Paket Harmoni Terpatri Dalam Hati Warga Abad-Alor

Kalabahi-RI.COM. Dipulau yang kaya akan wisata bahari dan juga kenari atau lasimnya disebut pulau kenari itu ternyata menyimpan perasaan khusus dengan Pasangan Calon Gubernur NTT Benny K. Harman dan Benny A. Litelnoni yang hadir dengan tagline Harmoni

Tagline Harmoni tentu sangat menyejukkan hati dan pendengaran setiap orang ketika bertanya itu paket apa, dan orang berkata itu paket Harmoni lalu reaksinya pastinya postif oh saya mau Harmonis tentu saya pilih paket Harmoni

Menyimak dari tagline keempat pasangan calon Gubernur NTT, tidak berlebihan jika Paket Harmoni yang didukung koalisi tiga partai politik; Partai Demokrat, PKPI dan PKS yang dinamakan Kebhinekaan memiliki makna yang sarat

Sebagai Negara Republik Indonesia yang terdiri dari berbagai suku, agama, ras dan antar golongan atau keren disebut SARA memiliki cita-cita untuk hidup berdampingan dengan damai sehingga keharmonisan itu terwujud. Negara kita menganut prinsip Bhineka Tunggal Ika berarti “berbeda-beda tetapi tetap satu” yang berada di kaki burung Garuda Lambang Negara Republik Indonesia

Dalam Pentas Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2018, Duo Benny (Benny K. Harman dan Benny A. Litelnoni) sadar betul membangun NTT tidak bisa hanya mengandalkan kelompok tapi harus merangkul semua pihak tanpa memandang suku, agama, ras dan antar golongan atau Sara yang sering diangkat sebagai Isu untuk tujuan negatif blackcampaign (kampanye hitam)

Maka ketiga partai pengusung  mengambil kata Kebhinekaan yang sesuai dengan semangat Bhineka Tunggal Ika dan cocok dengan suasana Nusa Tenggara Timur yang aman dan tentram  serta jauh dari berbagai Isu Sara yang mencederai semangat persatuan dan kesatuan yang telah dipupuk semenjak Indonesia Merdeka

Serangkian kalimat penjelasan diatas menjawab alasan warga mengidolakan juga mencintai Paket Harmoni yang diungkapkan saat Calon Wakil Gubernur NTT Benny A. Litelnoni berkampanye di Kecamatan Alor Barat Daya (Abad) Kabupaten Alor pada Rabu (02/05/2018)

Simon salah satu tokoh pemuda mengungkapkan bahwa warga disini telah mengidolakan Paket Harmoni sejak mencalonkan diri sebagai orang nomor satu dan dua di Bumi Flobamora yang kaya akan budaya dan kekayaan alam

“Kami sangat mengidolakan bapak berdua,” ujar Simon dihadapan Benny A. Litelnoni dengan diplomatis

Sementara  itu dikelurahan yang berbeda di Kecamatan Abad tersebut dukungan juga datang dari tokoh pemuda setempat yang siap memenangkan Paket Harmoni karena cinta mereka maka mereka sangat yakin 100 persen bahwa Harmoni akan memimpin NTT

“Kami orang Alor Barat Daya (Abad) mendukung orang yang pasti menang. Kami sudah tentukan pilihan sejak awal Paket Harmoni, kami yakin Harmoni Menang” ujar Jordan Lakalong pada (03/05/2018)

Jordan juga menyampaikan bahwa program paket Harmoni telah sesuai dengan pokok persoalan yang dihadapi NTT secara umum, dirinya juga optimis Harmoni bisa membawa perubahan di NTT sehingga dia bersama komponen warga siap bekerja keras menangkan pasangan Duo Benny

Dari dua pernyataan itu membuktikan bahwa paket Harmoni telah terpatri dalam hati sanubari masyarakt di Abad untuk memenangkan mereka berdua menapaki singgasana Sasando untuk memainkannya menjadi merdu ketika didengar semua warga NTT artinya bukan Cuma retorika tetapi  bukti nyata mensejahterakan rakyat NTT

Mendengar dukungan warga itu, Calon Wakil Gubernur NTT Benny A. Litelnoni mengapresiasinya dengan wajah berseri-seri serta senyum tipis khas sang mantan Wakil Bupati Timur Tengah Selatan dan mengaku akan menjalankan amanah rakyat untuk menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapi dengan 5 program unggulan paket Harmoni

Litelnoni membeberkan bahwa 5 program unggulan dirancang berdasarkan studi berupa survey dilapangan apa yang diinginkan masyarakat 5 tahun mendatang seperti program desa menyala, membenahi infrastruktur, membuka 100 ribu lapangan kerja, memberikan modal usaha tanpa jaminan, dan memberikan beasiswa kepada siswa tidak mampu secara ekonomi dan berprestasi

Ditengah warga yang hadir mereka mengeluhkan sejumlah hal seperti mengeluhkan jalan rusak, modal usaha, meminta bantuan perahu juga alat tangkap sebab jumlahnya minim padahal memiliki potensi ikan di laut yang luar biasa (RI/AND/Tim)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *