Media Reformasi Indonesia (MRI)

24 Mei 2026

Polisi Gelar Operasi Cipta Kondisi di Makasar, Sasar Begal hingga Balap Liar


REFORMASI-ID | Makasar, Jakarta Timur - Jajaran Polsek Makasar menggelar operasi cipta kondisi di wilayah Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, pada Minggu dini hari, 24 Mei 2026. Operasi dilakukan untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, mulai dari aksi begal, tawuran warga, balap liar, hingga penyalahgunaan narkoba.

Kapolsek Makasar Kompol Sumardi memimpin langsung kegiatan tersebut dengan didampingi Kanit Intel Ipda Abdul Gani dan Kanit Provost Aiptu Saman. Sebanyak 25 personel diterjunkan dalam operasi yang dimulai pukul 01.00 WIB itu.

Patroli dilakukan secara mobile dan stasioner di sejumlah titik yang dianggap rawan gangguan kamtibmas. Rute patroli melintasi Jalan Raya Pondok Gede, Jalan SMU 48, Jalan Pusdiklat Depnaker, Jalan Squadron, Jalan Komodor Halim, hingga kawasan Cawang Interchange dan Pintu 2 Taman Mini.

Polisi juga menempatkan personel di sejumlah titik pengamanan atau strong point, antara lain kawasan Tamini Square dan Masjid At-Tin. Dua lokasi itu dipantau untuk mengantisipasi kerawanan malam akhir pekan dan balap liar.


Selain itu, pengawasan diperketat di sejumlah titik yang kerap menjadi lokasi tawuran, seperti Cipinang Melayu, Makasar, dan Kebon Pala. Polisi juga mengaktifkan Posko Terpadu “Jaga Jakarta” di Cipinang Melayu dan Kebon Pala sebagai titik pemantauan situasi wilayah.

Sekitar pukul 01.10 WIB, petugas mulai melakukan razia stasioner di Jalan Pusdiklat Depnaker, Pinang Ranti. Pemeriksaan dilakukan terhadap pengendara sepeda motor yang melintas.


Dalam operasi itu, polisi menemukan sejumlah pengendara roda dua yang tidak membawa surat tanda nomor kendaraan (STNK), tidak menggunakan helm, dan tidak memasang pelat nomor kendaraan. Petugas memberikan teguran serta imbauan agar pengendara melengkapi administrasi dan perlengkapan berkendara.

Pada pukul 02.05 WIB, patroli bergeser ke Jalan Raya Taman Mini di depan Masjid At-Tin untuk mengantisipasi balap liar. Polisi juga membubarkan kelompok remaja yang masih berkumpul hingga dini hari dan meminta mereka kembali ke rumah masing-masing.


Kapolsek Makasar Kompol Sumardi mengatakan kegiatan patroli dan operasi cipta kondisi akan terus dilakukan secara rutin untuk menekan potensi kriminalitas jalanan dan menjaga stabilitas keamanan di wilayah Jakarta Timur.

Menurut Sumardi, menjaga keamanan lingkungan tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat kepolisian. Ia mengatakan masyarakat perlu ikut berperan aktif menjaga wilayah masing-masing dengan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar serta segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan keamanan. “Keamanan wilayah merupakan tugas dan tanggung jawab bersama,” kata Sumardi.

Setelah itu, patroli dilanjutkan secara mobile di wilayah Kecamatan Makasar untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif.

Hingga kegiatan berakhir situasi wilayah Kecamatan Makasar terpantau aman dan tidak ditemukan kejadian menonjol.


Galeri




















 

Patroli Berkuda Ditpolsatwa Baharkam Polri Curi Perhatian Warga di CFD Margonda Depok



REFORMASI-ID | Depok - Direktorat Polisi Satwa (Ditpolsatwa) Korps Sabhara Baharkam Polri menggelar patroli dialogis humanis dalam kegiatan Car Free Day (CFD) di sepanjang Jalan Margonda Raya, Kota Depok, Minggu (24/5/2026) pagi.

Kehadiran personel kepolisian yang mengendarai satwa kuda (Turangga) ini menarik perhatian sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang sedang berolahraga.

Kegiatan patroli yang dimulai sejak pukul 06.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Kepala Tim (Katim) Iptu Yunus. Ditpolsatwa menurunkan lima personel aktif, yakni Bripda Dewangga, Bripda Zelda, Bripda Indah, dan Bripda Dinda, dengan didukung oleh tim logistik Bripka Agus selaku driver kendaraan khusus (Ransus) bus kuda serta Aiptu Bambang selaku perawat satwa (grooming).

Dalam pengamanan CFD kali ini, dua satwa Turangga andalan bernama Keywest dan Silke diterjunkan langsung untuk menyisir area publik. Langkah ini efektif memantau situasi keamanan di lokasi yang padat massa dan tidak bisa dijangkau oleh kendaraan bermotor.

Kehadiran polisi satwa ini mendapat respons yang sangat positif dari warga Depok. Banyak masyarakat, khususnya anak-anak, memanfaatkan momen tersebut untuk berfoto bersama personel dan satwa Turangga. Selain menjaga ketertiban, para personel di lapangan juga aktif memberikan imbauan kamtibmas secara humanis kepada pengunjung CFD.

Hingga akhir kegiatan, situasi di kawasan CFD Margonda Raya terpantau aman, tertib, dan kondusif. Seluruh personel beserta satwa Turangga kembali ke mako dalam keadaan sehat dan lengkap.

Jelang Diklatsar Saka Bhayangkara, Kasat Binmas Polres Cilegon Beri Motivasi dan Tanamkan Disiplin


REFORMASI-ID | Cilegon, Banten – Kasat Binmas Polres Cilegon IPTU Muhyidin, selaku Ketua Pinsaka Bhayangkara bersama PS Kanit Binkamsa BRIPKA Aris Wibowo, memberikan arahan dan motivasi kepada Calon Bhayangkara Caba Saka Bhayangkara Polres Cilegon, Minggu (25/5/2026).

Kegiatan berlangsung di Mapolres Cilegon, diikuti 30 orang Caba serta 10 orang anggota Saka Bhayangkara. Dalam arahannya, IPTU Muhyidin menekankan, pentingnya disiplin, mental, dan semangat pengabdian sebagai calon anggota Saka Bhayangkara. Ia juga mengingatkan peserta, untuk menjaga kekompakan selama mengikuti pembinaan.

"Jaga nama baik Saka Bhayangkara dan Polri. Manfaatkan kegiatan ini untuk membentuk karakter, kedisiplinan, dan kepedulian sosial," kata IPTU Muhyidin.

Di akhir kegiatan, selaku Pinsaka Bhayangkara, IPTU Muhyidin berpesan, agar seluruh peserta tetap menjaga keselamatan dan kesehatan menjelang pelaksanaan Diklatsar Saka Bhayangkara. 

Menurutnya, kondisi fisik dan mental yang prima, menjadi modal utama dalam mengikuti diklatsar. Kegiatan berjalan lancar dan kondusif. Saka Bhayangkara, merupakan wadah pembinaan pramuka yang dibina Polri untuk mencetak generasi muda yang cinta tanah air dan peduli kamtibmas.

Pada kesempatan tersebut, Pinsaka Bhayangkara, IPTU Muhyidin bersama PS Kanit Binkamsa BRIPKA Aris Wibowo, juga menyampaikan pesan kamtibmas, yaitu komitmen Polres Cilegon Polda Banten dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama 1x24 jam. 

"Salah satu bentuk pelayanan tersebut, yakni melalui Call Center 110 yang dapat diakses masyarakat secara cepat dan mudah saat terjadi gangguan kamtibmas maupun tindak pidana di tengah masyarakat," ujar Muhyidin.

Sementara itu BRIPKA Aris Wibowo menambahkan, masyarakat agar tidak ragu menghubungi Call Center 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian ataupun ingin melaporkan adanya tindak kejahatan maupun gangguan keamanan lainnya.

"Silahkan hubungi Call Center 110 untuk langkah cepat mengantisipasi segala macam gangguan kamtibmas yang terjadi di tengah masyarakat. Polri selalu siap memberikan respon cepat demi terciptanya rasa aman bagi masyarakat," ujar Aris Wibowo.

Dihubungi terpisah, Kapolres Cilegon Polda Banten AKBP Martua Raja Taripar Laut Silitonga, memberikan semangat dan motivasi kepada seluruh anggota Pramuka Saka Bhayangkara untuk mengikuti kegiatan dan sambil mengambil hikmah dalam menjelang pelaksanaan kegiatan Diklatsar Saka Bhayangkara. 

Martua Silitonga mengatakan, agar dalam mengikuti Diklatsar Saka Bhayangkara, anggota Pramuka harua berjiwa Ksatria, Jujur dan mandiri  berani menghadapi segala tantangan.

Disamping itu, Kapolres mengatakan, kedepan di butuhkan generasi yang tangguh, taat kepada agama dan orang tua serta cerdas secara emosional dan intelektual dengan tidak terjebak pada pergaulan negatif.

Dijelaskan Kapolres Martua Silitonga, Saka Bhayangkara adalah wadah kegiatan kebhayangkaraan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis dalam bidang keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), guna menumbuhkan kesadaran berperan serta dalam pembangunan nasional dan membidangi bidang kebhayangkaraan. 

"Saka Bhayangkara, ialah Satuan Karya terbesar dan paling berkembang di Indonesia yang dapat dibentuk di hampir seluruh wilayah Kwartir di Indonesia, tidak terbatas pada suatu sumber daya atau kondisi alam," terangnya.

Dalam pelatihan Saka Bhayangkara, dikatakan Martua Silitonga, umumnya Gerakan Pramuka bekerjasama dengan pihak Kepolisian Republik Indonesia, karena Saka Bhayangkara berada dibawah pembinaan Kepolisian Republik Indonesia.

"Dalam kepramukaan, pramuka mendapat pembinaan dan pendidikan karakter bangsa, sehingga diharapkan nantinya melalui gerakan pramuka, bangsa Indonesia akan betul-betul dapat menjadi bangsa yang bermartabat," pesan Kapolres Martua Silitonga. (Daeng Yusvin/Mudian) 

Perkuat Patroli QR Presisi, Polda Lampung Respons Cepat Tekan Kejahatan Jalanan


REFORMASI-ID | LAMPUNG - Polda Lampung memperkuat patroli malam melalui Tim Quick Respon (QR) Presisi guna mengantisipasi maraknya tindak kejahatan jalanan atau street crime. Tim tersebut disiagakan pada jam dan lokasi yang dianggap rawan gangguan kamtibmas.

Wakapolda Lampung Brigjen Pol. Drs. Sumarto mengatakan Tim QR Presisi dibentuk sebagai upaya menghadirkan rasa aman di tengah masyarakat, sekaligus mempercepat penanganan laporan warga.

“Tim Patroli Quick Respon Presisi Polda Lampung merupakan representasi negara hadir untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat,” katanya saat memimpin kegiatan tersebut pada Sabtu (23/5/2026) malam. 

Menurut dia, pola patroli dilakukan berdasarkan analisa dan evaluasi gangguan kamtibmas, mulai dari titik rawan hingga waktu yang berpotensi terjadi tindak kriminalitas. Selain berpatroli, personel juga melakukan patroli dialogis dengan mendatangi pos kamling dan pos keamanan lingkungan untuk menyerap informasi dari warga.

Sumarto menjelaskan, kehadiran Tim QR Presisi diharapkan mampu memberi efek pencegahan bagi pelaku kejahatan jalanan.

“Kehadiran Tim QR Presisi Polda Lampung diharapkan mampu memberikan efek deterence kepada para pelaku tindak pidana street crime, sehingga bisa mencegah terjadinya tindak pidana,” ujarnya.

*Terhubung dengan Layanan 110*

Selain patroli rutin, Tim QR Presisi juga terkoneksi langsung dengan layanan darurat 110. Sistem tersebut memungkinkan personel bergerak cepat ketika menerima laporan masyarakat.

“Tim QR Presisi Polda Lampung terkoneksi dengan layanan 110, sehingga harapannya bisa secepat mungkin tiba di TKP, menyelamatkan korban, menangkap pelaku dan mengamankan barang bukti,” katanya.

Ia menambahkan, tim patroli juga dipersiapkan untuk melakukan tindakan cepat terhadap setiap laporan yang masuk, termasuk kemungkinan tangkap tangan terhadap pelaku kejahatan.

“Selain itu tim ini juga untuk merespon dengan cepat adanya laporan dari masyarakat, serta mampu melakukan tangkap tangan terhadap pelaku tindak pidana street crime,” ucapnya.

Polda Lampung berharap langkah preventif tersebut dapat mempersempit ruang gerak pelaku kriminalitas jalanan sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kehadiran aparat kepolisian di lapangan.

“Negara tidak boleh kalah. Negara harus hadir,” tegasnya. (Mudian) 

23 Mei 2026

Jelang Puncak Haji, Wakapolri Perkuat Perlindungan Jemaah dengan Arab Saudi



REFORMASI-ID | Arab Saudi - 23 Mei 2026 — Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. beserta tim melakukan lawatan dan pertemuan dengan jajaran Presidency of State Security (PSS) Arab Saudi pada Jumat (22/5) di Kantor PSS, Kota Riyadh, Arab Saudi. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari penguatan koordinasi Indonesia–Arab Saudi dalam perlindungan warga negara serta pengamanan penyelenggaraan ibadah haji menjelang puncak musim haji 2026.

Kedatangan Wakapolri disambut secara resmi oleh Wakil Direktur Intelijen PSS Arab Saudi, Mayjen Abdul Hamid, mewakili pimpinan PSS Arab Saudi. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh penghormatan, mencerminkan eratnya hubungan kedua negara dalam mendukung perlindungan jemaah haji Indonesia.

Lawatan ini menjadi bagian dari penguatan sinergi Satgas Haji Polri yang dibentuk bersama Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia, dalam upaya memperkuat pengawasan, pencegahan, serta perlindungan masyarakat dari praktik haji non-prosedural, penyalahgunaan visa, hingga berbagai modus penipuan yang merugikan calon jemaah.

Hingga saat ini, Subsatgas Gakkum Satgas Haji dan Umrah Polri Tahun 2026 telah menangani 11 Laporan Polisi (LP) dan 21 Laporan Informasi (LI), dengan 13 tersangka, jumlah korban mencapai 320 orang, serta total kerugian masyarakat sebesar Rp10.025.000.000. Selain itu, Satgas Haji Polri juga telah melakukan pencegahan keberangkatan 32 WNI calon jemaah haji non-prosedural sebagai langkah perlindungan agar masyarakat tidak menjadi korban praktik keberangkatan ilegal.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas penguatan koordinasi terkait perlindungan warga negara, pertukaran informasi, serta percepatan penanganan persoalan yang berpotensi dihadapi jemaah Indonesia selama berada di Arab Saudi.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P. menyampaikan bahwa perlindungan jemaah membutuhkan penguatan sinergi sejak sebelum keberangkatan hingga pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.

“Polri bersama Kementerian Haji dan Umrah RI terus memperkuat pengawasan di dalam negeri untuk mencegah keberangkatan non-prosedural dan melindungi masyarakat dari praktik penipuan. Pada saat yang sama, koordinasi dengan otoritas Arab Saudi juga diperkuat agar perlindungan terhadap jemaah Indonesia dapat dilakukan secara menyeluruh,” ujar Kadiv Humas Polri.

Menurutnya, Indonesia sebagai negara dengan jumlah jemaah haji terbesar di dunia membutuhkan kolaborasi yang kuat agar setiap warga negara memperoleh kepastian, keamanan, dan perlindungan selama menjalankan ibadah.

“Perlindungan jemaah merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, penguatan koordinasi dengan otoritas Arab Saudi menjadi bagian penting untuk memastikan masyarakat Indonesia dapat menjalankan ibadah dengan aman, tertib, dan sesuai ketentuan,” tegas Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir.

Polri menegaskan akan terus memperkuat pengawasan dan penegakan hukum terhadap praktik haji non-prosedural di dalam negeri, sekaligus meningkatkan koordinasi internasional sebagai bagian dari komitmen menghadirkan perlindungan maksimal bagi jemaah haji Indonesia.

Diduga Edarkan Tembakau Sintetis, Tiga Pemuda Digelandang Satresnarkoba Polresta Serang


REFORMASI-ID | Serang, Banten - Tiga remaja diduga sebagai pengedar tembakau sintetis, berinisial HB (21), RW (21) dan HD (23), diamankan petugas Satresnarkoba Polresta Serang Kota Polda Banten.

Ketika remaja ini, diamankan petugas Satresnarkoba saat sedang menikmati santap siang di sebuah warung bakso di Lingkungan Mayabon, Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Provinsi Banten.

Diketahui, HB (21), dan RW (21), merupakan warga Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak. Sementara HD (23), adalah warga Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi. 

Ketiganya diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkotika jenis tembakau sintetis di wilayah Kota Serang.

Dalam penangkapan tersebut, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 19 paket tembakau sintetis seberat 124 gram, timbangan digital, bahan baku, serta sejumlah peralatan yang digunakan untuk memproduksi tembakau sintetis.

Kasatresnarkoba Polresta Serang Kota AKP Vhalio Agafe menjelaskan, penangkapan ketiga pelaku dilakukan, pada Sabtu (16/5/2026), setelah sebelumnya petugas mendapatkan informasi terkait aktivitas peredaran tembakau sintetis di wilayah Kota Serang.

"Ketiga pelaku diamankan saat berada di warung bakso usai menyimpan paket tembakau sintetis yang telah dipesan konsumen di sejumlah titik di wilayah Kota Serang," ujar Kasat Narkoba Vhalio, didampingi Kanit 2 Satresnarkoba Iptu Arif, Sabtu (23/5/2026).

Kasat menjelaskan, dari hasil pengembangan, diketahui para pelaku telah menyiapkan sembilan titik lokasi penyimpanan atau sistem tempel untuk transaksi dengan pembeli. 

Saat dilakukan pengecekan, lima titik di antaranya belum sempat diambil oleh pemesan, sehingga diamankan petugas sebagai barang bukti tambahan.

"Dari sembilan titik penyimpanan tembakau sintetis, lima di antaranya masih berisi paket narkotika dan belum diambil pembeli. Seluruhnya kami amankan untuk kepentingan penyidikan," terang Vhalio.

Tidak berhenti sampai di situ, tim kemudian melakukan penggeledahan di rumah HB dan kembali menemukan belasan paket tembakau sintetis siap edar. 

"Polisi juga menemukan berbagai bahan baku dan alat produksi yang diduga digunakan untuk meracik narkotika tersebut," terangnya.

Dari hasil pemeriksaan, HB mengaku memperoleh bahan atau bibit sintetis dari sebuah akun Instagram. Barang tersebut, diterima dengan cara sistem tempel di wilayah BSD, Kota Tangerang.

"Bibit sintetis itu, kemudian diracik menggunakan cairan pelarut kutek dan disemprotkan ke tembakau mole agar jumlahnya bertambah dan lebih menguntungkan," ungkap Kasat menirukan pengakuan tersangka.

Setelah proses pencampuran selesai, tembakau sintetis dikemas ke dalam plastik ukuran 10 gram dan 20 gram, kemudian dipres menggunakan alat khusus sebelum dipasarkan melalui media sosial Instagram milik HB. 

"RW dan HD, bertugas menyimpan paket pesanan di titik yang telah ditentukan dengan imbalan tertentu," ujar Kasat.

Vhalio Agafe menegaskan, bisnis haram tersebut telah dijalankan para pelaku selama beberapa bulan dengan motif ekonomi. 

"Akibat perbuatan para pelaku, ketiganya kini dijerat Pasal 114 ayat (1) Sub Pasal 111 ayat (1) Sub Pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika junto UU RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP serta UU RI Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, dengan ancaman hukuman minimal enam tahun penjara," pungkasnya. (Daeng Yusvin/Mudian)

Danrem 044/Gapo Hadiri Kegiatan Humanis Kodam II/Sriwijaya Bersama Media dan Masyarakat

REFORMASI-ID | Palembang – Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Khabib Mahfud menghadiri kegiatan olahraga bersama awak media, masyarakat, serta bakti sosial pemeriksaan kesehatan dan pembagian paket sembako dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026, Sabtu (23/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Makodam II/Sriwijaya tersebut dipimpin langsung Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis dan diikuti jajaran Kodam II/Sriwijaya, insan pers, serta masyarakat sebagai upaya mempererat silaturahmi dan membangun sinergi antara TNI dan media di wilayah Sumatera Selatan.

Selain olahraga bersama, acara juga diisi pertandingan mini soccer persahabatan antara tim Kodam II/Sriwijaya melawan awak media. Pertandingan berlangsung meriah dan dimenangkan oleh tim Kodam II/Sriwijaya yang dipimpin langsung oleh Mayjen TNI Ujang Darwis sebagai kapten tim.

Dalam sambutannya, Pangdam II/Sriwijaya menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan media yang hadir dan terus menjaga hubungan baik dengan Kodam II/Sriwijaya.

“Saya atas nama Kodam II/Sriwijaya mengucapkan terima kasih atas kehadiran rekan-rekan media. Ini merupakan bukti bahwa kita memiliki komitmen yang kuat untuk menjaga silaturahmi, komunikasi, serta membangun sinergi dan kebersamaan yang harmonis,” ujar Mayjen TNI Ujang Darwis.

Menurutnya, kegiatan olahraga bersama tidak hanya bertujuan menjaga kebugaran fisik, tetapi juga menjadi ruang informal untuk mempererat hubungan dan bertukar pikiran antara TNI dan insan pers.

“Hari ini kita ingin menciptakan suasana santai, gembira, dan penuh kebersamaan agar kita bisa lebih lepas berdiskusi dan saling memahami. Ini momentum yang baik untuk memperkuat sinergi dalam menjaga Sumatera Selatan tetap kondusif,” katanya.

Pangdam juga menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh elemen, termasuk media, dalam mendukung program pemerintah dan mengawal pembangunan nasional di daerah.

Dalam kegiatan tersebut, Kodam II/Sriwijaya turut menggelar bakti sosial berupa pengobatan massal bagi peserta dan masyarakat. Tim kesehatan dari Kodam disiagakan untuk memberikan pemeriksaan kesehatan gratis kepada masyarakat maupun awak media yang hadir. Selain itu, dilakukan pula pembagian paket sembako kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian sosial menyambut Hari Raya Idul Adha.

Lebih lanjut, Pangdam II/Sriwijaya mengajak seluruh pihak menjadikan momentum tersebut sebagai langkah bersama untuk memperkuat kebersamaan dan pengabdian kepada masyarakat. (Mdn) 

22 Mei 2026

Raih Skor 93,33%, PT Hutama Karya Sukses Lewati Wasdal Sistem Manajemen Pengamanan Baharkam Polri



REFORMASI-ID | Jakarta - Tim Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) II Baharkam Polri resmi menutup rangkaian kegiatan Wasdal II implementasi Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) Objek Tertentu (Obter) di PT Hutama Karya (Persero). Rangkaian kegiatan hari ketiga yang berpusat di Ruang Rapat Triangle, Gedung PT Hutama Karya (Persero), Jakarta, ditutup dengan capaian nilai yang sangat baik, Jumat (22/5/2026).

Ketua Tim Wasdal II, Kombes Pol Sigit Widagdo, S.I.K., menjelaskan bahwa agenda hari terakhir ini berfokus pada reviu menyeluruh terhadap Elemen I hingga Elemen V, penyusunan berita acara, hingga penyerahan hasil penilaian skoring akhir.

Berdasarkan hasil pemantauan intensif, Tim Wasdal II Baharkam Polri memberikan nilai skoring sebesar 93,33% untuk implementasi SMP di PT Hutama Karya (Persero). Meski meraih skor tinggi, tim mencatat terdapat 13 kriteria bernilai 1 (kategori warna kuning) yang wajib segera ditindaklanjuti oleh pihak manajemen perusahaan.

Executive Vice President (EVP) PT Hutama Karya (Persero), Nyoman Endi Mahendra, menyambut baik seluruh hasil evaluasi dan rekomendasi yang diberikan oleh Korps Bhayangkara tersebut.

"Kami menginstruksikan seluruh jajaran untuk segera menindaklanjuti rekomendasi dari tim auditor. Perbaikan atas temuan ini sangat krusial guna menghadapi Audit Resertifikasi mendatang, agar tidak menjadi temuan yang berulang," ujar Nyoman Endi dalam sambutannya.

Rangkaian acara penutupan diakhiri dengan penandatanganan sekaligus penyerahan Berita Acara dan Skoring hasil Wasdal II, diikuti sesi foto bersama antara tim Baharkam Polri dan manajemen PT Hutama Karya (Persero).

Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan tim internal Polri, antara lain Kompol Yuli Astiti, S.H., M.H. (Sekretaris), Sugiyo, S.I.P. (Anggota), Drs. Adi Kuntoro (Anggota), dan Iptu Nur Fajar, S.H. (Ps Panit 4 Subdit Audit Ditpamobvit Polda Metro Jaya). Sementara dari pihak eksternal dihadiri langsung oleh EVP PT Hutama Karya (Persero) Nyoman Endi Mahendra, VP HSSE Aswandi Amus, serta seluruh Tim SMP PT Hutama Karya (Persero).

Polri Beri Penghargaan kepada Kementerian dan Lembaga Pendukung Operasi Ketupat 2026, Perkuat Sinergi untuk Keselamatan Masyarakat



REFORMASI-ID | Jakarta - Polri memberikan penghargaan kepada sejumlah kementerian, lembaga, dan BUMN sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan kolaborasi dalam keberhasilan pengamanan Operasi Lilin Nataru 2025 dan Operasi Ketupat 2026. Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Fungsi Lalu Lintas Polri Tahun 2026 yang dibuka Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. di Auditorium STIK-PTIK Lemdiklat Polri, Jakarta, Jumat (22/5/2026).

Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas sinergi lintas sektor dalam mendukung kelancaran arus mudik dan balik, menjaga keselamatan masyarakat, serta memastikan distribusi logistik dan mobilitas nasional berjalan aman selama operasi kemanusiaan berlangsung.

Wakapolri menegaskan keberhasilan pengelolaan lalu lintas nasional tidak dapat dilakukan Polri sendiri, tetapi membutuhkan dukungan dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

“Keberhasilan Operasi Ketupat dan pengelolaan lalu lintas nasional merupakan hasil kerja bersama lintas kementerian, lembaga, pemerintah daerah, dan seluruh stakeholder terkait,” ujar Wakapolri.

Keberhasilan kolaborasi tersebut tercermin dalam capaian Operasi Ketupat 2026, di mana angka kecelakaan lalu lintas turun 5,31 persen atau berkurang 531 kasus, korban meninggal dunia menurun 30,41 persen atau setara dengan 104 jiwa terselamatkan, serta tingkat kepuasan masyarakat terhadap penyelenggaraan mudik mencapai 85,3 persen.

Adapun penghargaan diberikan kepada:

* Kementerian Perhubungan Republik Indonesia
* Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia
* Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
* Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia
* PT Jasa Raharja
* PT Jasa Marga
* PT ASDP Indonesia Ferry (Persero)
* PT Pelabuhan Indonesia (Persero)

Penghargaan tersebut diberikan atas partisipasi aktif dalam mendukung keberhasilan Operasi Lilin Nataru 2025 dan Operasi Ketupat 2026.

Sejumlah pimpinan kementerian, lembaga dan mitra strategis hadir secara langsung maupun diwakili dalam penerimaan penghargaan, di antaranya Ketua Komisi III DPR RI, Menteri Perhubungan, Menteri Pekerjaan Umum, pimpinan BUMN sektor transportasi dan asuransi, serta perwakilan kementerian dan lembaga terkait.

Selain pemberian penghargaan, Korlantas Polri turut memperkenalkan berbagai inovasi pelayanan lalu lintas berbasis digital sebagai bagian transformasi pelayanan publik dan implementasi reformasi Polri, di antaranya SIM Digital yang terintegrasi dengan layanan administrasi kendaraan, serta ETLE Drone Mobile yang dilengkapi teknologi Face Recognition.

Transformasi digital tersebut diperkuat melalui pengembangan SIGNAL (Samsat Digital Nasional), ETLE, SIM Digital, integrasi CCTV, hingga sistem berbasis Artificial Intelligence (AI) untuk menghadirkan pelayanan yang lebih cepat, transparan, dan mudah diakses masyarakat.

Wakapolri menegaskan transformasi pelayanan lalu lintas harus terus diperkuat seiring meningkatnya kebutuhan mobilitas masyarakat dan kompleksitas pengelolaan lalu lintas nasional.

“Digitalisasi bukan sekadar modernisasi sistem, tetapi upaya menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, akuntabel dan mudah diakses masyarakat,” kata Wakapolri.

Menurutnya, keberhasilan teknologi tetap harus diiringi penguatan kualitas SDM dan integritas personel.

“Polantas adalah etalase Polri. Karena itu pelayanan harus semakin profesional, presisi, humanis, dan mampu memberikan rasa aman serta nyaman kepada masyarakat,” pungkas Wakapolri.

Pemberian penghargaan sekaligus penguatan inovasi pelayanan publik tersebut menjadi bagian dari upaya membangun sinergi lintas sektor dan transformasi berkelanjutan, guna menghadirkan sistem lalu lintas yang semakin aman, modern, dan berorientasi pada keselamatan masyarakat.

Buka Rakernis Korlantas 2026, Wakapolri Tekankan Smart Policing dan Pelayanan Humanis



REFORMASI-ID | Jakarta - Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo resmi membuka Rakernis Fungsi Korlantas Polri Tahun Anggaran 2026, Jumat (22/5/2026). Dalam arahannya, Wakapolri menekankan pentingnya transformasi digital layanan lalu lintas guna menjawab tantangan mobilitas masyarakat dan perkembangan lalu lintas nasional yang semakin kompleks.

Menurut Dedi, fungsi lalu lintas kini memiliki peran strategis dalam mendukung stabilitas ekonomi, distribusi logistik, hingga produktivitas nasional. Karena itu, digitalisasi pelayanan lalu lintas harus menjadi prioritas utama.

“Digitalisasi layanan lalu lintas bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan untuk menghadirkan pelayanan yang cepat, transparan, terintegrasi, dan mudah diakses masyarakat,” kata Dedi.

Dalam Rakernis tersebut, Wakapolri juga mengapresiasi keberhasilan Operasi Ketupat 2026. Tercatat angka kecelakaan turun 5,31 persen dan korban meninggal dunia menurun 30,41 persen dibanding tahun sebelumnya.

Selain itu, survei Indikator Politik menunjukkan 85,3 persen masyarakat puas terhadap penyelenggaraan mudik Lebaran 2026, sementara tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat menjadi 63,7 persen.

Meski demikian, Dedi mengingatkan jajaran Korlantas agar tidak cepat berpuas diri. Ia menyoroti masih tingginya angka black spot, trouble spot, kecelakaan di perlintasan sebidang, hingga kemacetan di sejumlah kota besar.

“Jajaran Korlantas adalah etalase Polri. Setiap perilaku anggota di lapangan akan memengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap institusi,” tegasnya.

Wakapolri juga memberi arahan kepada seluruh personel untuk memperkuat penerapan smart policing melalui ETLE, integrasi CCTV, pemanfaatan AI, hingga pengembangan sistem lalu lintas berbasis data real time.

Terakhir, Dedi menegaskan pentingnya pelayanan yang humanis, profesional, dan berintegritas sebagai fondasi membangun budaya tertib berlalu lintas di masyarakat.

“Lalu lintas merupakan refleksi tingkat peradaban bangsa. Karena itu, Polantas harus menjadi garda terdepan dalam membangun budaya tertib dan keselamatan berlalu lintas,” pungkasnya.

Wakapolri Tekankan Digitalisasi Layanan dan Inovasi Tilang Elektronik pada Rakernis Fungsi Lantas 2026



REFORMASI-ID | Jakarta - Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo menegaskan komitmen Polri dalam meningkatkan pelayanan publik melalui transformasi digital dan inovasi teknologi pada kegiatan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Fungsi Lalu Lintas Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Auditorium Mutiara PTIK, Jakarta Selatan, Jumat (22/5/2026).

Dalam arahannya, Wakapolri menyampaikan bahwa Rakernis Fungsi Lantas 2026 menjadi bagian dari implementasi arah kebijakan pimpinan Polri sekaligus tindak lanjut rekomendasi percepatan reformasi Polri, khususnya dalam peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Pada kegiatan Rapat Kerja Teknis Kakorlantas Polri Tahun Anggaran 2026, kegiatan ini sebagai bentuk komitmen dari Kakorlantas untuk menjelaskan apa yang menjadi arah kebijakan pimpinan Polri. Ini juga menjadi bagian daripada tindak lanjut rekomendasi Komisi Percepatan Reformasi Polri,” ujar Wakapolri.

Pada kesempatan tersebut, Korlantas Polri meluncurkan sejumlah layanan digital terbaru guna mempermudah akses pelayanan masyarakat secara cepat, transparan, dan akuntabel. Salah satu inovasi yang diperkenalkan adalah SIM Digital serta pelayanan perpanjangan STNK dan BPKB yang sudah disiapkan dengan baik oleh Korlantas.

“Tujuannya adalah untuk mempermudah proses pelayanan kepada masyarakat, akuntabel, dan tentunya juga mudah diakses oleh masyarakat dengan sistem digitalisasi ini,” ungkap Wakapolri.

Ia menjelaskan, sistem digital tersebut telah mengintegrasikan berbagai layanan kepolisian lalu lintas mulai dari pelayanan SIM, perpanjangan STNK hingga BPKB dalam satu platform pelayanan terpadu.

Selain itu, Rakernis Fungsi Lantas 2026 juga menjadi momentum peluncuran Adelaide Drone Mobile yang memiliki kemampuan mendeteksi pelanggaran lalu lintas secara dinamis melalui teknologi pengawasan udara dan sistem face recognition.

“Adelaide Drone Mobile ini juga bisa meng-capture face recognition. Jadi, bisa dipadukan dari identifikasi kendaraan dan terintegrasi langsung dengan sistem data yang sudah ada. Kemudian juga untuk menghindari kesalahan dalam penindakan lalu lintas, bisa memverifikasi dengan menggunakan sistem pengenalan wajah. Ini sebuah langkah yang luar biasa,” jelas Wakapolri.

Dalam Rakernis tersebut, Polri juga memberikan apresiasi kepada Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi serta stakeholder terkait atas sinergi dan kolaborasi selama pelaksanaan Operasi Ketupat dan pengamanan arus mudik yang dinilai berjalan optimal.

Wakapolri menambahkan, Rakernis Fungsi Lantas 2026 juga menjadi forum evaluasi terhadap pelaksanaan operasi lalu lintas sepanjang tahun 2026 sekaligus penyusunan desain operasi tahun 2027 agar pelayanan Polri kepada masyarakat semakin presisi dan humanis.

“Langkah-langkah progresif ini kita harapkan dapat terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, baik di jalan maupun pelayanan-pelayanan kepolisian lainnya,” tutup Wakapolri.

Jawab Rekomendasi KPRP, Polri Perkuat Digitalisasi Pelayanan Publik Lewat Inovasi Korlantas



REFORMASI-ID | Jakarta - Transformasi digital yang dikembangkan Korlantas Polri melalui ETLE Drone, ETLE Face Recognition, SIM Digital hingga integrasi layanan berbasis data real time, menjadi salah satu implementasi konkret jawaban Polri atas rekomendasi Komisi Percepatan Reformasi Polri (KPRP), khususnya pada aspek penguatan tata kelola, transparansi pelayanan publik, pengawasan, digitalisasi, serta pencegahan penyimpangan dalam layanan kepolisian.

Hal tersebut disampaikan Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. saat membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Fungsi Lalu Lintas Tahun 2026 di Auditorium PTIK, Jakarta, Jumat (22/5).

Menurut Wakapolri, reformasi Polri harus diwujudkan dalam sistem pelayanan yang lebih transparan, cepat, akuntabel dan mudah diakses masyarakat, bukan hanya perubahan regulasi.

“Rekomendasi reformasi tidak boleh berhenti pada dokumen. Masyarakat harus merasakan perubahan nyata dalam pelayanan publik Polri,” tegas Wakapolri.

ETLE Drone: Pelanggaran Terdeteksi Otomatis, Konfirmasi Bisa Melalui WhatsApp

Salah satu inovasi yang dikembangkan yakni ETLE Drone Patroli Presisi, yang digunakan untuk memantau dan mendeteksi pelanggaran lalu lintas secara real time, termasuk pelanggaran ganjil-genap dan pelanggaran kasat mata lainnya.

Kasi Binwas Subdit Dakgar Korlantas Polri AKBP M. Adiel Aristo, S.I.K., M.H. menjelaskan, mekanisme kerja ETLE Drone dilakukan secara terintegrasi:

1. Drone melakukan patroli udara dan merekam pelanggaran lalu lintas secara otomatis;
2. Data pelanggaran langsung masuk ke sistem Back Office ETLE Nasional;
3. Petugas validator melakukan verifikasi dan identifikasi kendaraan;
4. Konfirmasi dikirim kepada pemilik kendaraan melalui:
    * Surat konfirmasi, atau
    * Notifikasi WhatsApp yang langsung diterima nomor pelanggar;
5. Pemilik kendaraan dapat melakukan klarifikasi dan penyelesaian pembayaran secara daring melalui BRIVA;
6. Jika konfirmasi diabaikan, kendaraan berpotensi diblokir sementara oleh petugas Back Office sesuai mekanisme yang berlaku.

Sistem ini dirancang untuk mengurangi interaksi langsung, memperkuat transparansi penindakan dan menekan potensi penyimpangan.

ETLE Face Recognition Terintegrasi Dukcapil

Korlantas juga mengembangkan ETLE Face Recognition yang telah terintegrasi dengan data kependudukan Dukcapil dan digunakan pada sistem ETLE di berbagai wilayah Indonesia.

Teknologi ini berfungsi ketika:

  • * Nomor kendaraan tidak terbaca;
  • * Kendaraan belum terdaftar atau terindikasi tidak sesuai data registrasi;
  • * Dibutuhkan identifikasi tambahan terhadap pelanggaran.

Integrasi ini bertujuan meningkatkan akurasi identifikasi dan memperkuat sistem penegakan hukum berbasis data.

SIM Digital: Barcode Berubah Setiap 10 Detik dan Tidak Bisa Di-screenshot

Inovasi lainnya ialah SIM Digital, yang memungkinkan masyarakat mengakses SIM melalui aplikasi Digital Korlantas tanpa harus selalu membawa kartu fisik.

AKBP Randy Asdar, S.Kom., S.I.K., M.Si. menjelaskan sejumlah fitur teknis SIM Digital:

* Memiliki kedudukan yang sama dengan SIM fisik sesuai Pasal 85 Ayat (1) UU Nomor 22 Tahun 2009;
* Menggunakan barcode dinamis yang berubah setiap 10 detik untuk mencegah pemalsuan;
* Tidak dapat di-screenshot atau dipindahtangankan;
* Memiliki sertifikasi keamanan dari BSSN untuk perlindungan data;
* Petugas dapat memverifikasi keaslian SIM melalui aplikasi pemindai khusus;
* Data pemilik SIM akan muncul otomatis saat dilakukan verifikasi.

Selain itu, aplikasi Digital Korlantas memiliki fitur:

✓ Pengingat masa berlaku SIM sebelum habis;
✓ Perpanjangan SIM secara daring, tanpa perlu datang ke Satpas;
✓ Integrasi layanan administrasi lalu lintas dalam satu aplikasi.

“Masyarakat tidak perlu lagi datang ke kantor pelayanan hanya untuk memperpanjang SIM. Seluruh proses dapat dilakukan melalui aplikasi,” jelas AKBP Randy.

Digitalisasi Layanan Nasional Terus Diperluas

Selain ETLE dan SIM Digital, Korlantas juga telah memperkuat layanan berbasis digital melalui:

* SIGNAL (Samsat Digital Nasional) yang telah terintegrasi dengan 1.324 Samsat atau 93,7 persen nasional;
* SINAR (SIM Nasional Presisi) yang terhubung dengan 153 Satpas;
* 783.858 penerbitan E-BPKB;
* Penguatan 1 NTMC, 31 RTMC, dan 25 TMC untuk pengelolaan lalu lintas berbasis data real time;
* Pengembangan Body Worn Camera untuk meningkatkan akuntabilitas personel;
* Integrasi CCTV dan Artificial Intelligence (AI) dalam pengelolaan lalu lintas.

Menurut Wakapolri, inovasi tersebut menjadi bagian dari reformasi tata kelola Polri yang menempatkan pelayanan publik sebagai pusat perubahan institusi.

“Digitalisasi bukan sekadar modernisasi sistem, tetapi upaya menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, akuntabel dan mudah diakses masyarakat,” ujar Wakapolri.

Namun demikian, ia menegaskan keberhasilan transformasi tetap ditentukan kualitas SDM dan integritas personel.

“Sebaik apa pun sistem yang dibangun, faktor utama tetap manusia yang menjalankannya,” tutup Wakapolri.

Prajurit Korem 044/Gapo Asah Naluri Tempur Melalui Latihan Menembak

REFORMASI-ID | Sumsel, Banyuasin – Prajurit Makorem 044/Gapo melaksanakan kegiatan Latihan Menembak Senjata Ringan (Latbakjatri) dan menembak pistol Semester I Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung selama dua hari, pada tanggal 21 s.d 22 Mei 2026, bertempat di Lapangan Tembak Batalyon Arhanud 12/SBP, Kec. Talang Kelapa, Kab. Banyuasin, Prov. Sumatera Selatan.

Kegiatan latihan ini bertujuan untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan serta profesionalisme prajurit dalam bidang menembak senjata ringan dan pistol sebagai kemampuan dasar keprajuritan yang harus terus diasah secara berkala.

Pada pelaksanaan latihan menembak senapan, para prajurit melaksanakan menembak dengan tiga sikap, yaitu sikap tiarap, duduk dan berdiri pada jarak 100 meter. Sementara itu, latihan menembak pistol dilaksanakan pada jarak 15 meter.

Bertindak selaku Komandan Latihan, Dandenma Korem 044/Gapo Mayor Inf Fariq Abduh. Dalam arahannya, menekankan kepada seluruh peserta agar melaksanakan latihan dengan penuh kesungguhan, mengutamakan faktor keamanan serta mematuhi seluruh prosedur dan arahan dari pelatih maupun pengawas lapangan.

“Latihan menembak ini merupakan program pembinaan latihan guna meningkatkan kemampuan prajurit, sehingga diharapkan setiap personel mampu menguasai teknik dan keterampilan menembak dengan baik serta tetap mengutamakan faktor keamanan selama kegiatan berlangsung,” ujarnya. (Mdn) 

Tim Kuasa Hukum Jaka Eryadi Gunawan Siap Laporkan Balik Terkait Dugaan Penyalahgunaan Legalitas Perusahaan


REFORMASI-ID | LAMPUNG — Tim kuasa hukum Jaka Eryadi Gunawan menyatakan akan menempuh langkah hukum terhadap pihak yang mengatasnamakan manajemen baru Venos Karaoke and Lounge terkait dugaan penyalahgunaan legalitas perusahaan serta penggunaan kewenangan tanpa persetujuan direktur yang sah.

Pernyataan tersebut disampaikan kuasa hukum Jaka Eryadi Gunawan, Edi Samsuri, S.H., kepada awak media, Jumat (22/05/2026), sebagai respons atas laporan yang sebelumnya dilayangkan pihak yang mengaku sebagai manajemen baru Venos terhadap kliennya ke aparat kepolisian.

Edi menegaskan, pihaknya menilai laporan tersebut tidak memiliki dasar hukum yang kuat. Selain itu, tim kuasa hukum juga mempertanyakan legalitas tim auditor yang disebut telah melakukan audit keuangan terhadap PT Faza Satria Gianny.

“Kami mempertanyakan keabsahan tim auditor yang melakukan audit terhadap keuangan PT Faza Satria Gianny. Audit seharusnya dilakukan auditor independen dan profesional serta mendapatkan persetujuan dari Direktur Utama yang sah, yakni Jaka Eryadi Gunawan, yang hingga saat ini masih tercatat secara administratif negara. Karena itu, kami menduga proses audit tersebut tidak memiliki dasar hukum yang jelas,” ujar Edi.

Tidak hanya itu, tim kuasa hukum juga memastikan akan segera melaporkan balik pihak yang mengaku sebagai manajemen baru Venos ke Polda Lampung. Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan penggunaan legalitas dan izin perusahaan tanpa persetujuan direktur utama yang sah.

Menurut Edi, legalitas perusahaan milik kliennya diduga masih digunakan oleh pihak tertentu yang mengatasnamakan manajemen baru tanpa adanya persetujuan maupun kompensasi kepada pihak yang berhak.

“Kami tengah menyiapkan laporan resmi ke Polda Lampung terkait dugaan tindak pidana penyalahgunaan kewenangan atas penggunaan legalitas perusahaan milik klien kami yang hingga saat ini masih digunakan oleh pihak yang mengaku sebagai manajemen baru Venos,” tegasnya.

Selain menempuh jalur pidana, tim kuasa hukum juga menyoroti pemberitaan salah satu media daring yang dinilai tidak berimbang dan diduga melanggar prinsip-prinsip Kode Etik Jurnalistik.

Edi menilai pemberitaan tersebut tidak mengedepankan asas praduga tak bersalah dan cenderung menggiring opini publik terhadap kliennya sebelum adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

“Kami menilai pemberitaan tersebut tendensius dan tidak berimbang. Oleh karena itu, kami juga mempertimbangkan untuk melaporkan media terkait ke Dewan Pers,” katanya.

Pihak kuasa hukum saat ini masih melakukan kajian lebih lanjut terkait kemungkinan adanya unsur pencemaran nama baik dalam pemberitaan dimaksud.

Dalam rencana laporannya, tim kuasa hukum mengacu pada sejumlah ketentuan pidana, di antaranya Pasal 263 KUHP tentang dugaan pemalsuan surat, serta Pasal 372 dan Pasal 374 KUHP terkait dugaan penggelapan dan penggelapan dalam jabatan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak yang mengaku sebagai manajemen baru Venos Karaoke and Lounge belum memberikan keterangan resmi maupun tanggapan atas pernyataan yang disampaikan tim kuasa hukum Jaka Eryadi Gunawan. (*)

Korsabhara Baharkam Polri Turunkan Personel Subden C Detasemen Perintis untuk Urai Kepadatan Lalu Lintas di Bogor



REFORMASI-ID | Bogor - Personel Subden C Detasemen Perintis Korsabhara Baharkam Polri melaksanakan kegiatan pengaturan lalu lintas (gatur) intensif di sejumlah titik rawan kemacetan pada Jumat pagi (22/5/2026). Langkah proaktif ini diambil guna memastikan kelancaran arus kendaraan dan memberikan rasa aman bagi masyarakat yang memulai aktivitas pagi.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 06.30 WIB tersebut menyasar dua lokasi strategis yang kerap mengalami kepadatan volume kendaraan, yakni Simpang Gunung Putri dan Simpang Leuwinanggung.

Direktur Samapta (Dirsamapta) Korsabhara Baharkam Polri, Brigjen Pol. Dr. Mokhamad Ngajib, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa penempatan personel di plotingan tersebut merupakan bentuk pelayanan prima kepolisian kepada pengguna jalan.

"Personel Subden C Detasemen Perintis kami sebar di titik-titik krusial tersebut untuk mengurai sumbatan arus lalu lintas, mencegah kecelakaan, serta membantu menyeberangkan pejalan kaki," ujar Brigjen Pol. Mokhamad Ngajib dalam laporan tertulisnya kepada Kakorsabhara Baharkam Polri, Jumat (22/5/2026).

Di lapangan, kehadiran para personel berseragam lengkap ini terbukti efektif mencairkan antrean kendaraan yang sempat mengular. Petugas secara sigap mengarahkan laju kendaraan dan mengantisipasi adanya pengemudi yang melanggar marka jalan.

Melalui kegiatan gatur rutin ini, Korsabhara Baharkam Polri berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat demi mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) yang kondusif.

Korsabhara Baharkam Polri Lakukan Patroli Dialogis, Jamin Keamanan dan Tertib di Masyarakat



REFORMASI-ID | Jakarta -  Dalam rangka menciptakan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban Masyarakat, personel Detasemen Perintis Direktorat Samapta Korsabhara Baharkam Polri melaksanakan kegiatan Patroli Dialogis di wilayah hukum Polda Metro Jaya, Jumat (22/05/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 05.00 WIB hingga 10.00 WIB ini menyasar sejumlah titik strategis dan pusat aktivitas masyarakat di Ibu Kota, di antaranya kawasan Bundaran HI, Monas, dan Kota Tua.

Sebanyak 70 personel diterjunkan dalam operasi preventif ini di bawah tanggung jawab langsung AKBP Trie Sis Biantoro, S.Pd., S.I.K., M.H., dengan Komandan Peleton (Danton) Ipda Hendrik Suryanto.

Direktur Samapta Korsabhara Baharkam Polri, Brigjen Pol. Mokhamad Ngajib, S.I.K., M.H., dalam laporannya kepada Kakorsabhara Baharkam Polri menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan utama untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang memulai aktivitas pagi hari.

"Personel Detasemen Perintis tidak hanya melakukan ploting dan pengaturan arus lalu lintas di titik rawan kepadatan, tetapi juga gencar melaksanakan Patroli Dialogis. Kami berinteraksi langsung, berdialog, dan memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat serta pengguna jalan agar selalu tertib dan mengutamakan keselamatan bersama," ujar Brigjen Pol. Mokhamad Ngajib 

Rangkaian kegiatan dimulai sejak subuh pukul 05.00 WIB dengan pengecekan personel, diikuti pergeseran pasukan ke ploting masing-masing. Pada pukul 05.45 WIB, petugas sudah bersiaga melakukan pengaturan lalu lintas (Gatur Lalin) guna mengurai potensi kepadatan kendaraan. 

Selanjutnya, pada pukul 08.20 WIB, giat dilanjutkan dengan patroli dialogis guna mengantisipasi gangguan kamtibmas secara dini.

Dari monitoring di lapangan, meskipun petugas menghadapi tantangan berupa volume kendaraan yang meningkat pada jam sibuk serta kondisi cuaca yang berubah-ubah, secara keseluruhan kegiatan berjalan dengan aman dan lancar.

Hasil yang dicapai dalam pengamanan ini menunjukkan dampak positif yang signifikan. Arus lalu lintas di kawasan Bundaran HI, Monas, dan Kota Tua terpantau tertib tanpa adanya kecelakaan menonjol. 

Selain itu, komunikasi dua arah yang dibangun kepolisian lewat patroli dialogis membuat masyarakat semakin kooperatif dan patuh terhadap aturan hukum demi kenyamanan bersama.

Sesuai dengan motto pengabdian, Korsabhara Baharkam Polri berkomitmen untuk selalu "Siap Terlihat dan Bermanfaat" di tengah-tengah masyarakat.

Kamseltibcarlantas Kondusif, Dit Samapta Korsabhara Baharkam Polri Amankan Titik Strategis Jakarta



REFORMASI-ID | Jakarta - Direktorat Samapta Korsabhara Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri bergerak cepat dalam menjaga stabilitas keamanan dan kelancaran arus lalu lintas di sejumlah titik vital Ibu Kota. Pada Jumat pagi (22/5/2026), di bawah komando Penanggung Jawab AKBP Trie Sis Biantoro, S.Pd., S.I.K., M.H., personel 

Detasemen Perintis melaksanakan kegiatan pengamanan Strong Point secara masif di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Langkah preventif ini memfokuskan ploting keamanan pada tiga kawasan dengan tingkat mobilitas tinggi, yakni Bundaran Hotel Indonesia (HI), Monumen Nasional (Monas), dan kawasan bersejarah Kota Tua.

Operasi pengamanan yang berlangsung sejak pukul 05.00 WIB hingga pukul 10.00 WIB ini melibatkan kekuatan penuh sebanyak 70 personel yang terploting dengan presisi. Di bawah kendali Danton Penanggung Jawab IPDA Hendrik Suryanto, sebanyak 20 personel dikerahkan secara khusus di Bundaran HI, 20 personel mengamankan area Monas, serta 12 personel bersiaga ketat di kawasan Kota Tua. 

Pergerakan pasukan juga didukung penuh oleh tim Driver, Provost, serta tim Publikasi Informasi dan Dokumentasi (PID) guna memastikan seluruh rangkaian pengamanan berjalan terstruktur dan disiplin.

Sejiak tiba di lokasi ploting masing-masing pada pukul 05.45 WIB, seluruh personel langsung mengambil posisi untuk melaksanakan Pengamanan dan Pengaturan Arus Lalu Lintas (Gatur Lalin). Kehadiran petugas di lapangan efektif memitigasi potensi kemacetan di titik-titik rawan kepadatan, sehingga masyarakat yang memulai aktivitas pagi hari dapat berkendara dengan aman dan nyaman. 

Melalui implementasi posko pengamanan dinamis ini, Korps Sabhara berhasil mewujudkan situasi Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) yang kondusif di tengah lonjakan volume kendaraan Ibu Kota.

Tingkatkan Kemampuan Operasional, Personel Detasemen Perintis Gelar Latihan Bela Diri Eskrima



REFORMASI-ID | Bogor - Guna meningkatkan kesiapsiagaan dan profesionalisme personel di lapangan, Detasemen Perintis menggelar latihan intensif bela diri Eskrima. Kegiatan rutin ini berlangsung di Markas Komando (Mako) Subden C Detasemen Perintis, Cikeas, Bogor, pada Jumat (22/5/2026) pagi.

Latihan yang dimulai sejak pukul 08.30 WIB ini diikuti oleh seluruh personel Detasemen Perintis. Dalam pelaksanaannya, instruktur dari Korps Brimob Resimen III yang dipimpin oleh IPDA Frangki Raturomon hadir langsung untuk memberikan materi dan simulasi taktis.

Eskrima sendiri merupakan seni bela diri khas Filipina yang juga populer dengan nama Arnis atau Kali. Seni bela diri ini menitikberatkan pada teknik pertahanan serta penyerangan menggunakan senjata tongkat rotan maupun teknik tangan kosong. Karakteristik gerakannya yang praktis dinilai sangat efektif untuk mendukung kebutuhan operasional kepolisian.

Kepala Detasemen Perintis, KOMBES POL. Kade Budiyarta, S.I.K., menyampaikan bahwa latihan ini bertujuan membentuk personel yang tangguh dan responsif.

"Melalui latihan bela diri Eskrima ini, kami berharap seluruh personel Detasemen Perintis semakin terampil, sigap, dan profesional dalam menjalankan tugas. Penguasaan teknik ini penting agar anggota mampu melindungi diri sendiri serta memberikan perlindungan optimal kepada masyarakat," ujar Kombes Pol. Kade Budiyarta dalam keterangannya, Jumat (22/5).

Dengan mengusung semangat "Siap Terlihat dan Bermanfaat", Detasemen Perintis berkomitmen untuk terus mengasah kemampuan individu setiap personel. Upaya ini dilakukan demi menghadapi dinamika tantangan tugas di lapangan yang semakin kompleks.

Tingkatkan Soliditas dan Nilai Dharma, Personel Hindu Mabes Polri Gelar Pembinaan Rohani di Pura Aditya Jaya



REFORMASI-ID | Jakarta - Personel Kepolisian Republik Indonesia (Polri) yang beragama Hindu menggelar kegiatan Pembinaan Rohani (Binroh) di Pura Aditya Jaya, Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis (21/5/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kualitas spiritual, meningkatkan soliditas, serta menanamkan nilai-nilai Dharma dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Acara keagamaan ini dihadiri oleh sekitar 250 personel dari berbagai satuan kerja (Satker) di lingkungan Mabes Polri. Beberapa satker yang hadir di antaranya SSDM Polri, Baharkam Polri, Korsabhara, Korpolairud, Korbinmas, Yanma Polri, Sepolwan Lemdiklat Polri, hingga Slog Polri.

Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta, dilanjutkan dengan ibadah persembahyangan bersama yang berlangsung khidmat. Prosesi ini menjadi momentum penting bagi para personel untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa/Ida Sang Hyang Widhi Wasa.

Ketua Banjar Pura Rawamangun Jakarta Timur, Ir. I Putu Maharta Adijadnja, menyambut hangat kehadiran ratusan abdi negara tersebut. Ia mengingatkan bahwa sebagian besar personel Hindu Polri merupakan perantau, sehingga pura harus menjadi rumah kedua.

"Kami berharap rekan-rekan personel tidak sungkan untuk sering berkunjung dan bersembahyang di Pura Rawamangun. Tempat ini senantiasa terbuka untuk mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan umat Hindu," ujar I Putu Maharta.

Sementara itu, Brigjen Pol. I Bagus Rai Elryanto, S.H., S.I.K., M.H., dalam arahan strategisnya menekankan pentingnya tradisi bersimakrama (bersilaturahmi) di antara sesama anggota Hindu Mabes Polri. Menurutnya, hubungan yang harmonis internal instansi akan berdampak langsung pada pelayanan publik.

"Dengan hubungan yang kuat dan harmonis, kita dapat mendukung terwujudnya Polri yang Presisi. Anggota harus mampu mengaplikasikan ajaran-ajaran Dharma dalam tugas sehari-hari agar menjadi polisi yang humanis," tegas Brigjen Pol. I Bagus Rai.

Acara inti diisi dengan pemaparan Dharma Wacana (ceramah keagamaan) oleh Dewa Ketut Suratnaya, S.Ag., M.M.Pd. Ia mengangkat tema khusus, yaitu “Kepemimpinan Polri dalam Konsep Tri Murti serta Tri Kaya Parisudha Hindu”.

Dalam ceramahnya, Dewa Ketut menggarisbawahi pentingnya aspek moralitas kepolisian yang seimbang dan bijaksana. Ia berpesan agar seluruh personel menerapkan prinsip Tri Kaya Parisudha—yakni berpikir yang baik (Manacika), berkata yang baik (Wacika), dan berbuat yang baik (Kayika). Nilai ini dinilai menjadi pedoman moral krusial dalam pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Rangkaian pembinaan rohani ini diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol soliditas, dilanjutkan dengan acara ramah tamah yang berlangsung hangat penuh rasa kekeluargaan.

Melalui agenda rutin ini, Mabes Polri berharap dapat terus mencetak karakter personel yang tidak hanya profesional secara teknis, tetapi juga memiliki mental spiritual yang kuat dalam mengayomi masyarakat.

Gabungan Awak Media Independen Desak Dewan Pers Bertindak Tegas terhadap Oknum Wartawan Penyebar Hoaks dan Pemerasan



REFORMASI-ID | BITUNG — Gelombang keprihatinan terhadap maraknya penyalahgunaan profesi jurnalistik kian menguat di Kota Bitung. Sejumlah awak media independen mendesak Dewan Pers agar lebih proaktif menerima dan menindaklanjuti aduan terkait pemberitaan yang dinilai tidak memenuhi kaidah jurnalistik, tidak melalui proses klarifikasi, hingga mengarah pada pembentukan opini sepihak dan dugaan penyebaran hoaks.

Desakan itu mencuat menyusul rangkaian pemberitaan dugaan isu SARA yang menyeret nama Komandan Satrol Kodaeral VIII, Marvill Marfel Frits. Awak media independen menilai pemberitaan tersebut telah berulang kali dimuat tanpa proses konfirmasi langsung kepada pihak yang diberitakan, padahal klarifikasi resmi sudah disampaikan secara terbuka.

Sorotan tajam diarahkan kepada tiga media online, yakni PeloporBerita.Id oleh saudari Nina Rumondor yang diketahui merupakan salah satu anggota Persatuan Wartawan Indonesia Sulawesi Utara, kemudian Tipikor Investigasi News.Id oleh saudara Welly Mamonto, serta Starbucks.News.Id oleh saudara John Sela.

Gabungan awak media independen menilai ketiga oknum media online tersebut telah melakukan pemberitaan secara sepihak tanpa klarifikasi berimbang. Padahal, menurut mereka, Dansatrol Kodaeral VIII Marvill Marfel Frits telah berulang kali memberikan penjelasan terbuka terkait isu yang berkembang, termasuk di hadapan tokoh masyarakat, organisasi kerukunan Jawa, hingga sejumlah insan pers di Sulawesi Utara.

“Yang menjadi pertanyaan besar, apa sebenarnya motif di balik pemberitaan sepihak yang terus diulang ini, padahal klarifikasi sudah disampaikan secara terbuka? Kalau berita terus diproduksi tanpa konfirmasi dan tanpa verifikasi, maka patut dipertanyakan tujuan sebenarnya,” ujar salah satu jurnalis independen di Bitung.

Menurut mereka, tindakan semacam itu bukan hanya melanggar prinsip cover both sides, tetapi juga berpotensi memperkeruh situasi sosial di tengah upaya menjaga kerukunan masyarakat Kota Bitung yang selama ini dikenal sebagai daerah plural dan penuh toleransi.

Fenomena media online yang tumbuh tanpa disiplin verifikasi kini dinilai semakin mengkhawatirkan. Status wartawan dan kepemilikan kartu pers disebut kerap dijadikan tameng oleh sebagian oknum untuk menggiring opini, melakukan tekanan terhadap narasumber, bahkan diduga terlibat praktik backing bisnis ilegal dan pemerasan berkedok kontrol sosial.

“Kalau profesi wartawan dipakai untuk membangun framing tanpa fakta dan tanpa keberimbangan, maka itu bukan lagi kerja jurnalistik yang sehat. Ini justru mencederai independensi pers dan merusak kepercayaan publik terhadap media,” kata salah satu wartawan senior.

Gabungan awak media independen meminta Dewan Pers tidak tinggal diam terhadap praktik-praktik seperti itu. Mereka mendesak agar dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap media maupun oknum wartawan yang terbukti berulang kali melanggar kode etik jurnalistik.

Tidak hanya sebatas teguran, mereka juga meminta adanya rekomendasi pencabutan kartu tanda anggota (KTA) pers, peninjauan legalitas media, hingga pemberian sanksi tegas terhadap media yang dinilai menyalahgunakan fungsi pers.

“Pers diberikan kebebasan oleh undang-undang, tetapi kebebasan itu memiliki batas etik dan tanggung jawab hukum. Jangan sampai ada oknum yang berlindung di balik profesi wartawan untuk membentuk opini sepihak atau mencari kepentingan tertentu,” tegas mereka.

Kasus ini kini dinilai menjadi ujian serius bagi dunia pers lokal: apakah profesi jurnalistik tetap dijaga sebagai instrumen demokrasi yang bertanggung jawab, atau justru dibiarkan dipakai oleh oknum tertentu untuk memainkan narasi tanpa verifikasi dan tanpa keberimbangan fakta.

21 Mei 2026

Tim Audit Ditpamobvit Baharkam Polri Pastikan Sistem Pengamanan Kelistrikan di Lombok Berjalan Optimal



REFORMASI-ID | Mataram - Direktorat Pengamanan Obvit (Ditpamobvit) Korsabhara Baharkam Polri melakukan audit resertifikasi Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) pada objek vital nasional sektor kelistrikan di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Langkah ini diambil untuk memastikan keandalan sistem pengamanan pada infrastruktur kritikal penyuplai energi listrik masyarakat.

Kegiatan penting ini dilaksanakan di bawah tanggung jawab penuh Dirpamobvit Korsabhara Baharkam Polri, Brigjen Pol Syahdudi S.IK. Sementara itu, rangkaian peninjauan dan jalannya audit di lapangan dipimpin langsung oleh Kasubdit Audit Ditpamobvit Korsabhara Baharkam Polri, Kombes Pol Hamam Wahyudi, S.H., S.I.K., M.H., yang bertindak selaku Ketua Tim Audit.

Audit resertifikasi ini menyasar tiga fasilitas krusial, yaitu Regional Control Center (RCC), Distribution Control Center (DCC), dan Server Supervisory Control and Data Acquisition (Scada) Lombok.

Kombes Pol Hamam Wahyudi menjelaskan bahwa proses pemeriksaan hari kedua ini berfokus pada dua lokasi utama, yakni PT PLN (Persero) UPT Mataram (UP2B dan UP2D NTB) serta ruang pertemuan Hotel Golden Palace, Kota Mataram. Tim auditor bergerak melakukan observasi lapangan sejak pagi hari guna memeriksa kesiapan sarana dan prasarana pengamanan fisik di area sensitif RCC, DCC, dan ruang server utama.

Setelah melakukan pengecekan fisik di lapangan, tim melanjutkan agenda dengan pemeriksaan dokumen dan wawancara mendalam bersama manajemen serta Tim SMP PLN Lombok. Fokus pendalaman materi pada audit kali ini bertumpu pada Elemen II mengenai Pola Pengamanan. Penguatan pola pengamanan dinilai menjadi kunci utama dalam mengantisipasi sekaligus memitigasi potensi gangguan keamanan yang dapat mengancam stabilitas pasokan listrik di wilayah Lombok.

Seluruh rangkaian kegiatan audit yang berlangsung dari pagi hingga malam hari tersebut berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Hasil dari resertifikasi ini nantinya akan menjadi acuan penting bagi PT PLN dalam mempertahankan dan meningkatkan standar sistem manajemen pengamanan yang sesuai dengan regulasi kepolisian.

Tingkatkan Keamanan Objek Vital Nasional, Tim Baharkam Polri Gelar Pengawasan dan Pengendalian Implementasi SMP di PT Cikarang Listrindo Tbk



REFORMASI-ID | Bekasi - Dalam rangka memperkuat sistem pengamanan pada sektor industri strategis, Korps Sabhara Badan Pemelihara Keamanan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Korsabhara Baharkam Polri) melaksanakan kegiatan Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) I Implementasi Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) di PT Cikarang Listrindo Tbk. Kegiatan hari pertama ini berlangsung sukses di Ruang Rapat NAB Star Lantai 3, PT Cikarang Listrindo Tbk, Cikarang, Kabupaten Bekasi, pada Kamis (21/5/2026).

Rangkaian agenda penting ini diinisiasi oleh Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Korsabhara Baharkam Polri untuk memastikan standardisasi pengamanan di lingkungan PT Cikarang Listrindo Tbk selaku salah satu penyedia energi dan infrastruktur penting berjalan optimal sesuai regulasi yang berlaku.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB hingga 18.00 WIB ini diawali dengan proses registrasi, pembukaan oleh pembawa acara, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, serta pembacaan doa demi kelancaran acara. Sebelum memasuki inti acara, seluruh peserta mengikuti safety induction dan menyaksikan penayangan profil perusahaan untuk memahami standar keselamatan dan operasional di area industri tersebut.

Dalam sesi sambutan, Station Manager PT Cikarang Listrindo Tbk, Bapak Duriman Effendi, menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim verifikasi dari Mabes Polri. Hal senada juga diungkapkan oleh Bapak Kisvan Simarmata selaku Management Representative (MR) PTCL Jababeka dan MM2100. Keduanya menegaskan komitmen penuh perusahaan dalam mendukung kepatuhan terhadap elemen-elemen Sistem Manajemen Pengamanan demi keberlanjutan bisnis yang aman dan kondusif.

Ketua Tim Wasdal I Korsabhara Baharkam Polri, Kombes Pol Aditya Surya Dharma, S.I.K., M.H., kemudian memberikan paparan strategis mengenai arah pengawasan dan pentingnya integrasi sistem pengamanan fisik, teknologi, serta informasi di lingkungan objek vital nasional. Setelah sesi foto bersama, agenda dilanjutkan dengan pemaparan hasil audit internal SMP oleh Tim Internal Audit PT Cikarang Listrindo Tbk.

Memasuki siang hari, Tim Baharkam Polri bersama manajemen perusahaan melakukan kunjungan lapangan (field check) secara menyeluruh ke beberapa area operasional strategis, meliputi Site Jababeka, MM2100, hingga Babelan. Peninjauan ini bertujuan untuk mencocokkan kondisi riil di lapangan dengan dokumen prosedur pengamanan yang dimiliki perusahaan. Rangkaian kegiatan hari pertama ini kemudian ditutup dengan sesi skoring dan pemeriksaan mendalam terhadap dokumen-dokumen elemen SMP hingga petang hari.

Secara keseluruhan, hari pertama pelaksanaan Wasdal I Implementasi SMP di PT Cikarang Listrindo Tbk berjalan dengan sangat aman, tertib, dan lancar. Seluruh agenda terlaksana secara presisi sesuai dengan rencana kegiatan yang telah disusun bersama.

Hadir langsung dalam kegiatan ini tim internal dari Baharkam Polri, di antaranya Kombes Pol Aditya Surya Dharma, S.I.K., M.H. (Ketua Tim), Kombes Pol Petrus Aldo Meisto, S.I.K., M.T. (Observer), AKBP M. Helminingsih, S.E. (Sekretaris I), Pembina Andy Mulyadi, S.E. (Sekretaris II), serta para Auditor SMP Profesional yaitu Dr. Drs. Uden Kusumawijaya, S.H., M.H., Drs. Guntor Gaffar, M.Si., Dra. Henny J.A. Posumah, M.M., dan Drs. Karyadi.

Sementara itu, dari pihak eksternal turut mendampingi jajaran pimpinan PT Cikarang Listrindo Tbk, antara lain Bapak Jannes Sirait (Station Manager PTCL Jababeka & MM2100), Bapak Duriman Effendi, Bapak Kisvan Simarmata, Bapak Jauhari Eka Ronaldo (MR PTCL Plan Babelan), Bapak Faisal Baihaqi (Ketua SMP), serta para pimpinan departemen dan auditor internal perusahaan.