2019 Tak Bawa BPJS, Pasien Tidak Mampu Statusnya Pasien Umum

Oelamasi-RI.COM. Pada 2019 nanti tepatnya sejak 1 Januari 2019 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Naibonat Kabupaten Kupang akan memberlakukan aturan baru yakni jika status pasien tidak mampu tidak membawa kartu BPJS Kesehatan maka akan dilayani sebagai pasien umum. Sebab Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) sudah tidak berlaku untuk RSUD Naibonat

“Jadi RSUD (RSUD Naibonat.red) merujuk pada surat pak Kadis (Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang.red) , karena semua JK3 yang ada di RSUD diperiksa, disetujui dan terklaim di dinas kesehatan”demikian ditegaskan dr. Erol Nenobais Direktur RSUD Naibonat dalam pesan whatsapp yang diterima www.reformasiindonesia.com pada Minggu, (30/12/2018)

Nenobais mengatakan bahwa kebijakan RSUD Naibobat sebagai tindak lanjut dari Kebijakan yang dikeluarkan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kupang

Surat perihal Perubahan Kebijakan Pelaksanaan Jaminan Kesehatan Kabupaten dari Dinas Kesehatan yang ditujukan ke RSUD Naibonat itu mengatakan bahwa telah terintegrasinya Jaminan Kesehatan Kabupaten Kupang (JK3) ke Jaminan Kesehatan Nasional yang dikelola BPJS Kesehatan

Dalam surat Dinkes juga tertera jelas 2 point penting yani pertama, pelayanan rawat jalan dan IGD pada kunjungan pertama kali dapat menggunakan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM), apabila pasien disarankan kontrol lanjut (kunjungan kedua) maka pasien harus harus melengkapi JKN KIS (BPJS Kesehatan) dalam waktu 3×24 jam

Kedua pada pelayanan rawat Inap pun demikian, masyarakat Kabupaten Kupang yang mendapat pelayanan inap di RSUD W.Z Johanes Kupang harus melengakapi JKN KIS (BPJS Kesehatan) maksimal 3×24 Jam.

Jika masyarakat/pasien Kabupaten Kupang tidak mengikuti ketentuan itu (memiliki kartu BPJS) maka pasien kurang mampu statusnya adalah pasien umum

Nenobais mengaku bahwa belum semua masyarakat Kabupaten Kupang memiliki BPJS Kesehatan maka dirinya menghimbau agar masyarakat yang belum memiliki BPJS Kesehatan agar segera mengurusnya sehingga ketika berobat sudah memiliki kartu

Ditanya lebih jauh bagaimana nasib warga yang belum memiliki BPJS, Nenobais mengatakan bahwa warga harus melengkapi point 2 sesuai Surat Dinkes yakni KTP/Kartu Keluarga, SKTM dari Desa/Kelurahan, rekomendasi dari Dinas Sosial dan surat kontrol rawat jalan untuk kunjungan berikut di RSUD Naibonat atau surat pengantar rawat inap dari RSUD W.Z Johanes untuk segera diurus di Kantor BPJS Kesehatan Kabupaten Kupang untuk mendapatkan Kartu BPJS Kesehatan (AND)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *