Paket No.3 Harmoni Siap Buktikan 100 Ribu Lapangan Kerja 

Cagub NTT No. 3 Benny K. Harman Kampanye di Kecamatan Ende Timur, Kabupaten Ende Minggu (25/02/2018) / Tim

Ende-RI.COM – Salah satu program unggulan yakni 100 ribu lapangan kerja baru yang diusung pasangan calon Gubernur  NTT nomor urut 3, Benny K. Harman dan Benny A. Litelnoni  (Harmoni) terdengar sangat bombastis.

Meski terdengar bombastis, Cagub NTT No.3 Benny K. Harman menegaskan akan membuktikan realisasi program pengentasan pengangguran itu jika memimpin NTT  dalam kampanye di Kabupaten Ende, Minggu (25/2/2018).

“Kasih kami kesempatan dan akan kami buktikan,” ujar politisi Demokrat itu

Menurut Harman,  program 100 ribu lapangan kerja telah melalui kajian dan telah diuji oleh tim ahli sehingga dipastikan mampu  laksanakan dalam kepemimpinan Harmoni selama 5 tahun

Calon Gubernur asal Manggarai itu optimis dapat ciptakan 100 ribu lapangan kerja sesuai waktu yang ada

“Di NTT ada 3000 desa. Di setiap desa, kami akan minta setiap kepala desa mendata siapa-siapa yang menganggur, kami akan masukkan dalam BLK (Balai Latihan Kerja.red) lalu kita kasih sertifikat,” tandasnya.

Setelah pendampingan melalui BLK, mereka akan disalurkan ke daerah-daerah yang memerlukan tenaga kerja. Ini juga merupakan bentuk dari upaya mengurangi kecenderungan orang NTT bekerja ke luar Negeri

Dia mencontohkan bahwa jika program ini berjalan maka akan menambah peluang kerja bagi generasi muda

“”Setiap desa kita ambil 10 orang dikalikan jumlah desa ada 3000 jadi jumlahnya 30.000 dalam satu tahun, nah kalau lima tahun ada 150.000 ribu tenaga kerja baru. Malah ada kelebihan” ujar Mantan Wakil Ketua Komisi III DPR RI itu

Masih kata Harman, Paket Harmoni dalam situasi politik ini tidak datang untuk menipu rakyat namun dengan program 100 ribu lapangan kerja yang dianggap bombastis tapi sudah melalui kajian untuk memecahkan masalah pengangguran

“Kami tidak mau datang lalu hanya untuk mengatakan hal ini, kemudian nanti masyarakat menilai kami berbohong”

Benny K. Harman Inginkan agar perbedaan politik yang ada jangan saling menilai semua bombastis sementara tidak mempunyai ide membangun daerah (RI/AND/Tim)

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *