Media Reformasi Indonesia (MRI)

01 April 2026

Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) Hadiri Kenal Pamit Kapolsek Bekasi Selatan


REFORMASI - ID | Kota Bekasi - Suasana penuh keakraban mewarnai acara Kenal Pamit Kapolsek Bekasi Selatan dari Kompol Dr. Dedi Herdiana, S.H., M.H kepada penggantinya Kompol Suparmin, S.H., M.H., yang digelar pada Sabtu, 31 Maret 2026, bertempat di Bekasi Selatan, Kota Bekasi. 

Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimcam, Koramil 01/Kranji , Ketua FKRW Kecamatan Bekasi Selatan, para Lurah se-Kecamatan Bekasi Selatan, tokoh masyarakat, Tokoh Agama, Pokdarkamtibmas Bhayangkara, Senkom Mitra Polri, RPK2, FKPM serta perwakilan organisasi kemasyarakatan dan keagamaan seperti LDII, NU, Muhammadiyah dan undangan lainnya. 

Dalam kesempatan tersebut, Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) hadir dipimpin langsung oleh Ketuanya Eddy Purwanto. 

Edi Purwanto Ketua FKPM Bekasi Selatan yang juga sebagai tokoh masyarakat berkomitmen mendukung Polri dalam menjaga keamanan. 

Ia menegaskan komitmen FKPM untuk terus bersinergi dengan Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Bekasi Selatan. 

Eddy Purwanto yang hadir bersama jajaran pengurus  mengapresiasi dan turut mengucapkan selamat jalan kepada Kompol Dr. Dedi Herdiana, S.H., M.H sekaligus berterima kasih atas kerjasamanya selama bertugas, juga menyampaikan selamat di jabatan barunya sebagai Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Timur. 

“Dengan adanya pergantian kepemimpinan ini, tentu FKPM selaku mitra yang sudah bekerjasama selama ini akan lebih baik lagi kedepannya dan lebih erat lagi dalam menjalin komunikasi untuk bertugas bersama-sama membina dan menyelenggarakan fungsi pembinaan keamanan yang mencakup pemeliharaan dan upaya peningkatan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas)," jelas Eddy. 


Dari pantauan awak media situasi tampak haru tapi penuh kehangatan dan kebersamaan warnai kenal pamit Kapolsek Bekasi Selatan dari Kompol Dr. Dedi Herdiana, S.H., M.H kepada penggantinya Kompol Suparmin, S.H., M.H. (Agus W) 







Wali Kota Tinjau Aliran Sungai dan Gorong-Gorong di Perumahan Pujangga Alam


REFORMASI-ID | Lampung - Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana melakukan peninjauan aliran sungai dan gorong-gorong yang melintasi Perumahan Pujangga Alam, Labuhan Ratu, Kecamatan Kedaton, Kota Bandar Lampung, pada Selasa (31/3/2025). 

Peninjauan ini dilakukan sebagai upaya memastikan kondisi aliran air tetap lancar guna mengantisipasi terjadinya genangan maupun banjir, khususnya saat intensitas hujan meningkat. 

Dalam kegiatan tersebut, Eva Dwiana  menegaskan pentingnya perawatan rutin serta penanganan cepat terhadap saluran air yang mengalami penyumbatan atau kerusakan, sehingga dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat sekitar. 

"Perawatan terhadap saluran air itu penting, agar tidak ada lagi penyumbatan," ucapnya. 

Kegiatan ini akan rutin dilakukan melibatkan semua pihak, termasuk satgas banjir Kota Tapis Berseri sehingga di harapkan tidak ada lagi aliran air yang tersumbat. (*)

Laporan Korps 1 April 2026, Danrem 044/Gapo : Pangkat Bukan Sekadar Simbol, Tapi Tanggung Jawab


REFORMASI-ID | Palembang – Korem 044/Garuda Dempo menggelar acara Laporan Korps Kenaikan Pangkat bagi Perwira, Bintara, dan Tamtama periode 1 April 2026. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Korem 044/Garuda Dempo, Brigjen TNI Khabib Mahfud, S.I.P., M.M, Rabu (1/4/2026).

Acara berlangsung dengan khidmat dan penuh rasa bangga sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian para prajurit dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

Dalam amanatnya, Brigjen TNI Khabib menyampaikan, “Saya selaku Komandan Korem 044/Garuda Dempo mengucapkan selamat kepada para Perwira, Bintara, dan Tamtama Korem 044/Gapo yang telah mendapat kepercayaan dari negara berupa kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi dari pangkat semula,” kata Danrem.

Kenaikan pangkat yang saudara-saudara terima bukanlah sesuatu yang datang secara otomatis, melainkan merupakan hasil dari penilaian yang objektif atas kinerja, loyalitas, serta dedikasi yang telah saudara tunjukkan dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab jabatan masing-masing selama ini.

“Saya tekankan bahwa kenaikan pangkat merupakan bentuk penghargaan sekaligus pengakuan dari negara dan institusi TNI Angkatan Darat atas pengabdian yang telah diberikan. Namun demikian, di balik penghargaan tersebut, terkandung pula tanggung jawab yang semakin besar,” lanjutnya.

“Pangkat yang saudara sandang saat ini adalah sebuah amanah yang sangat tinggi nilainya, yang memiliki dimensi moralitas serta mengandung pesan dan harapan dari organisasi untuk diwujudkan dalam pelaksanaan tugas ke depan. Oleh karena itu, saya berharap agar kenaikan pangkat ini dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, serta kualitas pengabdian kepada bangsa dan negara,” imbuhnya.

Kegiatan Laporan Korps ini merupakan tradisi satuan sebagai bentuk penghormatan dan kebanggaan atas pencapaian prajurit, sekaligus momentum untuk memperkuat komitmen dalam meningkatkan kinerja dan pengabdian kepada bangsa dan negara. (Mdn)

Polda Lampung Tegaskan Rekrutmen Polri 2026 Bersih, Transparan, dan Humanis Melalui Fakta Integritas


REFORMASI-ID | Lampung — Polda Lampung menegaskan komitmennya dalam mewujudkan proses penerimaan anggota Polri yang bersih, transparan, akuntabel, dan humanis melalui kegiatan Pakta Integritas dan Pengambilan Sumpah dalam rangka Penerimaan Terpadu Taruna/i Akpol, Bintara, dan Tamtama Polri Tahun Anggaran 2026, yang digelar pada Selasa (31/3/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf yang mengikuti pelaksanaan pakta1 integritas dan pengambilan sumpah sebagai bagian dari tahapan awal rekrutmen terpadu anggota Polri di wilayah hukum Polda Lampung.

Dalam sambutannya, Kapolda Lampung menegaskan bahwa fakta integritas bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan komitmen moral dan janji suci seluruh pihak yang terlibat dalam proses seleksi.

“Pelaksanaan pakta integritas yang akan Saudara ikrarkan merupakan sebuah kontrak moral dan janji suci kepada diri sendiri, institusi, bangsa, dan negara,” ujar Helfi.

Kapolda juga memberikan penegasan kepada panitia dan pengawas agar memegang teguh prinsip objektivitas selama seluruh tahapan penerimaan berlangsung.

 Ia menekankan bahwa proses seleksi anggota Polri harus terbebas dari segala bentuk korupsi, kolusi, nepotisme (KKN), pungutan liar, maupun intervensi dari pihak manapun.

"Tidak ada toleransi terhadap pelanggaran integritas dalam proses rekrutmen, karena seleksi anggota Polri harus mampu menghasilkan sumber daya manusia yang unggul, profesional, dan berintegritas," ucap Kapolda.

Selain itu, Kapolda Lampung juga mengingatkan para orang tua dan wali peserta agar memberikan dukungan penuh kepada putra-putrinya serta mempercayakan sepenuhnya proses seleksi kepada panitia. 

Ia menegaskan bahwa kelulusan peserta ditentukan oleh kemampuan dan kompetensi, bukan oleh uang ataupun koneksi.

"Kepada para peserta seleksi, Kapolda berpesan agar mengikuti seluruh rangkaian tahapan dengan semangat kompetisi yang sehat dan menjunjung tinggi kejujuran, disiplin, serta mental yang kuat sebagai calon anggota Polri," ungkapnya.

Polda Lampung, lanjutnya, melaksanakan rekrutmen ini dengan menjunjung tinggi prinsip BETAH, yaitu Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis. Prinsip tersebut selaras dengan amanat Kapolri bahwa setiap tahapan rekrutmen harus diawasi secara ketat oleh tim pengawas internal maupun eksternal agar berjalan terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan.

"Polda Lampung menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan proses rekrutmen Polri yang bersih dan terpercaya, sehingga mampu melahirkan calon-calon anggota Polri yang berkualitas, profesional, serta siap mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara," pungkas Kapolda Lampung. (Mdn)

PC LDII Bekasi Selatan Hadiri Kenal Pamit Kapolsek, Perkuat Sinergi dengan Polri


REFORMASI-ID | Kota Bekasi - Ketua Pimpinan Cabang (PC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Bekasi Selatan  Ir. H. Basri Borahima menghadiri acara kenal pamit Kapolsek Bekasi Selatan dari Kompol Dr. Dedi Herdiana, S.H., M.H kepada penggantinya Kompol Suparmin, S.H., M.H., yang digelar pada Sabtu, 31 Maret 2026, bertempat di Bekasi Selatan, Kota Bekasi. 

Acara ini menandai pergantian kepemimpinan baru Korps Bhayangkara di Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa  Barat. 

Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimcam, Koramil 01/Kranji , Ketua FKRW Kecamatan Bekasi Selatan, para Lurah se-Kecamatan Bekasi Selatan, tokoh masyarakat, Tokoh Agama, Pokdarkamtibmas Bhayangkara, Senkom Mitra Polri, RPK2 serta perwakilan organisasi kemasyarakatan dan keagamaan seperti LDII, NU, Muhammadiyah, Forum Komunikasi Gereja Galaxi (FKGG) dan undangan lainnya. 

H. Basri Borahima Ketua PC LDII Bekasi Selatan menyampaikan apresiasinya kepada Kompol Dedi Herdiana atas dedikasinya selama bertugas dan berharap agar Kapolsek yang baru dapat melanjutkan kerja sama yang baik di Kecamatan Bekasi Selatan. 

Selain itu, Ketua PC LDII Bekasi Selatan H. Basri Borahima  memberikan ucapan selamat dan mendoakan Kapolsek Bekasi Selatan yang lama dan yang baru. Ia menjelaskan kehadiran LDII dalam acara ini menegaskan posisi organisasi kemasyarakatan sebagai mitra strategis dalam menjaga harmoni sosial di wilayah Bekasi Selatan. 

H. Basri menerangkan LDII Bekasi Selatan siap melanjutkan sinergitas kolaborasi dan kerja sama dalam mendukung tugas-tugas Polri demi terwujudnya keamanan ketertiban dan Kondisifitas masyarakat.

“Kami siap mendukung upaya kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan, terutama melalui pendekatan dakwah yang menyejukkan dan program-program sosial yang kami jalankan,” ungkapnya.


Dari pantauan awak media, situasi tampak haru tapi penuh kehangatan dan kebersamaan warnai kenal pamit Kapolsek Bekasi Selatan dari Kompol Dr. Dedi Herdiana, S.H., M.H kepada penggantinya Kompol Suparmin, S.H., M.H. (Agus W)











Dari London hingga Seoul, Rasa Bhayangkara Nusantara Menembus Dunia



REFORMASI-ID  | Jakarta -  Perjalanan internasional buku Rasa Bhayangkara Nusantara atau Taste of Nusantara: 80 Bhayangkara Menu for Indonesia’s Free Nutritious Meals Program terus menunjukkan perkembangan signifikan. Setelah menjangkau Eropa, Amerika, Timur Tengah, dan Jepang, kini buku tersebut resmi hadir di Korea Selatan sebagai bagian dari ekspansi diplomasi budaya Indonesia di kawasan Asia.

Kehadiran buku ini di Korea Selatan merupakan kelanjutan dari rangkaian perjalanan global yang sebelumnya dibawa oleh Dirgayuza Setiawan, B.Med.Sc., M.Sc., Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan berkolaborasi dengan Wakapolri Dedi Prasetyo, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. ke berbagai penjuru dunia dalam setiap lawatan internasionalnya, termasuk London, forum World Economic Forum di Davos, Washington D.C., hingga Jeddah, serta penguatan diplomasi di Kedutaan Besar Jepang. Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., menekankan bahwa perjalanan global buku ini merupakan bagian dari strategi besar diplomasi Indonesia.

“Perjalanan Rasa Bhayangkara Nusantara dari Eropa, Amerika, Timur Tengah, Jepang hingga Korea Selatan menunjukkan bahwa Indonesia mampu menghadirkan pendekatan baru dalam diplomasi—melalui gastrodiplomasi yang menggabungkan kebijakan, budaya, dan nilai kemanusiaan. Buku ini kami tulis bersama sebagai kontribusi nyata untuk memperkuat posisi Indonesia di mata dunia,” tegas Wakapolri.

Perkembangan terbaru ini dilanjutkan oleh Dirgayuza Setiawan yang membawa semangat gastrodiplomasi Indonesia ke Korea Selatan melalui pemberian buku terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dalam momentum tersebut, Dirgayuza menyampaikan langsung:

“Hari ini saya memberikan buku Taste of Nusantara dan Pangan Biru MBG kepada Duta Besar Republik Indonesia untuk Korea Selatan, Bapak Cecep. Bapak Cecep merupakan duta besar yang sangat menaruh perhatian terhadap pelaksanaan program MBG, terutama dalam hal apa saja yang dapat kita pelajari dari implementasi MBG di Korea Selatan.”

Buku tersebut diserahkan kepada Cecep Herawan, S.H., M.H., diplomat senior Indonesia yang menjabat sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Korea Selatan di Seoul, yang dikenal aktif mendorong penguatan kerja sama Indonesia–Korea Selatan, termasuk dalam bidang pengembangan sumber daya manusia dan kebijakan publik.

Dirgayuza menjelaskan bahwa Korea Selatan telah lebih dahulu menjalankan program serupa dengan skala nasional.

“Setiap tahunnya, Korea Selatan mengalokasikan anggaran sekitar 80 triliun rupiah dan membutuhkan waktu kurang lebih 20 tahun untuk menerapkan MBG secara nasional. Di Korea, MBG telah menjadi bagian dari kultur bangsa, bahkan ditampilkan dalam berbagai acara televisi yang menunjukkan peran dapur sekolah dalam menyediakan makanan bergizi bagi siswa.”

Menurutnya, proses implementasi di Korea membutuhkan waktu panjang karena menggunakan sistem dapur langsung di sekolah, yang pengembangannya dilakukan secara bertahap dan terstruktur.

“Dengan adanya buku ini, kami berharap dapat meningkatkan diplomasi kuliner antara Indonesia dan Korea Selatan, di mana kedua negara sama-sama menjalankan kebijakan MBG nasional bagi seluruh anak sekolah,” tambahnya.

Perjalanan Rasa Bhayangkara Nusantara kini membentuk lintasan diplomasi global yang kuat:
 • London – Penguatan diplomasi kultural Indonesia di Eropa
 • Davos – Hadir dalam forum World Economic Forum sebagai showcase kebijakan berbasis budaya
 • Washington D.C. – Mendukung diplomasi kenegaraan Presiden Prabowo Subianto
 • Jeddah – Memperluas pengaruh di kawasan Timur Tengah
 • Kedutaan Besar Jepang – Memperkuat kemitraan strategis Indonesia–Jepang
 • Korea Selatan – Menjadi ruang kolaborasi dan pembelajaran implementasi MBG secara global

Setiap titik perjalanan mempertegas bahwa buku ini bukan sekadar karya kuliner, melainkan instrumen komunikasi kebijakan Indonesia kepada masyarakat dunia.

Buku Rasa Bhayangkara Nusantara ditulis bersama oleh Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo dan Dirgayuza Setiawan.

Dirgayuza menegaskan: “Buku Rasa Bhayangkara Nusantara kami hadirkan sebagai jembatan komunikasi kebijakan Indonesia kepada dunia, agar dapat dipahami melalui bahasa budaya yang universal.”

Gastrodiplomasi sebagai Wajah Baru Indonesia

Rasa Bhayangkara Nusantara memuat 80 menu bergizi dari berbagai daerah di Indonesia, sekaligus merepresentasikan implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai kebijakan prioritas nasional.

Kini, dari London hingga Seoul, buku ini terus bergerak melintasi batas geografis dan diplomatik, membawa pesan Indonesia kepada dunia: bahwa kebijakan strategis dapat dikomunikasikan melalui budaya, bahwa keamanan dan kemanusiaan berjalan beriringan, serta bahwa gastrodiplomasi menjadi bagian integral dan selaras dengan diplomasi bangsa.

Hal ini sebagai wujud nyata bahwa Polri, bersama pemerintah, tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam membawa inovasi, kebijakan, dan identitas bangsa Indonesia ke panggung global.

Hadir di Tengah Masyarakat, Personel Dit samapta Gelar Patroli Dialogis dan Strong Point di Bundaran HI hingga Kota Tua



REFORMASI-ID | Jakarta - Guna memastikan kelancaran aktivitas masyarakat dan menjaga situasi keamanan yang kondusif, Personel Detasemen Perintis Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri melaksanakan pengamanan Strong Point dan Patroli Dialogis di sejumlah wilayah hukum Polda Metro Jaya pada Rabu (01/04/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 05.00 WIB ini menyasar titik-titik vital ibu kota, di antaranya kawasan Bundaran HI, Monas, dan Kota Tua. Sebanyak 70 personel dikerahkan di bawah pimpinan langsung Penanggung Jawab AKBP Ricky Pranata Vivaldy, S.P., S.I.K., M.H., dan Danton Penanggung Jawab Bripka Hendrik.

“Personel kami hadir di lapangan untuk menciptakan situasi Kamseltibcarlantas (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas) yang aman dan tertib. Fokus utama kami adalah pengaturan arus lalu lintas di titik rawan kepadatan serta memberikan rasa aman bagi warga yang memulai aktivitas pagi,” ujar AKBP Ricky Pranata Vivaldy dalam laporannya.

Selain melakukan pengaturan lalu lintas (Gatur Lalin), personel di lapangan juga aktif melakukan Patroli Dialogis. Petugas menyapa langsung masyarakat dan pengguna jalan untuk memberikan imbauan kamtibmas, mengajak warga tertib berlalu lintas, serta menjaga ketertiban umum secara bersama-sama.

Berdasarkan pantauan di lapangan, pembagian personel dilakukan secara merata: 20 personel di Bundaran HI, 20 personel di kawasan Monas, serta 12 personel di Kota Tua, didukung oleh tim Driver, Provost, dan PID.

Hingga kegiatan berakhir pada pukul 10.00 WIB, situasi di seluruh titik plotingan dilaporkan aman dan terkendali. Tidak ada kejadian menonjol yang mengganggu ketertiban. Arus lalu lintas terpantau lancar, dan komunikasi antara petugas dengan masyarakat terjalin dengan sangat baik.

Meski menghadapi tantangan cuaca yang fluktuatif dan peningkatan volume kendaraan di jam sibuk, dedikasi personel Detasemen Perintis tetap maksimal demi memberikan pelayanan terbaik. Langkah preventif ini terbukti efektif dalam mendeteksi dini potensi gangguan keamanan dan memastikan Jakarta tetap nyaman bagi seluruh warganya.

Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam semboyan "Siap Terlihat dan Bermanfaat" bagi nusa dan bangsa.

Forum Komunikasi Gereja Galaxi (FKGG) Hadiri Kenal Pamit Kapolsek Bekasi Selatan


REFORMASI-ID  -  Kota Bekasi - Suasana penuh keakraban mewarnai acara Kenal Pamit Kapolsek Bekasi Selatan dari Kompol Dr. Dedi Herdiana, S.H., M.H kepada penggantinya Kompol Suparmin, S.H., M.H., yang digelar pada Sabtu, 31 Maret 2026, bertempat di Bekasi Selatan, Kota Bekasi. 

Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimcam, Koramil 01/Kranji , para Lurah se-Kecamatan Bekasi Selatan, tokoh masyarakat, Tokoh Agama, Pokdarkamtibmas Bhayangkara, Senkom Mitra Polri, RPK2 serta perwakilan organisasi kemasyarakatan dan keagamaan seperti LDII, NU, Muhammadiyah, Forum Komunikasi Gereja Galaxi (FKGG) dan undangan lainnya. 


Dalam acara kenal pamit dihadiri jajaran pengurus Forum Komunikasi Gereja Galaxi (FKGG),  diwakili.oleh : Ir.Jacky Wattimury ( Sekretaris FKGG),  Susi Bastian (Bendahara FKGG ),   Amin Fransiscus dan Djoko ( Koordinator Keamanan dan umum FKGG).

Jackywatimuri Sekretaris FKGG menyampaikan apresiasinya kepada Kompol Dedi Herdiana atas dedikasinya selama bertugas dan berharap agar Kapolsek yang baru dapat melanjutkan kerja sama yang baik di Kecamatan Bekasi Selatan. 

Menurut Jacky kebersamaan dan pertemanan dengan kapolsek selama ini  terjalin erat. Dalam berbagai kegiatan Kapolsek selalu ada termasuk kegiatan Natal dan Tahun baru. 

Sementara itu, Dr. Ir. Juli Edi Sebayang, M.Si Ketua Forum Komunikasi Gereja Galaxi (FKGG) yang juga sebagai tokoh Agama di Bekasi Selatan mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Kapolsek Bekasi Selatan  Kompol Dr. Dedi Herdiana, S.H., M.H atas dedikasi dan profesionalisme dalam melaksanakan tugas selama ini. 


Polri bersama TNI, Aparatur Pemerintah, dan elemen masyarakat bekerja sama memastikan kegiatan  di Bekasi Selatan aman. Seperti saat ibadah Natal dan pesta pergantian tahun berjalan lancar. Personel ditempatkan di berbagai titik strategis, seperti rumah ibadah, pusat keramaian, dan jalan utama, guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan yang terjadi pada saat kegiatan berlangsung.

"Masyarakat Bekasi Selatan selama ini aman dan dalam melakukan berbagai kegiatan. Dapat merayakan Ibadah Natal dan pergantian tahun dengan aman dan nyaman.  khususnya di wilayah Kecamatan Bekasi Selatan, tentunya ini salah satunya atas kerja keras Kapolsek dan jajaran. Kami terkesan sama beliau, sebagai sosok yang humanis dan ramah,"pungkas Ketua FKGG. 

Dari pantauan awak media situasi tampak haru tapi penuh kehangatan dan kebersamaan warnai kenal pamit Kapolsek Bekasi Selatan dari Kompol Dr. Dedi Herdiana, S.H., M.H kepada penggantinya Kompol Suparmin, S.H., M.H. (Agus W) 

















31 Maret 2026

Korsabhara Baharkam Polri Gelar Acara Pisah Sambut Dirpamobvit



REFORMASI-ID | Depok - Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Korsabhara Baharkam Polri resmi memulai babak baru kepemimpinan.Selasa (31/03/26) 

Dalam prosesi pisah sambut yang berlangsung khidmat di Kelapa Dua Depok, tongkat estafet kepemimpinan diserahkan dari Irjen Pol. Suhendri, S.IK., M. PSDM kepada Brigjen Pol. M. Syahduddi S.IK., M. Si Acara ini bukan sekadar seremoni rutin, melainkan simbol kesinambungan pengamanan objek vital nasional yang semakin modern.

Kakorsabhara Baharkam Polri irjend Pol Drs. M. Ritonga dalam amanatnya memberikan penghormatan khusus kepada Irjen Pol. Suhendri. Selama lima tahun menakhodai Ditpamobvit, Suhendri dinilai berhasil meletakkan fondasi kuat dalam pembinaan organisasi dan dedikasi tanpa batas.

"Setiap jabatan adalah amanah institusional dan moral. Apa yang telah dicapai Irjen Pol. Suhendri selama lima tahun terakhir adalah bagian krusial dari transformasi organisasi kita. Dedikasi beliau adalah standar tinggi yang patut kita apresiasi,” ujar irjen Ritonga.

Memasuki era kepemimpinan Brigjen Pol. M. Syahduddi, tantangan pengamanan objek vital ke depan diprediksi akan semakin kompleks. Kakorsabhara menekankan pentingnya akselerasi performa agar Polri tetap relevan sebagai pelindung aset-aset strategis negara.

Brigjen Pol. M. Syahduddi yang kini resmi menjabat sebagai Dirpamobvit diharapkan membawa angin segar melalui inovasi dan penguatan kapasitas personel. Pengalamannya yang luas di lapangan diyakini mampu membawa Ditpamobvit menjadi satuan yang lebih profesional, modern, dan terpercaya (Presisi).

“Kepemimpinan baru harus mampu menghadirkan inovasi yang menyentuh langsung kualitas pelayanan masyarakat. Kita ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya secara nyata di setiap lini,” tambahnya.

Menutup rangkaian acara, Kakorsabhara Irjen Ritonga mengajak seluruh jajaran Korsabhara untuk merapatkan barisan. Soliditas antar-unit disebut sebagai kunci utama dalam menghadapi dinamika keamanan nasional yang terus berubah.

Momentum pisah sambut ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk terus mencetak insan Bhayangkara yang tidak hanya siap bertugas, tetapi juga humanis dalam memberikan pelayanan terbaik bagi bangsa dan negara.

HUT ke-62 Lampung, Pemprov Tegaskan Komitmen Bangun Ekonomi Daerah yang Inklusif dan Berdaya Saing


REFORMASI-ID | Lampung — Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, memimpin Upacara Peringatan Hari Jadi ke-62 Provinsi Lampung Tahun 2026 yang berlangsung khidmat di Lapangan Korpri, Kantor Gubernur Lampung, Selasa (31/03/2026). 

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Jihan Nurlela menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pendahulu yang telah meletakkan fondasi pembangunan di Bumi Sai Bumi Ruwa Jurai. Wagub menegaskan bahwa peringatan usia ke-62 ini merupakan momentum untuk memperkuat arah masa depan Lampung yang lebih maju, berdaya saing, dan berdaulat secara ekonomi. 

"Perjalanan panjang ini adalah hasil kerja keras kita bersama. Saat ini Lampung tumbuh menjadi lumbung pangan nasional dengan capaian ekonomi yang inklusif, tumbuh sebesar 5,28 persen melampaui rata-rata nasional," ujar Wagub. 

Wagub juga memaparkan sejumlah keberhasilan signifikan, di antaranya penurunan angka kemiskinan yang mencapai satu digit (9,66%), peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebesar 73,98%, serta keberhasilan menjaga stabilitas ekonomi dengan angka inflasi terendah kedua secara nasional pada tahun 2025. 

Selain capaian makro, Pemerintah Provinsi Lampung juga terus mendorong transformasi digital melalui aplikasi Lampung In yang kini telah diunduh lebih dari 30.000 pengguna sebagai platform layanan publik yang responsif dan akuntabel. 

Di tengah tantangan fiskal dan dinamika geopolitik global, Wagub mengajak seluruh elemen masyarakat, TNI, Polri, pemerintah kabupaten/kota, hingga pihak swasta untuk memperkuat kolaborasi. 

"Tema 'Membangun Bersama Lampungku Maju' adalah pemicu bagi kita untuk bekerja lebih cerdas dan efisien demi mewujudkan Indonesia Emas," tambahnya. 

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung memberikan sejumlah penghargaan atas prestasi kerja dan dedikasi kepada jajaran perangkat daerah, instansi, serta individu yang telah memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah. 

Berikut adalah daftar penerima penghargaan yang diserahkan dalam upacara tersebut :

1. Penghargaan Evaluator Internal SAKIP & Dukungan Digitalisasi :

* Inspektur Provinsi Lampung (Evaluator Internal SAKIP).

* Kepala BAPPEDA Provinsi Lampung (Pembinaan Perencanaan & Pengukuran Kinerja).

* Kepala Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Lampung (Pembinaan Pelaporan Kinerja).

* Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Lampung (Dukungan Digitalisasi SAKIP). 

2. Penghargaan Penilaian Kematangan Perangkat Daerah Tahun 2025 :

* Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung.

* Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung.

* Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung.

3. Penghargaan Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik oleh Ombudsman RI Tahun 2025 :

* Dinas Sosial Provinsi Lampung.

* RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung.

* Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung. 

4. Pegawai Penerima Penghargaan pada Unit Pelayanan Publik :

* Aryadi Saputra, S.Kom. (Dinas Sosial).

* Desy Yuanita, SKM., M.Kes. (RSUD Dr. H. Abdul Moeloek).

* Deden Hermawan, S.Kom. (Dinas Pendidikan & Kebudayaan). 

5. Penyerahan Tali Asih KORPRI kepada Pensiunan :

* Ahmad Fauzi (Dinas Pendidikan dan Kebudayaan).

* Mudri Sucipto (Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik). (*)

Brigjen Pol. M. Syahduddi Resmi Jabat Dirpamobvit Korsabhara Baharkam Polri



REFORMASI-ID | Jakarta - Korps Sabhara (Korsabhara) Baharkam Polri resmi melakukan rotasi kepemimpinan pada Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit).Selasa (31/03/2026)

 Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) ini dipimpin langsung oleh Kakorsabhara Baharkam Polri Irjen Pol Drs. M.H. Ritonga dan sebagai bagian dari penguatan struktur organisasi dan pembinaan karier personel.

Dalam amanatnya, Kakorsabhara Irjen Ritonga menegaskan bahwa mutasi jabatan adalah langkah strategis untuk memastikan institusi Polri tetap profesional, kuat, dan adaptif.

"Rotasi ini bukan sekadar pergantian wajah, melainkan momentum untuk memperkuat mitigasi risiko terhadap seluruh aset strategis negara. Kita butuh pemimpin yang mampu membawa inovasi segar agar pengamanan objek vital nasional semakin presisi dan adaptif terhadap dinamika tantangan global,” ujar Irjen Ritonga dalam sambutannya.

Apresiasi tinggi diberikan kepada Irjen Pol. Suhendri S.IK., M. P.SDM yang kini mengemban amanah baru sebagai Teknisi Penjinak Bom (Jibom) Utama Tingkat I Korbrimob Polri. Kakorsabhara menyampaikan terima kasih atas dedikasi Irjen Suhendri selama lima tahun memimpin Dirpamobvit Korsabhara Baharkam Polri. 

"Terima kasih kepada Irjen Pol. Suhendri atas pengabdian tanpa lelahnya. Lima tahun bukan waktu yang singkat, dan berbagai capaian dalam memodernisasi personel Ditpamobvit adalah warisan berharga bagi institusi ini," tambahnya.

Kini, tongkat estafet kepemimpinan resmi diserahkan kepada Brigjen Pol. M. Syahduddi, S.IK. Kakorsabhara memberikan instruksi khusus kepada Direktur Pamobvit yang baru untuk segera melakukan akselerasi kinerja di lapangan.

"Kepada Brigjen Pol. M. Syahduddi, segera sesuaikan ritme kerja. Pastikan personel kita tidak hanya hadir secara fisik, tetapi juga memberikan rasa aman yang nyata sesuai semangat kita: Siap, Terlihat, dan Bermanfaat. Ingat, keamanan objek vital adalah kunci stabilitas ekonomi nasional,” tegas Kakorsabhara.

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan tugas tidak bergantung pada individu semata, melainkan kerja sama tim yang solid. Pembinaan personel melalui peningkatan kompetensi dan keterampilan harus menjadi prioritas utama agar setiap anggota Polri mampu memberikan pelayanan perlindungan yang profesional bagi masyarakat dan negara.

Dengan kepemimpinan yang baru, Direktorat Pamobvit diyakini akan semakin optimal dalam menjaga keamanan objek vital nasional serta mendukung kelancaran berbagai program pembangunan pemerintah.

Pimpin Sertijab Dirpamobvit, Kakorsabhara Baharkam Polri: Rotasi Ini Untuk Perkuat Mitigasi Risiko Aset Negara



REFORMASI-ID | Jakarta - Korps Sabhara (Korsabhara) Baharkam Polri resmi melakukan rotasi kepemimpinan pada Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit).Selasa (31/03/2026)

 Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) ini dipimpin langsung oleh Kakorsabhara Baharkam Polri Irjen Pol Drs. M.H. Ritonga dan sebagai bagian dari penguatan struktur organisasi dan pembinaan karier personel.

Dalam amanatnya, Kakorsabhara Irjen Ritonga menegaskan bahwa mutasi jabatan adalah langkah strategis untuk memastikan institusi Polri tetap profesional, kuat, dan adaptif.

"Rotasi ini bukan sekadar pergantian wajah, melainkan momentum untuk memperkuat mitigasi risiko terhadap seluruh aset strategis negara. Kita butuh pemimpin yang mampu membawa inovasi segar agar pengamanan objek vital nasional semakin presisi dan adaptif terhadap dinamika tantangan global,” ujar Irjen Ritonga dalam sambutannya.

Apresiasi tinggi diberikan kepada Irjen Pol. Suhendri S.IK., M. P.SDM yang kini mengemban amanah baru sebagai Teknisi Penjinak Bom (Jibom) Utama Tingkat I Korbrimob Polri. Kakorsabhara menyampaikan terima kasih atas dedikasi Irjen Suhendri selama lima tahun memimpin Dirpamobvit Korsabhara Baharkam Polri. 

"Terima kasih kepada Irjen Pol. Suhendri atas pengabdian tanpa lelahnya. Lima tahun bukan waktu yang singkat, dan berbagai capaian dalam memodernisasi personel Ditpamobvit adalah warisan berharga bagi institusi ini," tambahnya.

Kini, tongkat estafet kepemimpinan resmi diserahkan kepada Brigjen Pol. M. Syahduddi, S.IK. Kakorsabhara memberikan instruksi khusus kepada Direktur Pamobvit yang baru untuk segera melakukan akselerasi kinerja di lapangan.

"Kepada Brigjen Pol. M. Syahduddi, segera sesuaikan ritme kerja. Pastikan personel kita tidak hanya hadir secara fisik, tetapi juga memberikan rasa aman yang nyata sesuai semangat kita: Siap, Terlihat, dan Bermanfaat. Ingat, keamanan objek vital adalah kunci stabilitas ekonomi nasional,” tegas Kakorsabhara.

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan tugas tidak bergantung pada individu semata, melainkan kerja sama tim yang solid. Pembinaan personel melalui peningkatan kompetensi dan keterampilan harus menjadi prioritas utama agar setiap anggota Polri mampu memberikan pelayanan perlindungan yang profesional bagi masyarakat dan negara.

Dengan kepemimpinan yang baru, Direktorat Pamobvit diyakini akan semakin optimal dalam menjaga keamanan objek vital nasional serta mendukung kelancaran berbagai program pembangunan pemerintah.

Jaga Denyut Nadi Ibu Kota, Detasemen Perintis Baharkam Polri Tebar Personel di Titik Ikonik Jakarta



REFORMASI-ID | Jakarta - Memastikan ritme aktivitas masyarakat di jantung ibu kota tetap harmonis, Detasemen Perintis Korsabhara Baharkam Polri menggelar aksi pengamanan Strong Point dan Patroli Dialogis di sejumlah titik vital Jakarta, Selasa (31/03/2026).

Sejak pukul 05.00 WIB, saat sebagian besar warga memulai hari, sebanyak 70 personel di bawah komando AKBP Ricky Pranata Vivaldy, S.P., S.I.K., M.H., telah bersiaga. Tiga lokasi ikonik yang menjadi pusat perhatian adalah Bundaran HI, Kawasan Monas, dan Kota Tua.

Bukan sekadar menjaga arus lalu lintas, operasi ini mengedepankan sisi humanis Polri.Personel di lapangan aktif menyapa warga dan pengguna jalan melalui patroli dialogis. Langkah preventif ini bertujuan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya ketertiban demi mewujudkan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas).

"Kami hadir untuk memastikan masyarakat merasa tenang saat memulai aktivitas. Fokus kami bukan hanya kelancaran kendaraan, tapi juga membangun komunikasi yang baik dengan warga agar tercipta kerja sama dalam menjaga ketertiban bersama," ujar AKBP Ricky Pranata Vivaldy.

Meski sempat dihadapkan pada cuaca yang fluktuatif dan lonjakan volume kendaraan khas jam sibuk Jakarta, kehadiran petugas terbukti efektif. Berdasarkan pantauan di lapangan:

1.Tidak ada kemacetan panjang maupun insiden kecelakaan yang menonjol. 

2.Potensi gangguan keamanan berhasil diantisipasi lebih awal.

3 Masyarakat menyambut baik kehadiran petugas yang sigap membantu di titik-titik rawan kepadatan.

Kegiatan yang berakhir pukul 10.00 WIB ini ditutup dengan laporan situasi yang aman dan kondusif di seluruh titik ploting. Aksi nyata ini menjadi bukti komitmen Korsabhara Baharkam Polri dalam memberikan pelayanan prima dan menjaga kenyamanan ruang publik bagi seluruh warga negara.

Upacara Ziarah di TMP Warnai Peringatan Hari Jadi ke-62 Provinsi Lampung


REFORMASI-ID | Lampung - Pemerintah Provinsi Lampung menggelar Upacara Ziarah pada Peringatan Hari Jadi ke-62 Provinsi Lampung Tahun 2026 di Taman Makam Pahlawan Provinsi Lampung, Selasa (31/03/2026).

Bertindak sebagai Inspektur Upacara Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan hari jadi Provinsi Lampung yang bertujuan untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang bagi daerah dan bangsa.

Sekdaprov memimpin langsung ziarah rombongan yang diawali dengan peletakan karangan bunga di tugu makam pahlawan sebagai bentuk penghormatan dan dilanjutkan dengan tabur bunga di pusara para pahlawan.

Suasana penuh khidmat dan rasa hormat menyelimuti jalannya upacara. Momentum ini tidak hanya menjadi simbol penghargaan atas jasa para pahlawan, tetapi juga sebagai pengingat bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus melanjutkan perjuangan dalam membangun Provinsi Lampung. (*)

Bhabinkamtibmas Bintara Polsek Bekasi Barat Giatkan K3, Jaga Kebersihan Lingkungan


 REFORMASI -ID | Kota Bekasi  - Bhabinkamtibmas Bintara Polsek Bekasi Barat, AIPDA Tedy Rivaldi, bersama aparatur kelurahan dan anggota Linmas melaksanakan kegiatan kebersihan (K3) di sepanjang Jalan I Gusti Ngurah Rai. Selasa, 31 Maret 2026.

Kegiatan ini difokuskan pada pembersihan lingkungan, mulai dari pengangkutan sampah, pembabatan rumput liar, hingga pemotongan dahan pohon yang dinilai mengganggu kenyamanan dan keselamatan pejalan kaki.

Aksi bersih-bersih tersebut merupakan bagian dari peringatan Hari Peduli Sampah Nasional. Selain menjaga kebersihan lingkungan, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan ruang publik secara bersama-sama.

Kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan ini menunjukkan peran aktif kepolisian tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam mendukung upaya menciptakan lingkungan yang sehat dan tertata. Sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah kelurahan, dan Linmas diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

Sinergi Koramil 05/Bantar Gebang dan Satpol PP Gelar Patroli Malam, Himbau Warga Jaga Kamtibmas


REFORMASI-ID 🇮🇩 | Kodam Jaya - Kota Bekasi - 30/03/2026 Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Koramil 05/Bantar Gebang bersama Satpol PP melaksanakan patroli malam di wilayah binaan, guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

Patroli dilakukan dengan menyusuri sejumlah titik rawan dan permukiman warga, baik menggunakan kendaraan maupun secara dialogis dengan masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, petugas juga memberikan himbauan kepada warga agar selalu meningkatkan kewaspadaan lingkungan serta berperan aktif dalam menjaga keamanan di sekitar tempat tinggalnya.

Selain itu, warga yang ditemui saat patroli juga diingatkan untuk segera melaporkan kepada aparat setempat apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan, guna mencegah terjadinya tindakan kriminalitas.

Danramil 05/Bantar Gebang Mayor Inf Suranto, S.A.P menyampaikan bahwa kegiatan patroli ini merupakan bentuk sinergi antara aparat kewilayahan dan pemerintah daerah dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.

“Patroli malam ini merupakan langkah preventif untuk meminimalisir potensi gangguan keamanan. Kami juga mengajak seluruh masyarakat agar bersama-sama menjaga lingkungan masing-masing, sehingga tercipta rasa aman dan nyaman,” ujar Mayor Inf Suranto, S.A.P.

Dengan adanya patroli rutin ini, diharapkan wilayah Bantar Gebang tetap dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif, terutama di malam hari.


(Kodim 0507/Bekasi)

30 Maret 2026

Dokter Adilla Lulusan Terbaik 1 Magister Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Unila


REFORMASI-ID | Lampung - Dokter Adilla Dwi Nur Yadika meraih predikat sebagai Lulusan Terbaik 1 Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran (FK), serta Terbaik 2 Universitas Lampung (Unila), Sabtu (28-3-2026).

Wanita kelahiran 28 Januari 1999 tersebut, berhasil menyelesaikan jenjang pascasarjana dalam waktu 1 tahun 4 bulan, dengan meraih IPK 4 dan Predikat Pujian.

Menjadi wisudawan terbaik tidak hanya dinilai dari IPK yang diperoleh, tetapi juga dari masa studi, skor TOEFL, dan publikasi ilmiah yang telah berhasil diterbitkan.

Secara keseluruhan, putri bungsu pasangan Supriyadi Alfian, wartawan senior, Ketua PWI Lampung 2009 - 2021 dengan Artati Kartika Dewi ini juga menjadi wisudawan terbaik kedua untuk program magister se-Universitas Lampung.

"Lulusan terbaik Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat, dan juga merupakan lulusan terbaik kedua wisuda di Unila, yaitu dr. Adilla Dwi Nur Yadika, S.Ked, M.K.M. Selamat dokter Adilla semoga kedepan semakin sukses," kata dekan FK Unila, Dr. dr. Evi Kurniawaty, S.Ked., M.Sc.

dr Adilla yang baru menikah dengan M.Fadil, S.T. mengungkapkan rasa syukur atas pencapaiannya yang bersimfonikan doa, perjuangan dan pengorbanan.

"Alhamdulillah, rasa syukur tak terhingga saya persembahkan kepada Allah SWT. Momen ini tidak hanya sebuah titik yang saya impikan, tetapi juga perjuangan dengan penuh proses dan pengorbanan," ungkap Adilla.

Ia turut berterimakasih kepada pihak yang turut serta mendukung dan mengiringi proses pencapaiannya.

"Terimakasih saya ucapkan atas doa dan dukungan tanpa henti yang diberikan oleh suami, orang tua, kakak, keluarga, para dosen dan civitas akademika Unila, serta teman-teman yang telah membersamai setiap langkah yang saya ambil. Pencapaian ini bukan semata tentang siapa yang terbaik, tapi tentang siapa yang bertahan dan terus melangkah," tuturnya.

Adilla juga memberikan untaian selamat kepada rekan sejawat yang menyandang gelar baru di hari itu.

"Selamat kepada seluruh wisudawan. Semoga ilmu yang telah kita peroleh berkah dan bermanfaat. Semoga langkah kita selalu dimudahkan dan diberikan kekuatan untuk menghadapi setiap tantangan," katanya.

Profil dr Adilla Dwi Nur Yadika, S.Ked, M.K.M 

Adilla Dwi Nur Yadika merupakan Dokter umum lulusan Profesi Dokter Universitas Lampung tahun 2022 dan Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Lampung tahun 2026. Ia merupakan seseorang yang bertanggung jawab, teliti dan dapat berkerjasama dalam tim.

Wanita kelahiran 28 Januari 1999 itu merupakan putri bungsu dari H. Supriyadi Alfian, M.H dan Hj. Artati Kartika Dewi. Adilla telah dipersunting M.Fadil, S.T. 

Adilla juga memiliki satu kakak bernama Alifa Soraya Nuryadika, S.Pd., M., Pd., Gr, suami Adam Rulandri, S.M., yang memiliki satu putri Arsyila Zivana Adafa

Pendidikan

- Universitas Lampung

 S2 Magister Kesehatan Masyarakat (Agustus 2024-Januari 2026)

- Universitas Lampung 

Profesi Dokter (Januari 2020-Maret 2022)

- Universitas Lampung 

S1 Pendidikan Dokter (September 2016-Desember 2019)

Prestasi

- Peraih Predikat Cum Laude, S1 Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung 

- Peraih Predikat Cum Laude, S2 Magister Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung 

- Wisudawan Terbaik Kesatu Tingkat Fakultas, Program Magister, Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung 

- Wisudawan Terbaik Kedua Tingkat Universitas, Program Magister, Universitas Lampung 

Pengalaman Kerja dan Organisasi

- Dokter Umum Rumah Sakit Urip Sumoharjo Bandar Lampung 2024-2025

- Dokter Umum Klinik Cahaya Sehat Bandar Lampung 2024-2026

- Dokter Internsip RSUD dr. A. Dadi Tjokrodipo Bandar Lampung 2023

- Dokter Internsip Puskesmas Panjang Bandar Lampung 2022-2023

- Fasilitator Tutorial dan CSL Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Lampung Semester Ganjil Tahun Ajaran 2023/2024

- Fasilitator Tutorial dan CSL Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Lampung Semester Ganjil Tahun Ajaran 2022/2023 

- Pengajar Bimbingan Belajar Kedokteran “UKMPPD Camp” 2022-2025

- Asisten Dosen Biokimia, Biologi Molekuler dan Fisiologi 2017-2019

- Wakil Sekretaris Lingkaran Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Lampung (LAKUNA) 2024-sekarang

- Wakil Ketua Divisi PKM-C Lampung University Medical Researcher (LUNAR) Universitas Lampung 2018-2019

- Anggota FSI (Forum Studi Islam) Ibnu Sina Fakultas Kedokteran Universitas Lampung 2017-2018. (**)

Wakapolri Tinjau Langsung Seleksi Terpusat SMA Kemala Taruna Bhayangkara di Akpol Semarang



REFORMASI-ID | Semarang - Wakapolri, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., melaksanakan peninjauan langsung Seleksi Terpusat SMA Kemala Taruna Bhayangkara angkatan kedua pada pukul 13.00 WIB di Gedung Paramartha, Akademi Kepolisian (Akpol) Lemdiklat Polri, Semarang. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Komjen Pol. Prof. Dr. Chryshnanda Dwilaksana, M.Si. serta As SDM Kapolri Irjen Pol. Dr. Anwar, S.I.K., M.Si.

Dalam peninjauan tersebut, Wakapolri melakukan pengecekan langsung terhadap pelaksanaan seleksi yang menggunakan metode Nusantara Standardized Test (NST). Metode ini dirancang untuk mengukur kemampuan peserta secara objektif, adaptif, dan presisi berbasis standar nasional dan internasional. Senin, 30 Maret 2026.

Sebanyak 399 siswa terbaik dari 28 provinsi tercatat mengikuti seleksi terpusat ini. Seluruh peserta telah diterima oleh panitia dari Rowatpers SSDM Polri dan difasilitasi penginapan di Mess Werving Akpol guna memastikan kesiapan optimal selama proses seleksi berlangsung.

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bersama Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia (YPKBI) terus memperkuat kolaborasi strategis dalam membangun sumber daya manusia unggul melalui pendidikan berkualitas dan sistem seleksi berbasis meritokrasi. Upaya ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam peningkatan kualitas SDM Indonesia yang berdaya saing global.

Sebagai mitra strategis, YPKBI berperan aktif dalam perancangan sistem seleksi, penguatan standar pendidikan, serta pengembangan kurikulum berorientasi global yang menekankan keseimbangan antara keunggulan akademik, karakter, dan kepemimpinan.

Pada hari pelaksanaan yang ditinjau, peserta mengikuti rangkaian ujian yang meliputi:
 • Ujian IELTS Prediction Test
 • Ujian mata pelajaran Bahasa Inggris, Matematika, dan Sains

Secara keseluruhan, seleksi tingkat pusat ini berlangsung selama lima hari dengan tahapan sebagai berikut:
 • Hari Pertama: Orientasi lingkungan, webinar, serta pengecekan perangkat dan jaringan
 • Hari Kedua: Screening psikologi, simulasi IELTS, tes NST, serta tes MMPI dan PMK
 • Hari Ketiga & Keempat: Tes kesamaptaan jasmani, pemeriksaan kesehatan (rikkes), seminar kebangsaan, serta wawancara psikologi
 • Hari Kelima: Wawancara akhir dan Leaderless Group Discussion (LGD)

Seleksi ini merupakan lanjutan dari proses panjang yang sebelumnya diikuti ribuan peserta dari seluruh Indonesia. Dari sekitar 3.000 peserta pada tahap awal, sebanyak 2.644 siswa mengikuti NST Tahap II, hingga akhirnya tersaring menjadi 400 peserta terbaik nasional yang melaju ke tahap seleksi terpusat.

Wakapolri menegaskan bahwa proses seleksi ini tidak hanya menilai aspek akademik, tetapi juga karakter, integritas, dan potensi kepemimpinan peserta. Sistem yang diterapkan mengedepankan prinsip transparansi, objektivitas, dan akuntabilitas.

“Seleksi ini adalah bagian dari investasi jangka panjang dalam membangun generasi unggul bangsa. Polri berkomitmen menghadirkan proses yang adil, transparan, dan berbasis meritokrasi, sehingga mampu menjaring talenta terbaik dari seluruh Indonesia,” tegas Wakapolri.

Melalui proses seleksi yang ketat ini, nantinya akan dipilih sekitar 180 peserta didik terbaik untuk menjadi siswa SMA Kemala Taruna Bhayangkara angkatan kedua. Mereka diharapkan menjadi generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, disiplin, serta jiwa kepemimpinan global.

Polri menegaskan bahwa penyelenggaraan seleksi ini merupakan langkah konkret dalam penguatan SDM unggul yang adaptif terhadap tantangan masa depan.

Patroli Jalan Kaki, Koramil 04/Jati Asih Perkuat Keamanan Wilayah dan Ciptakan Kondisi Kondusif


 
REFORMASI-ID 🇮🇩 | Kodam Jaya - Kota Bekasi - 29/03/2026 Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), personel Koramil 04/Jati Asih melaksanakan patroli jalan kaki di wilayah binaan, khususnya pada titik-titik yang dianggap rawan, baik pemukiman warga maupun area publik.

Kegiatan patroli ini dilakukan sebagai upaya preventif untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat. Dengan berjalan kaki, para personel dapat lebih dekat berinteraksi dengan warga sekaligus memantau situasi lingkungan secara langsung dan menyeluruh.

Selain melakukan pemantauan, personel Koramil juga memberikan imbauan kepada warga agar selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap lingkungan sekitar, serta mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan seperti ronda malam.

Danramil 04/Jati Asih, Mayor Inf Sanusi Deski, menyampaikan bahwa kegiatan patroli ini merupakan bentuk nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah.

“Patroli jalan kaki ini kami laksanakan untuk memastikan kondisi wilayah tetap aman dan kondusif. Selain itu, kami juga ingin lebih dekat dengan masyarakat, mendengar langsung informasi serta mengajak warga untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan,” ujar Mayor Inf Sanusi Deski.

Dengan adanya patroli rutin ini, diharapkan situasi wilayah Jati Asih tetap aman, nyaman, dan kondusif, serta terjalin sinergi yang kuat antara aparat dan masyarakat dalam menjaga kamtibmas.

(Kodim 0507/Bekasi)

Polri Resmikan Laboratorium Sosial Sains di Akpol, Dorong Transformasi SDM dari Reaktif ke Proaktif



REFORMASI-ID | Semarang, 30 Maret 2026 – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan komitmennya dalam Transformasi Polri melalui reformasi doktrin dan penguatan sumber daya manusia dengan meresmikan pembangunan Laboratorium Sosial Sains Kepolisian di Akademi Kepolisian (Akpol), Lemdiklat Polri, Semarang.

Peresmian ditandai dengan kegiatan groundbreaking (peletakan batu pertama) yang dipimpin oleh Wakapolri, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, pada Senin (30/3) pukul 09.30 WIB di lingkungan Perpustakaan Akpol.

Langkah ini merupakan bagian dari reformasi fundamental Polri dalam menggeser paradigma kerja kepolisian dari yang selama ini cenderung reaktif menjadi proaktif, reflektif, dan berbasis ilmu pengetahuan.

Wakapolri menegaskan bahwa kehadiran Laboratorium Sosial Sains menjadi instrumen strategis dalam menjawab tantangan kompleks tugas kepolisian modern, khususnya dalam meningkatkan kualitas SDM Polri melalui pembaruan kurikulum pendidikan.

“Polisi masa depan tidak boleh hanya bekerja berdasarkan intuisi emosional. Setiap tindakan harus didasarkan pada riset yang mendalam. Laboratorium ini memastikan lulusan Akpol memiliki landasan filosofis, pedagogis, dan literasi yang kuat sebelum terjun ke lapangan,” tegas Wakapolri.

Laboratorium Sosial Sains Kepolisian dirancang sebagai model pembelajaran baru yang mengintegrasikan teori akademik dengan praktik langsung di tengah masyarakat sebagai perwujudan transformasi Pendidikan Taruna Berbasis Realitas Sosial

Konsep ini diperkuat oleh pandangan akademisi, Prof. Dr. Rodiyah Tangwun, Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang (UNNES), yang menyebut bahwa laboratorium sosial merupakan pendekatan pembelajaran reflektif berbasis realitas.

Dalam implementasinya, laboratorium ini memiliki tiga fungsi utama:
 1. Ruang belajar berbasis fakta dan realitas sosial, di mana taruna tidak hanya memahami teori, tetapi juga mengasah kemampuan analisis dan solusi terhadap dinamika masyarakat.
 2. Wujud konkret kualitas pendidikan kepolisian, yang menekankan keseimbangan antara aspek akademik dan praktik lapangan.
 3. Ruang kolaborasi dengan masyarakat, menjadikan masyarakat sebagai bagian integral dalam proses pembelajaran.

Membangun Karakter dan Kompetensi Polisi Masa Depan melalui Laboratorium Sosial Sains, Polri menargetkan lahirnya perwira yang tidak hanya profesional, tetapi juga memiliki integritas dan kecerdasan holistik.

Adapun dampak yang diharapkan antara lain:
 • Penguatan integritas dan komitmen moral
 • Peningkatan keterampilan praktis berbasis situasi nyata
 • Kemampuan analisis dan prediksi dinamika sosial
 • Pembentukan kepemimpinan lapangan yang adaptif dan solutif

Laboratorium ini tidak hanya menjadi metode pembelajaran, tetapi juga fondasi dalam mencetak SDM Polri yang unggul, modern, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Kolaborasi Polri dan Perguruan Tinggi ditandai dengan hadirnya pejabat utama Mabes Polri, jajaran Lemdiklat Polri, pimpinan Akpol, serta perwakilan dari berbagai perguruan tinggi nasional.

Kehadiran akademisi dari berbagai universitas menegaskan bahwa transformasi Polri dilakukan melalui pendekatan kolaboratif antara institusi kepolisian dan dunia pendidikan tinggi.

Polri juga terus mengembangkan ekosistem keilmuan kepolisian melalui kerja sama strategis dengan perguruan tinggi, termasuk penguatan pusat studi kepolisian di berbagai kampus sebagai bagian dari pembangunan knowledge-based policing.

Kehadiran Laboratorium Sosial Sains di Akpol menjadi tonggak penting dalam perjalanan reformasi Polri, khususnya dalam membangun institusi yang adaptif terhadap perubahan zaman.

Melalui pendekatan berbasis ilmu pengetahuan, riset, dan kolaborasi, Polri menegaskan arah pemutakhiran sebagai institusi yang modern, profesional, dan terpercaya, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Bimtek Yon TP Korem 044/Gapo Resmi Dibuka, Danrem Fokus pada Peningkatan Kompetensi


REFFORMASI-ID | Palembang – Komando Resor Militer 044/Garuda Dempo menggelar kegiatan pembukaan Bimbingan Teknis bagi personel staf Batalyon TP jajaran Korem 044/Gapo. Kegiatan ini secara resmi dibuka langsung oleh Komandan Korem 044/Gapo, Brigjen TNI Khabib Mahfud, Senin (30/3/2026). 

Kegiatan Bimtek Staf Umum Batalyon TP jajaran Korem 044/Gapo yang merupakan inisiasi Danrem 044/Gapo tersebut diikuti oleh personel kader Staf Batalyon TP 947/Pangeran Amin, Batalyon TP 948/Ksatria Serasan Sekate dan Batalyon TP 950/Ksatria Betuah.

Dalam sambutannya, Danrem menekankan pentingnya kesungguhan, disiplin, dan tanggung jawab seluruh peserta selama mengikuti kegiatan Bimtek. Ia menegaskan bahwa setiap materi yang diberikan harus diserap dengan baik agar dapat diaplikasikan secara nyata di lapangan.

“Saya menekankan kepada seluruh peserta agar mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, penuh disiplin, dan rasa tanggung jawab. Serap setiap materi yang diberikan, sehingga nantinya dapat diaplikasikan secara nyata di lapangan dalam mendukung tugas pokok Yon TP serta memberikan manfaat langsung bagi kesiapan personel staf Yon TP,” tegas Danrem.

“Buat tradisi yang baik di satuan, karena kalian adalah pencetus satuan yang baru dibentuk. Jadikan satuan ini sebagai satuan yang unggul, tidak ada pelanggaran, serta memiliki disiplin yang tinggi,” tambahnya.

Selain itu, Danrem juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan dan kondisi fisik selama pelaksanaan kegiatan. Ia menilai kesiapan fisik merupakan faktor penting dalam menunjang keberhasilan tugas prajurit di satuan.

Kepada para pelatih, Danrem memberikan penekanan agar memberikan materi dan pelatihan yang sesuai dengan jabatan masing-masing prajurit di satuan. Hal ini bertujuan agar setiap personel memahami tugas dan tanggung jawabnya secara jelas.

“Latih mereka dengan keterampilan yang telah disesuaikan dengan jabatan mereka di satuan, agar mereka memahami tugas masing-masing. Jangan sampai prajurit Yon TP tidak mengetahui tugas sesuai dengan fungsi jabatannya,” ujar Danrem.

“Semoga setelah melaksanakan Bimtek ini, seluruh peserta memiliki keterampilan dan kemampuan yang mumpuni dalam mendukung pelaksanaan tugas di satuan,” pungkas Danrem. (Mdn)

29 Maret 2026

Polri Siapkan Laboratorium Sosial Sains, untuk Uji Pendekatan Pemolisian yang Tepat



REFORMASI-ID | Semarang, 29 Maret 2026 — Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus memperkuat transformasi menuju institusi yang modern, adaptif, dan berbasis ilmu pengetahuan dengan membangun Laboratorium Sosial Sains Kepolisian di kompleks Akademi Kepolisian (Akpol), Lemdiklat Polri, Semarang, Jawa Tengah.

Fasilitas ini menjadi sarana pembelajaran strategis untuk mengembangkan pola pikir (mindset), budaya kerja (culture set), serta cara bertindak (action set) personel Polri dalam menghadapi dinamika tugas kepolisian yang semakin kompleks dan menuntut respons cepat, tepat, serta humanis.

Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo menegaskan bahwa kehadiran laboratorium ini merupakan langkah konkret Polri dalam merespons perubahan zaman yang dipengaruhi oleh revolusi digital, dinamika geopolitik global, serta transformasi sosial yang berkembang pesat.

“Perubahan itu kini berlangsung dengan kecepatan dan kompleksitas yang tinggi. Oleh karena itu, Polri harus mampu mengembangkan pendekatan yang tidak hanya berbasis teori, tetapi juga teruji melalui realitas sosial di lapangan,” ujar Wakapolri.

Laboratorium Sosial Sains Kepolisian ini dirancang sebagai ruang integratif yang menjembatani antara teori dan praktik. Melalui pendekatan berbasis data, analisis ilmiah, serta simulasi kondisi faktual, laboratorium ini akan menjadi pusat pengujian berbagai model pemolisian guna menghasilkan kebijakan dan tindakan yang presisi.

Lebih lanjut, fasilitas ini diharapkan mampu memperkuat pelaksanaan tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) melalui pendekatan sosial yang adaptif, prediktif, dan berbasis bukti (evidence-based policing).

“Laboratorium ini tidak hanya menjadi ruang eksperimen, tetapi juga wahana pembelajaran untuk membentuk karakter personel Polri yang unggul, adaptif, serta berorientasi pada pelayanan masyarakat,” tambahnya.

Sebagai bagian dari pengembangan keilmuan kepolisian, keberadaan laboratorium ini juga menjadi langkah strategis dalam meningkatkan profesionalitas serta pemuliaan profesi Polri. Dengan memperkuat fondasi akademik dan riset, Polri berkomitmen menghadirkan praktik kepolisian yang semakin ilmiah, transparan, dan akuntabel.

Sejalan dengan itu, Polri juga mengembangkan jejaring Pusat Studi Kepolisian bersama perguruan tinggi di seluruh Indonesia sebagai ekosistem penguatan ilmu kepolisian nasional. Hingga saat ini, capaian yang telah terbangun meliputi:
 • 15 perguruan tinggi dengan 30 Pusat Studi Kepolisian yang siap operasional dan telah memiliki Perjanjian Kerja Sama (PKS) (menunggu peluncuran)
 • 17 perguruan tinggi yang telah memiliki PKS kerja sama

Sehingga secara keseluruhan terdapat 47 Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan perguruan tinggi nasional serta 30 Pusat Studi Kepolisian yang menjadi bagian dari jaringan pengembangan ilmu kepolisian nasional.

Sebagai tindak lanjut, pusat-pusat studi yang telah siap operasional akan segera melaksanakan Forum Group Discussion (FGD) yang membahas berbagai isu strategis kepolisian, mulai dari keamanan nasional, transformasi pelayanan publik, perkembangan kejahatan siber, hingga pendekatan keamanan berbasis masyarakat.

FGD tersebut diharapkan menghasilkan berbagai rekomendasi kebijakan dan inovasi yang dapat memperkuat peran Polri dalam menjaga keamanan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Melalui kolaborasi dengan dunia akademik yang kini membentang dari Aceh hingga Papua, Polri menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan pendekatan kepolisian yang ilmiah, adaptif, dan responsif terhadap dinamika sosial, sekaligus memperkuat transformasi menuju institusi yang semakin profesional dan modern.

“Transformasi Polri tidak hanya menyentuh aspek struktural, tetapi juga menyasar perubahan cara berpikir, budaya kerja, dan tindakan yang selaras dengan tuntutan zaman serta ekspektasi masyarakat,” pungkas Wakapolri.

Dengan hadirnya Laboratorium Sosial Sains Kepolisian serta penguatan jaringan Pusat Studi Kepolisian nasional, Polri menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi, memperkuat basis keilmuan, serta menghadirkan pelayanan yang semakin profesional demi terwujudnya keamanan dan ketertiban masyarakat yang berkelanjutan.

400 Siswa Terbaik Nasional Ikuti Seleksi Terpusat SMA Kemala Taruna Bhayangkara di Akpol Semarang



REFORMASI-ID | Semarang, 29 Maret 2026 — Sebanyak 400 siswa terbaik nasional hasil seleksi Nusantara Standard Test (NST) Tahap II dalam rangka Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 mulai berdatangan dari seluruh Indonesia ke Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang untuk mengikuti Seleksi Terpusat yang akan dilaksanakan mulai 31 Maret 2026.

SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB) sebelumnya telah mengumumkan hasil NST Tahap II, yang menetapkan 400 peserta terbaik nasional untuk melanjutkan ke tahap akhir seleksi. Kehadiran para peserta di Akpol Semarang menjadi penanda dimulainya fase krusial dalam proses penjaringan calon siswa unggulan.

Dari total 3.000 peserta yang lolos NST Tahap I, sebanyak 2.644 siswa mengikuti NST Tahap II dengan tingkat partisipasi mencapai 88,13% dari seluruh provinsi di Indonesia. Hal ini mencerminkan tingginya antusiasme serta komitmen generasi muda dalam mengikuti seleksi berbasis meritokrasi.

NST Tahap II menguji kompetensi Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dengan soal berbahasa Inggris, serta kemampuan Bahasa Inggris. Penilaian menggunakan pendekatan Item Response Theory (IRT) yang mengukur kemampuan peserta secara objektif, adaptif, dan presisi berdasarkan tingkat kesulitan soal.

Penetapan kelulusan dilakukan melalui merit ranking nasional, dengan tingkat persaingan yang sangat ketat. Skor peserta Top 400 berada pada rentang 630 hingga 770, jauh di atas rata-rata nasional yang berada di angka 580. Hanya sekitar 15,1% peserta yang masuk kategori 5–7 (Baik hingga Luar Biasa) berdasarkan skala prediktif International Baccalaureate (IB).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divhumas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, menyampaikan bahwa kehadiran peserta dari seluruh Indonesia di Akpol Semarang mencerminkan semangat kompetisi sehat dan seleksi yang inklusif.

“SPMB SMA KTB bukan sekadar seleksi akademik. Sistem ini dirancang transparan, berbasis data, dan mengedepankan meritokrasi. Empat ratus peserta yang lolos adalah representasi potensi terbaik bangsa yang telah melewati standar akademik tinggi dan evaluasi yang objektif,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo.

Ia menambahkan, proses seleksi yang dilaksanakan secara terpusat di Akpol Semarang memastikan standar penilaian yang sama bagi seluruh peserta. Hal ini menjadi wujud komitmen Polri dalam menghadirkan proses yang adil dan akuntabel.

Secara tidak langsung, Brigjen Pol. Trunoyudo menegaskan bahwa proses seleksi ini merupakan bagian dari Transformasi Polri Presisi, khususnya dalam pembangunan sumber daya manusia unggul melalui jalur pendidikan yang berkualitas dan berdaya saing global.

Sebanyak 400 peserta terbaik berasal dari 28 provinsi di Indonesia. Sepuluh provinsi dengan jumlah peserta terbanyak antara lain Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Sumatera Utara, DI Yogyakarta, Banten, Jawa Timur, Bali, Kepulauan Riau, dan Sumatera Selatan.

Dari sisi komposisi, peserta terdiri dari 251 laki-laki (62,75%) dan 149 perempuan (37,25%). Berdasarkan asal sekolah, peserta berasal dari SMP negeri (44%), swasta kurikulum nasional (42,5%), dan swasta kurikulum internasional (13,5%). Data ini menunjukkan bahwa keberhasilan tidak ditentukan oleh latar belakang sekolah, melainkan oleh kesiapan akademik dan daya saing individu.

Pada tahap seleksi terpusat di Akpol Semarang, peserta akan menjalani rangkaian seleksi akhir yang meliputi tes akademik lanjutan, IELTS prediction test, pemeriksaan kesehatan (rikkes), tes psikologi dan penelusuran mental kepribadian (PMK), uji kesamaptaan jasmani, Leaderless Group Discussion (LGD), serta wawancara orang tua dan siswa.

Dari seluruh rangkaian seleksi tersebut, nantinya akan dijaring sekitar 180 peserta didik terbaik untuk menjadi siswa SMA Kemala Taruna Bhayangkara angkatan kedua.

SPMB SMA KTB 2026 menjadi momentum strategis dalam menjaring calon peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, disiplin, dan jiwa kepemimpinan. Melalui sistem pendidikan berasrama, SMA KTB diharapkan mampu mencetak generasi muda yang siap berkiprah di tingkat nasional maupun global.

Polri menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan proses seleksi yang kredibel, transparan, dan akuntabel, sekaligus memastikan informasi ini dapat segera diketahui masyarakat.

Gelar Closing Statemen, ASDP: Akhiri Layanan Angleb Idhul Fitri 1447 H dan Apresiasi Media Pers


REFORMASI-ID | Lampung Selatan, Bakauheni - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) resmi menutup posko layanan mudik Lebaran 1447 H/2026 M, Acara penutupan yang berlangsung di ruang tunggu Mall Anjungan Agung penumpang Eksekutif Bakauheni, Turut mendampingi Dirut Teknik ASDP Nana Sutisna dan GM Partogi Tamba. Minggu, 29/03/2026.

Direktur Operasional dan Transformasi PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Rio Theodore Natalianto Lasse menyampaikan apresiasi tinggi atas kerja sama dan dedikasi awak media dalam menyampaikan informasi terkait layanan penyeberangan secara akurat dan transparan.

“Tanpa dukungan media, upaya kami untuk memastikan mudik aman, lancar, dan terkendali tidak akan dapat tersampaikan dengan baik kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa selama periode mudik H-10 hingga H+6 (per 28 Maret 2026), total penumpang yang menyeberang di seluruh lintasan mencapai lebih dari 2,3 juta orang dengan kendaraan sekitar 573 ribu unit, mengalami peningkatan dibanding tahun lalu.

Tak hanya itu tegasnya khusus lintasan Bakauheni-Merak, trafik penyeberangan berjalan lancar berkat penerapan pola operasional dinamis seperti tiba - bongkar - berangkat (TBB), optimalisasi kapasitas kapal hingga 33 unit per hari, serta dukungan dari seluruh stakeholder termasuk TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah.

“Sistem stimulus tarif yang kami terapkan juga terbukti efektif dalam mendistribusikan arus lalu lintas, dengan lebih dari 1 juta pengguna memanfaatkan potongan tarif hingga 100 persen,” tambahnya.

Rio juga menambahkan meskipun posko resmi ditutup, pihaknya tetap menjaga kesiapan layanan hingga seluruh arus balik selesai. Evaluasi terhadap pelaksanaan mudik tahun ini juga akan segera dilakukan.

"Demi meningkatkan kualitas layanan yang lebih baik di masa mendatang," tutupnya. (Sriwi/Mdn)

Jaga Kenyamanan Warga, Samapta Baharkam Polri Gelar Pengamanan Ketat di Titik CFD Jakarta



REFORMASI-ID | Jakarta - Personel Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri kembali menunjukkan dedikasinya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di momen Car Free Day (CFD) Jakarta pada Minggu (29/03/2026). Sejak pagi buta, ratusan personel dikerahkan untuk memastikan warga dapat berolahraga dengan aman dan nyaman.

Kegiatan pengamanan yang dimulai pukul 05.00 hingga 10.00 WIB ini difokuskan pada tiga titik utama jantung ibu kota, yakni kawasan Bundaran HI, Patung Kuda, dan Kota Tua.
Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri menyampaikan bahwa kehadiran polri di tengah kerumunan massa bertujuan untuk memberikan rasa aman melalui pendekatan yang humanis. “Kami hadir bukan hanya untuk berjaga, tapi juga menjalin interaksi langsung dengan warga melalui patroli dialogis,” jelasnya.

Selain melakukan pengamanan area, petugas di lapangan juga aktif melakukan pengaturan lalu lintas di sekitar perbatasan jalur CFD untuk mencegah kemacetan. Personel juga melakukan patroli dialogis, memberikan imbauan kamtibmas kepada pengunjung, serta memastikan pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) berjalan tertib tanpa kendala.

Dengan semangat “Siap Terlihat dan Bermanfaat”, Polri berkomitmen untuk terus mengawal kegiatan publik guna menciptakan situasi yang kondusif di lingkungan masyarakat.

Hingga kegiatan berakhir pada pukul 10.00 WIB, situasi di seluruh titik pengamanan dilaporkan aman, tertib, dan terkendali. Warga pun terlihat antusias menikmati suasana pagi Jakarta tanpa polusi kendaraan.