Danramil 1622-01/Kalabahi Himbau Babinsanya Ajak Masyarakat Pesisir Tanam Pohon Bakau

Babinsa Alor Bersama Masyarakat /Ist

Alor-reformasiindonesia.com – Bintara Pembina Desa (Babinsa) Sertu Rasid Amit Buy bersama komunitas Pencinta Alam Jejak Pribumi melaksanakan kegiatan cinta alam dengan melakukan penanaman pohon Bakau di sepanjang bibir pantai Desa Alila Kec Alor Barat Laut Kab Alor, Provinsi NTT, Minggu (18/2/2018).

Menurut Babinsa Sertu Rasid Amir Buy, pohon Bakau yang ditanam di sepanjang pantai akan sangat banyak manfaatnya. Selain untuk menahan abrasi pantai, bisa untuk tempat makan dan bertelur ikan-ikan serta bisa untuk memberikan kesejukan bagi penikmat wisata pantai juga untuk menjaga kelestarian alam pinggiran pantai.

“Kita wajib tanam karena kalau pantai dibiarkan kosong maka akan rusak perlahan dikiris oleh ombak. Ikan pun akan sulit karena tidak ada tempat bermain, mencari makan dan untuk bertelum dengan aman,” jelas Rasid.

Danramil 1622-01/Kalabahi Mayor Inf Achmad Hartono menjelaskan, hutan bakau juga memiliki peranan penting dan manfaat yang besar secara langsung maupun tidak langsung bagi lingkungan sekitar khususnya bagi penduduk pesisir.

Bisa menahan abrasi, memberikan keamanan bagi penduduk sepanjang pantai dari terjangan ombak dan angin, serta banyak manfaat lainnya.

“Bagi kehidupan sehari-hari, hutan Bakau dapat juga membantu menyokong perekonomian warga yang hidup di lingkungan sekitarnya, seperti kayunya dapat digunakan sebagai kebutuhan rumah tangga dan masih banyak lagi manfaat lainnya”, ujar Hartono.

Ditambahkannya, untuk mewujudkan hutan Bakau diperlukan kesadaran dari semua pihak agar keberadaannya bisa dijaga dan tetap dipertahankan karena warga Desa Alila yang merasakan langsung manfaat dari hutan Bakau tersebut.

Kenapa Babinsa saya harus dampingi, agar masyarakat sekitar tergerak hatinya untuk bisa menanam pohon bakau secara sukarela.

“Dengan pendampingan, saya harap masyarakat akan tergerak melakukan pelestarian alam secara sukarela. Kalau hal ini terus berlanjut dan dapat terwujud dengan baik, kedepannya Desa Alila akan menjadi tujuan wisata hutan Bakau,” tambah Hartono. (RI/JB/Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *