1 NTMC, 31 RTMC, dan 25 TMC untuk pengelolaan lalu lintas berbasis data real time;
* Pengembangan Body Worn Camera untuk meningkatkan akuntabilitas personel;
* Integrasi CCTV dan Artificial Intelligence (AI) dalam pengelolaan lalu lintas.

Menurut Wakapolri, inovasi tersebut menjadi bagian dari reformasi tata kelola Polri yang menempatkan pelayanan publik sebagai pusat perubahan institusi.

“Digitalisasi bukan sekadar modernisasi sistem, tetapi upaya menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, akuntabel dan mudah diakses masyarakat,” ujar Wakapolri.

Namun demikian, ia menegaskan keberhasilan transformasi tetap ditentukan kualitas SDM dan integritas personel.

“Sebaik apa pun sistem yang dibangun, faktor utama tetap manusia yang menjalankannya,” tutup Wakapolri.