Piluh Gagal Panen, Dijawab Kartu Petani Sejahtera Harmoni

Maumere-RI.COM. Kita seorangpun pasti tidak menginginkan hal buruk terjadi dalam kehidaupan sehari-hari. Kemalangan dalam hidup tiap orang berbeda sesuai dengan pekerjaan apa yang dilakoni selama ini untuk memenuhi kebutuhan hidup

Di Kabupaten Sikka, terdapat hal yang membuat mereka piluh yakni gagal panen seperti cengkeh dan kakao sebagai hasil andalan mereka disana khususnya kecamatan Bola Khususnya Kampung Roeng

Hal ini terungkap saat Calon Gubernur Benny K. Harman bertandang ke kampung itu untuk bertemu langsung warga menyampaikan visi-misi serta program yang akan dijalankan jika terpilih memimpin NTT 5 tahun mendatang pada Selasa, (01/05/2018)

Piluh akibat gagal panen sangat dirasakan betul keluarga Maria yang kesehariannya memperoleh uang dari jualan hasil tenun ikat, juga komuditas kakao dan cengke

Dirinya mengaku kalau, hasil yang menurun dan nyaris gagal panen akibat hama yang menyerang  komuditas itu telah mengurangi pendapatan keluarga yang  harus menghidupi delapan anak adalah tidak muda apalagi sedang duduk dibangku pendidikan

“saya bantu anak-anak sekolah dari jual tenun ikat, hasil kakao kami menurun terus selama 3 tahun terakhir. Kami memiliki kelapa tapi harganya juga rendah sekali Cuma  tiga ribu per kilo” ujar Maria sedih dihadapan Benny K. Harman sang Calon Gubernur asal Manggarai

Keluhan atau piluh dari keluarga Maria juga dirasakan seluruh warga di kampung itu, sebab hampir 90 % warga bekerja sebagai petani

Rupanya Maria belum tahu bahwa Calon Gubernur NTT Benny K. Harman dan Benny A. Litelnoni (Harmoni) telah menyiapkan program strategis untuk menyelesaikan masalah petani

Benny K. Harman dalam orasi politiknya menegaskan bahwa Paket Harmoni siap mensejahterakan petani dengan Kartu petani sejahtera (KPS) yang memiliki 6 manfaat penting untuk membantu para petani termasuk jaminan gagal panen yang dialami petani

“Bapak/Mama tidak usah kwatir sebab Kita (Paket Harmoni.red) telah menyiapkan kartu petani sejahtera yang dapat mengatasi gagal panen juga manfaat lain yang dapat dirasakan” ujar Mantan Wakil Ketua Komisi III DPR RI itu

Dalam Kartu Petani Sejahtera (KPS) itu, menurut Benny K. Harman, petani memiliki beberapa keuntungan untuk pertama, mengembangkan usaha pertanian antara lain, pemegang kartu bisa meminjam modal usaha di Bank NTT tanpa jaminan berkisar satu hingga sepuluh juta Rupiah dengan KPS itu, kedua petani juga dijamin memperoleh pupuk, benih unggul, pestisida.

Bukan hanya itu saja ketiga petani juga akan mendapat pelatihan untuk meningkatkan keterampilan di Balai Latihan Kerja sesuai minat dan kemampuan sebagai modal pengembangan usaha.

Manfaat keempat, hasil dari petani seperti beras,jagung dan lain-lain akan dibeli Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yakni Badan Urusan Logistik (Bulog) dengan harga terjangkau tentu sangat membantu petani karena harganya sesuai pangsa pasar

kelima pemegang kartu KPS juga akan diberikan kemudahan yang mana, anak-anaknya yang sedang duduk dibangku sekolah akan diberikan beasiswa, hal ini juga merupakan strategi Benny K. Harman agar membantu meringankan beban ekonomi petani yang sedang merintis usaha dan terakhir atau keenam manfaat dari Kartu KPS itu petani akan mendapat asuransi/jaminan gagal panen jika terjadi akibat bencana banjir dan kemarau panjang serta atau wabah hama yang menyerang

Paulus, Salah satu Tokoh Masyarakat dalam kesempatan itu mengapresiasi program Kartu Petani Sejahtera karena telah menjawab pokok persoalan Petani sehingga dirinya bersama-sama warga akan memenangkan Paket Harmoni pada 27 Juni 2018

Selain Kartu Petani Sejahtera ada 5 program unggulan yang tidak kalah “sakti” mengatasi persoalan umum yang dihadapi masyarakat NTT

pertama, program desa menyala yang berfokus pada pelayanan listrik, jaringan telekomunikasi, kedua pembenahan infrastruktur untuk mengatasi permasalahan jalan, jembatan, dermaga mempermudah konektivitas antar wilayah dan ekonomi, ketiga membuka 100 ribu lapangan pekerjaan untuk mengatasi angka pengangguran yang mencapai angka di atas 1 juta, keempat memberikan kredit modal usaha tanpa jaminan untuk membantu masyarakat dalam berwirausaha, kelima memberikan beasiswa kepada siswa tidak mampu secara ekonomi dan berprestasi mendukung pendidikan sebagai jalan jadikan generasi emas NTT  (RI/AND/Tim/VNTT)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *