Luar Biasa, Bupati Kupang Turun Tanam Sorgum dan Kacang Hijau Bersama Masyarakat

Berselendangkan kain adat Bupati Kupang Ayub Titu Eki, bersama-sama masyarakat Desa Fatukanutu Kecamatan Amabi Oefeto menanam Sorgum dan Kacang hijau

 

Oelamasi, reformasiindonesia.com – Walaupun dibawah guyuran hujan yang lebat tidak mengurangi semangat Bupati Kupang Ayub Titu Eki ditemani sejumlah pimpinan OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Kupang bersama-sama masyarakat Desa Fatukanutu Kecamatan Amabi Oefeto beramai-ramai menanam Sorgum dan Kacang hijau dilahan milik masyarakat yang luasnya mencapai 16 Hektar, Selasa (06/2/2018).

Lahan seluas 16 Hektar ini yang dikembangkan ini merupakan kerjasama Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kupang, PT. Agung Damar Mandiri dan masyarakat Fatukanutu.

Pada kesempatan ini Bupati Kupang Ayub Titu Eki mengungkapkan dirinya sangat senang karena masyarakat memiliki cara baru dalam mengembangkan pertanian dengan tidak hanya menanam jagung di musim hujan tetapi mulai mengembangkan komoditi baru seperti sorgum dan kacang hijau.

Menurut Bupati Ayub suatu kegiatan pertanian dapat dikatakan berhasil jika masyarakat mendapat hasil panen yang tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan konsumsi sendiri, tetapi juga dapat menjual dan memasarkannya sehingga memberikan dampak bagi peningkatan taraf hidup masyarakat.

“ Menjadi petani ialah menjadi pengusaha yang mengelola lahannya bukan hanya untuk kebutuhan pribadi tetapi dapat menjualnya untuk meningkatkan taraf hidupnya ”, ujar Ayub.

Demi memotivasi masyarakat untuk menanam, Bupati Ayub menyatakan akan memprioritaskan kehadirannya pada undangan masyarakat untuk menanam sungguhan, bukan sekedar tanam simbolis saja.

“ Kehadiran kami disini untuk menanam bersama masyarakat dan bukan hanya sekedar datang dan tanam simbolis saja ”, Ungkap Bupati Ayub.

Upaya masyarakat mengembangkan lahannya untuk ditanami tanaman produktif dengan sistem tumpangsari dimana dalam satu kawasan ditanami berbagai jenis variasi tanaman patut diberikan apresiasi, karena sistem tumpangsari sangat baik sebab lahan pertanian benar-benar termanfaatkan dan tidak mubazir, jelasnya.

Dirinya mengharapkan masyarakat tetap bersemangat dan memacu diri untuk terus berkerja keras dan menggapai kehidupan yang lebih baik dengan mengelola lahan-lahan pertanian secara baik, pungkas Bupati Ayub.(RI/HKK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *