Pemuda Belu Minta Harmoni Tata Birokrasi Sehat di NTT 

Para Pemuda Belu saat berdialog dengan Calon Wakil Gubernur NTT Benny A. Litelnoni di Kelurahan Manu Aman, Kecamatan Atambua Selatan Kabupaten Belu / Tim

Atambua-RI.COM. Pemuda Kabupaten Belu meminta paket calon Gubernur NTT Benny K. Harman dan Benny A. Litelnoni (Harmoni) terapkan birokrasi sehat sesuai dengan basic ilmu sebagai bentuk keprofesionalan Aparatur Sipil Negara

Demikian dikatakan Ridwan Tolan Tokoh Pemuda Belu saat berdialog dengan Calon Wakil Gubernur NTT Benny A. Litelnoni di Kelurahan Manu Aman, Kecamatan Atambua Selatan Kabupaten Belu Jumat (09/03/2018)

“Sesuai pengamatan saya, Ada beberapa tenaga kerja dibeberapa instansi yang saya tidak mau menyebutkan nama instansi. Bekerja  tidak sesuai dengan profesi yang dimiliki. Profesinya di lain namun ditempatkan di tempat yang tidak sesuai dengan profesi,” ujar Tolan

Tolan juga meminta agar jika Harmoni terpilih menjadi Gubernur agar  menempatkan seorang dalam mengemban tugas Negara tanpa melihat latar belakang suku atau agama namun lebih kepada kemampuan orang tersebut

“Bapak atau omnya menjabat sebagai seorang pemimpin, berarti anakx atau ponaanx walaupun kuliah jurusan lain, tetapi bisa bekerja di instansi yang sebenarnya bukan tempatnya”

Right man on the right place (tempatkan orang yang tepat pada tempatnya) merupakan solusi tepat yang dapat merubah wajah birokrasi yang kompatible , berkualitas dan bebas Kolusi, Korupsi dan Nepotisme (KKN)

Para pemuda juga mengapresiasi 5 program unggulan paket Harmoni yang dinilai sesuai dengan masalah yang dihadapi masyarakat saat ini

Menanggapi permintaan para Pemuda, Benny A.  Litelnoni menyambut baik saran mereka dan berjanji akan menata birokrasi yang bersih dari kepentingan kelompok tertentu dan mengedepankan asas profesionalisme

“Saya mengenal baik seluk beluk birokrasi di NTT dan saya akan tata , yang menjabat di salah satu instansi, harus berprofesional dan kompetensi yang telah teruji di bidang tersebut” ujar birokrat tulen asal Kota Dingin, Soe itu

Litelnoni tegaskan dalam penempatan posisi atau jabatan diBirokrasi dilakukan secara bijaksana tanpa latarbelakang kepentingab Suku, Agama, Rasa dan Antargolongan (SARA)

Dia juga katakan bahwa Paket harmoni mempunya lima program unggulan yang siap mengatasi setiap persoalan yang ada di NTT khususnya di birokrasi yang saat ini menjadi satu masalah

5 program unggulan paket Harmoni  yakni program desa menyala, pembenahan infrastruktur, membuka 100 ribu lapangan kerja baru, kredit tanpa jaminan dan beasiswa untuk pelajar kurang mampu dan berprestasi (RI/AND/Tim) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *