Media Reformasi Indonesia (MRI)

26 Februari 2026

Tips Berkendara Aman Saat Ramadan 1447 Hijriah, Polda Lampung: Jaga Emosi dan Utamakan Keselamatan


REFORMASI-ID | Lampung - Menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Polda Lampung mengimbau masyarakat untuk lebih mengutamakan keselamatan dan pengendalian diri saat berkendara di jalan raya. Kondisi fisik yang berubah akibat berpuasa dinilai dapat memengaruhi konsentrasi dan emosi pengendara.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun mengatakan, Ramadan merupakan momentum untuk meningkatkan kesabaran, termasuk dalam berlalu lintas.

“Puasa mengajarkan kita untuk lebih sabar dan menahan emosi. Hal ini sangat penting diterapkan saat berkendara, karena keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama,” ujar Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, Kamis (26/2/2026).

Lanjut Yuni, terdapat sejumlah tips yang perlu diperhatikan masyarakat agar tetap aman selama berkendara di bulan Ramadan. 

Di antaranya ialah selalu menggunakan helm berstandar SNI bagi pengendara sepeda motor dan mengenakan sabuk pengaman bagi pengemudi mobil.

Kemudian pengendara diminta untuk tidak menggunakan ponsel saat berkendara, mematuhi rambu lalu lintas dan lampu isyarat, tidak melawan arus, serta menghindari aksi kebut-kebutan maupun ugal-ugalan di jalan.

“Kami juga mengingatkan agar pengendara mampu menahan emosi, menghindari penggunaan klakson secara berlebihan, tidak mudah terprovokasi, serta saling menghargai sesama pengguna jalan,” jelasnya.

Menurut Yuni, mengutamakan keselamatan dibandingkan ego pribadi merupakan kunci utama terciptanya lalu lintas yang aman dan tertib selama Ramadan.

Melalui penerapan tips berkendara aman tersebut, Polda Lampung berharap masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah dengan aman, nyaman, serta terhindar dari risiko kecelakaan lalu lintas.

“Tetap fokus, jaga emosi, patuhi aturan, dan utamakan keselamatan. Sabar di jalan merupakan bagian dari ibadah di bulan Ramadan,” tandas mantan Kapolres Metro tersebut. (Hms/Mdn)

Setelah Eropa dan Amerika, Rasa Bhayangkara Nusantara Resmi Hadir di Timur Tengah Sebagai Instrumen Diplomasi Kultural Presiden Prabowo Subianto



REFORMASI-ID | Jeddah - Diplomasi kultural Indonesia kembali mencatatkan capaian strategis di panggung global. Setelah mendapat perhatian luas di Benua Eropa dan Amerika, Buku Rasa Bhayangkara Nusantara versi Bahasa Inggris berjudul Taste of Nusantara: 80 Bhayangkara Menu for Indonesia’s Free Nutritious Meals Program kini resmi hadir di kawasan Timur Tengah.

Buku tersebut diserahkan langsung oleh Wakapolri Dedi Prasetyo kepada Konsulat Jenderal Republik Indonesia Jeddah dalam rangkaian kegiatan Courtesy Call di Jeddah, Kamis (26/2/2026). Penyerahan ini menandai secara resmi kehadiran Rasa Bhayangkara Nusantara di Timur Tengah sebagai bagian dari diplomasi kultural Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, yang mengedepankan budaya, kepedulian sosial, dan pembangunan kualitas sumber daya manusia Indonesia di mata dunia.

Penyerahan buku tersebut diterima langsung oleh Konsulat Jenderal RI di Jeddah, Yusron Bahauddin Ambary, sekaligus menjadi simbol penguatan peran perwakilan Indonesia di luar negeri dalam menyampaikan narasi kebijakan nasional secara lebih inklusif dan mudah dipahami oleh komunitas internasional.

Instrumen Diplomasi Kultural Indonesia

Sementara itu, dari tempat terpisah, penyusun buku Rasa Bhayangkara Nusantara, Dirgayuza Setiawan, Asisten Khusus Presiden RI Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan, menegaskan bahwa buku ini sejak awal dirancang sebagai instrumen diplomasi negara.

“Kehadiran buku ini menjadi instrumen diplomasi yang strategis. Buku ini membantu para Duta Besar Republik Indonesia di berbagai negara, termasuk di Jeddah, untuk menjelaskan kepada khalayak internasional tentang kekayaan, keberagaman, serta keberhasilan implementasi Program Makan Bergizi Gratis di Indonesia,” ujar Dirgayuza Setiawan.

Menurutnya, buku ini tidak hanya berbicara tentang kuliner, tetapi juga menyampaikan pesan kebijakan negara melalui pendekatan budaya yang universal dan mudah diterima lintas bangsa.

MBG Jadi Perhatian Dunia

Dirgayuza Setiawan menambahkan, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto kini telah menjadi perhatian dan perbincangan berbagai tokoh dunia.

“Dalam berbagai forum internasional, MBG bahkan disebut sebagai salah satu world program yang mendapat dukungan dan atensi global, termasuk dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Hingga saat ini, tercatat 107 negara telah melaksanakan program serupa sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas gizi masyarakat,” jelasnya.

Sebagai negara dengan kekayaan budaya kuliner yang membentang dari Sabang hingga Merauke, ratusan adat dan tradisi, serta ragam bahan pangan lokal, Indonesia memiliki keunikan tersendiri dalam implementasi MBG. Keragaman tradisi memasak dan kearifan lokal menjadikan pelaksanaan MBG di Indonesia sebagai salah satu yang paling beragam di dunia.

Keberagaman inilah yang kini menjadi perhatian berbagai bangsa. Indonesia tidak hanya menjalankan program pemenuhan gizi, tetapi juga memperkuat identitas budaya dan potensi pangan lokal dalam setiap implementasinya.

Dari London, Davos, Amerika Serikat hingga Jeddah

Kehadiran Rasa Bhayangkara Nusantara di Jeddah melengkapi rangkaian diplomasi kultural Indonesia yang sebelumnya telah hadir di berbagai pusat dunia. Pada 21 Januari 2026, buku ini diserahkan kepada Duta Besar RI untuk Inggris di London. Selanjutnya, buku tersebut diperkenalkan dalam forum global World Economic Forum di Davos, Swiss, sebagai bagian dari showcase diplomasi Indonesia, dan Buku versi Bahasa Inggris ini juga telah diperkenalkan di KBRI Washington D.C., Amerika Serikat bersama kunjungan Presiden Prabowo beserta delegasi sebelum akhirnya menjangkau Timur Tengah dibawa langsung oleh Wakapolri. 

Sejumlah media internasional menilai kehadiran buku ini di Davos sebagai pendekatan baru diplomasi Indonesia, yang memadukan kebijakan strategis, budaya, dan program sosial dalam satu narasi yang komunikatif dan mudah diterima oleh komunitas global.,

Respon Cepat Perwira Korsabhara Baharkam Polri Tolong Korban Kecelakaan di Jagakarsa



REFORMASI-ID | Jakarta - Kepedulian dan kesigapan ditunjukkan oleh jajaran Korps Sabhara (Korsabhara) Baharkam Polri di tengah hiruk-pikuk arus lalu lintas Jakarta Selatan. Kasubden B Detasemen Perintis, AKBP Trie Sis Biantoro, S.Pd., S.I.K., M.H., turun langsung memimpin evakuasi korban kecelakaan lalu lintas di Jalan Lenteng Agung, Jagakarsa, pada Kamis (26/2/2026).

Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu, AKBP Trie Sis Biantoro bersama timnya tengah dalam perjalanan kembali menuju Mako Detasemen Perintis di Pengadegan setelah menyelesaikan tugas dinas di Mako Korsabhara Baharkam Polri.

Melihat adanya kerumunan dan kecelakaan yang menghambat laju jalan, perwira menengah tersebut spontan menginstruksikan timnya untuk berhenti. Tanpa menunda waktu, personel di bawah arahannya langsung melakukan pengamanan lokasi untuk mencegah kemacetan total sekaligus memberikan ruang bagi proses evakuasi medis.

"Kami segera mengambil langkah cepat dengan berkoordinasi langsung ke Unit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Selatan dan Polsek setempat. Prioritas utama kami adalah memastikan korban segera mendapatkan penanganan medis dan arus lalu lintas tetap terkendali," ujar AKBP Trie.

Berkat koordinasi taktis tersebut, petugas kepolisian wilayah dan tim medis segera tiba di lokasi untuk melakukan penanganan intensif. Namun, meski segala upaya pertolongan darurat telah dilakukan secara maksimal, korban dalam kecelakaan tersebut dinyatakan meninggal dunia (MD).

Aksi responsif ini menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam menjalankan perannya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Kehadiran personel di tengah situasi darurat diharapkan mampu memberikan rasa aman serta memastikan prosedur hukum dan evakuasi berjalan sesuai aturan.

Menutup keterangannya, pihak Korsabhara Baharkam Polri kembali mengingatkan kepada seluruh masyarakat pengguna jalan untuk selalu waspada.

"Kami mengimbau warga untuk selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas. Mari jadikan keselamatan sebagai kebutuhan utama dalam berkendara agar kejadian serupa tidak terulang kembali," pungkas AKBP Trie.

Aksi Cepat Tanggap, Perwira Menengah Korsabhara Baharkam Polri Evakuasi Korban Laka Lantas di Lenteng Agung



REFORMASI-ID | Jakarta - Di tengah padatnya arus lalu lintas di kawasan Jakarta Selatan, aksi sigap ditunjukkan oleh personel Korps Sabhara (Korsabhara) Baharkam Polri. Kasubden B Detasemen Perintis, AKBP Trie Sis Biantoro, S.Pd., S.I.K., M.H., memberikan pertolongan darurat kepada korban kecelakaan lalu lintas di Jalan Lenteng Agung, Jagakarsa, Kamis (26/2/2026).

Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu, AKBP Trie Sis Biantoro beserta jajaran baru saja menyelesaikan kegiatan dinas di Mako Korsabhara Baharkam Polri dan sedang dalam perjalanan kembali menuju Mako Detasemen Perintis di Pengadegan.

Melihat adanya kecelakaan di jalur yang dilalui, AKBP Trie langsung menginstruksikan timnya untuk berhenti dan melakukan pengamanan di lokasi guna mencegah kemacetan panjang serta memberikan ruang bagi evakuasi.

"Kami segera mengambil langkah cepat dengan menghubungi Unit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Selatan dan Polsek setempat agar korban segera mendapatkan penanganan medis dan proses evakuasi berjalan lancar," ujar AKBP Trie dalam keterangannya.

Berkat koordinasi cepat tersebut, petugas kepolisian wilayah dan tim medis segera tiba di lokasi untuk melakukan penanganan lebih lanjut. Namun, meski upaya pertolongan telah dilakukan secara maksimal, korban dalam kecelakaan tersebut dinyatakan meninggal dunia (MD).

Aksi responsif ini merupakan wujud nyata dari semboyan Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Kehadiran personel Polri di tengah situasi darurat diharapkan dapat memberikan rasa aman dan memastikan prosedur penanganan kecelakaan berjalan sesuai aturan.

Pihak Korsabhara Baharkam Polri juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, dan mengutamakan keselamatan sebagai kebutuhan utama dalam berkendara.

Semarak Ramadan, Batalyon Infanteri 9 Marinir Gelar Lomba Adzan, Kultum, dan MTQ


REFORMASI-ID | Lampung - TNI AL.Korps Marinir.Brigif 4 Marinir.Yonif 9 Marinir. Batalyon Infanteri 9 Marinir menggelar lomba adzan, kultum, dan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) sebagai bagian dari pembinaan mental dan rohani prajurit di bulan Suci Ramadhan 1447 H 2026 M. Kegiatan ini dilaksanakan di lingkungan satuan dengan diikuti oleh perwakilan prajurit dari berbagai kompi, dan berlangsung khidmat serta penuh semangat kebersamaan di Masjid Baitul Muttaqin, Batumenyan, Teluk Pandan, Pesawaran Lampung. Kamis (26/02/2026).

Komandan Batalyon Infanteri  9 Marinir Letkol Marinir Acmad Toripin M.Tr., Opsla., mengatakan. Lomba ini bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan sekaligus mempererat silaturahmi antar prajurit terutama yang beragama muslim sebagai individu masing-masing di lingkungan satuan. 

"Diharapkan para peserta menampilkan kemampuan terbaiknya, mulai dari lantunan adzan yang merdu, penyampaian kultum yang inspiratif, hingga bacaan Al-Qur’an yang tartil dan penuh penghayatan," katanya. 

Lebih lanjut jelasnya. Dewan juri yang terdiri dari perwira dan bintara pembina rohani memberikan penilaian secara objektif dan profesional, dengan harapan kegiatan ini memiliki nilai-nilai religius yang semakin tertanam kuat dalam diri setiap insan prajurit Yonif 9 Marinir, sehingga mampu mendukung pelaksanaan tugas pokok satuan dengan landasan moral dan spiritual yang kokoh. 

"Alhamdulillah. Lomba berlangsung lancar dan ditutup dengan pemberian penghargaan kepada para pemenang, disertai harapan agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin guna membina mental spiritual prajurit khususnya Batalyon Infanteri 9 Marinir," ujarnya.

Dalam kesempatan itu Komandan Batalyon Infanteri  9 Marinir Letkol Marinir Acmad Toripin M.Tr., Opsla., menyampaikan bahwa kegiatan keagamaan seperti lomba adzan, kultum, dan MTQ bukan sekadar ajang kompetisi saja.

"Tetapi juga sarana membentuk karakter individu prajurit yang berakhlak mulia, dan disiplin.' tegasnya. (Tri/Mdn)

Jaga Kondusifitas Ibu Kota, Detasemen Perintis Baharkam Polri Gelar Strong Point dan Patroli Dialogis



REFORMASI-ID | Jakarta - Guna memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta kelancaran arus lalu lintas di wilayah hukum Polda Metro Jaya, Detasemen Perintis Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri melaksanakan kegiatan pengamanan Strong Point dan Patroli Dialogis, Kamis (26/02/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 05.00 WIB hingga 10.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Penanggung Jawab AKBP Trie Sis Biantoro, S.Pd., S.I.K., M.H., dengan melibatkan 51 personel tangguh yang disebar di berbagai titik strategis Jakarta dan sekitarnya.

Personel Detasemen Perintis ditempatkan di pusat keramaian dan objek vital guna mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas pagi hari, di bundaran HI (12 Personel), Monas (11 Personel), Kota Tua (12 Personel).
Selain pengaturan lalu lintas (Gatur Lalin), tim juga memperluas jangkauan melalui Patroli Dialogis di kawasan perumahan dan jalur penghubung, seperti Cibubur Country dan Jl. Raya Leuwinanggung.

Ditempat terpisah, Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri Brigjen Pol M. Ngajib menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar penjagaan fisik, tetapi juga mengedepankan komunikasi dua arah dengan masyarakat. "Kami melakukan pemantauan situasi sekaligus berdialog langsung dengan warga dan pengguna jalan. Tujuannya adalah memberikan imbauan Kamtibmas agar masyarakat selalu tertib berlalu lintas serta bersama-sama menjaga keamanan lingkungan," jelasnya.

Hasil dan Situasi di Lapangan
Berdasarkan laporan pelaksanaan tugas, situasi di seluruh titik pengamanan terpantau aman dan kondusif tanpa ada kejadian menonjol. Meski menghadapi tantangan berupa volume kendaraan yang meningkat serta cuaca yang fluktuatif, petugas di lapangan berhasil memastikan terciptanya Kamseltibcarlantas (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas).

Arus lalu lintas berjalan lancar tanpa kemacetan atau kecelakaan menonjol.
Terjalinnya komunikasi yang baik antara Polri dan masyarakat, sehingga potensi gangguan keamanan dapat dideteksi sejak dini.

"Kegiatan ini merupakan komitmen berkelanjutan dari Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat sesuai dengan semboyan: "Siap Terlihat dan Bermanfaat". Tutup Brigjen Ngajib

Belum Nikmati Diskon Tiket Lebaran? ASDP Jamin Refund Selisih Tarif


REFORMASI-ID | Jakarta — Perjalanan mudik selalu direncanakan jauh hari. Banyak masyarakat telah membeli tiket lebih awal demi memastikan kepastian jadwal dan kenyamanan perjalanan. Menyambut Periode Angkutan Lebaran 2026, Pemerintah menetapkan program stimulus diskon tarif dan kebijakan single tarif yang didukung penuh oleh PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) sebagai operator layanan penyeberangan. Kamis, 26 Februari 2026.

Melalui kebijakan tersebut, ASDP mengimplementasikan diskon sebesar 100 persen untuk tarif jasa pelabuhan, setara rata-rata 21,9 persen dari total tarif penyeberangan. Selain itu, penerapan single tarif dilakukan untuk menyamakan tarif layanan reguler dan express pada periode tertentu, sehingga tidak ada lagi perbedaan harga bagi pengguna jasa.

Bagi masyarakat yang telah membeli tiket ferry Merak-Bakauheni sebelum kebijakan diskon dan single tarif diberlakukan, ASDP memastikan hak pengguna jasa tetap terlindungi melalui mekanisme _partial refund_. Skema ini memungkinkan pengembalian selisih tarif bagi tiket yang dibeli dengan harga normal sebelum periode stimulus dan single tarif dimulai.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menegaskan bahwa proses refund dirancang sederhana, transparan, dan akuntabel. “Pengguna jasa yang telah membeli tiket sebelum periode stimulus dan single tarif dapat mengajukan partial refund melalui Contact Center ASDP 191 atau WhatsApp resmi di 0811-1021-191. Kami memastikan prosesnya mudah serta memberikan kepastian bagi masyarakat,” ujar Heru.

Stimulus diskon berlaku di 14 pelabuhan dan 7 lintasan strategis, mencakup pejalan kaki serta kendaraan golongan II dan IVA pada layanan reguler, serta pejalan kaki dan kendaraan golongan II pada layanan express. Kebijakan ini dirancang untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat selama periode mudik.

*Distribusi Merata*
Sementara itu, kebijakan single tarif diterapkan khusus di Pelabuhan Merak pada 13 Maret 2026 pukul 12.00 WIB hingga 20 Maret 2026 pukul 15.00 WIB, serta di Pelabuhan Bakauheni pada 23 Maret 2026 pukul 00.00 WIB hingga 29 Maret 2026 pukul 24.00 WIB. Skema ini mencakup pejalan kaki dan kendaraan golongan I, II, III, IVA, VA, hingga VIA guna mendukung distribusi layanan yang lebih merata pada puncak arus pergerakan.

Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menambahkan bahwa kelancaran layanan juga ditentukan oleh kedisiplinan pengguna jasa dalam merencanakan perjalanan. “Kami mengimbau masyarakat telah memiliki tiket sebelum tiba di pelabuhan dan datang sesuai jadwal yang tertera. Sistem Ferizy memastikan kapasitas lebih terukur dan aman. Saat ini kuota masih tersedia hingga 99,8 persen,” jelas Windy.

Melalui dukungan terhadap kebijakan Pemerintah dan penguatan sistem layanan digital, ASDP optimistis perjalanan Lebaran 2026 dapat berlangsung lebih tertib, adil, dan nyaman bagi seluruh pengguna jasa. (Hms/Mdn)

Arus Mudik 2026, Polda Lampung-Banten Sinkronkan Data Merak–Bakauheni


REFORMASI-ID | LAMPUNG – Arus mudik Lebaran 2026 diprediksi kembali menekan jalur penyeberangan Merak–Bakauheni. Mengantisipasi lonjakan itu, Polda Lampung dan Polda Banten menyatukan skema pengamanan dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Ketupat 2026 di Aula Gawe Kuta Baluwarti, Rabu (25/2/2026).

Rakor ini tak sekadar seremonial. Fokusnya jelas: memetakan potensi kemacetan, menyamakan data pergerakan kapal dan kendaraan, serta memastikan tak ada lagi penumpukan ekstrem seperti tahun-tahun sebelumnya di Pelabuhan Merak maupun Bakauheni.

Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf menegaskan, kunci pengendalian arus mudik tahun ini ada pada akurasi dan kecepatan data antarposko.

“Kita harus terus memperbarui data setiap kejadian menonjol di Pos Pengamanan, Pos Pelayanan, dan Pos Terpadu. Semua tercatat rapi dan bisa diakses untuk pengambilan keputusan cepat,” tegas Helfi.

Ia juga meminta komunikasi lintas provinsi tak boleh terputus, terutama antara petugas di Merak dan Bakauheni.

“Koordinasi antara Lampung dan Banten harus real time. Data kapal yang keluar dan masuk harus sinkron, supaya tidak terjadi penumpukan akibat miskomunikasi,” ujarnya.

Menurutnya, pengawasan berbasis teknologi menjadi prioritas. “Manfaatkan CCTV di kawasan Pelabuhan Bakauheni dan integrasikan dengan Command Center. Pengendalian tidak bisa lagi manual,” kata Helfi.

*Antrean dan Cuaca Jadi Variabel Kritis*

Dari paparan teknis, jalur penyeberangan tetap menjadi titik krusial. Pemerintah dan operator pelabuhan menyiapkan 76 kapal di lintasan Jawa–Sumatera, buffer zone tambahan, serta rekayasa lalu lintas berlapis dari situasi hijau hingga merah.

Karo Ops Polda Lampung Kombes Pol Fadly Munzir Ismail mengakui evaluasi 2025 menjadi catatan penting. Tahun lalu, persoalan rest area dipenuhi truk, lonjakan pejalan kaki di pelabuhan, hingga penyerobotan antrean sempat memicu kepadatan.

“Permasalahan tahun lalu menjadi bahan koreksi. Tahun ini kita siapkan pola pengamanan lebih ketat, termasuk patroli intensif dan pengamanan rumah kosong,” ujar Fadly.

Ia menambahkan, potensi kelelahan pemudik juga menjadi perhatian. “Kami siapkan pos kesehatan dan layanan cepat untuk mengantisipasi gangguan kesehatan akibat perjalanan panjang,” katanya.

Fadly memastikan fokus pengamanan tertuju pada Pelabuhan Bakauheni. “Buffer zone dan rekayasa lalu lintas berlapis akan diterapkan. Jika terjadi lonjakan, delay system langsung dijalankan untuk mencegah kepadatan masuk pelabuhan,” tegasnya.

Selain faktor teknis, cuaca juga masuk radar pengawasan. Berdasarkan prakiraan BMKG Wilayah II Banten, gelombang di lintasan Merak–Bakauheni relatif rendah, namun potensi hujan sedang hingga lebat tetap perlu diantisipasi secara dinamis.

Operasi Ketupat 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung 13 hari pada pertengahan Maret, melibatkan ribuan personel gabungan TNI-Polri dan instansi terkait. Titik pengamanan tersebar di pelabuhan, jalur tol dan arteri, rest area, pusat perbelanjaan, hingga kawasan wisata.

Bagi Polda Lampung, targetnya bukan sekadar arus lancar. Helfi menekankan pelayanan humanis tetap menjadi wajah utama operasi.

“Utamakan keselamatan personel dan layani masyarakat dengan pendekatan humanis. Mudik adalah momen sakral, negara harus hadir memberi rasa aman,” pungkasnya. (Hms/Mdn)

Pembinaan Rohani & Mental, Perkuat Iman dan Taqwa Personel Korsabhara Baharkam Polri



REFORMASI-ID | Depok - Mengisi bulan suci Ramadan 1447 H dengan kegiatan positif, Korsabhara Baharkam Polri menyelenggarakan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) bagi personel yang beragama Islam. Kegiatan bertajuk "Hikmah Puasa di Bulan Suci Ramadhan 1447 H" ini dilaksanakan di Masjid Al Ikhlas, Depok, Kamis (26/02/2026).

Acara yang berlangsung mulai pukul 08.30 hingga 09.30 WIB ini dihadiri oleh jajaran pejabat utama dan seluruh personel Muslim Korsabhara.

Pengajian dan pembinaan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas spiritual personel di tengah kewajiban menjalankan tugas kepolisian sambil melaksanakan ibadah puasa.

Kombes Pol. Dodi Rahmawan, S.I.K., M.H., selaku Kabagrenmin Korsabhara Baharkam Polri menjelaskan bahwa kegiatan Binrohtal ini merupakan upaya penguatan karakter insan Bhayangkara yang bertaqwa.

"Puasa bukan menjadi penghalang produktivitas, justru menjadi momentum untuk mendisiplinkan diri dan memperkuat empati. Dengan memahami hikmah Ramadan, kami berharap personel dapat memberikan pelayanan yang lebih humanis dan tulus kepada masyarakat," ungkap Kombes Pol. Dodi Rahmawan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan setiap personel dapat memetik nilai-nilai kesabaran dan kejujuran dari ibadah puasa untuk diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Sambut Ramadan 1447 H, Personel Korsabhara Baharkam Polri Dalami Hikmah Puasa di Masjid Al Ikhlas



REFORMASI-ID | Depok - Mengisi bulan suci Ramadan 1447 H dengan kegiatan positif, Korsabhara Baharkam Polri menyelenggarakan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) bagi personel yang beragama Islam. Kegiatan bertajuk "Hikmah Puasa di Bulan Suci Ramadhan 1447 H" ini dilaksanakan di Masjid Al Ikhlas, Depok, Kamis (26/02/2026).

Acara yang berlangsung mulai pukul 08.30 hingga 09.30 WIB ini dihadiri oleh jajaran pejabat utama dan seluruh personel Muslim Korsabhara.

Pengajian dan pembinaan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas spiritual personel di tengah kewajiban menjalankan tugas kepolisian sambil melaksanakan ibadah puasa.

Kombes Pol. Dodi Rahmawan, S.I.K., M.H., selaku Kabagrenmin Korsabhara Baharkam Polri menjelaskan bahwa kegiatan Binrohtal ini merupakan upaya penguatan karakter insan Bhayangkara yang bertaqwa.

"Puasa bukan menjadi penghalang produktivitas, justru menjadi momentum untuk mendisiplinkan diri dan memperkuat empati. Dengan memahami hikmah Ramadan, kami berharap personel dapat memberikan pelayanan yang lebih humanis dan tulus kepada masyarakat," ungkap Kombes Pol. Dodi Rahmawan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan setiap personel dapat memetik nilai-nilai kesabaran dan kejujuran dari ibadah puasa untuk diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Pimpin Apel Pagi, Brigjen Hary Kurniawan S.I.K Tekankan Kedisiplinan Personel Korsabhara



REFORMASI-ID | Depok - Menjaga ritme kedisiplinan dan kesiapsiagaan operasional, jajaran Korps Sabhara (Korsabhara) Baharkam Polri menggelar Apel Bersama di Mako Korsabhara, Depok, pada Rabu (26/02/2026).

Kegiatan yang dimulai tepat pukul 08.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Auditor Sispamobvitnas Utama TK II Korsabhara Baharkam Polri Brigjen Pol Hary Kurniawan S.H., S.I.K

Apel ini menjadi sarana konsolidasi internal bagi jajaran personel dalam memastikan kesiapan tugas pelayanan masyarakat.

Kabagrenmin Korsabhara Baharkam Polri, Kombes Pol. Dodi Rahmawan, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa apel ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan institusi untuk terus hadir bagi masyarakat. "Melalui apel pagi ini, kita menyelaraskan langkah sesuai visi 'Siap Terlihat dan Bermanfaat'," ujarnya.

Dalam arahannya, Brigjen Hary menekankan agar seluruh personel tetap menjaga profesionalisme dan integritas di lapangan, terutama dalam menghadapi dinamika tugas yang semakin kompleks. Seluruh rangkaian apel berjalan dengan tertib dan khidmat sebelum personel melanjutkan agenda pembinaan mental.

Ramadan Kondusif: Detasemen Perintis Polri Terjunkan Personel Bersenjata Lengkap Jaga Titik Rawan Jakarta Pusat



REFORMASI-ID | Jakarta - Guna memastikan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan, Detasemen Perintis Korsabhara Baharkam Polri menggelar patroli skala besar bertajuk Sahur On The Road (SOTR) di wilayah hukum Polda Metro Jaya, khususnya kawasan Jakarta Pusat, pada Kamis (26/2/2026) dini hari.

Dipimpin langsung oleh Ipda Diky Kurniawan, sebanyak 36 personel bersenjata lengkap dan peralatan taktis disebar ke tiga zona strategis mulai pukul 03.00 WIB. Langkah preventif ini diambil untuk mengantisipasi potensi gesekan antar-kelompok masyarakat yang kerap terjadi menjelang waktu sahur.

Patroli dibagi menjadi tiga regu yang menyisir lokasi-lokasi yang dinilai memiliki mobilitas tinggi:

Regu 1 fokus mempertebal pengamanan di wilayah Polsek Metro Gambir, Menteng, dan Tanah Abang, termasuk menyambangi pos pantau di Jl. Jati Baru dan Jl. KH. Hasyim Asyari.

Regu 2 bergerak aktif di wilayah Sawah Besar, Kemayoran, dan Senen. Personel sempat melakukan tindakan persuasif dengan menyambangi kerumunan pemuda di Jl. Johar Baru dan Cempaka Putih untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas.

Regu 3 melakukan koordinasi intensif di beberapa markas komando (Mako) Polsek, mulai dari Sawah Besar, Kemayoran, hingga Pasar Senen, guna memastikan sinergi kewilayahan berjalan optimal. 

Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menciptakan stabilitas keamanan yang optimal.

"Kehadiran Polri di lapangan adalah untuk memberikan rasa aman. Kami mengedepankan langkah dialogis namun tetap waspada untuk memastikan tidak ada tawuran maupun balap liar yang mengganggu ketenangan warga," tulis laporan tersebut.

Hingga fajar menyingsing, situasi di seluruh titik pemantauan dilaporkan aman dan terkendali (TKA). Tidak ditemukan adanya insiden menonjol seperti tawuran warga maupun aksi balap liar yang meresahkan.

Meski demikian, petugas di lapangan mencatat masih adanya mobilitas kelompok masyarakat yang melakukan konvoi kendaraan. Hal ini menjadi catatan evaluasi bagi petugas untuk melakukan pengawasan yang lebih intensif pada hari-hari berikutnya demi menjamin situasi tetap kondusif hingga hari kemenangan tiba.

Polri menghimbau kepada seluruh masyarakat, terutama para pemuda, untuk mengisi waktu sahur dengan kegiatan yang positif dan menghindari berkumpul di bahu jalan yang dapat memicu gangguan ketertiban umum.

25 Februari 2026

Jaga Kondusivitas Wilayah, Detasemen Perintis Baharkam Polri Gelar Patroli Dialogis dan Urai Kemacetan di Titik Rawan



REFORMASI-ID | Bogor - Guna menciptakan rasa aman serta memastikan kelancaran aktivitas masyarakat, Detasemen Perintis Ditsamapta Korsabhara Baharkam Polri kembali melaksanakan patroli rutin dan pengaturan lalu lintas di wilayah Bogor dan sekitarnya pada Rabu (25/02/2026).

Sebanyak 24 personel diterjunkan menyisir wilayah strategis, mulai dari pusat ekonomi seperti Pasar Wanaherang hingga titik padat kendaraan di Simpang Universitas Indonesia dan Simpang Cikeas. Selain melakukan pemantauan fisik, personel juga melakukan pendekatan persuasif melalui patroli dialogis untuk mendengar langsung keluhan warga.

Kaden Perintis Ditsamapta Korsabhara Baharkam Polri menegaskan bahwa kehadiran personel di lapangan bukan sekadar rutinitas, melainkan upaya preventif merespons laporan masyarakat terkait kemacetan dan praktik pungutan liar (pungli).

"Kami tidak ingin masyarakat merasa sendirian saat menghadapi kendala di jalan, baik itu karena macet maupun gangguan dari oknum yang melakukan pungutan liar. Personel kami diinstruksikan untuk hadir secara humanis namun tetap tegas dalam menjaga ketertiban di titik-titik rawan tersebut," tegas Kaden Perintis Ditsamapta Korsabhara Baharkam Polri.

Beliau juga menambahkan bahwa aspirasi masyarakat terkait permintaan patroli malam hari akan menjadi prioritas evaluasi ke depan.

"Respon positif masyarakat adalah energi bagi kami. Terkait saran warga untuk menambah intensitas patroli pada malam hari demi mengurangi kerawanan, kami akan segera melakukan pemetaan (mapping) dan menyesuaikan jadwal personel agar rasa aman ini terjaga selama 24 jam penuh," tambahnya.

Hingga kegiatan berakhir pada pukul 19.00 WIB, situasi di seluruh titik sasaran dilaporkan dalam keadaan aman, tertib, dan terkendali (TKA). Masyarakat menyambut baik kehadiran polisi yang dinilai sangat membantu kenyamanan, terutama saat jam-jam sibuk sore hari.

Penyidik Polres Jakpus Diduga Tidak Profesional Tanggani Kasus Dugaan Penipuan Ferry Irawan



REFORMASI-ID | Jakarta -  Ferry Yuli Irawan, SE., SH., MH. layangkan surat Aduan Masyarakat (Dumas) ke Ditreskrimum Polda Metro Jaya (PMJ) atas dugaan ketidakprofesionalan penyidik Polres Jakarta Pusat. Rabu, 25 Februari 2026.

Surat Dumas tersebut dilayangkan atas sebab pemberhentian penyelidikan atas kasus dugaan penipuan dan penggelapan pelimpahan dari PMJ ke Polres Jakpus pada  23 Februari 2024.

Saat memberikan keterangan kepada awak media, Ferry Yuli Irawan, S.E. S.H. MH. menyampaikan kekecewaannya terhadap oknum penyidik Polres Jakpus dalam menanggani kasus penipuan dan penggelapan yang menimpa dirinya.

"Saya sangat kecewa dengan tindakan oknum penyidik yang mengeluarkan Surat Nomor: B/1830/II/RES.1.11/2025 tentang penghentikan penyelidikan kasus yang saya alamai dengan alasan belum ditemukan adanya peristiwa pidana," ujarnya.

Sedangkan, semua bukti dan berkas sudah saya penuhi.

"Atas dasar itu saya membuat laporan Dumas ke Dirreskrimum PMJ dengan CC. Kepala Bagian Wassidik PMJ atas dugaan ketidakprofesionalan oknum penyidik Polres Jakpus," paparnya.

"Saya juga memohon kehadapan Bapak Dir. Reskrimun dan Bapak Kepala Bagian Pengawasan Penyidikan (Bagwassidik) Polda Metro Jaya agar diadakan Gelar Perkara Khusus agar perkara dilanjutkan serta ditangani secara profesional agar ada keadilan bagi saya sebagai pelapor dan korban," tambahnya.

Bagian penerimaan surat  mengatakan sudah memanggil para penyidik polres jakarta pusat untuk dimintakan keterangan dan prosedur lanjutannya adalah akan diadakan gelar perkara khusus, namun hingga hari ini belum ada jadwal untuk gelar perkara khusus.

"Saya berharap Polda Metro Jaya bisa lakukan penyelidikan secara profesional, transparan dan akuntabel agar terwujudnya supremasi hukum yang mencerminkan kepastian hukum, rasa keadilan dan kemanfaatan," pungkasnya.

(red)

Polisi Ringkus Pelaku Spesialis Jambret Dijalan Raya Serang - Jakarta


REFORMASI-ID | Serang, Banten - Tim Reserse Mobile (Resmob) Polres Serang Polda Banten, berhasil meringkus Romli alias Doyo (49), pelaku spesialis jambret yang kerap beraksi di jalur padat kendaraan Jalan Raya Serang–Jakarta. 

Pelaku ditangkap di kediamannya di Kampung Dumus, Desa Pematang, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang,  Provinsi Banten.

Penangkapan yang dilakukan, pada Selasa (24/2/2026) dini hari itu, merupakan tindak lanjut dari laporan korban pasangan suami-istri yang menjadi sasaran aksi jambret, di Jalan Raya Serang–Jakarta, tepatnya di Kampung Kaserangan, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, Provinsi Banten.

Kapolres Serang, AKBP Andri Kurniawan menjelaskan, bahwa peristiwa penjambretan terjadi pada Minggu (15/2/2026) di Jalan Raya Serang–Jakarta, tepatnya di Kampung Kaserangan, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, Provinsi Banten. 

"Saat itu, korban bersama istrinya, Kursita, mengendarai sepeda motor Honda Beat nomor polisi A-6378-FX hendak pulang ke rumah. Korban dipepet oleh pelaku yang mengendarai sepeda motor," terang KKapolres didampingi Kasatreskrim AKP Andi Kurniady ES, Rabu (25/2/2026).

Saat posisi berdampingan, pelaku langsung menarik tas selempang warna cokelat yang dipakai korban hingga talinya putus, kemudian pelaku melarikan diri.

Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp7 juta. Di dalam tas tersebut, terdapat uang tunai dan 2 unit handphone milik korban. Usai kejadian, korban segera melaporkan peristiwa itu ke Polsek Ciruas untuk ditindaklanjuti.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Resmob Polres Serang, dipimpin Ipda Athallah Thoriq bersama Bripka Sutrisno melakukan serangkaian penyelidikan dan pengumpulan informasi di lapangan.

"Berdasarkan hasil penyelidikan dan informasi dari masyarakat, identitas pelaku berhasil kami kantongi. Tim kemudian bergerak cepat dan berhasil mengamankan pelaku saat sedang tidur di rumahnya," kata Andri Kurniawan.

Saat dilakukan penangkapan, petugas juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa sebilah pisau, golok serta motor jenis Honda CB yang diduga kerap digunakan pelaku untuk melancarkan aksinya. 

Dari hasil pemeriksaan sementara, Romli mengakui telah melakukan aksi jambret seorang diri sebanyak delapan kali di sepanjang Jalan Raya Serang–Jakarta. 

Ia menyasar pengendara motor yang melintas di jalur sepi maupun padat kendaraan. Sementara senjata tajam dibawa pelaku, digunakan untuk berjaga-jaga apabila aksinya diketahui korban.

"Pelaku ini merupakan spesialis jambret yang sudah berulang kali beraksi. Kami masih melakukan pengembangan untuk mengetahui kemungkinan adanya pelaku atau korban lain," tegas Kapolres.

Kapolres juga memastikan, pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi pelaku kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat, khususnya di wilayah hukum Polres Serang.

"Kami juga mengimbau, masyarakat agar tetap waspada dan segera melapor jika melihat atau mengalami tindak kejahatan," tandas alumnus Akpol 2006. (*)

Penuh Haru Jelang Sertijab, Danrem 044/Gapo: Kenanglah Kami


REFORMASI-ID | Palembang - Menjelang pelaksanaan serah terima jabatan, Komandan Korem 044/Gapo Brigjen TNI Adri Koesdyanto memberikan pengarahan kepada prajurit, PNS dan Persit Korem 044/Gapo. Bertempat di Balai Prajurit Korem 044/Gapo, Danrem turut didampingi Ketua Persit KCK Koorcab Rem 044, Ibu Vera Adri Koesdyanto.  Rabu, (25/2/2026).

Dalam arahannya, Danrem menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi atas kerja sama seluruh prajurit, PNS, dan Persit selama dirinya menjabat sebagai Danrem 044/Gapo kurang lebih 1 tahun 48 hari. Ia juga menyampaikan bahwa serah terima jabatan direncanakan akan dilaksanakan pada 28 Februari mendatang.

“Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kebersamaan selama saya berdinas di Korem 044/Gapo. Semua tugas dapat kita laksanakan dengan baik karena kekompakan dan kebersamaan kita,” ujarnya.

Danrem berpesan agar seluruh anggota selalu mengingat bahwa setiap perbuatan akan membawa konsekuensi di kemudian hari. 

“Apa yang kita tanam, itulah yang akan kita tuai. Perbanyak sedekah, terlebih di bulan Ramadhan yang penuh berkah,” pesannya.

Ia juga mengenang berbagai momen kebersamaan yang telah dilalui selama masa kepemimpinannya. Menurutnya, banyak kenangan indah yang telah dirangkai bersama dengan penuh kegembiraan dan semangat guyub.

“Sudah banyak kenangan indah yang kita rangkai bersama. Semua tugas kita laksanakan dengan gembira dan penuh tanggung jawab,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Danrem juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama masa kepemimpinannya terdapat tutur kata maupun Tindakan yang kurang berkenan, baik secara langsung maupun tidak langsung.

“Sisa waktu penugasan yang ada mari kita manfaatkan untuk semakin kompak dan semakin guyub,” ungkapnya.

Menjelang masa purna tugas, Danrem turut memberikan nasihat terkait fenomena Post-Power Syndrome atau sindrom pensiun, yaitu kondisi psikologis yang dapat muncul akibat hilangnya jabatan, kewenangan, tanggung jawab, status sosial, serta rutinitas kerja yang selama ini melekat.

Ia mengingatkan agar setiap personel yang mendekati masa pensiun mempersiapkan mental sejak dini, menjaga komunikasi dan silaturahmi, serta menerapkan pola hidup sehat dengan rutin berolahraga.

“Yang tidak kalah penting, carilah kesibukan dan tetap aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Kita harus selalu siap mengabdi untuk masyarakat dalam bentuk apapun,” pesannya.

Kegiatan pengarahan diakhiri dengan sesi tanya jawab yang berlangsung hangat dan penuh keakraban, menambah kesan mendalam dalam momen perpisahan tersebut dengan pesan sederhana namun penuh makna, “Kenanglah Kami.” (Mdn)

Hadirkan Rasa Aman Saat Sahur, Detasemen Perintis Baharkam Polri Perketat Patroli di Jakarta Selatan



REFORMASI-ID | Jakarta -  Detasemen Perintis Ditsamapta Korsabhara Baharkam Polri melaksanakan patroli kewilayahan skala intensif di wilayah Jakarta Selatan pada Rabu (25/02/2026) dini hari. Langkah ini diambil sebagai komitmen Polri dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), khususnya selama jam rawan menjelang sahur.

Sebanyak 12 personel diterjunkan mulai pukul 02.00 WIB untuk menyisir sejumlah titik krusial, di antaranya kawasan Pasar Minggu, Pos Pantau Pasar Manggis (Setiabudi), dan Pos Pantau Taman Dakocan (Manggarai).

Poin Utama Kegiatan:

Antisipasi Kriminalitas: Patroli difokuskan pada pencegahan tindak pidana jalanan dan tawuran antar kelompok yang sering terjadi di waktu dini hari.

Ketertiban Lalu Lintas: Petugas memberikan teguran dan edukasi kepada pengendara motor yang melawan arus, demi mencegah kecelakaan fatal bagi pengguna jalan lainnya.

Kolaborasi Lintas Sektoral: Personel di lapangan bersinergi dengan anggota Satpol PP di wilayah Tebet untuk memperkuat pengawasan wilayah secara menyeluruh.

Kaden Perintis Ditsamapta Korsabhara Baharkam Polri menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan respon cepat Polri atas kebutuhan masyarakat akan rasa aman. "Kami ingin memastikan warga Jakarta Selatan dapat menjalankan ibadah sahur dan aktivitas dini hari tanpa rasa khawatir. Hasil pantauan di lapangan menunjukkan situasi aman terkendali dan tidak ditemukan adanya aksi tawuran," pungkasnya.

Hingga berakhirnya kegiatan pada pukul 05.00 WIB, seluruh rangkaian patroli berjalan dengan tertib. Kehadiran Polri di titik-titik rawan mendapat apresiasi dari warga setempat yang merasa terbantu dengan adanya pengawasan fisik secara langsung.

FWPL Soroti Tata Kelola Proyek, Desak Evaluasi Sistem Pengawasan Pemkot Bekasi



REFORMASI-ID | Bekasi - Penghentian proyek penggalian kabel optik di kawasan Kali Abang Tengah oleh Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, memantik kritik dari Forum Wartawan Peduli Lingkungan (FWPL). 

Forum tersebut menilai peristiwa itu bukan sekadar persoalan pelanggaran izin, tetapi cerminan lemahnya sistem tata kelola dan pengawasan proyek utilitas di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi.

Ketua FWPL, Ade Muksin, menyatakan bahwa tindakan penghentian proyek memang menunjukkan ketegasan kepala daerah. Namun, menurutnya, yang lebih penting adalah menjawab pertanyaan mendasar: bagaimana aktivitas penggalian yang mengganggu badan jalan dan ruang publik bisa berlangsung tanpa kejelasan administrasi sejak awal?

“Kalau memang tidak ada kejelasan izin, bagaimana proyek itu bisa berjalan dan luput dari pengawasan? Ini bukan hanya soal tegas di lokasi, tetapi soal sistem pengawasan yang seharusnya bekerja sebelum terjadi pelanggaran,” ujar Ade dalam keterangannya, Rabu (26/2/2026).

FWPL menilai, proyek utilitas seperti penggalian kabel optik bukan kegiatan kecil yang sulit terdeteksi. Aktivitas tersebut berdampak langsung terhadap lalu lintas, keselamatan pengguna jalan, serta kondisi infrastruktur kota. Karena itu, seharusnya terdapat mekanisme kontrol lintas dinas yang jelas dan terintegrasi.

Ade menekankan bahwa pemerintahan modern tidak boleh bersifat reaktif. Sistem perizinan harus transparan, berbasis data, serta mudah ditelusuri. Selain itu, pengawasan wilayah harus berjalan aktif tanpa menunggu instruksi atau inspeksi mendadak dari pimpinan daerah.

“Jika wali kota harus turun langsung untuk menghentikan proyek, maka perlu evaluasi terhadap mekanisme kontrol internal. Jangan sampai ada celah koordinasi yang membuat proyek tanpa izin bisa berjalan bebas,” tegasnya.

FWPL juga menyoroti dampak yang ditanggung masyarakat akibat penggalian yang tidak tertata.
Kerusakan jalan, tanah berserakan, serta perbaikan yang tidak maksimal kerap menjadi keluhan warga. Bahkan dalam beberapa kasus, warga sekitar harus membenahi sisa galian secara swadaya.

Atas dasar itu, FWPL mendesak Pemerintah Kota Bekasi melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem perizinan dan pengawasan proyek utilitas. Transparansi data proyek serta penegakan sanksi administratif terhadap pihak yang lalai dinilai menjadi langkah penting untuk mencegah kejadian serupa terulang.

“Momentum ini harus dijadikan pintu masuk pembenahan tata kelola. Kota Bekasi membutuhkan sistem yang kuat dan preventif, bukan sekadar respons sesaat ketika persoalan sudah muncul di ruang publik,” pungkas Ade.

FWPL memastikan akan terus mengawal isu-isu lingkungan dan tata kelola infrastruktur sebagai bagian dari fungsi kontrol sosial pers terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah. (Rls)

PSN Akan Laporkan PN Cianjur Jika Tidak Profesional Tangani Perkara Proyek PJU



REFORMASI-ID | Jakarta - DPP Prabu Satu Nasional (PSN) organisasi pendukung Prabowo Subianto menyoroti kasus proyek Penerangan Jalan Umum (PJU) Cianjur. Selasa, 24 Februari 2026.

PSN sebagai pengamat publik menyatakan sikap meminta PN Cianjur transparansi dan tidak ada kriminalisasi dalam menangani perkara proyek PJU di Cianjur.

Dalam keterangannya, Teuku Muhammad Raju, Ketua Umum PSN menyampaikan permasalahan klasifikasi pengadaan.

"Proyek PJU Cianjur dilaksanakan melalui e-katalog LKPP berbasis Purchase Order (PO), secara hukum merupakan pengadaan barang, bukan pekerjaan konstruksi," ujarnya.

Lanjutnya, mengubah klasifikasi menjadi konstruksi untuk kepentingan audit dinilai sebagai pemaksaan konstruksi hukum. Hal tersebut berpotensi menciptakan ketidakpastian hukum nasional.

Sementara, Toni Zal, S.H. Kuasa Hukum PSN mangatakan hingga saat ini belum ada kerugian negara.

"Hingga saat ini belum ada kerugian negara yang riil, terukur, dan final. Kerugian negara harus dibuktikan secara sah, bukan asumsi. Hukum pidana adalah ultimum remedium, bukan alat koreksi administratif," ucapnya.

Selain itu, Toni klarifikasi dana Rp.1 Miliar yang diduga hasil korupsi.

"Dana Rp. 1 miliar bukan uang hasil korupsi. Dana tersebut merupakan titipan pihak ketiga untuk kepentingan penangguhan penahanan," tegasnya.

Untuk itu, sambungnya, kami menolak framing opini publik yang menyesatkan. yang menyatakan bahwa uang tersebut dugaan dari hasil korupsi.

"Jika kesalahan administrasi e-katalog dipidanakan tanpa kerugian negara, pejabat pengadaan di seluruh Indonesia akan bekerja dalam ketakutan. Sistem pengadaan nasional bisa terganggu," paparnya 

"Ini bukan hanya soal Cianjur, tetapi menyangkut masa depan sistem pengadaan nasional, dan akan menimbulkan preseden buruk," tambahnya.

Ia juga menjelaskan, dalam sistem keuangan negara terdapat mekanisme administratif untuk pengembalian kerugian. Umumnya diberikan waktu 60 hari sejak rekomendasi pengawas/BPK.

"Jika tidak dipenuhi, barulah masuk mekanisme piutang negara.Tidak boleh langsung melompat ke pasal korupsi tanpa tahapan administratif," paparnya.

"PSN sebagai organisasi pendukung Prabowo Subianto tentunya mendukung pemberantasan korupsi tanpa kompromi serta menolak kriminalisasi administrasi.

"PSN juga siap mengawal proses hukum secara objektif," tegasnya

"Jika PN Cianjur tidak profesional dalam menangani perkara ini  kami akan menyampaikan persoalan ini kepada Presiden RI, Prabowo Subianto dan siap mengambil langkah konstitusional jika ditemukan pelanggaran due process of law," pungkasnya 

(Red)

Perkuat Sinergi, Polda Lampung Jalin Silaturahmi bersama Lintas Sektor dan Bukber Ramadhan


REFORMASI-ID | Lampung - Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf jalin silaturahmi perkuat sinergi dan jaga stabilitas kamtibmas, beserta Forkopimda, elemen masyarakat dan lintas sektor melaksanakan buka puasa bersama (Bukber ) di Siger Lounge Polda Lampung. Selasa, 24/2/2026. 

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi serta menjaga stabilitas kamtibmas sebagai bagian dari ketahanan nasional. Dalam kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Anggota DPR RI Abdul Hakim, Ketua DPRD Lampung Ahmad Giri Akbar, serta unsur TNI, Kejaksaan, Pengadilan Tinggi, BNNP, Densus 88 AT, kementerian/lembaga, tokoh agama, akademisi, hingga pimpinan serikat buruh.

Dalam sambutannya. Kapolda Lampung Helfi Asegaf menegaskan,  bahwa stabilitas kamtibmas merupakan fondasi utama pembangunan dan pertumbuhan ekonomi.

“Situasi yang aman dan kondusif adalah prasyarat utama pembangunan. Sinergi seluruh elemen menjadi kunci dalam menjaganya,” tegas Kapolda.

Kapolda juga menyampaikan bahwa Polda Lampung sedang mengoptimalkan Operasi Cempaka Krakatau 2026 melalui langkah preventif, penegakan hukum, serta pendekatan humanis. Selain itu, ia mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap hoaks dan ujaran kebencian di ruang digital.

“Kami mengajak masyarakat untuk meningkatkan literasi digital agar tidak mudah terprovokasi,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol. Yuni Iswandari menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan penguatan komunikasi strategis lintas sektor.

“Ini adalah upaya memperkuat kolaborasi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, tokoh agama, hingga elemen buruh dalam menjaga stabilitas kamtibmas,” pungkasnya.

Melalui sinergi yang solid dan pendekatan humanis, Polri optimistis stabilitas keamanan di Provinsi Lampung akan terus terjaga sebagai kontribusi nyata terhadap stabilitas nasional. (Hms/Mdn)

24 Februari 2026

Polri Berhasil Tangkap 3 Tahanan Rutan Polres Way Kanan


REFORMASI-ID | LAMPUNG – Perburuan delapan tahanan dari sel Polres Way Kanan mulai menemukan titik terang. Dalam dua hari terakhir, polisi kembali membekuk dua buronan. Penangkapan itu dilakukan saat warga tengah terlelap dan sebagian bersiap santap sahur.

Dengan penangkapan terbaru tersebut, total tiga tahanan yang sempat meloloskan diri usai merusak plafon ruang tahanan pada 22 Februari 2026 kini sudah kembali diamankan.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, membenarkan kabar tersebut. Ia memastikan tim gabungan terus bergerak memburu para pelarian.

“Iya benar, sudah ditangkap dua lagi. Jadi total sekarang sudah tiga tahanan yang kembali kami amankan,” kata Kombes Yuni saat dikonfirmasi, Selasa (24/2/2026).

Dua tahanan yang baru ditangkap masing-masing berinisial SR dan S.

S (Sairul) diringkus di sebuah rumah kontrakan dekat SD 2 Kecamatan Bukit Kemuning, Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 03.30 WIB, tepat ketika warga bersiap makan sahur. Polisi menyergap tanpa memberi celah untuk kabur.

Sementara Surmanto alias Ragil lebih dulu dibekuk pada Senin (23/2/2026) sekitar pukul 22.30 WIB. Ia bersembunyi di sebuah gubuk di area kebun wilayah Kabupaten Way Kanan. Petugas yang telah mengantongi informasi langsung bergerak dan mengamankannya tanpa perlawanan berarti.

Sehari setelah kabur, aparat gabungan dari Polda Lampung dan Polres Way Kanan lebih dulu menangkap seorang wanita berinisial SR, yang diketahui bekerja sebagai penjaga kantin.

SR diduga menyelundupkan gergaji besi ke dalam ruang tahanan. Alat itulah yang kemudian dipakai untuk merusak plafon sel, menjadi jalan keluar bagi para tahanan.

Satu tahanan lain, HE, juga sudah lebih dulu diamankan. Ia tertangkap setelah warga Negeri Baru, Kecamatan Umpu Semenguk, melaporkan keberadaan pria mencurigakan. Petugas menemukan HE kawasan Kilometer 14 setelah ia meminta bantuan warga karena kehausan.

Kini, lima tahanan lainnya masih dalam pengejaran. Polisi mengintensifkan patroli dan memperketat pengamanan rumah tahanan untuk mencegah insiden serupa terulang.

Perburuan belum usai. Aparat memastikan akan terus memburu para buronan hingga seluruhnya kembali ke balik jeruji. (Hms/Mdn)

Perkuat Sistem Merit dan Pelayanan Publik, Sekda Marindo Lantik Pejabat Pemprov Lampung


REFORMASI-ID | Lampung — Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan atas nama Gubernur Lampung melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan Pejabat Tinggi Pratama dan Pejabat Administrator di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung. Pelantikan digelar di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung, Selasa (24/2/2026).

Pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Lampung Nomor 800.1.3.3/592/VI.04/2026 tentang pengangkatan, pemindahan, dan pemberhentian PNS dalam dan dari jabatan Pimpinan Tinggi Pratama. Selain itu, terdapat pula SK Gubernur Nomor 800.1.3.3/513/VI.04/2026 tentang pengangkatan, pemindahan, dan pemberhentian PNS dalam dan dari jabatan administrator.

Dalam keputusan tersebut, Gubernur Lampung menetapkan Mohammad Zimi Skil, S.E., M.M. sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Lampung. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri pada Disperindag Provinsi Lampung.

Sementara itu, Hayudian Utomo, S.Sos., M.M. ditetapkan sebagai Kepala Bidang Ketransmigrasian pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, dan Transmigrasi Provinsi Lampung. Ia sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bidang Kerja Sama, Pengawasan, dan Pembangunan Sumber Daya Industri pada Disperindag Provinsi Lampung.

Dalam sambutan tertulis Gubernur yang dibacakan Sekda Marindo Kurniawan, ditegaskan bahwa pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang dilantik merupakan hasil seleksi terbuka yang dilaksanakan secara transparan, objektif, dan kompetitif selama dua bulan. Proses tersebut telah mendapatkan persetujuan teknis dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

"Pelantikan ini adalah proses dari seleksi terbuka yang dilakukan selama dua bulan terakhir dan sudah menjadi keharusan untuk dilantik setelah rentang waktu yang telah ditentukan oleh persetujuan teknis BKN," ujar Sekda Marindo membacakan sambutan Gubernur.

Ia menegaskan, pejabat yang dilantik merupakan satu dari tiga nama terbaik hasil seleksi terbuka. Hal ini menjadi wujud komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam menegakkan sistem merit bagi aparatur sipil negara (ASN).

"Pemerintah Provinsi Lampung menempatkan kualifikasi, kompetensi, dan rekam jejak kinerja ASN sebagai pertimbangan utama dalam pengisian jabatan," ucapnya.

Secara khusus, Gubernur juga menyoroti peran strategis Dinas Perindustrian dan Perdagangan dalam memperkuat struktur ekonomi daerah. Disperindag dinilai memiliki tanggung jawab dalam meningkatkan daya saing industri, memperluas akses pasar, serta menjaga stabilitas perdagangan.

Oleh karenanya, Pejabat yang baru dilantik diminta mendorong hilirisasi industri, digitalisasi perdagangan, serta kelancaran distribusi barang. Selain itu, kerja sama perdagangan antarprovinsi juga perlu diperkuat guna memperluas pasar produk Lampung.

Pelantikan ini juga dikaitkan dengan visi pembangunan Provinsi Lampung, yakni "Bersama Lampung Maju Menuju Indonesia Emas 2045". Visi tersebut, menurut gubernur, menuntut kerja keras, kolaborasi, inovasi, dan integritas seluruh jajaran pemerintah daerah.

Menuju Indonesia Emas 2045, Pemprov Lampung menargetkan penguatan struktur ekonomi yang inklusif, peningkatan daya saing industri dan perdagangan, serta pelayanan publik yang cepat, transparan, dan akuntabel.

Gubernur menekankan tiga hal kepada pejabat yang dilantik, yakni bekerja dengan integritas dan loyalitas, membangun sinergi lintas perangkat daerah, serta mendorong inovasi dan pemanfaatan teknologi dalam tata kelola pemerintahan.

"Laksanakan amanah ini dengan penuh tanggung jawab. Tantangan pembangunan tidak bisa diselesaikan secara sektoral, tetapi harus melalui kolaborasi," demikian pesan Gubernur dalam sambutan tertulisnya. (*).

Jaga Kondusivitas Malam Hari, Detasemen Perintis Ditsamapta Baharkam Polri Gelar Patroli Dialogis di Titik Rawan



REFORMASI-ID | Jakarta - Guna memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif, Detasemen Perintis Ditsamapta Korsabhara Baharkam Polri melaksanakan patroli dialogis intensif pada Senin malam (23/02/2026). 

Patroli ini menyasar sejumlah titik strategis, mulai dari akses vital hingga pemukiman warga.

Kegiatan yang dimulai pukul 21.00 WIB ini dilakukan dengan kombinasi kendaraan roda dua (KR2) dan patroli jalan kaki. Adapun rute patroli mencakup kawasan Jl. Transyogi Akses Cibubur, area Central Park-Podomoro, hingga wilayah Pangadegan.

Kaden Perintis Ditsamapta Korsabhara Baharkam Polri menjelaskan bahwa personel di lapangan tidak hanya sekadar melintas, tetapi aktif berinteraksi langsung dengan warga.

“Petugas kami mengedepankan pendekatan dialogis untuk menyerap informasi serta keluhan masyarakat terkait situasi keamanan di lingkungan mereka. Kami ingin memastikan kehadiran Polri dirasakan langsung sebagai pelindung dan pengayom,” ujarnya. 

Dalam giat tersebut, petugas menyampaikan sejumlah imbauan Kamtibmas, di antaranya:

Kewaspadaan Dini: Mengajak warga tetap waspada terhadap potensi tindak kriminalitas, terutama pada jam-jam rawan.

Proaktif Melapor: Menghimbau masyarakat untuk segera menghubungi pihak kepolisian jika menemukan hal-hal mencurigakan.

Aksi Humanis: Selain patroli, petugas juga sigap membantu warga yang mengalami kendala teknis atau kesulitan saat berada di jalan raya.

Secara keseluruhan, situasi di wilayah sasaran terpantau aman dan terkendali. Langkah preventif ini diharapkan dapat mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan sekaligus meningkatkan rasa aman bagi masyarakat yang masih beraktivitas di malam hari.

Langkah Dinkes Memutus Mata Rantai HIV AIDS Dibandar Lampung


REFORMASI-ID | LAMPUNG - Tingginya angka temuan kasus HIV di Kota Bandar Lampung belakangan ini bukan menjadi sinyal darurat wabah baru. Selasa, (24/02/2026).

Sebaliknya, hal tersebut merupakan indikator keberhasilan Dinas Kesehatan (Diskes) dalam membongkar fenomena “gunung es” penyakit menular tersebut di tengah masyarakat.

Pemerintah Kota Bandarlampung melalui Diskes kini menerapkan strategi jemput bola dengan turun langsung ke berbagai lokus.

Hasilnya, capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) untuk penapisan (screening) HIV melampaui target hingga lebih dari 119 persen.

Kepala Dinas Kesehatan Bandarlampung, Muhtadi A. Temenggung, menegaska tingginya angka temuan justru menunjukkan keberhasilan pelacakan.

"Jika capaian sudah di atas 100 persen, artinya mitigasi risiko keberlanjutan penyebaran sudah kita tangani. Ini bukan darurat, melainkan bukti keseriusan kita memutus mata rantai penularan menuju target Eliminasi HIV 2030,” tegasnya.

Dalam pelaksanaan di lapangan, Diskes memfokuskan screening terhadap delapan kelompok indikator SPM, yakni ibu hamil, penderita TBC, penderita Infeksi Menular Seksual (IMS).

Kemudian Wanita Pekerja Seksual (WPS), Lelaki Seks Lelaki (LSL), waria, Pengguna Narkoba Suntik (Penasun), serta Warga Binaan Pemasyarakatan.

Terkait temuan reaktif, termasuk 227 kasus pada kelompok LSL, dr. Liskha menegaskan bahwa angka tersebut merupakan hasil kerja aktif petugas di lapangan.

Semakin cepat ditemukan, semakin cepat pula pasien mendapatkan akses pengobatan sehingga potensi penularan dapat ditekan.

Khusus ibu hamil, Diskes menerapkan program Triple Eliminasi secara gratis. Setiap ibu hamil wajib menjalani screening HIV, sifilis, dan hepatitis guna mencegah penularan dari ibu ke bayi.

Kemudian, untuk layanan pengobatan, sebanyak 31 puskesmas di Bandarlampung telah memberikan layanan Perawatan, Dukungan, dan Pengobatan (PDP).

Diskes juga menerapkan strategi Fast Track 95-95-95, yakni 95 persen Orang Dengan HIV (ODHIV) terdiagnosis, 95 persen mendapatkan terapi Antiretroviral (ARV), dan 95 persen mencapai supresi virus.

"Pasien yang rutin minum obat sesuai dosis dapat menekan jumlah virus dalam tubuhnya. Dengan kondisi tersupresi, virus tidak lagi mudah menular dan harapan hidup tetap panjang serta produktif,” jelasnya.

Selain itu, guna dalam menjangkau lokus khusus seperti tempat hiburan malam, Diskes menggandeng lintas sektor, mulai dari Dinas Pariwisata, Dinas Sosial, Babinkamtibmas, tokoh agama, tokoh masyarakat hingga komunitas Indonesia AIDS Coalition (IAC).

Pemkot Bandarlampung juga menjamin penuh kerahasiaan identitas pasien secara by name by address.

Diskes mengimbau masyarakat tidak mudah terpengaruh hoaks. HIV tidak menular melalui pelukan, sentuhan, berbagi alat makan, obrolan, maupun penggunaan toilet umum.

"Penularan hanya terjadi melalui kontak darah, hubungan seksual tidak aman, serta dari ibu positif ke anak yang dikandungnya," tandasnya. (*)

Ramadan Membawa Kepedulian: Polres Aceh Tengah Salurkan Amanah Kapolri untuk Ringankan Beban Warga Terdampak Bencana



REFORMASI-ID | Aceh - Di tengah ujian bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah, harapan bagi masyarakat terdampak kembali tumbuh. Polres Aceh Tengah menyerahkan bantuan sembako dari Jenderal Listyo Sigit Prabowo kepada polsek jajaran untuk disalurkan kepada warga terdampak di Kabupaten Aceh Tengah, Senin (23/2/2026).

Penyerahan bantuan berlangsung di Gedung Sanika Satyawada Polres Aceh Tengah mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, di bawah pengawasan langsung Perwira Koordinator (Pakor) dan Wakil Pakor Polres Aceh Tengah. Kegiatan ini dilakukan guna memastikan setiap bantuan tersalurkan secara tertib, aman, dan tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.

Bantuan tersebut didistribusikan melalui delapan polsek jajaran yang membawahi sejumlah titik pengungsian, yakni Polsek Kota (1 titik), Polsek Lut Tawar (4 titik), Polsek Bebesen (3 titik), Polsek Pegasing (3 titik), Polsek Bintang (10 titik), Polsek Ketol (2 titik), Polsek Silih Nara (6 titik), dan Polsek Linge (5 titik). Seluruh bantuan diterima dalam kondisi baik dan siap disalurkan kepada para korban terdampak.

Pakor Polres Aceh Tengah Kombes  Pol Rizal Martomo dalam keterangannya menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian pimpinan Polri kepada masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit.
“Bantuan ini adalah amanah dari Bapak Kapolri untuk saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Kami memastikan setiap paket bantuan sampai kepada masyarakat yang membutuhkan, sebagai bentuk kehadiran Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir membawa kepedulian dan harapan,” ujar Rizal Martomo.

Bagi masyarakat, bantuan tersebut bukan sekadar kebutuhan pokok, tetapi juga menjadi penguat moral di tengah cobaan.
Melalui penyaluran bantuan ini, Polri berharap dapat meringankan beban masyarakat terdampak sekaligus mempercepat proses pemulihan.

Kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya sebagai pelindung, tetapi juga sebagai sahabat kemanusiaan yang setia mendampingi di saat duka maupun harapan kembali tumbuh.

Hadir di Tengah Masyarakat, Baharkam Polri Pastikan Arus Lalu Lintas Jakarta Aman dan Tertib



REFORMASI-ID | Jakarta - Guna memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta kelancaran arus lalu lintas di wilayah hukum Polda Metro Jaya, Detasemen Perintis Korsabhara Baharkam Polri melaksanakan kegiatan pengamanan Strong Point dan Patroli Dialogis pada Selasa (24/2/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 05.00 WIB hingga 12.00 WIB ini dipimpin langsung oleh AKBP Trie Sis Biantoro, S.Pd., S.I.K., M.H., selaku Penanggung Jawab, dengan didampingi 76 personel fokus pengamanan dilakukan di sejumlah titik vital ibu kota, mulai dari Bundaran HI, kawasan Monas, hingga Kota Tua.

"Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan situasi Kamseltibcarlantas (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas) yang kondusif, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas pagi dengan aman dan nyaman," ujar AKBP Trie Sis Biantoro .

Selain melakukan pengaturan arus lalu lintas di titik-titik rawan kepadatan, personel di bawah komando Danton Ipda Diky Kurniawan juga melaksanakan Patroli Dialogis. Dalam aksi tersebut, petugas berinteraksi langsung dengan warga dan pengguna jalan di area Jl. Cicadas hingga Jl. Barokah untuk memberikan imbauan terkait ketertiban umum dan keselamatan berkendara.

Meskipun dihadapkan pada kendala cuaca yang fluktuatif serta peningkatan volume kendaraan di jam sibuk, kegiatan terpantau berjalan lancar tanpa adanya kejadian menonjol. Melalui pendekatan preventif ini, diharapkan potensi gangguan Kamtibmas dapat dideteksi secara dini.

Upaya ini sejalan dengan komitmen Baharkam Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat dengan semboyan "Siap Terlihat dan Bermanfaat", demi menjalin komunikasi yang baik antara petugas dan warga serta memastikan kepatuhan hukum di ruang publik tetap terjaga.

Hadirkan Keamanan yang Humanis, Personel Den Turangga Polri Gelar Patroli Berkuda di Jantung Kota Depok



REFORMASI-ID | Depok - Detasemen Turangga Ditpolsatwa Korps Sabhara Baharkam Polri kembali menunjukkan eksistensinya dalam menjaga ketertiban masyarakat melalui aksi Patroli Berkuda dan Pengaturan Lalu Lintas (Gatur Lalin) di sepanjang Jalan Margonda Raya, Kota Depok, pada Selasa pagi (24/02/2026).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 06.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Ipda Wahyu JP dengan mengerahkan tujuh personel tangguh serta dua satwa turangga (kuda) andalan bernama Nobel dan Diamant, patroli dimulai dari Mako Korsabhara menyusuri protokol Jalan Margonda Raya hingga titik lampu merah utama. 

Kehadiran satwa kuda di tengah hiruk-pikuk arus kendaraan pagi hari ini menjadi perhatian positif warga yang tengah memulai aktivitas.

Aksi Humanis di Tengah Masyarakat
Selain melakukan pemantauan keamanan, personel Den Turangga juga aktif melakukan aksi humanis dengan membantu warga menyeberang jalan di kawasan lampu merah Margonda. 

Meski cuaca terpantau mendung, hal tersebut tidak menyurutkan semangat personel untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas dan keselamatan pejalan kaki.

"Patroli berkuda ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan Polri di tengah masyarakat dengan cara yang lebih dekat dan humanis. Selain pemantauan keamanan, kami juga fokus membantu kelancaran lalu lintas di jam-jam sibuk pagi hari," ujar Ipda Wahyu JP di sela kegiatan.

Dalam pelaksanaannya, personel Den Turangga juga melakukan koordinasi intensif dengan anggota dari Polres Metro Depok yang bertugas di lapangan. Sinergitas ini bertujuan agar tercipta harmonisasi pengaturan lalu lintas dan pencegahan gangguan kamtibmas secara efektif di wilayah hukum Kota Depok.

Hingga kegiatan berakhir, situasi di sepanjang Jalan Margonda Raya terpantau aman, tertib, dan terkendali. Seluruh personel maupun satwa turangga kembali ke Mako dalam keadaan sehat dan lengkap

23 Februari 2026

Gelar Apel Siaga Kamtibmas, Polda Lampung Jamin Keamanan Bulan Suci Ramadan


REFORMASI-ID | Lampung - Polda Lampung menggelar Apel Siaga Kamtibmas dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama Bulan Suci Ramadan 2026 Masehi/1447 Hijriah di Lapangan Mapolda, Senin (23/2/2026).

Apel siaga tersebut dipimpin langsung Kapolda Lampung, Inspektur Jenderal Polisi (Irjen) Helfi Assegaf dan diikuti jajaran pejabat utama Polda Lampung, personel gabungan, serta para stakeholder kepentingan terkait.

Kegiatan ini dihadiri sekitar 500 peserta yang terdiri dari berbagai organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan, tokoh agama, hingga komunitas ojek online (Ojol) di wilayah Lampung.

Kapolda Helfi mengatakan, apel siaga ini menjadi momentum untuk mengonsolidasikan seluruh elemen masyarakat agar bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas tetap kondusif selama Ramadan hingga perayaan Idulfitri di Provinsi Lampung.

“Ini adalah upaya kita mengumpulkan seluruh elemen masyarakat, ormas-ormas, dan kelompok-kelompok masyarakat di Lampung untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan suci Ramadan sampai nanti Idulfitri,” ujarnya.

Melalui kesiapsiagaan di wilayah masing-masing, lanjut Helfi, masyarakat diharapkan dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan khusyuk.

Selain itu, Kapolda juga menegaskan bahwa seluruh organisasi kemasyarakatan yang ada di Lampung dilibatkan sebagai mitra binaan, bersinergi dengan TNI, unsur Forkopimda, serta stakeholder lainnya.

Dalam kegiatan tersebut, Polda Lampung juga menunjukkan kepedulian sosial dengan membagikan sebanyak 300 paket sembako kepada para peserta apel. Pembagian ratusan paket sembako ini diharapkan dapat membantu kebutuhan masyarakat menjelang Bulan Suci Ramadan.

Tak hanya itu, Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polda Lampung turut melakukan pengecekan kesehatan kepada peserta upacara, sebagai upaya memastikan kondisi fisik peserta tetap prima selama mengikuti rangkaian kegiatan.

Terkait potensi gangguan Kamtibmas, Kapolda menyoroti adanya pergeseran mobilitas masyarakat dan distribusi logistik menjelang Ramadan dan Idulfitri. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan kebutuhan bahan pokok dan berdampak pada stabilitas harga.

“Kita harus memastikan suplai bahan pokok cukup dan mengawasi agar tidak terjadi penimbunan. Jangan sampai ada kelangkaan yang berujung pada kenaikan harga pangan,” tegasnya.

Melalui Apel Siaga Kamtibmas ini, Polda Lampung berharap terbangun kolaborasi yang kuat antara aparat keamanan dan masyarakat, sehingga situasi keamanan tetap terjaga dan aktivitas ibadah serta sosial selama Ramadan dapat berjalan lancar dan kondusif.

“Kita pastikan semua rekan-rekan yang terlibat dalam kegiatan apel ini dapat menjamin rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat di Provinsi Lampung, khususnya selama Bulan Suci Ramadan,” tandas jenderal polisi bintang dua tersebut. (Mdn)