Dandim 1622/Alor : Babinsa Harus Paham dan Hormati Adat Istiadat Diwilayah Binaan

Aparat Kodim 1622/Alor Dalam Ritual Adat Makan Baru / Ist

Kalabahi-reformasiindonesia.com–  Masyarakat Desa Bampalola melaksanakan ritual adat “BATE BALOI” atau sering di sebut “MAKAN BARU JAGUNG”. Kebiasaan ini sudah ada sejak dulu kala dan secara turun temurun dilaksanakan oleh generasi penerus di Desa Bampalola, Kec. Alor Barat Laut (Abal), Kab. Alor Sabtu (17/02/2018)

Adapun ritual yang dilaksanakan dalam kegiatan tersebut meliputi hasil panen simbolis dari masing masing suku di antar ke rumah suku pokok (rumah adat lakatul) untuk diritualkan.
Setelah dari rumah adat pokok (rumah adat Lakatul) hasil panen diantar lagi ke rumah adat Boloilbang untuk di bagikan ke semua warga masyarakat desa Bampalola.

Kepala desa Bampalola bapak Rahman Muhammad selaku tuan rumah menyampaikan bahwa makna dari ritual adalah kebersamaan, persatuan dan rasa syukur kepada Tuhan atas karunia rezki kepada manusia melalui hasil pertanian tahun ini, jelas Rahmad.

Ditambahkannya, kegiatan ini dilaksanakan setiap tahun sebelum musim panen tiba menurut adat setempat bagi siapa yang memulai panen sebelum acara ritual adat maka musim tanam berikutnya dia akan gagal panen/tanamanya tidak berhasil. Ini berlaku di jagung maupun padi ladang, tambah Rahmad.

Komandan Kodim 1622/Alor Letkol Inf Daniel Budi Marwanto,SE saat dihubungi media mengatakan, Babinsa sebagai ujung tombak satuan yang berada dilapangan harus paham dan menghormati setiap kegiatan kemasyarakatan apalagi terkhusus yang berkaitan dengan adat dan budaya.

“Babinsa harus paham dan hormati adat dan budaya. Babinsa harus berikan dukungan dalam bentuk apasaja yang bisa diberikan olehnya. Wajib hukumnya bagi Babinsa,” jelas Dandim.

Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Abal bapak Sedekial Duka, Dinas Pariwisata (Kabid Promosi Pariwisata) bapak Abdul Haris Massa, Dinas Kebudayaan (Kabid Adat dan Budaya) bapak Abraham Panduwal, Dari Dinas Pangan (Kasi Promosi Pangan) Ibu Sri Ahmad, para kepala desa se-Kecamatan Abal, tomoh agama, tokoh masyarakat serta tokoh adat se-kecamatan Abal.(RB/JB/Tim)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *