Media Reformasi Indonesia (MRI)

14 Februari 2026

Jaga Kondusivitas Ibu Kota, Detasemen Perintis Korsabhara Gelar Patroli Malam di Titik Rawan Jakarta



REFORMASI-ID | Jakarta - Guna memelihara Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) serta mengantisipasi tindak kriminalitas, Detasemen Perintis Korps Sabhara Baharkam Polri melaksanakan patroli rutin di sejumlah titik strategis wilayah Jakarta pada Kamis malam (12/2/2026).

Patroli yang dipimpin langsung oleh Kaden Perintis, Kombes Pol. Kade Budiyarta, S.I.K., mengerahkan 12 personel terampil. Fokus utama kegiatan ini adalah memberikan rasa aman bagi masyarakat serta melakukan pengamanan langsung pada pusat-pusat kegiatan warga mulai pukul 19.00 hingga tengah malam.

Kegiatan diawali dengan apel pemberangkatan di Mako Detasemen Perintis. Tim kemudian bergerak menuju kawasan Matraman pada pukul 20.30 WIB. Di lokasi ini, personel melakukan pengaturan arus lalu lintas dan memberikan imbauan waspada kepada masyarakat serta petugas keamanan setempat (Satpam) terkait penjagaan barang bawaan pribadi guna meminimalisir aksi pencurian.

Berlanjut ke kawasan Green Pramuka pada pukul 22.00 WIB, petugas fokus pada penertiban parkir liar. Masyarakat diingatkan untuk tidak memarkir kendaraan di bahu jalan karena dapat memicu kemacetan dan mengganggu pengguna jalan umum lainnya.

Memasuki pukul 23.00 WIB, patroli menyisir Jalan Cempaka Putih. Di lokasi ini, petugas mengambil tindakan preventif dengan menegur pengendara yang melawan arus serta berkoordinasi dengan pihak keamanan lingkungan untuk segera melaporkan setiap kejadian menonjol ke Polsek setempat.

Kombes Pol. Kade Budiyarta menyampaikan bahwa patroli ini merupakan bentuk kehadiran nyata Polri di tengah masyarakat.

"Kami menerima aspirasi langsung dari warga yang mengharapkan intensitas patroli malam hari ditingkatkan, terutama untuk mengantisipasi kehilangan barang di sekitar stasiun dan kerawanan lainnya. Ini menjadi komitmen kami untuk terus memberikan rasa nyaman," pungkasnya.

Hingga apel konsolidasi pada pukul 00.00 WIB, seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan tertib dengan situasi wilayah (TKA) Terkendali Aman. Masyarakat merespons positif kehadiran petugas dan merasa lebih tenang saat beraktivitas di malam hari.

13 Februari 2026

Aksi Simpatik di Jalan Margonda: Personel Den Turangga dan Satwa Kuda Polri Sapa Warga Lewat Jumat Berkah



REFORMASI-ID | Depok - Menjalankan komitmen Polri yang presisi dan humanis, Detasemen (Den) Turangga Ditpolsatwa Korps Sabhara Baharkam Polri melaksanakan kegiatan sosial bertajuk "Jumat Berkah" Kegiatan ini dipusatkan di kawasan strategis Jl. Margonda, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok. pada Jumat pagi (13/02/2026).

Dipimpin langsung oleh Kompol Kadarman bersama jajaran perwira lainnya (Iptu Yunus, Ipda Sukoco, dan Ipda Yayuk), personel Den Turangga menyapa masyarakat sambil membagikan paket bantuan. Kehadiran para personel ini tidak hanya bertujuan untuk berbagi secara materi, tetapi juga untuk mempererat silaturahmi antara kepolisian dan warga sekitar.

"Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kami ingin berbagi kebahagiaan di hari yang penuh berkah ini, sekaligus memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif melalui pendekatan yang humanis," ujar Kompol Kadarman.

Ada pemandangan menarik dalam giat kali ini. Den Turangga turut menghadirkan empat satwa Turangga (kuda) andalan, yakni Wulinda, Silke, Keywest, dan Nobel. Kehadiran kuda-kuda gagah yang dalam kondisi prima tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi warga dan pengguna jalan di sepanjang Jalan Margonda.

Sebanyak 16 personel dikerahkan untuk memastikan kelancaran acara, mulai dari tim pengamanan, pendamping satwa (grooming), hingga tim dokumentasi. Seluruh rangkaian kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB ini berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar.

Diharapkan aksi rutin seperti ini dapat terus memupuk rasa kepedulian sosial dan membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Dukung Ketahanan Pangan, Biro SDM Polda Jabar Gelar Rakor Lintas Sektoral


REFORMASI-ID | JAWA BARAT, Bandung – Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Jawa Barat, menggelar rapat koordinasi (rakor) lintas sektoral ketahanan pangan di Aula Mapolda Jawa Barat, Jumat (13/2/2026). 

Kegiatan ini, mempertemukan berbagai pemangku kepentingan guna memperkuat sinergi dalam mendukung program ketahanan pangan nasional di wilayah Jawa Barat.

Rakor tersebut, dihadiri perwakilan Perum Bulog Kanwil Jawa Barat, Badan Pusat Statistik Provinsi Jabar, PT Perkebunan Nusantara VIII, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Jabar, pimpinan Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah Jawa Barat, serta pimpinan perbankan seperti Bank BNI, Bank BRI, Bank Mandiri dan Bank BTN.

Kabagbinkar Biro SDM Polda Jabar AKBP Condro Sasongko dalam sambutannya menyampaikan, bahwa Polda Jabar memiliki empat strategi utama dalam mendukung ketahanan pangan. 

"Polda Jabar, memiliki empat strategi ketahanan pangan, yakni Keroyok Bareng Polri, CSR atau pemodal 0 persen, modal Primkoppol, serta implementasi KUR," ujarnya.

Ia menegaskan, strategi tersebut dirancang untuk memastikan para petani binaan mendapatkan akses permodalan, lahan, hingga jaminan penyerapan hasil panen. 

"Kami ingin memastikan, seluruh ekosistem berjalan dari hulu hingga hilir, mulai dari pembiayaan, pengelolaan lahan, sampai distribusi hasil panen," katanya.

Condro juga menyampaikan pesan moral sebagai prinsip dasar dalam menjalankan program ketahanan pangan. 

"Jangan pelit, turunkan ego, mudah memaafkan. Ini menjadi prinsip dasar dalam melaksanakan tugas mendukung ketahanan pangan," tegasnya.

Pada skema pertama, lanjutnya, pembiayaan dilakukan melalui CSR dan pemodal tanpa bunga lewat program Keroyok Bareng dengan konsep satu Polsek mengelola dua hektare lahan. 

"Program ini, kita kerjakan bersama-sama, saling mendukung, tanpa membebani petani dengan bunga," jelasnya.

Skema kedua, adalah pinjaman melalui Primkoppol dengan sistem bagi hasil atau bunga 1,5 persen. Bantuan diberikan dalam bentuk kebutuhan pertanian seperti bibit, pupuk, obat-obatan hingga alat dan mesin pertanian. 

"Kami tidak memberikan uang tunai, tetapi langsung dalam bentuk sarana produksi agar tepat sasaran," ujarnya.

Ketiga, Polda Jabar mendorong dan memfasilitasi agar program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dapat berjalan maksimal. Sementara skema keempat, dilakukan melalui pemanfaatan lahan PTPN dan Perhutani dengan sistem pinjam manfaat yang dikelola bersama kelompok tani.

Sementara itu, Kepala Perum Bulog Wilayah Jawa Barat Nurman Susilo menegaskan komitmen Bulog dalam menjaga ketahanan pangan melalui ketersediaan, keterjangkauan dan stabilitas harga. 

"Peran Bulog, adalah memastikan ketersediaan, keterjangkauan dan stabilitas harga tetap terjaga," katanya.

Ia menjelaskan, Bulog menetapkan ketentuan pengadaan jagung pipil kering (JPK) berdasarkan harga pembelian pemerintah (HPP). 

"JPK di tingkat petani, kami beli Rp5.500 per kilogram dengan ketentuan kadar air 18–20 persen dan aflatoksin 50 PPB. Biaya angkut dan pengeringan, ditanggung Bulog," jelasnya.

Untuk JPK curah di gudang Bulog (silo), harga ditetapkan Rp6.250 per kilogram dengan standar kadar air maksimal 14 persen dan aflatoksin maksimal 50 PPB. 

Sedangkan JPK dalam karung plastik polos baru, di gudang Bulog dihargai Rp6.400 per kilogram dengan standar yang sama. 

"Kami berkomitmen tidak akan mempersulit proses penyerapan jagung dari petani binaan Polda Jabar," tegas Nurman.

Perwakilan PTPN Jawa Barat Iwan Rohmat, menyampaikan progres kerja sama ketahanan pangan antara Polda Jabar dan PTPN I Regional 2. 

"Dari enam rencana kegiatan kerja sama, tiga sudah terlaksana dan tiga lainnya masih dalam proses," ungkapnya.

Ia juga menjelaskan tahapan pengajuan kerja sama pinjam pakai lahan, mulai dari pengajuan permohonan, penelitian, penelaahan hasil penelitian, pemberian keputusan, hingga penandatanganan perjanjian kerja sama (MoU). 

"Pinjam manfaat lahan PTPN dengan Polda Jabar, sejauh ini berjalan lancar," terangnya. (Daeng Yusvin/Mdn)

Presiden Prabowo Anugerahkan Bintang Jasa dan Satyalancana Wira Karya Kepada Penggerak MBG dan Rantai Pasok SPPG Polri



REFORMASI-ID | Jakarta - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menganugerahkan tanda kehormatan Bintang Jasa dan Satyalancana Wira Karya kepada para pejabat Polri serta tokoh masyarakat yang menjadi penggerak Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan penguat rantai pasok Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Penganugerahan tersebut dilaksanakan dalam rangkaian peresmian dan groundbreaking 1.179 Satuan Pelayanan Makan Bergizi Gratis (SPMBG) serta peresmian 18 gudang ketahanan pangan Polri, Jumat (13/2/2026). Penghargaan ini ditetapkan melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2026 tentang Penganugerahan Bintang Jasa dan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2026 tentang Penganugerahan Satyalancana Wira Karya, yang ditandatangani di Jakarta pada 13 Februari 2026.

Tanda kehormatan tersebut diberikan sebagai bentuk penghargaan negara atas jasa besar, dedikasi, serta kontribusi nyata dalam memperkuat implementasi MBG Polri, menjaga kelancaran rantai pasok SPPG Polri, serta mendukung kebijakan nasional di bidang gizi, ketahanan pangan, dan pelayanan publik.

Berikut daftar penerima dan jenis tanda kehormatannya sesuai urutan terbaru:

I. Bintang Jasa Utama
1. Dr. Ir. Dadan Hindayana – Kepala Badan Gizi Nasional.

II. Bintang Jasa Pratama
2. Komjen Pol. Dedi Prasetyo – Wakapolri.
3. Sony Sonjaya, S.I.K. – Irjen Pol (Purn), Wakil Kepala Badan Gizi Nasional.
4. Nanik Sudaryati Deyang – Wakil Kepala Badan Gizi Nasional.
5. Lodewyk Pusung – Letjen TNI (Purn), Wakil Kepala Badan Gizi Nasional.

III. Bintang Jasa Nararya
6. Komjen Pol. Wahyu Widada – Irwasum Polri.
7. Nurworo Danang, S.I.K. – Irjen Pol, Widyaiswara Kepolisian Utama Tk. I Sespim Lemdiklat Polri.
8. Iman Prijantoro, S.H. – Irjen Pol (Purn), Wakil Ketua Pelaksana Gugus Tugas MBG Polri.
9. Abdul Karim, S.I.K., M.Si. – Irjen Pol, Kadivpropam Polri.
10. Irjen Pol. Anwar, S.I.K., M.Si. – Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia.

IV. Satyalancana Wira Karya
11. Irjen Pol. Asep Edi Suheri – Kapolda Metro Jaya.
12. Dr. Ribut Hari Wibowo – Kapolda Jawa Tengah.
13. Hengki – Kapolda Banten.
14. Irjen Pol. Whisnu Hermawan Febrianto – Kapolda Sumatera Utara.
15. Drs. Nanang Avianto – Kapolda Jawa Timur.
16. Asep Safrudin – Kapolda Kepulauan Riau.
17. Dr. Gatot Tri Suryanta – Kapolda Sumatera Barat.
18. Andi Rian R. Djajadi – Wakalemdiklat Polri.
19. Rosyanto Yudha Hermawan – Kapolda Kalimantan Selatan.
20. Dekananto Eko Purwono – Wakapolda Metro Jaya.
21. dr. A. Nyoman Eddy Purnama Wirawan – Karodokpol Pusdokkes Polri.
22. Hendra Kurniawan – Widyaiswara Kepolisian Utama Tk. II Sespim Lemdiklat Polri.
23. Ucu Kuspriyadi – Karorenmin Itwasum Polri.
24. Nanang Masbudi – Irwasda Polda Sumut.
25. Sri Satyatama – Irwasda Polda Metro Jaya.
26. Feri Handoko Soenarso – Irwasda Polda Sumsel.
27. Tato Pamungkas Suyono – Irwasda Polda Kepri.
28. Yayat Ruhiyat – Auditor Kepolisian Madya Tk. III Itwasda Polda Jatim.
29. Andi M. Indra Waspada A. – Kapolresta Tangerang Polda Banten.
30. Dr. Raden Muhammad Jauhari – Kapolres Metro Tangerang Kota Polda Metro Jaya.
31. Ferry Mulyana Sunarya – Kapolres Nias Selatan Polda Sumut.
32. Wikha Ardilestanto – Kapolres Bogor Polda Jabar.
33. Pahala Martua Nababan – Kapolres Lingga Polda Kepri.
34. Hendro Sukmono – Kapolres Bangkalan Polda Jatim.
35. Dewiana Syamsu Indyasari – Kapolres Sragen Polda Jateng.
36. Angga Dewanto Basari – Kapolres Donggala Polda Sulteng.
37. Willian Harbensyah – Kapolres Sijunjung Polda Sumbar.
38. Budi Raharjo – Panit 1 Subdit 4 Ditreskrimsus Polda Jateng.
39. Direktur Bank Mandiri.
40. H. Zaini Sidi – Tokoh masyarakat sektor pangan.

Penganugerahan ini merupakan bentuk pengakuan negara atas dedikasi dan kerja nyata para penggerak MBG serta penguatan rantai pasok SPPG Polri dalam menjaga keberlanjutan program pemenuhan gizi dan ketahanan pangan nasional.

Penghargaan ini sebagai wujud transparansi dan apresiasi atas sinergi lintas sektor demi kesejahteraan rakyat serta penguatan pelayanan publik yang profesional dan akuntabel.

Polres Lampung Selatan Bersih-Bersih Eks Kantor Pos Lama Kalianda, Wujud Kepedulian pada Peninggalan Bersejarah


REFORMASI-ID | LAMPUNG SELATAN – Kepedulian terhadap peninggalan bersejarah sekaligus kebersihan lingkungan ditunjukkan jajaran Polres Lampung Selatan melalui kegiatan kurve atau bakti sosial di kawasan eks Kantor Pos Lama Kalianda Bawah, Kecamatan Kalianda, Jumat (13/2/2025) pagi.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 07.30 WIB tersebut melibatkan sinergi lintas unsur, yakni personel kepolisian, mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Islam Kabupaten Lampung Selatan, petugas Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lampung Selatan, serta partisipasi masyarakat sekitar.

Kolaborasi ini tidak hanya berfokus pada pembersihan fisik area bangunan lama, tetapi juga menjadi simbol kepedulian bersama terhadap pelestarian lingkungan dan nilai sejarah kawasan yang pernah menjadi pusat aktivitas pelayanan pos di wilayah Kabupaten Lampung Selatan tersebut.

Sejak pagi, tampak sejumlah personel Polri mengenakan kaos olahraga berwarna kuning turun langsung ke area sekitar bangunan lama. Mereka membersihkan rumput liar, mengumpulkan sampah organik dan anorganik, menyapu halaman, hingga mengangkut sampah ke tempat pembuangan. Aktivitas tersebut berlangsung penuh kebersamaan, menunjukkan kerja sama erat antara aparat kepolisian, mahasiswa, dan warga yang bergotong royong merapikan lingkungan bersejarah itu.

Setelah proses pembersihan selesai sekitar pukul 08.15 WIB, dilakukan pengecekan lokasi guna memastikan area telah tertata rapi, bersih, dan nyaman bagi masyarakat.

Disela giat tersebut Kapolres Lampung Selatan Toni Kasmiri menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri bersama masyarakat terhadap peninggalan yang memiliki nilai sejarah sekaligus potensi kawasan publik.

“Kegiatan ini merupakan upaya bersama menjaga warisan yang ada agar tetap terawat, bersih, dan dapat dimanfaatkan masyarakat secara positif. Kami ingin menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa lingkungan dan peninggalan sejarah adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Ia menambahkan, melalui kegiatan gotong royong seperti ini diharapkan terbangun hubungan yang semakin erat antara kepolisian dan masyarakat, sekaligus mendukung terciptanya kawasan yang aman, sehat, dan berpotensi menjadi destinasi wisata lokal yang nyaman.

Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 08.30 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif, menandai komitmen bersama menjaga kebersihan sekaligus merawat jejak sejarah di Kalianda. (*)

Prajurit Lanal Lampung Bersinergi Bersama Masyarakat Wujudkan Indonesia ASRI


REFORMASI-ID | LAMPUNG - TNI AL, Jala Wira Saburai. Prajurit Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Lampung bersinergi dengan berbagai elemen masyarakat dalam mewujudkan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) melalui kegiatan bersih-bersih pantai di wilayah Teluk Ratai, Pesawaran pada Jumat, 13 Februari 2026.

Komandan Lanal Lampung Kolonel Laut (P) Krido Satriyo U, menjelaskan. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI AL terhadap kelestarian lingkungan pesisir sekaligus upaya menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan dan keindahan alam. 

"Dengan semangat gotong royong, prajurit Lanal Lampung bersama masyarakat membersihkan sampah-sampah plastik serta material lain yang mencemari kawasan pantai," jelas Danlanal Lampung Kolonel Laut (P) Krido Satriyo U.

Tak hanya itu tegasnya. Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) ini merupakan instruksi langsung dari Prabowo Subianto selaku Presiden Republik Indonesia, sebagai wujud komitmen pemerintah dalam membangun kesadaran nasional.

"Pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di seluruh wilayah Tanah Air," tegas Kolonel Laut (P) Krido Satriyo U.

Dalam kesempatan itu Komandan Lanal Lampung Kolonel Laut (P) Krido Satriyo U, juga menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, tetapi juga mempererat hubungan antara TNI AL dan masyarakat. 

“Melalui sinergi ini, kami ingin menanamkan nilai kepedulian lingkungan serta membangun kesadaran bersama bahwa menjaga kebersihan pantai adalah tanggung jawab kita semua." pungkasnya. (Mdn)

Patroli Maung dan Jalan Kaki Koramil 04/Jati Asih Bersama Komduk Perkuat Keamanan Wilayah

REFORMASI - ID 🇮🇩 |℅Kodam Jaya - Kota Bekasi - 12/02/2026 Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, personil Koramil 04/Jati Asih bersama komponen pendukung (komduk) melaksanakan patroli kendaraan Maung dan patroli jalan kaki menyusuri wilayah binaan, khususnya di titik-titik yang dianggap rawan gangguan kamtibmas.

Kegiatan patroli ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi tindak kejahatan serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Dengan kehadiran aparat di tengah-tengah warga, diharapkan dapat mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat sekaligus meningkatkan kewaspadaan lingkungan.

Danramil 04/Jati Asih Mayor Inf Sanusi Deski menyampaikan bahwa patroli rutin ini merupakan bentuk komitmen Koramil dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.

“Patroli Maung dan jalan kaki yang kami laksanakan bersama komduk adalah upaya nyata untuk menciptakan rasa aman bagi masyarakat. Kami ingin memastikan wilayah Jati Asih tetap kondusif sehingga warga dapat beraktivitas dengan nyaman. Sinergi antara TNI dan masyarakat sangat penting dalam menjaga keamanan lingkungan,” ujarnya.

Koramil 04/Jati Asih akan terus meningkatkan kegiatan patroli secara rutin dan berkesinambungan sebagai wujud tanggung jawab dalam menciptakan wilayah yang aman, tertib, dan kondusif.

12 Februari 2026

ASDP Hadirkan Pengalaman Mudik Lebaran Ramah Anak


REFORMASI-ID | Jakarta, 12 Februari 2026 — Menyambut periode Angkutan Lebaran 2026, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menghadirkan inovasi layanan guna memastikan perjalanan mudik masyarakat berlangsung lebih nyaman dan menyenangkan, khususnya bagi keluarga yang bepergian bersama anak-anak.

Bagi ASDP, mudik bukan sekadar perpindahan orang, tetapi perjalanan emosional untuk kembali berkumpul bersama keluarga. Karena itu, selain memastikan operasional berjalan aman dan tertib, ASDP juga menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih humanis dan inklusif di pelabuhan maupun selama penyeberangan berlangsung.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui program mudik ramah anak bertajuk Semarak Liburan 2026, hasil kolaborasi dengan Dongeng Academy yang berlangsung mulai H-7 hingga H+7 Lebaran di Pelabuhan Merak dan Bakauheni. Program ini menghadirkan kids corner sebagai ruang ramah keluarga selama masa tunggu perjalanan.

Berbagai aktivitas kreatif dan edukatif disiapkan, mulai dari mini playground, board games, ruang membaca dan kreativitas, hingga pembagian goodie bag, camilan ramah anak, serta activity book interaktif. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan mampu mengurangi kejenuhan anak selama perjalanan sekaligus membantu orang tua menjalani mudik dengan lebih tenang.

Untuk mendukung pelaksanaan program, ASDP juga membekali sekitar 20 karyawan melalui workshop “Memahami Dunia Anak dan Pendampingan Psychological First Aid”. Pelatihan ini memperkuat kemampuan petugas dalam berinteraksi hangat dengan anak sekaligus memberikan pendampingan psikologis sederhana bila diperlukan selama periode mudik berlangsung.

*Antusiasme Tinggi*

Selain menghadirkan pengalaman mudik ramah anak, ASDP turut mendukung program pemerintah melalui layanan Mudik Gratis bersama BUMN guna memperluas aksesibilitas transportasi penyeberangan yang lebih inklusif dan terjangkau bagi masyarakat.

Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menjelaskan layanan ini tersedia di sejumlah lintasan, termasuk Banda Aceh pada 18 Maret 2026 melalui rute Ulee Lheue–Balohan, Balohan–Ulee Lheue, serta Ulee Lheue–Lamteng. Program juga berlangsung di wilayah Singkil sepanjang Maret 2026 untuk rute Calang–Sinabang, Meulaboh–Sinabang, Labuhan Haji–Sinabang, Singkil–Sinabang, serta Singkil–Pulau Banyak, dengan kuota 50 peserta tiap keberangkatan.

Selain itu, integrasi perjalanan peserta dari Jakarta menuju Lampung turut difasilitasi melalui lintasan Merak–Bakauheni pada 17 Maret 2026, dengan keberangkatan dari GBK Senayan dan Kantor Pusat ASDP menuju Bandar Lampung.

Antusiasme masyarakat terhadap program ini pun sangat tinggi. Kuota peserta Mudik Gratis rute Jakarta–Bandar Lampung bahkan telah terpenuhi hanya dalam waktu 28 menit sejak pendaftaran dibuka. ASDP menyampaikan apresiasi atas kepercayaan dan partisipasi luar biasa masyarakat dalam program mudik gratis tahun ini.

Sementara itu, pendaftaran untuk keberangkatan dari Banda Aceh dan Singkil masih terbuka hingga kuota terpenuhi. Panitia selanjutnya akan melakukan seleksi dan verifikasi data peserta dengan estimasi waktu maksimal tujuh hari setelah pendaftaran ditutup. Seluruh pendaftar akan dihubungi langsung oleh panitia melalui WhatsApp ke nomor yang didaftarkan untuk menginformasikan status verifikasi, baik yang lolos maupun yang belum lolos.

ASDP juga mengingatkan masyarakat bahwa program ini sepenuhnya gratis dan tidak memungut biaya apa pun, sehingga masyarakat diimbau waspada terhadap penipuan yang mengatasnamakan panitia serta memastikan seluruh informasi diperoleh melalui kanal resmi ASDP.

ASDP turut mengimbau masyarakat merencanakan perjalanan lebih awal serta membeli tiket melalui Ferizy yang memungkinkan pemesanan sejak H-60 keberangkatan, pengiriman tiket melalui WhatsApp maupun email, serta dukungan berbagai metode pembayaran digital.

Melalui berbagai kesiapan ini, ASDP berkomitmen menghadirkan perjalanan mudik yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi seluruh masyarakat Indonesia. (Hms/Mdn)

Polri Resmikan Laboratorium Sosial Dalam Pemolisian berbasis riset dan keilmuan



REFORMASI-ID | Semarang - Goldstein dalam bukunya Problem Oriented Policing (1979), mengkritik Polisi dalam menjalankan tugas Pokok nya sering terjebak pada tindakan reaktif. Dalam beberapa kajian tugas Polisi sebaiknya reflektif. Reflektif dari Masyarakat yang dilayaninya. kaonsep pelaksanaan tugas Polisi terkandung beberapa hal yang sangat demokratis bagi stake holdernya, karena di dalam sifat pelaksanaan tugas yang reflektif, terkandung rasa empati, adanya perasaan sebagai bagian dari lingkungannya, sehingga akan lebih bersifat humanis dan sesuai dengan keinginan masyarakat bagai mana seharusnya  menjalankan tugas dalam melindungi dan melayani masyarakat yang diejawantahkan dalam bentuk kegiatan melindungi, mengayomi, melayani dan penegakan hukum.

Di era kekinian, era dimana kebebasan masyarakat perlu dilindungi, kemajuan IT terus melesat, penggerusan kearifan lokal yang semakin ekstrim, dan berdampak pada perubahan budaya serta karakter bangsa, di butuhkan penjaminan kebebasan dan  kemanan yang reflektif serta prediktif.

Polisi dan pemolisiannya perlu mengembangkan dan menyesuaikan gaya Pemolisian agar adaptif dengan dinamika yang terjadi. Oleh karenanya Polisi perlu asupan dan suplay yang bersifat kekinian utamanya yg bersumber keilmuan, riset dan keakademian.
————
Polisi dan Laboratorium Sosial.

Laboratorium sosial adalah ruang, baik fisik maupun konseptual, yang dirancang untuk mengamati, meneliti, dan bereksperimen dengan dinamika sosial, perilaku masyarakat, serta solusi atas tantangan sistemik. Wadah ini mempertemukan berbagai pemangku kepentingan untuk berkolaborasi, menciptakan inovasi sosial, dan menguji solusi dalam dunia nyata. 

Ilmu Kepolisian. 

Ilmu kepolisian adalah Ilmu Sosial yang bersifat  interdisipliner yang mempelajari fungsi, peran, dan lembaga kepolisian dalam upaya pencegahan kejahatan, dan penanggulangan serta penyelesaiannya, memelihara keamanan, ketertiban umum, serta penegakan hukum. Ilmu ini mengintegrasikan berbagai cabang ilmu seperti kriminologi, hukum, sosiologi,  antropologi, psikologi, dan forensik, dan sebagainya untuk memahami pemolisian, perilaku kepolisian, dan penanganan masalah sosial untuk mewujudkan keteraturan sosial. (Suparlan, 2001).
Karena ruangnya yang berada dilingkungan sosial, maka Polisi perlu didikung, Berbagai ilmu pengetahuan melalui riset, kajian dan dukungan keakademian untuk melaksanakan tugas pemolisian. Karenanya Polisi Perlu laboratorium
Sosial.

Polisi perlu laboratorium sosial karena tugas kepolisian saat ini tidak hanya berfokus pada penegakan hukum konvensional (penindakan), tetapi juga pada upaya preventif (pencegahan) dan preemtif yang berbasis sosiologis dan humanis, yang bersifat Reflektif bukan reaktif.
Laboratorium sosial berfungsi sebagai pusat analisis perilaku, dinamika, dan konflik sosial di masyarakat untuk menciptakan keamanan yang lebih efektif. 
Beberapa alasan utama mengapa polisi memerlukan laboratorium sosial. 

Deteksi dan mintigasi Konflik Sosial.

Laboratorium sosial memungkinkan polisi untuk memetakan wilayah rawan, mengidentifikasi potensi konflik, dan menganalisis akar permasalahan sebelum kekerasan fisik pecah.

Pemecahan masalah Sosial.

Polri dituntut menjadi problem solver(penyelesai masalah) dalam konflik sosial masyarakat, bukan sekadar penindak hukum. 
Permasalahan yang timbul dalam masyarakat, pada dasarnya kunci penyelesaian nya juga ada dalam masyarakat itu sendiri. namun perlu pihak yang dapat menjembatani, Polisi yang berada dalam ruang masyarakat sosial adalah “Ilmuwan Sosial” yang berada dalam laboratorium sosial. keberadaannya merupakan bagian yang tak terpisahkan dalam masyarakat itu sendiri (Living laboratory). keberadaan di ruang sosial diharapkan dapat menumbuhkan kedekatan dg lingkungannya sehingga mampu  melakukan berbagai pendekatan saat terjadi permasalahan sosial. Pendekatan sosial membantu polisi menemukan solusi yang lebih humanis dan kolaboratif. 


Memahami Dinamika Komunitas.

Dengan metode laboratorium sosial, polisi dapat mempelajari perilaku masyarakat, budaya lokal, dan struktur sosial untuk mempermudah pendekatan kepada berbagai komunitas (community policing).

Rekomendasi berbasis Riset dan analisis Akademik

Hasil analisis dari laboratorium sosial memberikan data empiris yang akurat bagi kepolisian untuk merancang strategi operasional yang tepat sasaran, yang didasarkan pada karakteristik wilayah, bukan sekadar asumsi.
Hasil Riset , pengujian dan analisis dari laboratorium sosial dapat memberikan rekomendasi berdasarkan fenomena dan gejala empiris. sehingga pengambil kebijakan akan dapat mengambil keputusan dan langkah yang tepat

Meningkatkan Profesionalisme
Pendekatan sosiologis membantu anggota Polri meningkatkan profesionalisme, khususnya dalam menangani konflik yang kompleks, sehingga pelayanan, perlindungan, dan pengayoman masyarakat menjadi lebih Humanis dan reflektif.

Menjawab tantangan Tugas Kepolisian.

Dalam rangka tindaklanjut transformasi Polri agar lebih Profesional dan humanis pelaksanaan tugas dan menyiapkan calon anggota Polisi dalam Proses pendidikan, keberadaan Laboratorium Sosial bagi Polisi dapat menjadi salah satu alternatif dan jawaban bagaimana menyiapkan yang Profesional dan Humanis.

Polri saat ini sedang merencanakan dan membangun Laboratorium Sosial Kepolisian dan Pusat Studi Kepolisian dengan bekerja sama dengan berbagai Perguruan tinggi di Indonesia baik Perguruan Tinggi Negeri Maupun Perguruan tinggi Swasta di Seluruh Indonesia. Saat ini telah ditandatangani  74 (tujuh puluh empat) Nota Kesepahaman antara Polri dengan PTN dan PTS.
keberadaan lembaga ini diharapkan dapat medorong percepatan terwujudnya Profesionalisme Polri dan model pemolisian berbasis Riset dan kajian Akademik.

Laboratorium Sosial sebaiknya jangan hanya dipahami dalam pengertian teknis semata, tetapi perlu dipahami sebagai ruang hidup atau “living Laboratory”. Tempat dimana Calon Polisi belajar memahami, mengalami, dan merefleksikan realitas kehidupan sosial, sehingga saat bertugas reflektif terhadap perkembangan dan permasalahan sosial sehingga lebih mengedepankan empati dan simpati saat bertugas dalam mewujudkan keteraturan sosial.

Keberadaan Laboratorium
sosial, merupakan salah satu implementasi dari Democratic Policing, dimana Polisi dalam melakukan pemolisiannya harus mengakomodir stake holdernya agar tidak kontraproduktif dalam melaksanakan tugas pokoknya.***Str’90

Irjen Pol. Dr. Susilo Teguh Raharjo, M.Si. Dosen Utama STIK Lemdiklat Polri

Dirpamobvit Korsabhara Baharkam Polri: Sistem Pengamanan Bukan Beban Biaya, Melainkan Aset Jangka Panjang Perusahaan



REFORMASI-ID | Jakarta - Direktur Pengamanan Objek Vital (Dirpamobvit) Korsabhara Baharkam Polri, Brigjen Pol Suhendri, S.I.K., M.PSDM., menekankan bahwa investasi pada sistem keamanan merupakan strategi krusial bagi keberlangsungan bisnis. Hal tersebut disampaikan saat beliau menjadi narasumber utama dalam Rapat Koordinasi dan Tatap Muka National Security Downstream Indonesia 2026, Kamis (12/2/2026).

Bertempat di PT. SMART Tbk. Unit Marunda, Jakarta Utara, kegiatan yang mengusung konsep hybrid ini mempertemukan jajaran kepolisian dengan para pemangku kepentingan industri downstream dari seluruh Indonesia.

Dalam paparan strategisnya, Brigjen Pol Suhendri meluruskan paradigma lama mengenai biaya keamanan. 

"Membangun sistem pengamanan bukan merupakan beban biaya (cost center), melainkan aset jangka panjang bagi perusahaan. Keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas security, namun menjadi tugas kolektif seluruh komponen perusahaan," tegasnya.

Brigjen Pol Suhendri juga menggarisbawahi implementasi Keputusan Presiden No. 63 Tahun 2004, di mana pengelola Objek Vital Nasional (Obvitnas) memiliki tanggung jawab menyelenggarakan pengamanan internal, sementara Polri berperan aktif memberikan bantuan melalui Jasa Pengamanan dan Jasa Sistem Manajemen Pengamanan (SMP).

Ada tiga pilar utama yang menjadi fokus pembahasan dalam Rakor tersebut:

1.Kepatuhan Regulasi: Penekanan pada dasar hukum tugas Baharkam Polri dalam memelihara Kamtibmas serta aturan khusus terkait kebebasan berpendapat di area Obvitnas sesuai UU No. 9 Tahun 2010.

2.Strategi Pengamanan Modern: Polri mendorong pengelola untuk mengombinasikan pengamanan fisik dengan pendekatan sosiologis serta pengamanan berbasis analisa risiko (Risk Assessment).

3.Standardisasi SMP: Penjelasan mendalam mengenai lima elemen Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) sebagai standar wajib untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan kondusif.

Kegiatan ini diikuti secara antusias oleh jajaran pimpinan PT. SMART Tbk, tim audit internal, serta pimpinan Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) seperti PT SOS, PT ISS, dan PT GBN. Selain itu, perwakilan unit dari Surabaya, Tarjun, Lubuk Gaung, Lampung, Medan, hingga Bogor turut bergabung melalui sambungan daring.

Melalui sinergi ini, diharapkan penerapan SMP yang konsisten tidak hanya melindungi operasional perusahaan, tetapi juga memperkuat stabilitas ekonomi nasional dan meningkatkan citra positif Indonesia di kancah global.

Korsabhara Baharkam Polri dan Kepolisian Hong Kong Bersinergi Latihan Penanganan Kejahatan Internasional dan Wind Tunnel di Korbrimob Polri



REFORMASI-ID | Depok - Kepolisian Negara Republik Indonesia menerima kunjungan resmi delegasi Kepolisian Hong Kong dalam rangka mempererat kerja sama serta meningkatkan pertukaran pengetahuan di bidang penanganan kejahatan berintensitas tinggi dan penanggulangan terorisme, bertempat di Mako Korsabhara Baharkam Polri, Kelapadua, Cimanggis, Depok, Jawa Barat. Rabu (11/02/2026).

Kunjungan ini dipimpin oleh Kasubdit Cakkal Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri Kombes Pol. Gatot Aris Purbaya, didampingi Kabagops Rorenminops Korbrimob Polri Kombes Pol. Heru Novianto, serta dihadiri Deputy Commandant of Police Tactical Unit Justin Andrew, Deputy District Commander Wong Ho Hon, dan Senior Inspector of Counter Terrorism and Major Incident Division dari Kepolisian Hong Kong.

Dari jajaran Korbrimob Polri turut hadir Teknisi Jibom Madya Tk. III Kombes Pol. M. Aries Purwanto, Teknisi KBRN Madya Tk. III Kombes Pol. Rizal Faisal, Danmen II Pas Pelopor Kombes Pol. Bambang Yudho Martono, Teknisi Jibom Madya Tk. III Kombes Pol. Siswara Hadi Candra, serta para Pamen dan Pama Korbrimob Polri dan jajaran Korsabhara Baharkam Polri.

Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi. Kedua belah pihak saling bertukar informasi serta pengalaman terkait strategi penanganan terorisme, major incident response, hingga peningkatan kapasitas satuan taktis dalam menghadapi ancaman keamanan yang semakin kompleks dan dinamis.

Setelah melaksanakan rangkaian kegiatan di Mako Korsabhara, delegasi Kepolisian Hong Kong melanjutkan kunjungan ke fasilitas Wind Tunnel Korps Brimob Polri, Cikeas, Gunung Putri, Jawa Barat. Turut mendampingi Delegasi Polisi Hongkong yakni Wadansatlat Brimob Korbrimob Polri AKBP Ahmad Setiadi, Para Pama dan Pamen Korbrimob Polri, serta para Instruktur Wind Tunnel.

Pada sesi ini, rombongan mendapatkan pemaparan teknis mengenai sistem dan fungsi Wind Tunnel sebagai sarana pelatihan peningkatan kemampuan personel, khususnya dalam mendukung operasi udara, teknik fast rope, serta manuver taktis di kondisi ekstrem.

11 Februari 2026

Puskeu Polri Raih Predikat Menuju WBBM Bukti Nyata Akuntabilitas Polri



REFORMASI-ID | Jakarta - Pusat Keuangan (Puskeu) Polri menorehkan prestasi penting di tingkat nasional. Satuan kerja di lingkungan Mabes Polri tersebut berhasil meraih predikat Zona Integritas Menuju Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) Tahun 2025 dalam ajang SAKIP dan ZI Award 2025 yang diselenggarakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri PANRB Rini Widyantini pada Rabu (11/2/2026) di Green Terrace TMII, Jakarta Timur. Kegiatan bertajuk “Transformasi Akuntabilitas dan Integritas Menuju Indonesia Emas 2045” ini merupakan agenda nasional tahunan untuk menilai kinerja reformasi birokrasi di seluruh instansi pemerintah.

Puskeu Polri tercatat sebagai satu-satunya satuan kerja tingkat Mabes Polri yang berhasil memperoleh predikat Menuju WBBM. Selain Puskeu Polri, terdapat tiga satuan kerja kewilayahan Polri yang juga menerima penghargaan serupa, yakni Biro SDM Polda Sulawesi Selatan, Ditlantas Polda Jawa Timur, dan Polresta Banyuwangi Polda Jawa Timur.

Sementara itu, sejumlah satuan kerja Polri lainnya juga mendapatkan predikat Zona Integritas Menuju WBK Tahun 2025, di antaranya Bidkeu Polda DIY, Jambi, Papua Barat, dan Jawa Barat.

Kadivhumas Polri Irjen Pol. Johny Eddizon Isir menegaskan bahwa capaian ini merupakan bukti nyata keseriusan Polri dalam melakukan pembenahan birokrasi secara berkelanjutan.

“Penghargaan Menuju WBBM yang diraih Puskeu Polri menunjukkan bahwa Transformasi Polri berjalan konsisten dan terukur. Ini adalah bukti bahwa tata kelola keuangan Polri semakin transparan, akuntabel, dan profesional,” ujar Irjen Pol. Johny Eddizon Isir.

Menurutnya, prestasi tersebut memiliki makna strategis karena berkaitan langsung dengan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Informasi ini penting segera diketahui masyarakat. Polri ingin publik melihat bahwa reformasi birokrasi bukan sekadar konsep, tetapi diwujudkan melalui perubahan nyata di setiap lini pelayanan,” lanjutnya.

Irjen Jhonny menjelaskan bahwa predikat WBBM merupakan standar tertinggi dalam pembangunan Zona Integritas.

“WBBM tidak hanya berbicara soal bebas dari korupsi, tetapi juga tentang kecepatan, ketepatan, dan kualitas pelayanan yang benar-benar berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Predikat Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) diberikan kepada instansi pemerintah yang dinilai berhasil mewujudkan birokrasi bersih, bebas dari praktik korupsi, serta mampu menghadirkan pelayanan publik yang modern dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Penghargaan ini merupakan tingkat lanjutan setelah predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Dengan demikian, hanya satuan kerja dengan kinerja terbaik yang dapat mencapainya.

Dalam acara tersebut, Menteri PANRB menyampaikan bahwa pembangunan Zona Integritas dan penguatan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) menjadi instrumen utama untuk memastikan anggaran negara benar-benar berdampak bagi masyarakat.

Berdasarkan hasil evaluasi nasional tahun 2025, nilai SAKIP Kementerian/Lembaga mencapai 73,61, pemerintah provinsi 69,05, dan pemerintah kabupaten/kota 64,89. Dari 297 instansi yang berpartisipasi dalam pembangunan Zona Integritas, sebanyak 133 di antaranya dinyatakan lolos predikat WBK dan/atau WBBM.

Keberhasilan Puskeu Polri meraih predikat Menuju WBBM menjadi bagian penting dari upaya Polri mendukung agenda nasional menuju Indonesia Emas 2045. Capaian ini sekaligus menegaskan komitmen Polri untuk terus meningkatkan akuntabilitas dan kualitas pelayanan publik.

“Ke depan, Polri akan menjadikan penghargaan ini sebagai motivasi untuk bekerja lebih baik lagi. Tujuan akhirnya adalah meningkatnya kepercayaan masyarakat melalui pelayanan yang semakin profesional, transparan, dan berintegritas,” tutup Kadivhumas Polri.

Dengan prestasi ini, Polri kembali menegaskan komitmennya untuk terus bergerak maju dan menghadirkan pelayanan terbaik yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Hadir di Tengah Masyarakat, Personel Detasemen Perintis Korsabhara Masifkan Patroli Dialogis dan Gatur Lalin di Bundaran HI hingga Kota Tua



REFORMASI-ID | Jakarta - Guna menciptakan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang kondusif di ibu kota, Detasemen Perintis Korsabhara Baharkam Polri melaksanakan pengamanan Strong Point dan Patroli Dialogis di sejumlah titik strategis pada Rabu (11/02/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 05.00 WIB hingga 10.00 WIB ini difokuskan pada tiga kawasan ikonik Jakarta dengan mobilitas masyarakat yang tinggi, yakni Bundaran HI, Monas, dan Kota Tua. Sebanyak 70 personel dikerahkan di bawah pimpinan langsung AKBP Trie Sis Biantoro, S.Pd., S.I.K., M.H.

Operasi diawali dengan pengecekan personel pada subuh hari sebelum bergeser ke lokasi ploting masing-masing. Di titik-titik rawan kepadatan, petugas melakukan pengaturan arus lalu lintas (gatur lalin) untuk memastikan aktivitas masyarakat di pagi hari berjalan tanpa hambatan.

Selain pengaturan jalan, personel juga melaksanakan Patroli Dialogis. Petugas menyapa dan berdialog langsung dengan masyarakat serta pengguna jalan untuk memberikan imbauan kamtibmas, mengajak tertib berlalu lintas, dan menjaga ketertiban umum.

Hingga berakhirnya kegiatan pada pukul 10.00 WIB, situasi di wilayah hukum Polda Metro Jaya dilaporkan aman dan terkendali. Berikut adalah capaian utama dari giat tersebut, Arus lalu lintas di Bundaran HI, Monas, dan Kota Tua terpantau tertib dan lancar tanpa adanya kecelakaan menonjol.

Potensi gangguan kamtibmas berhasil dideteksi dini melalui kehadiran petugas di lapangan, Terjalin komunikasi yang baik antara petugas dan warga, meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas.

Meskipun menghadapi tantangan berupa volume kendaraan yang meningkat serta cuaca yang fluktuatif, dedikasi personel Detasemen Perintis memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap maksimal.

"Kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman, sekaligus memastikan roda ekonomi dan aktivitas warga Jakarta tetap berjalan lancar," ujar AKBP Trie sis Biantoro sebagai penanggung jawab kegiatan.

Dukung Stimulus Transportasi Lebaran 2026, ASDP Siap Hadirkan Layanan Mudik Lebaran Aman dan Terjangkau


REFORMASI-ID | Jakarta, 11 Februari 2026 – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dalam menghadirkan stimulus sektor transportasi pada periode Angkutan Lebaran 2026 guna memastikan mobilitas masyarakat berlangsung aman, tertib, dan lebih terjangkau.

Pemerintah akan menerapkan diskon tarif jasa kepelabuhanan pada angkutan penyeberangan sebesar 100 persen untuk periode 12–31 Maret 2026, dengan target layanan nasional mencapai 945.000 unit kendaraan dan 2,4 juta penumpang. Kebijakan ini diharapkan menekan biaya perjalanan masyarakat sekaligus membantu distribusi arus kendaraan dan penumpang selama periode mudik.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Heru Widodo, menegaskan ASDP siap mendukung implementasi program tersebut melalui kesiapan operasional pelabuhan, armada, serta penguatan layanan digital di lintasan penyeberangan utama. “Kami menyambut baik stimulus transportasi Lebaran sebagai wujud kehadiran negara dalam membantu masyarakat menekan biaya perjalanan sekaligus memastikan arus mudik lebih merata. ASDP akan mengoptimalkan kesiapan operasional agar layanan tetap aman, lancar, dan nyaman,” ujarnya.

Heru menegaskan, ASDP mendukung penuh program stimulus pemerintah tersebut. Namun, implementasi pemberian diskon tarif pada periode layanan Angkutan Lebaran masih menunggu terbitnya Surat Keputusan Bersama (SKB) sebagai dasar pelaksanaan teknis di lapangan, sehingga penerapan kebijakan nantinya dilakukan secara serentak dan terkoordinasi di seluruh pemangku kepentingan.

ASDP memproyeksikan pergerakan penumpang Angkutan Lebaran 2026 mencapai sekitar 5,8 juta orang atau naik 9,4 persen, dengan kendaraan sekitar 1,4 juta unit atau meningkat 9,3 persen. Dengan kesiapan tersebut, ASDP optimistis layanan penyeberangan dapat menjaga kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus konektivitas logistik selama mudik dan arus balik Lebaran.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah strategis guna memastikan kelancaran penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026. Antara lain penetapan Surat Keputusan Bersama terkait pengaturan Angkutan Lebaran 2026, serta melakukan koordinasi intensif dengan Korlantas Polri dan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum untuk mendukung kelancaran arus kendaraan, serta pengaturan kebijakan Work From Anywhere (WFA) dan pemberian stimulus transportasi guna mendistribusikan pergerakan masyarakat agar tidak terkonsentrasi pada waktu tertentu.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa pada periode libur hari besar nasional tahun ini pemerintah memberikan stimulus ekonomi berupa diskon transportasi dengan total anggaran Rp911,16 miliar yang bersumber dari APBN maupun non-APBN. Pemerintah juga memberikan fleksibilitas hari kerja bagi ASN dan pekerja swasta pada 16, 17, 25, 26, dan 27 Maret guna membantu masyarakat merencanakan perjalanan lebih awal dan mengurai kepadatan arus mudik.

*Pendaftaran Mudik Gratis*
ASDP turut mendukung Program Mudik Gratis 2026 di sejumlah lintasan penyeberangan, termasuk wilayah Aceh dan kawasan kepulauan sekitarnya, serta integrasi perjalanan peserta dari Jakarta menuju Lampung melalui layanan Merak–Bakauheni. Pendaftaran Mudik Gratis ASDP resmi dibuka 12 Februari dengan kuota terbatas.

Untuk mekanisme pendaftaran, calon pengguna jasa diwajibkan menyiapkan kartu identitas diri sebagai persyaratan administrasi. Informasi terkait pendaftaran dapat dipantau melalui akun Instagram resmi @asdp_id, di mana tautan pendaftaran akan ditampilkan melalui barcode yang disediakan. Selanjutnya, masyarakat dapat melakukan pendaftaran secara daring dengan mengisi serta melengkapi data diri sesuai dengan identitas yang berlaku.

Untuk menjaga kelancaran layanan, pengguna jasa diimbau membeli tiket secara mandiri melalui aplikasi atau kanal resmi Ferizy maksimal H-60 sebelum keberangkatan serta datang sesuai jadwal tiket. Masyarakat juga diminta memantau potensi cuaca ekstrem menjelang Angkutan Lebaran seiring masih aktifnya Monsun Asia yang berpotensi meningkatkan curah hujan dan dinamika perairan. (Hms/Mdn)

Silaturahmi Kamtibmas, Kapolsek Bekasi Barat Sambangi Ketua MUB

REFORMASI-ID 🇮🇩 | Kota Bekasi,  — Dalam upaya mempererat sinergi antara kepolisian dan tokoh masyarakat, Kapolsek Bekasi Barat AKP Dr. H. Wahyudi, SH., MH., melaksanakan kegiatan Silaturahmi Kamtibmas dengan mengunjungi Ketua Majelis Umat Beragama (MUB) Kranji Ustadz Muhammad Tohari (Ustad Iing) di Jl. Al Ikhlas RT.04 RW.010 Kel. Kranji Bekasi Barat. Rabu.10 Pebruari 2026.

Kegiatan yang berlangsung penuh keakraban tersebut turut dihadiri Waka Polsek, Kanit Binmas, Kasi Humas, Panit Binmas, serta Bhabinkamtibmas Kelurahan Kranji. Silaturahmi ini menjadi langkah sederhana namun strategis dalam memperkuat komunikasi dan kolaborasi guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek menyampaikan sejumlah langkah antisipatif menjelang bulan suci Ramadhan. Ia menekankan pentingnya peran serta seluruh elemen masyarakat dalam mencegah potensi gangguan kamtibmas, khususnya aksi tawuran yang kerap melibatkan remaja dan anak muda.

“Kami berharap dukungan para tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk bersama-sama memberikan imbauan serta pembinaan kepada generasi muda agar tidak terlibat dalam kegiatan yang merugikan diri sendiri maupun lingkungan,” ujar AKP Wahyudi.

Sebagai bentuk kepedulian dan mempererat hubungan silaturahmi, di akhir kunjungan Kapolsek turut memberikan tali asih kepada tuan rumah.

Ustadz Iing, menyambut baik kunjungan tersebut dan menyatakan komitmennya untuk mendukung langkah kepolisian dalam menjaga keamanan wilayah. Ia juga siap membantu memberikan nasihat dan imbauan kepada para remaja agar menjauhi tawuran serta kegiatan negatif lainnya, terlebih menjelang Ramadhan.

Melalui silaturahmi ini, diharapkan terjalin sinergitas yang semakin kuat antara kepolisian dan tokoh agama dalam menciptakan suasana Bekasi Barat yang aman, damai, dan kondusif.




Silaturahmi Penuh Makna Pejambon–Kebon Jeruk Pererat Persaudaraan



REFORMASI-ID | Jakarta - Semangat kebersamaan dan persaudaraan terjalin hangat dalam acara Silaturahmi Penuh Makna Pejambon dan Kebon Jeruk yang digelar pada Minggu (8/2/2026) di Kaliong Food Seafood, Jalan Duri Selatan No. 39, Tambora, Jakarta Barat.

Acara ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan kekeluargaan dan sosial antarwarga lintas wilayah. Kehangatan suasana terasa sejak awal kegiatan, ditandai dengan dialog santai, kebersamaan dalam jamuan makan, serta refleksi nilai-nilai kekeluargaan yang terus dijaga dari generasi ke generasi.

Gelar silaturahmi ini tercetus dan terlaksana berkat peran aktif para tokoh masyarakat yang menjadi penggerak kebersamaan. Sosok Bu Suratmi Suwito, selaku sesepuh perempuan, turut memberikan keteladanan dengan pesan-pesan kebijaksanaan yang menekankan pentingnya menjaga persatuan dan saling menghormati.

Sementara itu, peran sesepuh laki-laki diwakili oleh Bapak R.A. Nasir, yang mengingatkan bahwa silaturahmi bukan sekadar pertemuan fisik, melainkan upaya merawat nilai moral, etika, dan rasa saling memiliki dalam kehidupan bermasyarakat. 

“Silaturahmi bukan hanya bertemu, tetapi membangun kepercayaan dan memperkuat persaudaraan agar tetap utuh,” kata Nasir.

Melalui kegiatan ini, para peserta berharap tradisi silaturahmi dapat terus dilestarikan sebagai fondasi keharmonisan sosial, sekaligus menjadi ruang bertukar gagasan demi kebaikan bersama di masa mendatang.

Dikhawatirkan Ada Unsur Pelanggaran HAM dalam Penerapan, Peradi-SMSI Gelar FGD Membedah KUHAP Baru



REFORMASI-ID | Jakarta - Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang baru disyahkan 2 Januari 2026 dibedah dalam Focus Group Discussion (FGD) di Press Club Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Jalan Veteran II, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (10/2/2026).

FGD membedah pasal-pasal KUHAP yang dikhawatirkan tidak memenuhi unsur keadilan, transparansi, memihak, serta mengabaikan hak asasi manusia (HAM)

Kekhawatiran pada KUHAP baru yang berkembang di masyarakat antara lain Pasal 16 yang mengatur soal penyelidikan yang dikhawatirkan berpotensi menjebak dan menjadikan tersangka palsu. 

Kemudian pasal 5 ayat 2, dan Pasal 90 ayat 2 yang memberi kewenangan penyidik melakukan tindakan penangkapan, larangan meninggalkan tempat, penggeledahan dan penahanan. 

Juga pasal 124, pasal 136, dan pasal 140 yang memberi kewenangan penyidik melakukan penyitaan, penyadapan, dan pemblokiran. Kekhawatiran pada pasal-pasal ini setiap orang berpotensi dikenai penyadapan hingga pemblokiran tanpa seizin hakim.

Untuk mencapai sasaran menganalisis pasal-pasal KUHAP, FGD yang diselenggarakan PERADI Dewan Pimpinan Cabang Tangerang bekerja sama dengan SMSI Pusat mengangkat tema  "Penguatan Due Process of Law dan Perlindungan  HAM”.

Untuk menganalisis KUHAP baru, hadir para pembicara  Prof. Dr. Juanda, S.H., M.H. (Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Esa Unggul dan sebagai Penasihat ahli Kapolri), Assoc. Prof. Dr. Dhoni Martien, S.H., M.H (Ketua Peradi DPC Tangerang, Penasihat ahli Kapolri dan Pengurus Ikatan Alumni Doktor Ilmu Hukum Jayabaya), Triasri Wiandani, S.E., S.H (Komisioner Komnas Perempuan Periode 2020-2025), dan Abdul Haris Nepe (Junior Advokat), dengan moderator Mohammad Nasir (wartawan senior  dan kolumnis).

“FGD yang digelar ini bertujuan untuk edukasi dan sekaligus sosialisasi KUHAP baru kepada masyarakat,” kata Dhoni Martien sebagai pembicara kunci, keynote speaker di depan para peserta dari kalangan pimpinan media siber, akademisi, advokat, dan penyidik. Hadir juga dalam kesempatan itu Kanit Internal Ditkamneg Baintelkam Mabes Polri AKBP Julius Heru Widodo. 

Menjawab kekhawatiran masyarakat, Prof. Juanda menyampaikan bahwa KUHAP baru adalah produk hukum yang lebih transparan, akuntabel, dan berpihak kepada masyarakat. 

Prof Juanda, guru besar hukum tata negara itu mengatakan, KUHAP yang baru ditetapkan dengan melibatkan berbagai elemen, antara pakar hukum, masyarakat, dan pemerintah.

"Pembuatan KUHAP baru sudah melalui berbagai kajian dari berbagai macam elemen, untuk menghasilkan produk hukum yang benar-benar bisa dipertanggungjawabkan,” ujar Juanda meyakinkan. 

Sementara, Dhoni Martien mengatakan, KUHAP baru diarahkan untuk menciptakan keseimbangan dalam nuansa penegakan hukum dengan menempatkan kepentingan negara, hak korban, dan hak tersangka/terdakwa secara proporsional. 
Penegakan hukum tidak lagi semata berorientasi  pada efektivitas represif aparat, tetapi juga menegaskan perlindungan hak asasi melalui prinsip due process of law, azas praduga tak bersalah, serta mekanisme pengawasan terhadap penggunaan upaya paksa. Dengan demikian, KUHAP baru berupaya membangun sistem peradilan pidana yang tidak hanya tegas, tetapi juga adil dan berimbang.

Pembicara Triasri Wiandani, perwakilan aktivis perempuan menyampaikan bahwa hukum sipil harus dipisahkan dengan hukum militer. “KUHAP terbaru ini harus bisa memisahkan antara hukum sipil dan hukum militer," ucapnya.

Tiasri memberi contoh kasus kejahatan dalam rumah tangga (KDRT) yang dialami seorang istri dari oknum anggota militer. Ketika diproses hukum, perkara ini dimasukkan ke dalam hukum militer. Seharusnya proses hukum tersebut masuk hukum sipil.

Oleh sebab itu, lanjutnya, kasus-kasus seperti itu harus bisa dibedakan dalam KUHAP yang baru ini.

Pembicara Abdul Haris Nepe, Junior Advokat yang mewakili kaum muda dalam keterangannya mengatakan, KUHAP terbaru dapat merubah keseimbangan gaya hidup kaum muda menjadi lebih baik. 

“KUHAP terbaru ini banyak mengontrol HAM. Untuk itu, mari kita mulai perbaiki gaya hidup mulai dari keluarga sendiri, dengan saling mengingatkan satu sama lain dan mentaati seluruh aturan yang berlaku," tutur Abdul Haris Nepe, Dewan Pembina Constitutional Law Study. (*)

10 Februari 2026

Patroli Maung dan Jalan Kaki Personil Babinsa Koramil 02/Pondok Gede Jamin Keamanan Masyarakat


REFORMASI-ID 🇮🇩 | Kodam Jaya - Kota Bekasi - 10/02/2026 Dalam upaya menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat, personel Babinsa Koramil 02/Pondok Gede melaksanakan patroli kendaraan Maung serta patroli jalan kaki menyusuri wilayah binaan. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi tindak kejahatan, sekaligus menciptakan rasa aman bagi warga.

Patroli yang dilaksanakan secara rutin ini menyasar titik-titik yang dianggap rawan gangguan keamanan. Dengan kehadiran personel TNI di tengah masyarakat, diharapkan warga merasa lebih terlindungi dan dapat menjalankan aktivitas sehari-hari hingga malam hari dengan aman dan nyaman.

Danramil 02/Pondok Gede Mayor Inf Fajar Fitrianto menyampaikan bahwa kegiatan patroli merupakan bagian dari komitmen Koramil dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah. “Patroli ini adalah kegiatan rutin yang kami laksanakan untuk mengantisipasi tindak kejahatan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kami ingin memastikan warga dapat beraktivitas dengan tenang karena keamanan wilayah adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Melalui kegiatan patroli ini, Koramil 02/Pondok Gede berharap sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat semakin kuat dalam menjaga situasi wilayah yang aman dan kondusif.
(Kodim 0507/Bekasi)





Detasemen Perintis Tingkatkan Patroli di Titik Keramaian Jakarta Selatan, Jamin Keamanan dan Kenyamanan Masyarakat



REFORMASI-ID | Jakarta - Guna memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta mengantisipasi tindak kriminalitas, Detasemen Perintis Korsabhara Baharkam Polri melaksanakan patroli rutin di sejumlah titik vital wilayah Jakarta Selatan pada Selasa (10/02/2026).

Kegiatan yang dipimpin oleh Kaden Perintis, Kombes Pol. Kade Budiyarta, S.I.K., ini mengerahkan 12 personel dengan menyasar pusat-pusat mobilitas warga, di antaranya Terminal Pasar Minggu, kawasan pasar, hingga Stasiun Pasar Minggu.

Patroli yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 16.00 WIB ini tidak hanya bertujuan untuk pengawasan fisik, tetapi juga sebagai sarana edukasi bagi masyarakat. Beberapa poin penting dalam giat tersebut meliputi:

Personel memberikan imbauan langsung kepada penumpang angkutan umum untuk selalu waspada terhadap barang bawaan pribadi, mengingat adanya laporan mengenai kehilangan barang di area sekitar stasiun.

Di kawasan Pasar Minggu, petugas berkoordinasi dengan pihak keamanan setempat untuk menertibkan pedagang kaki lima (PKL) dan kendaraan yang parkir sembarangan. Langkah ini diambil untuk mengurai kemacetan yang kerap dikeluhkan pengguna jalan.

Petugas juga memberikan teguran simpatik kepada pengendara yang melawan arus di sekitar stasiun demi keselamatan bersama.

"Kehadiran kami di lapangan adalah untuk memastikan masyarakat merasa aman dalam menjalankan aktivitasnya. Kami juga mendengar langsung masukan warga yang mengharapkan adanya peningkatan patroli pada malam hari untuk meminimalisir kerawanan," ujar Kombes Pol. Kade Budiyarta 

Secara keseluruhan, situasi di wilayah sasaran terpantau aman dan kondusif (TKA). Masyarakat memberikan respon positif atas kehadiran Polri di tengah-tengah mereka. Para petugas keamanan setempat juga menyatakan merasa sangat terbantu dalam menjaga ketertiban di area publik yang padat.  

Kegiatan diakhiri dengan apel konsolidasi di Mako Detasemen Perintis untuk mengevaluasi hasil temuan di lapangan guna penyusunan strategi pengamanan yang lebih efektif ke depannya.

Asah Ketrampilan Komunikasi, Korsabhara Baharkam Polri Gelar Seminar Public Speaking untuk Polwan dan Bhayangkari



REFORMASI-ID | Jakarta - Korps Sabhara (Korsabhara) Baharkam Polri sukses menyelenggarakan Pelatihan Public Speaking bagi personel Polwan, PNS, dan anggota Bhayangkari di Aula Samapta Reksabaya Adipradana, Selasa (10/2/2026). 

Kegiatan ini menjadi langkah strategis institusi dalam memperkuat kualitas ketrampilan komunikasi publik guna membangun citra Polri yang lebih humanis dan profesional.

Pelatihan ini dihadiri langsung oleh Ny. Lucia Ritonga Selaku Ketua Bhayangkari Cabang 03 Korsabhara Baharkam Polri, dengan menghadirkan narasumber ahli di bidang komunikasi kepolisian, Kombes Pol Don G.M. da Costa, S.H., Dipl.Tr., C.PST., M.I.Pol.

Dalam sambutannya, Ny. Lucia Ritonga selaku Ketua Bhayangkari Cabang 03 Korsabhara menekankan pentingnya peran Bhayangkari sebagai pendamping sekaligus wajah institusi di tengah masyarakat. "Sebagai bagian dari keluarga besar Polri, Bhayangkari memiliki peran strategis dalam membangun relasi positif dengan publik. Melalui kemampuan komunikasi yang santun, jelas, dan menyentuh hati, kita tidak hanya menyampaikan pesan, tetapi juga membangun kedekatan emosional yang memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri," ungkapnya.

Senada dengan hal tersebut, Kombes Pol Don G.M. da Costa selaku narasumber menjelaskan bahwa di era keterbukaan informasi, setiap personel adalah duta institusi. "Public speaking adalah alat untuk memenangkan kepercayaan publik. Setiap kata, intonasi, dan gestur harus mencerminkan wibawa sekaligus empati Polri," tegasnya di hadapan 120 peserta.

Kabagrenmin Korsabhara Baharkam Polri, Kombes Pol Dodi Rahmawan, S.I.K., M.H., melaporkan bahwa kegiatan pelatihan ini diikuti oleh 45 personel Polwan dan PNS, serta 65 anggota Bhayangkari. Ia berharap pelatihan ini meningkatkan kepercayaan diri peserta dalam menyampaikan informasi secara efektif dan seragam kepada masyarakat.

Melalui pelatihan ini, para peserta dibekali teknik vokal, artikulasi, dan penguasaan panggung untuk diimplementasikan dalam pelayanan kepolisian maupun kegiatan sosial. Acara ditutup dengan sesi simulasi berbicara di depan umum dan dokumentasi bersama.

Beri Arahan di Rapim Polri, Kapolri Tegaskan Dukung-Kawal Penuh Program Pemerintah



REFORMASI-ID | Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membuka sekaligus memberikan arahan di Rapat Pimpinan (Rapim) Polri. Dalam kesempatan itu, Sigit menegaskan bahwa, Korps Bhayangkara berkomitmen untuk terus mendukung dan mengawal seluruh program Pemerintah Indonesia.

Sigit mengungkapkan, kegiatan ini bakal menindaklanjuti seluruh arahan atau direktif dari Presiden Prabowo Subianto saat rapim TNI-Polri di Istana Kepresidenan pada, Senin, 9 Februari 2026. 

"Kami menjabarkan direktif dari Bapak Presiden, khususnya terkait dengan rencana kerja pemerintah di tahun 2026. Polri memiliki komitmen untuk mendukung dan mengawal penuh program pemerintah," kata Sigit saat acara rapim Polri di The Krakatau Grand Ballroom Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Selasa (10/2/2026). 

Sigit menjelaskan, beberapa hal penting yang dibahas di antaranya terkait dengan swasembada pangan, energi serta hilirisasi. "Dan program-program lain yang tercatat di dalam program-program prioritas yang ada di rencana kerja Pemerintah," ujar Sigit. 

Menurut Sigit, dengan adanya kegiatan ini, Polri ke depannya bakal terus mendukung pelaksanaan program pemerintah demi mewujudkan perekonomian Indonesia. 

Pertumbuhan ekonomi, kata Sigit juga sangat berpengaruh dengan terjaganya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat. Sebab itu, menurut Sigit, diperlukan sinergisitas dan kolaborasi seluruh pihak untuk menjamin hal tersebut. 

"Disatu sisi juga pertumbuhan ekonomi bisa berjalan dengan baik apabila stabilitas Kamtibmas semuanya tetap terjaga. Kolaborasi ini menjadi sangat penting untuk Indonesia bisa menjadi negara yang berdaulat dan sejahtera," ucap Sigit. 

Lebih dalam, Sigit memastikan, Polri bakal terus melanjutkan program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), khususnya di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar). 

Kemudian program ketahanan pangan, Sigit menyebut, Polri akan terus menyelesaikan penanaman jagung, yang diharapkan pada akhir tahun 2026 ini semua lahan bisa tertanam. 

"Karena Bapak Presiden memiliki target khusus dan mudah-mudahan semua target tersebut bisa kita selesaikan," tutur Sigit. 

Di sisi lain, Sigit menyatakan, rapim Polri juga bakal membahas terkait hilirisasi soal merubah sampah menjadi energi serta program lainnya. Selain itu, Sigit juga menekankan peran Polri dalam mencegah kebocoran anggaran dan mengoptimalkan pemasukan negara. 

"Sehingga kemudian, rencana kerja pemerintah ini betul-betul bisa terwujud. Bagaimana Polri melaksanakan komitmen untuk mendukung penuh program tersebut sehingga pertumbuhan ekonomi bisa terus terjaga dan kemudian terus bertumbuh," papar Sigit. 

Kemudian, rapim Polri juga membahas terkait bagaimana menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Menurut Sigit, Korps Bhayangkara bakal membahas seluruh hal yang memiliki dampak multiplier effect di tengah situasi global yang terjadi. 

"Saya kira itu hal-hal yang kami diskusikan hari ini, selama beberapa hari ini ke depan, sehingga kemudian menjadi satu kebijakan, satu langkah yang akan ditindaklanjuti oleh para Kasatker dan para Kasatwil di seluruh jajaran," tutup Sigit.

Wujud Empati Pimpinan, Kapolsek Bekasi Barat Jenguk Anggota yang Sakit

REFORMASI - ID 🇮🇩 | Kota Bekasi  - Sebagai bentuk empati dan kepedulian terhadap anggota, Kapolsek Bekasi Barat AKP Dr. H. Wahyudi, S.H., M.H., didampingi Wakapolsek, Kanit Reskrim, dan Kasi Humas, menjenguk salah satu anggota Unit Reskrim, AIPDA Deden Suntara, yang tengah sakit di kediamannya di Kampung Rawabebek, Kotabaru, Bekasi Barat, Selasa (10/2/2026).

Kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Kapolsek Bekasi Barat secara langsung menyampaikan dukungan moril serta memberikan semangat kepada AIPDA Deden Suntara agar tetap tabah dan kuat dalam menjalani proses pemulihan.

Selain memberikan motivasi, Kapolsek juga memanjatkan doa agar yang bersangkutan segera diberikan kesembuhan dan dapat kembali beraktivitas serta bertugas seperti sediakala. Pada kesempatan itu, Kapolsek Bekasi Barat turut menyerahkan donasi tali kasih sebagai bentuk perhatian dan kepedulian institusi terhadap anggotanya.

Kegiatan ini mencerminkan komitmen pimpinan Polsek Bekasi Barat dalam menjaga soliditas dan kebersamaan, sekaligus menegaskan bahwa kepedulian dan empati merupakan bagian penting dalam membangun hubungan kekeluargaan di lingkungan kepolisian.
REFORMASI - ID 🇮🇩 | Kota Bekasi  - Sebagai bentuk empati dan kepedulian terhadap anggota, Kapolsek Bekasi Barat AKP Dr. H. Wahyudi, S.H., M.H., didampingi Wakapolsek, Kanit Reskrim, dan Kasi Humas, menjenguk salah satu anggota Unit Reskrim, AIPDA Deden Suntara, yang tengah sakit di kediamannya di Kampung Rawabebek, Kotabaru, Bekasi Barat, Selasa (10/2/2026).

Kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Kapolsek Bekasi Barat secara langsung menyampaikan dukungan moril serta memberikan semangat kepada AIPDA Deden Suntara agar tetap tabah dan kuat dalam menjalani proses pemulihan.

Selain memberikan motivasi, Kapolsek juga memanjatkan doa agar yang bersangkutan segera diberikan kesembuhan dan dapat kembali beraktivitas serta bertugas seperti sediakala. Pada kesempatan itu, Kapolsek Bekasi Barat turut menyerahkan donasi tali kasih sebagai bentuk perhatian dan kepedulian institusi terhadap anggotanya.

Kegiatan ini mencerminkan komitmen pimpinan Polsek Bekasi Barat dalam menjaga soliditas dan kebersamaan, sekaligus menegaskan bahwa kepedulian dan empati merupakan bagian penting dalam membangun hubungan kekeluargaan di lingkungan kepolisian.

Perkuat Program Ketahanan Pangan Nasional, Polda Jabar Gelontorkan Bantuan Modal Usaha Kepada Poktan


REFORMASI-ID | Bandung, Jabar - Primer Koperasi Kepolisian (Primkoppol) Polda Jawa Barat, menyalurkan bantuan modal usaha sebesar Rp100 juta untuk 10 petani jagung binaan yang tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) Mekar Wargi, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa (10/2/2026).

Penyaluran bantuan modal usaha tersebut, merupakan bagian dari upaya mendukung dan menyukseskan program ketahanan pangan nasional, khususnya dalam pengembangan komoditas jagung sebagai bahan pangan dan pakan ternak.

Kegiatan penyerahan modal usaha masing-masing sebesar Rp 10 juta, dilaksanakan di ruang rapat Biro SDM Polda Jawa Barat dan dihadiri oleh jajaran pengurus Primkoppol serta perwakilan kelompok tani penerima bantuan.

Karo SDM Polda Jabar Kombes Pol Fadly Samad menyampaikan, bahwa skema bantuan Primkoppol dirancang untuk membantu petani tanpa memberatkan mereka.

"Skema bantuan modal usaha dari Primkoppol ini, diberikan dengan bunga ringan sebesar 1,5 persen per bulan dan pembayarannya dilakukan setiap empat bulan sekali setelah masa panen," ujar Kombes Fadly Samad didampingi Kabagbinkar AKBP Condro Sasongko.

Fadly menjelaskan, skema tersebut disesuaikan dengan siklus tanam dan panen jagung, sehingga petani dapat fokus pada proses budidaya tanpa terbebani kewajiban angsuran di tengah masa tanam.

Bantuan modal usaha ini, diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh petani, khususnya untuk pembelian pupuk, benih unggul, serta kebutuhan lain yang mendukung peningkatan produktivitas jagung.

"Modal usaha ini, kami harapkan dialokasikan untuk kebutuhan produktif, termasuk pengadaan sarana produksi pertanian dan alat mesin pertanian atau alsintan," jelas Fadly Samad.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan, bahwa skema bantuan Primkoppol tidak hanya dilaksanakan di tingkat Polda, namun akan diperluas hingga ke jajaran polres. 

"Pelaksanaan skema Primkoppol ini, akan dilakukan secara serentak di tingkat polres jajaran Polda Jawa Barat, pada Jumat (13/2/2026) mendatang,” ungkapnya.

Program ini, diharapkan mampu memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat tani dalam menjaga stabilitas pangan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani binaan.

Sementara itu, Ketua Poktan Mekar Wargi Aki Maman mengatakan, petani jagung binaan telah menyatakan komitmennya untuk mengelola bantuan modal usaha secara bertanggung jawab dan mendukung program pemerintah di sektor pangan.

"Para petani jagung binaan, juga berkomitmen bahwa hasil panen jagung nantinya akan diserap secara maksimal oleh Perum Bulog, sehingga dapat mendukung ketersediaan stok pangan nasional secara berkelanjutan," ungkap Aki Maman. (Daeng Yusvin/Mdn)