Infrastruktur Jalan di Semau Butuh Perhatian Serius Pemerintah

Ketua DPRD Kabupaten Kupang Yosef Lede saat memberikan sambutannya pada kegiatan Musrenbang Tingkat Kecamatan Semau dan Semau Selatan yang dilaksanakan di gereja Elim Semau, Kamis (16/2/2018)

Semau, reformasiindonesia.com – Sejumlah Desa di Kecamatan Semau dan Semau Selatan masih membutuhkan penanganan Pemerintah terkait dengan peningkatan infratruktur jalan, jembatan dan fasilitas umum lainnya termasuk bendungan serta embung.

Hal ini terungkap dalam pelaksanaan Musrenbang Tingkat Kecamatan Semau dan Semau Selatan yang dilaksanakan di gereja Elim Semau, Kamis (16/2/2018).

Turut hadir pada kegiatan Musrenbang tersebut Ketua DPRD Kabupaten Kupang Yosef Lede, Anggota DPRD Ayub Tib, Oni Leka serta para Pejabat di Lingkup Pemerintah Kabupaten Kupang diantaranya Staf Ahli Bupati Marthinus Tousbele, Kepala Dinas Perhubungan Jhoni Ati, Kepala Dinas Pertanian Arnold Soubaki dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Paulus Ati.

Ketua DPRD Kabupaten Kupang Yosef Lede dalam sambutannya mengatakan bahwa sistem pembangunan berfokus pada kepentingan masyarakat banyak sehingga dalam sistem perencanaan benar-benar termuat usulan yang diperlukan oleh masyarakat banyak.

Yosef menambahkan terkait pembenahan infrastruktur disemau seperti jalan yang perlu diperhatikan dan pengembangan potensi pariwisata. Dinyatakan Yosef bahwa Semau memiliki potensi pariwisata yang luar biasa salah satunya ialah pantai Liman yang perlu di tata dengan baik dan dikembangkan menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Kabupaten Kupang.

Dirinya berharap lewat pelaksanaan Musrenbang tahun 2018 usulan pengembangan potensi di Semau seperti pariwisata, pertanian dapat terwujud dengan baik.

” Dalam kegiatan Musrenbang ini segala usulan yang disampaikan juga harus dapat mengakomodir kepentingan masyarakat banyak dan bukan dinikmati segelintir orang saja “, tegasnya.

Lanjut Yosef terhadap semua usulan yang disampaikan akan menjadi pertimbangan bagi Pemerintah dan dibahas dalam Musrenbang Kabupaten, Provinsi untuk dilaksanakan tentu dengan mengedepankan aspek prioritas. Dirinya juga menghimbau setiap usulan dari masyarakat setiap desa bervariasi dan tidak ditumpukan pada satu bidang pembangunan saja mengingat anggaran pembangunan yang masih terbatas.

Camat Semau Joni Ukat mengatakan melalui Musrenbang tingkat Kecamatan ini sebagian usulan dari masyarakat masih didominasi dengan usulan bidang infrastruktur seperti pengaspalan jalan di desa-desa, jembatan dan fasilitas umum lainnya.

” Beberapa Desa yang mengusulkan jalan diantaranya Desa Otan, Bokonusan, Huilelot dan Desa Uitao “, ungkapnya.

Menurut Joni dengan infrastruktur yang baik tentu akan bedampak bagi banyak bidang salah satunya ialah bidang pariwisata dimana masyarakat luar akan lebih mudah datang dan mengunjungi Semau.

Selain itu dalam Musrenbang tingkat Kecamatan Kecamatan Semau dan Semau Selatan ini beberapa program yang diusulkan masyarakat di antaranya yaitu pembangunan embung, penahan gelombang di Desa Uiasa dan perbaikan pustu dan sekolah, jelas Joni.

Sebagai salah satu daerah yang mempunyai potensi pengembangan pertanian, Semau masih membutuhkan bantuan Pemerintah berupa pembangunan Bendungan sebagai sumber air. Meskipun usulan ini terlihat besar namun ini menjadi kebutuhan nyata masyarakat Semau saat ini. Bendungan sangat penting mengingat beberapa desa masih kesulitan melakukan aktifitas pertanian karena keterbatasan air, lanjut Joni

” Saya mengharapkan dengan adanya pembangunan bendungan di Semau akan memenuhi kebutuhan air diseluruh Pulau Semau “, pungkasnya.

Senada dengan Joni, Camat Semau Selatan Gasper Ndolu mengatakan sebagian desa di Kecamatan Semau Selatan masih fokus mendapatkan dukungan pembangunan infrastruktur pada Musrenbang tahun 2018 ini.

Selain itu menurutnya pembenahan infrastruktur jalan dan jembatan masih sangat dibutuhkan masyarakat dalam rangka memudahkan alur trasnportasi dan kegiatan masyarakat.

Kendati demikian pada MusrenbangDes beberapa waktu lalu dirinya menghimbau masyarakat untuk mengusulkan prioritas pembangunan yang menyentuh pada kepentingan masyarakat banyak salah satunya fasilitas umum seperti Perbaikan Sekolah, Pustu dan peningkatan sarana prasarana air untuk kebutuhan pertanian, jelas Gasper.(RI/HKK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *