Ditangan Benny K. Harman, Petani NTT Akan Sejahtera

Kupang-RI.COM. Setelah menanggalkan Jabatan sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Benny K. Harman memantapkan langkahnya untuk “pulang kampung” menyelesaikan berbagai persoalan yang membelit masyarakat di Provinsi Nusa Tenggara Timur yang terdiri dari banyak pulau dengan solusi brilian mengeluarkan NTT dari image daerah tertinggal dengan terlebih dahulu mengubah hidup masyarakat yang sebagian besar hidup dari bertani

Sebagai Calon Gubernur NTT, Benny K. Harman sadar betul bahwa jumlah penduduk yang berprofesi sebagai petani cukup tinggi berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) NTT Dalam Angka 2017 yang diperoleh media ini menyebutkan bahwa jumlah penduduk yang bekerja di bidang Pertanian, Kehutanan, Perkebunan, Perikanan selama 2016 yang dirilis pada 2017  menggambarkan bahwa terdapat 688.410 laki-laki dan 525.650 perempuan dengan jumlah 1. 214. 060  dari total 2.277.068  jiwa penduduk yang bekerja selama 2016 itu

Jumlah yang terbilang cukup tinggi menembus angka di atas 1 Juta tentu menjadi pertimbangan untuk memperhatikan kehidupan petani yang dalam hal ini mencakup peternak dan nelayan menjadi fokus pasangan calon Gubernur NTT Benny K. Harman dan Benny A. Litelnoni (Harmoni) jika diberikan kepercayaan memimpin NTT 5 tahun mendatang dengan jargon Saatnya NTT Sejahtera!

Untuk itu tidak muluk-muluk paket Harmoni mengeluarkan program Kartu Petani Sejahtera, dari namanya saja kita sudah paham bahwa lewat kartu ini, para petani dapat memperoleh akses atau fasilitas pendukung mewujudkan petani yang sejahtera. Sejahtera tidak harus, petani bergelimang harta namun paling tidak kebutuhan dasar petani bisa dipenuhi, membantu pendidikan anak dan juga berinvestasi jangka panjang

Dalam Kartu Petani Sejahtera (KPS) itu, menurut Benny K. Harman, petani memiliki beberapa keuntungan untuk pertama, mengembangkan usaha pertanian antara lain, pemegang kartu bisa meminjam modal usaha di Bank NTT tanpa jaminan dengan KPS itu, kedua petani juga dijamin memperoleh pupuk, benih unggul, pestisida. Bukan hanya itu saja ketiga petani juga akan mendapat pelatihan untuk meningkatkan keterampilan di Balai Latihan Kerja sesuai minat dan kemampuan sebagai modal pengembangan usaha.

Manfaat keempat, hasil dari petani seperti beras,jagung dan lain-lain akan dibeli Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yakni Badan Urusan Logistik (Bulog) dengan harga terjangkau tentu sangat membantu petani karena harganya sesuai pangsa pasar, kelima pemegang kartu KPS juga akan diberikan kemudahan yang mana, anak-anaknya yang sedang duduk dibangku sekolah akan diberikan beasiswa, hal ini juga merupakan strategi Benny K. Harman agar membantu meringankan beban ekonomi petani yang sedang merintis usaha dan terakhir atau keenam manfaat dari Kartu KPS itu petani akan mendapat asuransi/jaminan gagal panen jika terjadi akibat bencana banjir dan kemarau panjang serta atau wabah hama yang menyerang

Semua manfaat dari KPS ini adalah cita-cita Benny K. Harman dan Benny A. Litelnoni (Harmoni) jika terpilih memimpin NTT, kartu unggulan itu diluncurkan setelah melakukan studi maupun survey dilapangan dan memang kenyataan banyak petani yang susah di NTT menjadi latar belakang munculnya “kartu sakti” itu

Misalnya masalah kelangkaan pupuk sudah di Borong seperti yang dilansir Timex pada 13 Januari 2018 lalu, puluhan petani Desa Paan Leleng Kecamatan Kota Komba, menggelar aksi demo di kantor bupati Manggarai Timur (Matim). Demo terkait kelangkaan pupuk subsidi di wilayah Matim pada Kamis (11/01/2018) yang mana dalam aksi itu mereka menuntut Pemkab Matim agar pupuk subsidi yang jatahnya bagi petani, segera didistribusikan.

Koordinator umum aksi, Melkianus Guka menduga di Desa Paan Leleng telah terjadi penimbunan pupuk subsidi yang dilakukan oleh oknum-oknum tertentu, sehingga menyengsarakan petani dan yang ada hanya, pupuk non subsidi dengan harga sangat mahal.

Berangkat dari masalah itu, Benny K. Harman dalam setiap kampanye menegaskan akan akan memperjuangkan pupuk yang menjadi kebutuhan utama petani yang telah tertuang dalam Kartu Petani Sejahtera

Selain Kartu Petani Sejahtera, Paket Harmoni nomor urut tiga itu juga memiliki 5 program unggulan yang tidak kalah “sakti” untuk wujudkan NTT hebat yakni pertama, program desa menyala yang berfokus pada pelayanan listrik, jaringan telekomunikasi, kedua pembenahan infrastruktur untuk mengatasi permasalahan jalan, jembatan, dermaga mempermudah konektivitas antar wilayah dan ekonomi, ketiga membuka 100 ribu lapangan pekerjaan untuk mengatasi angka pengangguran yang mencapai angka di atas 1 juta, keempat memberikan kredit modal usaha tanpa jaminan untuk membantu masyarakat dalam berwirausaha, kelima memberikan beasiswa kepada siswa tidak mampu secara ekonomi dan berprestasi mendukung pendidikan sebagai jalan jadikan generasi emas NTT

Untuk diketahui, Paket Harmoni didukung 3 partai politik yakni Demokrat, PKPI, PKS dengan brand koalisi Kebhinekaan yang mengusung pesan bahwa NTT terdiri dari berbagai Agama, Suku dan Ras namun dengan semangat persatuan pada sila ke 3 Pancasila Persatuan Indonesia maka NTT bisa meraih kejayaan dengan rakyatnya sejahtera (RI/AND/Tim)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *