Cagub NTT Benny K. Harman Diminta Selesaikan Tapal Batas Ngada-Matim

Calon Gubernur NTT Benny K. Harman Menyalami Warga Melakukan Kampanye di Kelurahan Onelako, Kecamatan Ndona, Kabupaten Ende /Tim

Bajawa-RI.COM. Dalam kampanye di Kabupaten Ngada, Calon Gubernur NTT Benny K. Harman diminta untuk segera menyelesaikan sengketa tapal batas antara Kabupaten Ngada dan Kabupaten Manggarai Timur (Matim)

Hal ini diungkapkan Yamin Runga, Tokoh Masyarakat saat Calon Gubernur NTT Benny K. Harman (BKH) berkampanye di Desa Sambinasi Barat, Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada,Selasa (27/03/2018)

“Sebagai Tokoh Nasional Indonesia kami berharap semoga perbatasan kami, Ngada dengan Manggarai dapat diselesaikan karena Bapak pasti tahu persis ” ujar Runga

Runga juga mengaku bersyukur karena BKH telah sampai ke pelosok untuk mendengarkan semua aspirasi dan harapan agar dapat direalisasi ketika Paket No.3 Harmoni (Benny K. Harman dan Benny A. Litelnoni) memimpin NTT

Konflik Perbatasan Kabupaten Manggarai (Saat Ini Manggarai Timur) dan Kabupaten Ngada telah terjadi sejak 1972. Pelayanan Pemerintahan dilakukan di Kabupaten Ngada namun masyarakat lebih merasa sebagai warga Manggarai.

Akibatnya pada Agustus 2007 lalu terjadi pembakaran rumah ibadat oleh orang yang tidak dikenal Desa Benteng Tawa, Riung Barat, Manggarai pada Kamis (30/08/2007) 10 tahun silam yang diduga kuat dipicu masalah sengketa tapal batas seperti yang dilansir Tempo.Co (30/08/2007)

Menanggapi hal itu Calon Gubernur NTT Benny K. Harman menegaskan bahwa jika terpilih dirinya bersama Benny A. Litelnoni akan berjuang untuk menyelesaikan masalah tapal batas antara Kabupaten Ngada dengan Kabupaten Manggarai Timur yang mangkrak 46 tahun itu

“ Jika kami terpilih akan kami perjuang tapal batas Ngada dan Manggarai yang belum terselesaikan hingga hari ini” ujar Mantan Wakil Ketua Komisi III DPR RI

Selain memperjuangkan tapal batas wilayah Kabupaten, Paket Harmoni juga akan melakukan pembenahan infrastruktur seperti jalan, jembatan, dermaga/pelabuhan untuk memperlancar transportasi manusia, maupun barang antar daerah untuk mendukung perekonomian daerah dengan tujuan wujudkan kesejahteraan (RI/AND/Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *