BKH Mohon Restu, Uskup Agung Ende : Hindari Primodialisme

Cagub NTT No. 3 Benny K. Harman dan Uskup Agung Ende, Mgr. Vincentius Sensi Potokotaa / Ist

Ende-RI.COM. Saat berkampanye di Kabupaten Ende (Zona 4) Calon Gubernur No. 3 Benny K. Harman (BKH) menyambangi kediaman Uskup Agung Ende, Mgr. Vincentius Sensi Potokotaa untuk meminta restu dalam silaturami dengan Tokoh Katholik No. 1 di Ende Minggu, (25/02/2018)

Dalam silaturami itu, Uskup Agung Ende meminta agar Benny K. Harman ataupun calon pemimpin lain harus mengesampingkan isu primordialisme yang menjadi penghambat pembangunan  di NTT

“pemimpin harus mampu menghilangkan primodialisme yang  menjadi kendala dalam pembangunan” ujar Uskup Agung Ende, Mgr. Vincentius Sensi Potokotaa kepada BKH

Primordialisme merupakan paham yang menekankan tradisi, adat-istiadat, kepercayaan dalam suatu lingkungan sosial seorang individu berada

Uskup Mgr. Vincentius juga berpesan agar Pemilihan Kepala Daerah Baik Gubernur ataupun Bupati bisa berjalan aman. Menurutnya Gereja sebagai lembaga yang memiliki jaringan  hingga akar rumput harus menghimbau masyarakat tetap damai meski berbeda pilihan politik

“Gereja dengan jaringan jauh sampai ke akar rumput, koordinasi dengan imam2 di Paroki, Menghimbau masyarakat Tidak usah saling berantem walaupun beda pilihan politik” tambah Uskup Agung Ende

Setelah silaturami, Calon Gubernur (Cagub) Benny K. Harman mengatakan meminta restu Tokoh Agama, termasuk Uskup adalah hal wajar demi membangun hubungan harmonis antara Gereja ataupun Agama Lain dengan Pemerintah

“Ini juga bagian dari upaya membangun hubungan yang harmonis antara gereja dan pemerintah,” ujar BKH yang berpasangan dengan Benny A. Litelnoni (Harmoni)

Terpantau Cagub Benny K. Harman mendatangi kediaman Uskup Sensi ditemani isterinya Maria G. Ernawati Harman

Dalam pertemuan itu, Uskup Agung Ende mendoakan Cagub no. 3 Benny K. Harman agar tercapai keinginannya menjadi Gubernur NTT untuk membawa kemajuan di Bumi Flobamora ini (RI/AND/Tim) 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *