06 April 2026
Korsabhara Baharkam Polri Berjaya di KASAL CUP V 2026: Sabet Emas dan Perunggu
Wujudkan Kamseltibcarlantas, Detasemen Perintis Korsabhara Baharkam Polri Amankan Titik Vital Jakarta
Dugaan Pencemaran Nama Baik di Media Sosial, Dilaporkan ke Polda Lampung
REFORMASI-ID | LAMPUNG – Dugaan tindak pidana pencemaran nama baik melalui media sosial kembali mencuat di Provinsi Lampung. Seorang warga, Rafikha Angelina, resmi melaporkan kasus yang dialaminya ke Kepolisian Daerah Lampung pada Sabtu (04/04/2026).
Laporan tersebut telah teregister dengan Nomor: LP/B/246/IV/2026/SPKT/Polda Lampung, disertai Surat Tanda Penerimaan Laporan (STTLP) Nomor: STTLP/B/246/IV/2026/SPKT/Polda Lampung.
Kasus ini diduga melibatkan seorang perempuan bernama Bella Karina sebagai terlapor, yang dituding menyebarkan konten bermuatan pencemaran nama baik melalui platform Instagram dan TikTok.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula pada 25 Juni 2025 saat pelapor mengetahui adanya akun media sosial yang diduga menyerang dirinya melalui pesan langsung serta unggahan berisi tudingan yang dianggap tidak benar dan merendahkan martabat.
Selain itu, terlapor juga diduga mengunggah foto serta tangkapan layar yang berkaitan dengan pelapor tanpa persetujuan. Upaya klarifikasi dan permintaan penghapusan konten yang dilakukan pelapor pada September 2025 disebut tidak mendapat respons. Bahkan, konten serupa diduga kembali muncul dan meluas di media sosial.
Puncak kejadian terjadi pada 26 Maret 2026, ketika pelapor menemukan unggahan di TikTok yang memuat foto dirinya disertai narasi yang dinilai mengandung unsur penghinaan dan memicu komentar negatif dari warganet.
Merasa dirugikan secara materiel maupun immateriel, pelapor akhirnya menempuh jalur hukum dengan membuat laporan resmi ke pihak kepolisian.
Dalam laporannya, pelapor menduga adanya pelanggaran terhadap ketentuan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, khususnya Pasal 441 terkait pencemaran nama baik, serta Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang ITE yang mengatur distribusi informasi elektronik bermuatan penghinaan.
Sementara itu, kuasa hukum pelapor dari Kantor Hukum BOW & Partners sebelumnya telah melayangkan somasi pertama dan kedua kepada pihak terlapor. Namun, hingga batas waktu yang ditentukan, somasi tersebut belum mendapatkan tanggapan.
Dalam somasi tersebut, kuasa hukum menyatakan bahwa tindakan terlapor diduga melanggar ketentuan hukum terkait pencemaran nama baik, fitnah, serta penyebaran konten elektronik yang mengandung unsur penghinaan.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak terlapor belum memberikan keterangan resmi terkait tuduhan tersebut. Proses penyelidikan oleh kepolisian masih berlangsung untuk mengumpulkan bukti dan keterangan dari para pihak.
Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. (*)
Polisi Tangkap Pelaku Curanmor di Kalianda, Motor Korban Berhasil Diamankan
REFORMASI-ID | LAMPUNG SELATAN — Aparat kepolisian berhasil menangkap pelaku pencurian dengan pemberatan (curanmor) yang terjadi di wilayah Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan.
Pelaku berinisial I.K. (29) diamankan oleh jajaran Polsek Kalianda pada Sabtu (4/4/2026) sekitar pukul 15.10 WIB di kediamannya di Desa Sumur Kumbang, setelah sebelumnya sempat buron.
Kapolsek Kalianda, AKP Sulyadi, mengatakan penangkapan dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari korban dan melakukan serangkaian penyelidikan.
“Setelah menerima laporan, anggota langsung melakukan penyelidikan hingga akhirnya mengetahui keberadaan pelaku. Tim kemudian bergerak cepat dan berhasil mengamankan pelaku di kediamannya,” ujar Sulyadi.
Peristiwa pencurian tersebut terjadi pada Jumat (27/3/2026) sekitar pukul 02.00 WIB di garasi rumah korban di Desa Sumur Kumbang. Korban berinisial A.R. (33), warga setempat, kehilangan satu unit sepeda motor Yamaha Vega R yang saat itu diparkir di rumah dalam kondisi tanpa pengawasan karena ditinggal tidur.
Pelaku diduga mengambil kendaraan tersebut pada dini hari saat situasi sepi. Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp7 juta dan melaporkan peristiwa tersebut ke pihak kepolisian.
“Pelaku memanfaatkan situasi malam hari ketika korban sedang beristirahat. Dari hasil interogasi, pelaku mengakui telah melakukan pencurian tersebut seorang diri,” kata Sulyadi.
Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Yamaha Vega R milik korban lengkap dengan dokumen kendaraan seperti STNK dan BPKB.
“Barang bukti berhasil kami amankan dan saat ini pelaku sedang menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Kami juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan memastikan kendaraan dalam kondisi aman saat diparkir,” ujar Sulyadi.
Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 477 KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan dan terancam hukuman pidana sesuai ketentuan yang berlaku. (Hms/Mdn)
05 April 2026
Long Weekend Paskah Picu Lonjakan, ASDP Jaga Layanan Prima di Lintasan Sumatera-Jawa-Bali
REFORMASI-ID | Jakarta — Momentum libur panjang Paskah kembali menjadi penggerak utama meningkatnya mobilitas masyarakat di berbagai wilayah. Di tengah tingginya pergerakan tersebut, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan layanan penyeberangan tetap berjalan lancar, aman, dan terkendali, khususnya pada lintasan strategis Merak–Bakauheni serta Ketapang–Gilimanuk. Minggu, 05 April 2026.
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menegaskan bahwa kesiapan layanan telah dirancang secara menyeluruh untuk mengantisipasi lonjakan trafik selama periode libur panjang ini. Menurutnya, pengalaman pada periode libur sebelumnya menjadi pembelajaran penting dalam memperkuat sistem operasional dan pelayanan.
“Momentum long weekend Paskah membawa potensi peningkatan mobilitas yang signifikan. Karena itu, kami memastikan seluruh aspek operasional—mulai dari kesiapan armada hingga layanan di pelabuhan—berjalan optimal, tertib, dan lancar,” ujarnya.
Data periode Kamis (2/4) hingga Sabtu (4/4) menunjukkan tren peningkatan yang cukup signifikan. Di lintasan tersibuk Merak–Bakauheni, tercatat 136.642 penumpang dan 30.379 unit kendaraan menyeberang. Mobil pribadi mendominasi dengan 12.793 unit, disusul truk logistik sebanyak 11.349 unit. Lonjakan terlihat jelas dari Kamis ke Jumat, dengan pertumbuhan penumpang sebesar 25,8 persen dan kendaraan meningkat 23,7 persen.
Sementara itu, pada arus sebaliknya Bakauheni–Merak, tercatat 154.494 penumpang dan 30.676 kendaraan. Komposisi kendaraan didominasi mobil pribadi sebanyak 13.249 unit dan truk logistik 10.380 unit, mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat sekaligus aktivitas distribusi barang.
Di lintasan Ketapang–Gilimanuk, total pergerakan mencapai 112.635 penumpang dan 31.195 kendaraan, dengan dominasi kendaraan roda dua sebanyak 14.785 unit, diikuti mobil pribadi 8.863 unit. Adapun arus balik Gilimanuk–Ketapang mencatat 59.834 penumpang dan 17.157 kendaraan, didominasi truk logistik 5.904 unit dan mobil pribadi 5.335 unit. Tren pertumbuhan dari Kamis ke Jumat juga terlihat, dengan kenaikan penumpang sebesar 14,3 persen dan kendaraan 8,7 persen.
General Manager ASDP Cabang Ketapang, Arief Eko menjelaskan bahwa antrean yang terjadi akibat tingginya antusiasme kendaraan logistik pascapembatasan angkutan barang pada arus mudik dan balik Lebaran, dengan kondisi antrian yang mengular hingga belasan kilometer pada Rabu (1/4) pukul 09.55 WIB, telah teurai. Dilaporkan pada Sabtu (04/04) hingga pukul 13.30 WIB, antrian kendaraan tersisa di area parkir Bulusan.
“Terurainya antrean ini merupakan hasil dari serangkaian langkah strategis yang kami lakukan secara terintegrasi, mulai dari optimalisasi pengaturan muatan di dermaga hingga pemanfaatan buffer zone secara maksimal. Kami juga mengapresiasi dukungan dan sinergi para regulator yang turut berperan aktif dalam mempercepat penguraian antrean,” ujar Arief.
Guna menjaga kelancaran layanan, ASDP terus memperkuat kesiapan operasional melalui optimalisasi armada, kesiapsiagaan personel, serta koordinasi intensif dengan para pemangku kepentingan. Langkah ini menjadi bagian dari strategi berkelanjutan dalam memastikan stabilitas layanan di tengah dinamika lonjakan pengguna jasa.
Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menambahkan bahwa digitalisasi melalui platform Ferizy turut menjadi kunci dalam meningkatkan efisiensi layanan. Pengguna jasa kini dapat merencanakan perjalanan lebih awal dengan pembelian tiket sejak H-60, serta menikmati kemudahan akses tiket digital melalui WhatsApp maupun email dengan berbagai metode pembayaran terintegrasi.
“Kami mengimbau pengguna jasa untuk mengisi data secara akurat sesuai identitas resmi serta menghindari pembelian tiket melalui calo, demi kenyamanan dan keamanan perjalanan,” jelasnya.
Sebagai penghubung utama antarwilayah, ASDP berkomitmen menghadirkan layanan penyeberangan yang andal, sekaligus memastikan setiap perjalanan menjadi pengalaman yang aman, nyaman, dan berkesan bagi masyarakat Indonesia. (Hms/Mdn)
Halal Bihalal DMI Bekasi Selatan, Ketua DMI Ajak Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kerukunan
Senyap Yang Mencurigakan: Dugaan Alih Fungsi Zona Inti Taman Nasional Way Kambas untuk Wisata Premium, Siapa Bermain di Balik Layar.!?
REFORMASI-ID | Way kambas— Isu dugaan alih fungsi zona inti di kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK) tiba-tiba menghilang dari permukaan. tak ada lagi satu media sosial yang menyuarakan dan Tak ada klarifikasi. Tak ada transparansi. Tak ada penjelasan. Minggu, 05 april 2025.
Justru di situlah kegelisahan publik memuncak.
Apakah ini sekadar isu yang mereda? Atau… ada sesuatu yang sengaja disenyapkan?
Dugaan Proyek Besar di Balik “Kesunyian”
Di tengah senyapnya informasi resmi, beredar dugaan kuat bahwa zona inti TNWK akan diubah menjadi zona pemanfaatan untuk proyek wisata premium yang dikaitkan dengan skema carbon trading.
Narasi “hijau” ini kini dipertanyakan:
benarkah demi konservasi… atau hanya bungkus investasi?
Sumber-sumber yang beredar menyebut adanya indikasi keterlibatan investor asing. Bahkan, sosok perempuan berinisial KB disebut-sebut berada di balik rencana pembangunan fasilitas eksklusif di dalam kawasan yang selama ini tidak boleh disentuh.
Dari Hutan Liar Jadi Kawasan Eksklusif?
Lebih mengejutkan lagi, sejumlah titik yang selama ini merupakan zona inti konservasi dikabarkan masuk dalam peta pembangunan:
• Kuala Kambas
• Sekapuk
• Wako
• Rawa Raso
• Way Kanan
• Kali Biru
Jika benar, maka ini bukan lagi sekadar rencana. Ini adalah pergeseran besar: dari konservasi ke komersialisasi.!
Padahal, Taman Nasional Way Kambas adalah rumah terakhir bagi satwa langka seperti Gajah Sumatra, Harimau Sumatra, dan Badak Sumatra.
Mengusik zona inti sama saja dengan mengusik garis hidup mereka.
Dampak yang tak bisa ditarik mundur jika dugaan ini benar terjadi, konsekuensinya bukan main:
• Habitat hancur → satwa terancam punah
• Hutan rusak → bencana ekologis mengintai
• Satwa keluar → konflik dengan manusia meningkat
• Alam terganggu → generasi mendatang yang
• menanggung
Ancaman bencana ekologis, termasuk banjir bandang akibat rusaknya fungsi hutan sebagai penyangga alami
Ini bukan sekadar proyek. Ini bisa menjadi titik balik kehancuran ekosistem hutan TNWK.
Masyarakat Adat Angkat Suara: “Jangan Sentuh Hutan Kami!”
Di tengah minimnya kejelasan, masyarakat adat Raja basa lama Lampung Timur justru berdiri paling depan menyuarakan penolakan.
Tokoh adat Rajabasa Lama PN. Rajo adat mendesak presiden Prabowo Subianto untuk turun tangan langsung.
Jika zona inti dibuka, kerusakan itu pasti. Jangan jadikan hutan kami ini korban kepentingan dan obyek kepuasan hasrat birahi demi kekayaan pribadi,” tegas PN. Rajo adat.
Sementara itu, pernyataan lebih keras datang dari tokoh masyarakat adat lainnya:
Kalau ini benar dilanjutkan, kami tidak akan diam. Ini hutan kami. ini warisan nenek moyang kami, kami berkewajiban menjaga dan melindungi.Kami siap melawan demi mempertahankannya.” ungkap Rajo temen Rajo
Senyap yang Berisik :
Kini, publik dihadapkan pada satu kenyataan: semakin senyap isu ini, semakin keras kecurigaan yang muncul.
Tanpa keterbukaan, tanpa dialog, tanpa pelibatan masyarakat— isu ini berpotensi menjadi bom waktu konflik lingkungan.
Pertanyaannya sekarang:
Siapa yang diuntungkan?
Dan siapa yang akan menanggung akibatnya?. (*)
Wujudkan Kamtibmas Kondusif, Samapta Baharkam Polri Intensifkan Patroli Jalan Kaki di Pengadegan
04 April 2026
Wujud Nyata ‘Siap Terlihat dan Bermanfaat’, Dirsamapta Terjunkan Personel Amankan Simpang Strategis
Sentuh Hati Warga, Ditsamapta Baharkam Polri Jalan Kaki Menyapa Pengadegan
Respon Cepat Laporan Warga, Camat Panjang Pastikan Jaminan Pendidikan dan Usulan Bedah Rumah untuk Keluarga Siti Khodijah
REFORMASI-ID | LAMPUNG - Pemerintah Kecamatan Panjang bergerak cepat merespons laporan warga dengan menyambangi kediaman Siti Khodijah, seorang ibu tunggal di Kelurahan Pidada. Sabtu, 04/04/2026.
Dalam peninjauannya, Camat Panjang Hendry Satria Jaya memastikan keluarga tersebut merupakan penerima aktif bantuan sosial dan segera diusulkan masuk dalam program Bedah Rumah, rumah Siti Khodijah yang berlokasi di kawasan lereng Bukit Sakal, RT 03 LK I, Kampung Margomulyo ini dilakukan untuk melihat kondisi riil dilapangan. Dimana Siti diketahui berjuang menghidupi tiga anaknya pasca-permasalahan rumah tangga dengan berjualan kerupuk dan kue brownies.
Camat Panjang, Hendry Satria Jaya, mengapresiasi masyarakat yang telah memberikan informasi terkait kondisi warganya tersebut.
"Kami berterima kasih kepada masyarakat, yang turut menginformasikan hal ini. Alhamdulillah, kami sudah bertemu langsung dengan Ibu Siti dan memastikan kehadiran pemerintah di tengah keluarga ini," ujar Hendry.
Berdasarkan verifikasi data lapangan bersama Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Hendry menegaskan bahwa Siti Khodijah sudah tercatat sebagai penerima aktif berbagai program bantuan pemerintah. Bantuan tersebut meliputi PKH, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), hingga Bantuan Beras Minyak Bapana.
"Terkait pendidikan, Program Indonesia Pintar (PIP) untuk anak-anak beliau juga aktif. Memang sempat ada perpindahan sekolah, namun sudah diurus oleh pendamping PKH agar dana BOS dan PIP kembali aktif di semester depan," jelas Hendry.
Senada dengan Camat Panjang, Pendamping Sosial PKH Kelurahan Pidada sekaligus Ketua Tim PKH Kecamatan Panjang, Isnan Subegi, turut mengapresiasi respons cepat Pemerintah Kota Bandar Lampung terhadap keluhan masyarakat. Isnan menegaskan bahwa selama ini intervensi bantuan untuk keluarga Siti Khodijah sebenarnya sudah berjalan aktif.
"Sampai saat ini Ibu Siti Khodijah adalah penerima aktif bantuan sosial PKH dan BPNT atau Sembako. Selain itu, hampir seluruh anggota keluarganya juga sudah ter-cover sebagai peserta BPJS Kesehatan segmen PBI atau KIS. Jadi dari pemerintah pusat sudah berupaya maksimal," ungkap Isnan Subegi di lokasi.
Langkah Lanjutan Pemkot Bandar Lampung sesuai arahan Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, pihak kecamatan dan kelurahan berkomitmen memberikan intervensi lanjutan yang lebih komprehensif bagi keluarga Siti Khodijah. Hendry memaparkan empat langkah konkret yang segera dieksekusi.
"Langkah pertama adalah usulan bedah rumah, di mana kondisi rumah semi-permanen milik pribadi yang ditempati Siti Khodijah akan langsung dilaporkan dan diusulkan ke dalam program Bedah Rumah Pemkot Bandar Lampung," tegasnya.
Selanjutnya, pemerintah akan memfasilitasi administrasi kependudukan karena anak bungsu Siti yang berusia 4 tahun belum memiliki Akta Kelahiran dan belum masuk Kartu Keluarga (KK). Dokumen ini akan segera dibuatkan agar sang anak terdaftar sebagai penerima bantuan.
Selain itu, akan ada intervensi kesehatan melalui Puskesmas Panjang, di mana anak bungsu tersebut akan mendapatkan program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk menjamin tumbuh kembang yang sehat. Terakhir, sebagai jaminan pendidikan berkelanjutan, pendidikan anak-anak Siti Khodijah akan terus didampingi melalui program Beasiswa Pemkot Bandar Lampung maupun Sekolah Rakyat.
"Kami akan terus memantau dan mendampingi keluarga Ibu Siti. Ini adalah komitmen nyata pelayanan kami kepada masyarakat," tutup Hendry.
Kunjungan tersebut turut dihadiri oleh jajaran Kelurahan Pidada, Kepala Puskesmas Panjang, Korcam Relawan SAPA, serta TKSK diakhiri dengan penyerahan bantuan sembako dan santunan materiil untuk meringankan beban keluarga. (*)
03 April 2026
Koramil 04/Jati Asih Bersama Mitra Jaya, Patroli Malam Ciptakan Keamanan Lingkungan
REFORMASI-ID | Kodam JayaK - Kota Bekasi - 03/04/2026 Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Koramil 04/Jati Asih bersama Mitra Jaya melaksanakan kegiatan patroli wilayah di sejumlah titik rawan di wilayah binaannya.
egiatan patroli ini dilakukan secara rutin dengan menyasar lingkungan permukiman warga, jalan-jalan utama, serta lokasi yang dianggap berpotensi terjadinya gangguan keamanan. Selain melakukan pemantauan, personel juga memberikan himbauan kepada masyarakat agar tetap waspada dan berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan masing-masing.
Danramil 04/Jati Asih, Mayor Inf Sanusi Deski, menyampaikan bahwa kegiatan patroli ini merupakan bentuk sinergi antara TNI dan komponen masyarakat dalam menciptakan rasa aman dan nyaman bagi warga.
“Patroli bersama ini merupakan langkah nyata dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian dan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar, sehingga tercipta situasi yang aman dan kondusif,” ujar Mayor Inf Sanusi Deski.
Dengan adanya kegiatan patroli bersama ini, diharapkan mampu mencegah terjadinya tindak kejahatan serta mempererat hubungan antara aparat kewilayahan dengan masyarakat dalam menjaga kamtibmas di wilayah Jati Asih.
(Kodim 0507/Bekasi)
Bentuk Kepedulian Kodim 0507/Bekasi Bersama Tiga Pilar Bantu Warga Terdampak Kebakaran SPBE Cimuning
REFORMASI - ID | Kodam Jaya - Kota Bekasi - 03/04/2026 Wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat, Kodim 0507/Bekasi bersama unsur Tiga Pilar melaksanakan kegiatan pembersihan pasca musibah kebakaran dan ledakan yang terjadi di SPBE Cimuning, Jalan Cinyosog, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, pada Rabu malam (01/04/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan antara lain TNI, Polri, Aparatur Kecamatan Cimuning, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi, serta unsur pendukung lainnya yang bahu membahu membantu warga membersihkan puing-puing bangunan dan sisa-sisa material yang terdampak kebakaran.
Pembersihan difokuskan pada rumah-rumah warga yang mengalami kerusakan akibat ledakan, sebagai bentuk perhatian dan kepedulian aparat terhadap kondisi masyarakat yang terdampak musibah. Kehadiran Tiga Pilar di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan semangat dan meringankan beban warga yang sedang mengalami kesulitan.
Danramil 05/Bantar Gebang Mayor Inf Suranto, S.A.P menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk empati dan tanggung jawab bersama terhadap masyarakat.
“Kegiatan yang kita laksanakan ini adalah wujud kepedulian serta empati kami kepada warga yang terdampak kebakaran. Kami hadir untuk membantu meringankan beban masyarakat serta memastikan lingkungan kembali bersih dan aman,” ujarnya.
Melalui sinergi dan kebersamaan ini, diharapkan proses pemulihan pasca kebakaran dapat berjalan dengan cepat serta masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan normal.
(Kodim 0507/Bekasi)
Keren, Pemkot Bandarlampung dan Satgas Gabungan Bersih Bersih Drainase Demi Kenyamanan Masyarakat
REFORMASI-ID | Lampung - Upaya normalisasi drainase di wilayah Kota Bandar Lampung terus dilakukan pada Jumat (3/4) yang seharusnya para petugas menikmati hari libur bersama keluarga, namun demi memberikan kenyamanan untuk masyarakat hari ini dilakukan pembersihan di berbagai tempat. Jumat, 03/04/2026.
Berdasarkan pantauan yang di lakukan satgas gabungan yang terdiri dari, BPBD, DLH, Pol PP, Dinas PU, kecamatan, kelurahan serta linmas terus melakukan pembersihan drainase.
Tentunya hal ini, tidak lepas dari perintah Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana agar drainase di Kota Tapis Berseri dapat di aliri air dengan lancar.
Drainase di JL. MH. Thamrin pun tidak luput dari kegiatan satgas, sentimen lumpur dan sampah yang ada di aliran drainase pun berhasil dibersihkan. Dengan harapan air tidak meluap ke jalan.
Pada aliran air yang dibersihkan, satgas menemukan sejumlah pohon yang tumbuh sehingga menyumbat jalannya air. Petugas pun melakukan pembersihan agar air di lokasi itu bisa mengalir dengan baik.
Di Jalan Ikan Bawal, Kelurahan Kangkung pun turut dilakukan pembongkaran lobang drainase, hingga pembersihan sampah. Serta di Jalan Diponegoro, Kecamatan Telukbetung Utara dengan pengangkatan sendimen di drainase yang menutupi aliran air.
Sebelumnya, Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana melakukan peninjauan aliran sungai dan gorong-gorong yang melintasi Perumahan Pujangga Alam, Labuhan Ratu, Kecamatan Kedaton, Kota Bandar Lampung.
Peninjauan ini dilakukan sebagai upaya memastikan kondisi aliran air tetap lancar guna mengantisipasi terjadinya genangan maupun banjir, khususnya saat intensitas hujan meningkat.
Dalam kegiatan tersebut, Eva Dwiana menegaskan pentingnya perawatan rutin serta penanganan cepat terhadap saluran air yang mengalami penyumbatan atau kerusakan, sehingga dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat sekitar.
"Perawatan terhadap saluran air itu penting, agar tidak ada lagi penyumbatan," ucapnya. (*)
Kapolsek Bekasi Barat Monitoring Pengamanan Perayaan Ibadah Jumat Agung Pastikan Situasi Aman
REFORMASI ID | Kota Bekasi - Kapolsek Bekasi Barat, AKP Dr. H. Wahyudi, SH., MH., melakukan monitoring langsung terhadap pengamanan perayaan Ibadah Jumat Agung di sejumlah gereja yang berada di wilayah Kecamatan Bekasi Barat, pada Jumat, 3 April 2026.
Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah umat Kristiani berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Dalam pelaksanaannya, pengamanan melibatkan personel Polsek Bekasi Barat yang diperkuat oleh anggota dari Polres Metro Bekasi Kota. Selain itu, unsur potensi masyarakat turut berperan aktif bersama petugas keamanan internal gereja dalam mendukung kelancaran kegiatan.
Kapolsek Bekasi Barat menegaskan bahwa sinergi antara aparat kepolisian, masyarakat, dan pihak gereja menjadi kunci utama terciptanya situasi kamtibmas yang aman selama perayaan keagamaan berlangsung. Monitoring yang dilakukan juga bertujuan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan serta memberikan rasa nyaman bagi jemaat yang melaksanakan ibadah.
Dengan pengamanan yang terkoordinasi dan kehadiran aparat di lapangan, perayaan Jumat Agung di wilayah Kecamatan Bekasi Barat dapat berjalan dengan lancar dan penuh khidmat.
PWI Bekasi Raya - Pemkab Bekasi Bahas Peran Pers dan Keterbukaan Informasi
Sinergi Koramil 03/Teluk Pucung dan Polri Patroli Wilayah, Tekankan Kamtibmas kepada Warga
REFORMASI-ID - Kodam Jaya - Kota Bekasi - 02/04/2026 Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, personel Koramil 03/Teluk Pucung bersama jajaran Polri melaksanakan patroli gabungan di wilayah binaan, khususnya pada titik-titik yang dianggap rawan, baik pemukiman warga maupun area fasilitas umum.
Kegiatan patroli ini dilakukan secara dialogis dengan menyambangi warga secara langsung guna memberikan imbauan agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan, seperti pencurian, tawuran, maupun tindakan kriminal lainnya. Selain itu, petugas juga mengajak masyarakat untuk turut aktif berperan dalam menjaga lingkungan masing-masing.
Danramil 03/Teluk Pucung Mayor Inf Fatwanul dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan patroli sinergi ini merupakan bentuk komitmen TNI-Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.
“Patroli gabungan ini merupakan upaya preventif untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas. Kami juga mengimbau kepada seluruh warga agar selalu peduli terhadap lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan.
Dengan adanya patroli sinergi ini, diharapkan situasi wilayah Teluk Pucung tetap aman, tertib, dan kondusif, serta terjalin hubungan yang harmonis antara aparat keamanan dengan masyarakat.
(Sumber Kodim 0507/Bekasi)
Dorong Digitalisasi Pembelajaran Interaktif, Wapres Lepas Pejuang Digital ke Wilayah 3T
REFORMASI ID | Jakarta- Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming secara resmi melepas peserta Program Pengabdian Alumni Pejuang Digital di Istana Wakil Presiden, Jl. Medan Merdeka Selatan No. 6, Jakarta Pusat, Kamis (02/04/2026). Pelepasan ini menjadi bagian dari percepatan digitalisasi pendidikan sebagaimana arahan Presiden Prabowo Subianto.
Presiden memandang digitalisasi pembelajaran sebagai langkah strategis untuk menjembatani kesenjangan akses sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) serta daerah dengan keterbatasan layanan. Pendekatan ini diharapkan mendorong pembelajaran yang lebih adaptif, inklusif, dan berkelanjutan.
Dalam arahannya, Wapres menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi dalam pendidikan bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan di tengah laju perubahan zaman.
“Perkembangan teknologi sangat cepat. Karena itu, kita harus bergerak bersama untuk mengatasi kesenjangan pendidikan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Wapres mengingatkan bahwa transformasi digital harus beriringan dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia agar mampu memberi dampak nyata.
“Pemanfaatan teknologi harus meningkatkan produktivitas dan membuka peluang ekonomi baru. Gunakan secara bijak dan bertanggung jawab, serta terus kembangkan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah agar kita tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga inovator,” pintanya.
Wapres menambahkan bahwa digitalisasi pendidikan bukan sekadar adopsi teknologi, melainkan perubahan cara berpikir dan cara belajar dalam menyiapkan masa depan.
Pada kesempatan ini, Wapres sempat berdialog dengan peserta dari berbagai daerah, mulai dari Papua hingga Sumatera Utara, untuk menggali latar belakang, pengalaman, dan lokasi penugasan mereka.
Salah satu peserta, Theresia Rutisu dari Sorong, Papua Barat, yang akan bertugas di Merauke, menyampaikan komitmennya untuk kembali mengabdi di wilayah 3T. Lulusan magister dari Swiss Hotel Management School, Swiss ini menekankan pentingnya berbagi pengalaman bagi generasi muda di daerah asalnya.
“Saya menekankan kata ‘pengabdian’. Saya ingin berbagi pengalaman kepada anak-anak di daerah 3T, karena saya juga berasal dari sana. Saya ingin mereka tidak pernah berhenti bermimpi,” ungkapnya.
Sementara itu, Gulmog Simbolon, lulusan University of Surrey, Inggris asal Kabupaten Samosir, Sumatera Utara yang akan bertugas di Kabupaten Sumedang, menilai Program Pengabdian Alumni Pejuang Digital sebagai ruang kontribusi nyata dalam pemerataan akses pendidikan. Menurutnya, program tersebut juga dipandang mampu membangun motivasi belajar di daerah penugasan.
Menanggapi hal tersebut, Wapres mengapresiasi semangat para alumni universitas luar negeri yang memilih kembali ke daerah, seraya menegaskan bahwa kontribusi nyata merupakan bentuk tanggung jawab sekaligus kebanggaan sebagai warga negara.
“Setiap alumni harus bangga menjadi WNI dan mengabdi di kampung halamannya,” tegasnya.
Wapres pun menekankan pentingnya inovasi metode pembelajaran, khususnya di wilayah 3T, agar proses belajar lebih efektif dan menyenangkan dengan dukungan teknologi.
“Jika pembelajaran terasa membosankan, kita harus menemukan metode yang lebih menarik. Semua harus bisa dibuat menyenangkan. Apalagi saat ini tersedia interaktif panel dari Bapak Presiden. Saya berharap teman-teman dapat membantu mengenalkan dan mendampingi pemanfaatannya,” tuturnya.
Program Pengabdian Alumni Pejuang Digital merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) untuk mempercepat digitalisasi pembelajaran di wilayah 3T dan daerah khusus. Melalui program ini, alumni LPDP berperan sebagai “Pejuang Digital” yang akan mendampingi para guru dalam pemanfaatan teknologi serta penguatan pembelajaran berbasis digital di sekolah.
Sebanyak 150 alumni LPDP akan ditugaskan di 150 sekolah dasar di Sumedang, Kupang, Halmahera Utara, dan Merauke selama tiga bulan. Program ini diharapkan mendorong terbentuknya ekosistem pembelajaran digital yang inklusif dan berkelanjutan.
Jakarta, 2 April 2026
Biro Pers, Media, dan Informasi
Sekretariat Wakil Presidenn
02 April 2026
Jaga Kelancaran Pagi, 70 Personel Perintis Baharkam Polri Siaga di Bundaran HI hingga Kota Tua
01 April 2026
Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) Hadiri Kenal Pamit Kapolsek Bekasi Selatan
REFORMASI - ID | Kota Bekasi - Suasana penuh keakraban mewarnai acara Kenal Pamit Kapolsek Bekasi Selatan dari Kompol Dr. Dedi Herdiana, S.H., M.H kepada penggantinya Kompol Suparmin, S.H., M.H., yang digelar pada Sabtu, 31 Maret 2026, bertempat di Bekasi Selatan, Kota Bekasi.
Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimcam, Koramil 01/Kranji , Ketua FKRW Kecamatan Bekasi Selatan, para Lurah se-Kecamatan Bekasi Selatan, tokoh masyarakat, Tokoh Agama, Pokdarkamtibmas Bhayangkara, Senkom Mitra Polri, RPK2, FKPM serta perwakilan organisasi kemasyarakatan dan keagamaan seperti LDII, NU, Muhammadiyah dan undangan lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) hadir dipimpin langsung oleh Ketuanya Eddy Purwanto.
Edi Purwanto Ketua FKPM Bekasi Selatan yang juga sebagai tokoh masyarakat berkomitmen mendukung Polri dalam menjaga keamanan.
Ia menegaskan komitmen FKPM untuk terus bersinergi dengan Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Bekasi Selatan.
Eddy Purwanto yang hadir bersama jajaran pengurus mengapresiasi dan turut mengucapkan selamat jalan kepada Kompol Dr. Dedi Herdiana, S.H., M.H sekaligus berterima kasih atas kerjasamanya selama bertugas, juga menyampaikan selamat di jabatan barunya sebagai Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Timur.
“Dengan adanya pergantian kepemimpinan ini, tentu FKPM selaku mitra yang sudah bekerjasama selama ini akan lebih baik lagi kedepannya dan lebih erat lagi dalam menjalin komunikasi untuk bertugas bersama-sama membina dan menyelenggarakan fungsi pembinaan keamanan yang mencakup pemeliharaan dan upaya peningkatan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas)," jelas Eddy.
Wali Kota Tinjau Aliran Sungai dan Gorong-Gorong di Perumahan Pujangga Alam
REFORMASI-ID | Lampung - Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana melakukan peninjauan aliran sungai dan gorong-gorong yang melintasi Perumahan Pujangga Alam, Labuhan Ratu, Kecamatan Kedaton, Kota Bandar Lampung, pada Selasa (31/3/2025).
Peninjauan ini dilakukan sebagai upaya memastikan kondisi aliran air tetap lancar guna mengantisipasi terjadinya genangan maupun banjir, khususnya saat intensitas hujan meningkat.
Dalam kegiatan tersebut, Eva Dwiana menegaskan pentingnya perawatan rutin serta penanganan cepat terhadap saluran air yang mengalami penyumbatan atau kerusakan, sehingga dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat sekitar.
"Perawatan terhadap saluran air itu penting, agar tidak ada lagi penyumbatan," ucapnya.
Kegiatan ini akan rutin dilakukan melibatkan semua pihak, termasuk satgas banjir Kota Tapis Berseri sehingga di harapkan tidak ada lagi aliran air yang tersumbat. (*)
Laporan Korps 1 April 2026, Danrem 044/Gapo : Pangkat Bukan Sekadar Simbol, Tapi Tanggung Jawab
REFORMASI-ID | Palembang – Korem 044/Garuda Dempo menggelar acara Laporan Korps Kenaikan Pangkat bagi Perwira, Bintara, dan Tamtama periode 1 April 2026. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Korem 044/Garuda Dempo, Brigjen TNI Khabib Mahfud, S.I.P., M.M, Rabu (1/4/2026).
Acara berlangsung dengan khidmat dan penuh rasa bangga sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian para prajurit dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
Dalam amanatnya, Brigjen TNI Khabib menyampaikan, “Saya selaku Komandan Korem 044/Garuda Dempo mengucapkan selamat kepada para Perwira, Bintara, dan Tamtama Korem 044/Gapo yang telah mendapat kepercayaan dari negara berupa kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi dari pangkat semula,” kata Danrem.
Kenaikan pangkat yang saudara-saudara terima bukanlah sesuatu yang datang secara otomatis, melainkan merupakan hasil dari penilaian yang objektif atas kinerja, loyalitas, serta dedikasi yang telah saudara tunjukkan dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab jabatan masing-masing selama ini.
“Saya tekankan bahwa kenaikan pangkat merupakan bentuk penghargaan sekaligus pengakuan dari negara dan institusi TNI Angkatan Darat atas pengabdian yang telah diberikan. Namun demikian, di balik penghargaan tersebut, terkandung pula tanggung jawab yang semakin besar,” lanjutnya.
“Pangkat yang saudara sandang saat ini adalah sebuah amanah yang sangat tinggi nilainya, yang memiliki dimensi moralitas serta mengandung pesan dan harapan dari organisasi untuk diwujudkan dalam pelaksanaan tugas ke depan. Oleh karena itu, saya berharap agar kenaikan pangkat ini dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, serta kualitas pengabdian kepada bangsa dan negara,” imbuhnya.
Kegiatan Laporan Korps ini merupakan tradisi satuan sebagai bentuk penghormatan dan kebanggaan atas pencapaian prajurit, sekaligus momentum untuk memperkuat komitmen dalam meningkatkan kinerja dan pengabdian kepada bangsa dan negara. (Mdn)
Polda Lampung Tegaskan Rekrutmen Polri 2026 Bersih, Transparan, dan Humanis Melalui Fakta Integritas
REFORMASI-ID | Lampung — Polda Lampung menegaskan komitmennya dalam mewujudkan proses penerimaan anggota Polri yang bersih, transparan, akuntabel, dan humanis melalui kegiatan Pakta Integritas dan Pengambilan Sumpah dalam rangka Penerimaan Terpadu Taruna/i Akpol, Bintara, dan Tamtama Polri Tahun Anggaran 2026, yang digelar pada Selasa (31/3/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf yang mengikuti pelaksanaan pakta1 integritas dan pengambilan sumpah sebagai bagian dari tahapan awal rekrutmen terpadu anggota Polri di wilayah hukum Polda Lampung.
Dalam sambutannya, Kapolda Lampung menegaskan bahwa fakta integritas bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan komitmen moral dan janji suci seluruh pihak yang terlibat dalam proses seleksi.
“Pelaksanaan pakta integritas yang akan Saudara ikrarkan merupakan sebuah kontrak moral dan janji suci kepada diri sendiri, institusi, bangsa, dan negara,” ujar Helfi.
Kapolda juga memberikan penegasan kepada panitia dan pengawas agar memegang teguh prinsip objektivitas selama seluruh tahapan penerimaan berlangsung.
Ia menekankan bahwa proses seleksi anggota Polri harus terbebas dari segala bentuk korupsi, kolusi, nepotisme (KKN), pungutan liar, maupun intervensi dari pihak manapun.
"Tidak ada toleransi terhadap pelanggaran integritas dalam proses rekrutmen, karena seleksi anggota Polri harus mampu menghasilkan sumber daya manusia yang unggul, profesional, dan berintegritas," ucap Kapolda.
Selain itu, Kapolda Lampung juga mengingatkan para orang tua dan wali peserta agar memberikan dukungan penuh kepada putra-putrinya serta mempercayakan sepenuhnya proses seleksi kepada panitia.
Ia menegaskan bahwa kelulusan peserta ditentukan oleh kemampuan dan kompetensi, bukan oleh uang ataupun koneksi.
"Kepada para peserta seleksi, Kapolda berpesan agar mengikuti seluruh rangkaian tahapan dengan semangat kompetisi yang sehat dan menjunjung tinggi kejujuran, disiplin, serta mental yang kuat sebagai calon anggota Polri," ungkapnya.
Polda Lampung, lanjutnya, melaksanakan rekrutmen ini dengan menjunjung tinggi prinsip BETAH, yaitu Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis. Prinsip tersebut selaras dengan amanat Kapolri bahwa setiap tahapan rekrutmen harus diawasi secara ketat oleh tim pengawas internal maupun eksternal agar berjalan terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan.
"Polda Lampung menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan proses rekrutmen Polri yang bersih dan terpercaya, sehingga mampu melahirkan calon-calon anggota Polri yang berkualitas, profesional, serta siap mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara," pungkas Kapolda Lampung. (Mdn)
PC LDII Bekasi Selatan Hadiri Kenal Pamit Kapolsek, Perkuat Sinergi dengan Polri
REFORMASI-ID | Kota Bekasi - Ketua Pimpinan Cabang (PC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Bekasi Selatan Ir. H. Basri Borahima menghadiri acara kenal pamit Kapolsek Bekasi Selatan dari Kompol Dr. Dedi Herdiana, S.H., M.H kepada penggantinya Kompol Suparmin, S.H., M.H., yang digelar pada Sabtu, 31 Maret 2026, bertempat di Bekasi Selatan, Kota Bekasi.
Acara ini menandai pergantian kepemimpinan baru Korps Bhayangkara di Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat.
Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimcam, Koramil 01/Kranji , Ketua FKRW Kecamatan Bekasi Selatan, para Lurah se-Kecamatan Bekasi Selatan, tokoh masyarakat, Tokoh Agama, Pokdarkamtibmas Bhayangkara, Senkom Mitra Polri, RPK2 serta perwakilan organisasi kemasyarakatan dan keagamaan seperti LDII, NU, Muhammadiyah, Forum Komunikasi Gereja Galaxi (FKGG) dan undangan lainnya.
H. Basri Borahima Ketua PC LDII Bekasi Selatan menyampaikan apresiasinya kepada Kompol Dedi Herdiana atas dedikasinya selama bertugas dan berharap agar Kapolsek yang baru dapat melanjutkan kerja sama yang baik di Kecamatan Bekasi Selatan.
H. Basri menerangkan LDII Bekasi Selatan siap melanjutkan sinergitas kolaborasi dan kerja sama dalam mendukung tugas-tugas Polri demi terwujudnya keamanan ketertiban dan Kondisifitas masyarakat.
“Kami siap mendukung upaya kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan, terutama melalui pendekatan dakwah yang menyejukkan dan program-program sosial yang kami jalankan,” ungkapnya.
Dari pantauan awak media, situasi tampak haru tapi penuh kehangatan dan kebersamaan warnai kenal pamit Kapolsek Bekasi Selatan dari Kompol Dr. Dedi Herdiana, S.H., M.H kepada penggantinya Kompol Suparmin, S.H., M.H. (Agus W)
Dari London hingga Seoul, Rasa Bhayangkara Nusantara Menembus Dunia
Hadir di Tengah Masyarakat, Personel Dit samapta Gelar Patroli Dialogis dan Strong Point di Bundaran HI hingga Kota Tua
Forum Komunikasi Gereja Galaxi (FKGG) Hadiri Kenal Pamit Kapolsek Bekasi Selatan
REFORMASI-ID - Kota Bekasi - Suasana penuh keakraban mewarnai acara Kenal Pamit Kapolsek Bekasi Selatan dari Kompol Dr. Dedi Herdiana, S.H., M.H kepada penggantinya Kompol Suparmin, S.H., M.H., yang digelar pada Sabtu, 31 Maret 2026, bertempat di Bekasi Selatan, Kota Bekasi.
Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimcam, Koramil 01/Kranji , para Lurah se-Kecamatan Bekasi Selatan, tokoh masyarakat, Tokoh Agama, Pokdarkamtibmas Bhayangkara, Senkom Mitra Polri, RPK2 serta perwakilan organisasi kemasyarakatan dan keagamaan seperti LDII, NU, Muhammadiyah, Forum Komunikasi Gereja Galaxi (FKGG) dan undangan lainnya.
Dalam acara kenal pamit dihadiri jajaran pengurus Forum Komunikasi Gereja Galaxi (FKGG), diwakili.oleh : Ir.Jacky Wattimury ( Sekretaris FKGG), Susi Bastian (Bendahara FKGG ), Amin Fransiscus dan Djoko ( Koordinator Keamanan dan umum FKGG).
Jackywatimuri Sekretaris FKGG menyampaikan apresiasinya kepada Kompol Dedi Herdiana atas dedikasinya selama bertugas dan berharap agar Kapolsek yang baru dapat melanjutkan kerja sama yang baik di Kecamatan Bekasi Selatan.
Menurut Jacky kebersamaan dan pertemanan dengan kapolsek selama ini terjalin erat. Dalam berbagai kegiatan Kapolsek selalu ada termasuk kegiatan Natal dan Tahun baru.
Sementara itu, Dr. Ir. Juli Edi Sebayang, M.Si Ketua Forum Komunikasi Gereja Galaxi (FKGG) yang juga sebagai tokoh Agama di Bekasi Selatan mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Kapolsek Bekasi Selatan Kompol Dr. Dedi Herdiana, S.H., M.H atas dedikasi dan profesionalisme dalam melaksanakan tugas selama ini.
Polri bersama TNI, Aparatur Pemerintah, dan elemen masyarakat bekerja sama memastikan kegiatan di Bekasi Selatan aman. Seperti saat ibadah Natal dan pesta pergantian tahun berjalan lancar. Personel ditempatkan di berbagai titik strategis, seperti rumah ibadah, pusat keramaian, dan jalan utama, guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan yang terjadi pada saat kegiatan berlangsung.
"Masyarakat Bekasi Selatan selama ini aman dan dalam melakukan berbagai kegiatan. Dapat merayakan Ibadah Natal dan pergantian tahun dengan aman dan nyaman. khususnya di wilayah Kecamatan Bekasi Selatan, tentunya ini salah satunya atas kerja keras Kapolsek dan jajaran. Kami terkesan sama beliau, sebagai sosok yang humanis dan ramah,"pungkas Ketua FKGG.
Dari pantauan awak media situasi tampak haru tapi penuh kehangatan dan kebersamaan warnai kenal pamit Kapolsek Bekasi Selatan dari Kompol Dr. Dedi Herdiana, S.H., M.H kepada penggantinya Kompol Suparmin, S.H., M.H. (Agus W)
Ads 970x90



















.jpg)







